Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 3:52:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Spirit Ramadhan 2018 terbilang monumental di tahun ini, karena selain melibatkan peran media dan Komunitas Pewarta (KOPER), juga melibatkan Komunitas Forum Warga Tambora (FWT) yang ada di wilayah Kecamatan Tambora, bersinerginya Komunitas Pewarta (KOPER) dan FWT disertai peran media dalam Agenda Baksos Ramadhan tentunya sangat luar biasa.

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Forum Warga Tambora (FWT), Samuti, disaat Rapat Koordinasi bersama digelar, di Pos RW 01 Kel. Duri Selatan, Kamis (24/5/2917).

Samuti menyatakan, kegiatan berbagi berkah di bulan suci ramadhan ini juga mendapat dukungan langsung dari Pembina Media Pewarta Tambora dan termasuk dukungan para tokoh agama dan  masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Tambora.

“Insya Allah kegiatan ini akan berlangsung khidmat dan meriah, karena melibatkan berbagai komunitas yang ada di wilayah Kecamatan Tambora. Kita berharap, setelah bakti sosial di lokasi bencana kebakaran, pada acara berikutnya, Senin (3/6) yakni Santunan Yatim piatu akan dilaksanakan,” ucapnya.


Hal senada juga disampaikan, Pimpinan Redaksi GMN Pewarta Tambora , Nurhalim, Insya Allah dengan bersinerginya kita bersama Forum Warga Tambora (FWT) dan Media Pewarta Tambora bersama Komunitas Pewarta (KOPER) menjadikan keberkahan kita bersama dalam berbagi kasih di bulan suci Ramadhan.

“Momentum ramadhan tahun ini rupanya bisa menyatukan dari berbagai komunitas yang ada di wilayah Kecamatan Tambora, ini juga merupakan berkah tersendiri buat kita di bulan yang penuh amalan ini,” ungkap Nurhalim.

Dalam acara Rakor bersama, pertemuan Panitia pelaksana giat berbagi takjil / Santunan "KOPER" bersama Forum Warga Tambora (FWT) berlangsung dengan kehangatan dan juga kebersamaan.

“Dengan spirit ramadhan semoga terus tercipta semangat kasih dan peduli sesama warga masyarakat Tambora,”  pungkasnya.

Rep : M.Rafiq / Sutisna
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 2:24:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Selain penuh berkah, bulan ramadan dimanfaatkan oleh umat muslim untuk saling berbagi terutama saat berbuka puasa. Kegiatan berbagi yang akan diselengarakan Komunitas Pewarta (KOPER) Bersama Media Pewarta Tambora ini sudah menjadi tradisi terutama saat buka puasa dengan membagi makanan ke berbagai lokasi-lokasi tertentu.

“Baru saja kita laksanakan diskusi bersama Forum Warga Tambora (FWT) mengenai kegiatan berbagi takjil yang tentunya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” kata inisiator panitia pelaksana kegiatan berbagi takjil saat dihubungi melalui ponselnya, Kamis (24/5/2018).

Menurutnya, memang agenda berbagi berkah di bulan suci Ramadhan ini terbilang sangat singkat dan persiapan yang kita lakukan pun terbilang spontan. Namun sebelumnya, ditahun lalu kita pun pernah melakukan giat berbagi takjil serupa.


“Kegiatan ini terbilang spektakuler, karena selain melibatkan Komunitas Pewarta (KOPER), juga melibatkan Komunitas Forum Warga Tambora (FWT) yang ada di wilayah Kecamatan Tambora, dengan bersinerginya Komunitas FWT hal ini tentunya sangat luar biasa,” ujar Nurhalim.

Nurhalim juga menyebutkan, kegiatan berbagi berkah di bulan suci ramadhan ini juga mendapat dukungan langsung dari Pembina Media Pewarta Tambora dan termasuk dukungan politisi muda yang ada di wilayah Kecamatan Tambora.

“Insya Allah kegiatan ini akan berlangsung spektakuler dan meriah, karena melibatkan berbagai komunitas yang ada di wilayah Kecamatan tambora. Kita berharap, pada puncak acara, Senin (3/6) yakni Santunan akan berjalan lancar,” ucapnya.

Rep : M.Rafiq
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 12:17:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Bulan suci Ramadhan tentunya bulan penuh rahmat dan keberkahan tersendiri bagi umat