Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 11:09:00 AM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Lurah M.Dirhamsyah didampingi Kasiepem Hasyim Mujih, dan Staff Kelurahan Angke, Agus Sofyan  turut menghadiri kegiatan Kerjabakti di wilayah RW.07 Kel.Angke, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (22/7/2018).

Kegiatan yang diselenggarakan sesuai dengan instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta No.119 tahun 2010 ini melibatkan unsur Pengurus RW/RT, LMK, FKDM, PPSU, Karang Taruna dan juga seluruh warga.

Dalam kesempatannya, Lurah Angke M.Dirhamsyah menyampaikan apresiasi kepada Pengurus RT/RW, PPSU, LMK, FKDM dan juga warga setempat atas diadakannya kegiatan kerjabakti bersama tersebut.

"Dengan dilaksanakannya kegiatan kerja bakti ini, lingkungan akan menjadi bersih, sehat dan dapat mempererat hubungan antar warga," pungkasnya.

Rep : Iim Purnama
Editor : Heri Tambora


thumbnail

Diposting oleh On 11:08:00 AM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Hari Minggu atau libur diberbagai tempat sering dilaksanakan kerja bkati. Kerja bakti dapat berupa membersihkan lingkungan, melancarkan aliran selokan ataupun got, merapihkan tanamnan, membetulkan penerangan jalan atau membangun fasilitas public tertentu.

Hal ini sangat positif, seperti halnya yang dilakukan warga RW.07 Kelurahan Angke, sesuai dengan instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta No.119 tahun 2010 tersebut, melibatkan unsur Pengurus RW/RT, LMK, FKDAM, PPSU, Karang Taruna dan juga seluruh warga setempat.

Pantauan Tim GMN Pewarta Tambora, kegiatan yang dimotori oleh Ketua RW.07 Dody Sunandar, warga masyarakat antusias saling membantu, bekerjasama dan bergotong royong membersihkan lingkungan, melancarkan aliran selokan ataupun got.

“Dengan adanya kerjabakti, lingkungan menjadi bersih, nyaman, dan terawat, ini merupakan wadah silaturahmi antar warga bersama warga lainnya,” pungkas Ketua RW.07 Kelurahan Angke, Dody Sunandar.

Kegiatan kerja bakti serentak yang dimotori dan dimonitor oleh Ketua RW.07, Dody Sunandar, dibantu oleh PPSU Kelurahan dengan di ikuti oleh RT/RW, warga setempat,  dihadiri juga oleh Lurah Angke M.Dirhamsayah, Kasipem Hasyim Mujih, Staff Kelurahan Angke Agus Sofyan..

Hingga berita ini disusun, pelaksanaan kerja bakti serentak yang dilaksanakan warga RW.07 Kelurahan Angke berjalan dengan lancar.

Rep : Iim Purnama
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 9:37:00 PM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Tim pemburu Preman (TPP) Polsek Tambora melalui Kapolsek Tambora, Kompol Iverson Manosoh, SH melakukan operasi pengungkapan dan penangkapan pelaku tawuran yang meresahkan masyarakat, Selasa (17/7/2018).

Sebagaimana diketahui, aksi tawuran antar pemuda tersebut terjadi pada Minggu (15/7/2018) sekira pukul 04.00 WIB, hingga mengakibatkan 1 orang korban luka berat. Kini polsek Tambora telah mengamankan 8 orang terduga pelaku tawuran.

Kapolsek Tambora, Kompol Iverson Manosoh, SH mengatakan dalam operasi pengungkapan Polsek tambora berdasarkan adanya laporan masyarakat ke Polsek Tambora, karena masyarakat merasa resah dengan aksi para pelaku tersebut.

“Ke delapan pelaku tersebut adalah berinisial AB (21), DD (18), AI (18), FF (18), FR (17), MI (17), DA (16), MS (15),” ungkapnya, melalui release yang diterima Redaksi Pewarta Tambora, Selasa (17/7/2018).

Kapolsek juga menjelaskan, bahwa para pelaku diduga akan tawuran dan sebelum melakukan aksi tawuran para pelaku biasanya saling telp, WA atau melalui Medsos Facebook untuk saling cari lawan tawuran, disuatu tempat.

Lanjut Kapolsek Tambora, Kompol Iverson Manosoh, SH, mereka juga janjian untuk membawa sajam samurai, clurit, parang, pisau badik dan selanjutnya saling serang atau lempar batu dan saling melukai lawan. “Dari para pelaku, kami mengamankan enam jenis sajam,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, Polsek Tambora akan melanjutkan operasi penangkapan terduga pelaku tawuran, dan membuat DPO hingga memproses hukum terhadap pelaku tawuran. (ril/red)

thumbnail

Diposting oleh On 8:33:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, MADIUN, Satgas TMMD Ke 102 Desa Bodag Kec.Kare Kab. Madiun sudah berjalan kurang lebih satu minggu, dan seluruh sasaran TMMD terus dikerjakan secara bertahap dan berlanjut.

Termasuk salah satu sasaran TMMD yaitu pembongkaran RTLH, salah satunya RTLH milik bapak Waji warga Desa Bodag Kec.Kare Kab. Madiun yang masih dalam tahap pembongkaran dan baru bagian depan rumah yang dibongkar oleh anggota Satgas TMMD bersama  warga. Selasa(17/07/2018)

Dalam proses pembongkaran, anggota Satgas TMMD perlu terus berkoordinasi dengan sesama anggota, dikarenakan rumah Bapak Waji mayoritas temboknya terbuat dari papan kayu dan semi permanen, sehingga tingkat kerawanan sangat tinggi dan butuh ketelitian serta kehati-hatian saat proses pembongkaran.

Sertu Khairul Aminin, salah satu anggota Satgas TMMD mengatakan, “Kondisi rumah Bapak waji tidak sama dengan sasaran RTLH lainnya, hampir seluruh bagian rumah berbahan kayu yang sudah berlobang disana-sini, jadi rentan lapuk dan patah”.

“Karena kondisinya seperti itu, saya bersama rekan anggota Satgas lainnya dan warga berkoordinasi dan bertukar saran bagaimana baiknya proses pembongkaran berjalan aman dan tuntas”. Lanjutnya

“Ketika menemui kendala, kami langsung kumpul kembali guna mencari solusi terbaik”, Pungkas Sertu Khairul Aminin.(mc0803)

thumbnail

Diposting oleh On 8:30:00 PM


PEWARTA-TAMBORA.COM, Madiun, Cuaca saat ini memang sedang dalam musim kemarau, termasuk di wilayah Desa Bodag Kec.Kare Kab.Madiun yang merupakan lokasi TMMD Ke 102 Kodim 0803/Madiun.

Cuaca panas itulah yang setiap hari dihadapi oleh seluruh anggota Satgas TMMD Ke 102 Desa Bodag, mereka harus melawan cuaca panas dengan terus bekerja,terkadang mereka abaikan saja.

Tapi tidak dengan Serma Mulyono bersama anggota satgas TMMD lainnya yang bekerja di lokasi sasaran RTLH milik Bapak Marmo, mereka mempunyai cara untuk mengatasinya, ketika cuaca  sudah sangat panas antara pukul 10.00 – 11.00 Wib, Serma Mulyono segera memberi tanda kepada rekan-rekannya untuk istirahat di tempat yang teduh. Selasa (17/07/2018)

Santai sejenak diiringi dengan guyonan, tawa kecil dan obrolan ringan langsung merontokkan rasa lelah dan panas yang menerpa mereka. Ya…itulah cara mereka, anggota Satgas TMMD Ke 102 untuk melepas lelah sejenak dan memulihkan tenaga.

“Setiap kegiatan yang membutuhkan tenaga, apapun bentuk pekerjaannya, saya selalu terapkan seperti itu, sehingga rekan-rekan yang sama-sama bekerja merasa dihargai kerja keras dan tenaganya dengan tidak memaksa tenaganya sampai batas maksimal”. Kata serma Mulyono

“Karena saya yakin, dengan istirahat sejenak di tengah-tengah kerja, sama dengan baterai yang sudah lemah di charge atau diisi ulang, maka energi yang dihasilkan akan berlipat ganda dan hasilnya pekerjaan bisa semakin cepat rampung”, Imbuh Serma Mulyono disambut tawa sumringah rekan-rekannya.(mc0803)

thumbnail

Diposting oleh On 1:34:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Kampung Budaya Betawi Ancol kini memiliki beragam acara menarik untuk ditampilkan kepada masyarakat maupun publik pada setiap minggunya.

Setelah sebelumnya mengulas tentang hari lahir Jakarta, Kisah Si Pitung, dan Cerita Dari Kampung Cidodol Jakarta, Sabtu (14/7), kini di akhir pekan ini Kampung Budaya Betawi Ancol, Minggu (15 Juli 2018), kembali menampilkan talkshow dengan tema Cerita Sejarah Kampung Luar Batang.

Pagelaran talkshow yang dihelat di Gedung Nort Art Space (NAS), Pasar Seni Ancol, yang juga menjadi tempat pemeran Wall Of Frame Betawi tersebut menampilkan pembicara Tokoh Kampung Luar Batang, sekaligus Ketua Umum Sunda Kelapa Heritage, Daeng Mansur. Selain itu juga hadir Candrian Attahiyyat, Arkeolog UI sekaligus Tim Ahli Cagar Budaya Pemprov DKI Jakarta.

Menurut Sejarah, Kampung Luar Batang yang berada di wilayah Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, memiliki sebuah Masjid bersejarah yang dibangun pada tahun 1739 oleh Sayid Husein bin Abubakar Alaydrus. Masjid tersebut merupakan bagian dari cagar budaya yang dilindungi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Indonesia tentunya menjadi salah satu Negara yang paling banyak disinggahi para wali - ulama Muslim yang diyakini memiliki beragam keramat atau kemampuan di luar nalar. Salah satunya yakni Habib Husein bin abubakar Alaydrus,” ungkap Daeng mengawali pembicaraannya kepada Media ini.

Hingga saat ini, makam beliau di Sunda Kelapa, Jakarta Utara ramai dikunjungi peziarah dari dalam maupun luar negeri. Kebanyakan dari mereka datang mengharap berkah atau jalan keluar masalah, namun tak jarang juga yang datang hanya ingin mengenal siapa sebenarnya Habib Husein Luar Batang.

Daeng menambahkan, bahwa Habib Husein bin Abdullah bin abu bakar Alaydrus atau sekarang dijuluki Habib Husein Luar Batang berasal dari Hadhramaut, Yaman Selatan. Beliau hijrah meninggalkan tanah airnya setelah mendapat restu dari sang IBU. Keputusan untuk pergi menyebarkan Islam ia ambil pasca Habib Abdullah bin Alwi Alhaddad gurunya meninggal dunia tahun 1720.

“Awalnya, ia singgah di Gujarat, India, namun tak lama pindah ke nusantara. Beliau sempat menyambangi Aceh, Banten, Cirebon, dan Jawa Timur. Namun akhirnya memutuskan untuk menetap di sunda Kelapa,” ujarnya.

Sunda Kelapa itu sendiri, menurut Daeng Mansur, adalah sebuah kota lama, juga dikenal dengan pasar Ikannya Jakarta, pada waktu itu termasuk Bandar yang paling ramai di Pulau Jawa. Di tepi pantai terlihat rumah-rumah nelayan dan warung-warung yang mereka kelola sebagai usaha sampingan.

Singkat cerita, nama Luar Batang sendiri yang kini tidak hanya menjadi julukannya, namun menjadi nama Masjid dan kampong disana dan itu memiliki kisah sendiri, pasca wafatnya almarhum Habib Husein bin Abdullah bin Abu Bakar Alaydrus, atau kini dijuluki Habib Husein Luar Batang.

“Adapun pada makam Habib Husein tertulis, Habib Husein bin abubakar bin Abdillah Alaydrus wafat pada hari kamis 27 Ramadhan 1169 H bersamaan dengan tanggal 24 Juni 1756” pungkas Daeng Mansur mengakhiri perbincangan singkatnya dengan Wartawan GMN.

@ diolah dari berbagai sumber

thumbnail

Diposting oleh On 10:45:00 PM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Polsek Tambora, Kompol Iverson Manosoh, SH tengah menghadiri giat Halal Bihalal antar Komunitas se Tambora, tepatnya di sekitaran jalan Jamblang Raya / TSS (Dekat Lucky Mart), Minggu (15/7/2018).

Pagelaran Halal Bihalal yang laksanakan pada pukul 10.00 tersebut, selain dihadiri Kapolsek Tambora, hadir pula puluhan pimpinan Komunitas yang ada di Kecamatan Tambora, juga  hadir Gias Kumari Putra Calon Anggota Legislatif dari Fraksi Partai Gerindra.


Dalam sambutannya, Kapolsek Tambora, Kompol Iverson Manosoh, SH menyampaikan terimakasihnya atas undangan yang disampaikan kepada dirinya, Ia juga mengatakan, kirnya dengan ada pertemuaan antar pengurus Komunitas di Tambora ini bisa saling bekerjsama.

“Tentunya dengan adanya silaturahmi dan pertemuan antar perkumpulan komunitas ini bisa saling bekerjsama dengan Kepolisan untuk bersama menjadikan Tambora agar lebih baik lagi,” ujarnya Kapolsek Tambora.

Kapolsek Tambora juga mengulas sedikit terkait dengan keamanan dan insiden terjadinya tawuran pada beberapa hari lalu, kita berharap mudah-mudahan kita semua bersama dapat menjaga lingkungan kita dengan kondusif apalagi kedepan kita akan menghadapi Asian Games 2018. (sur)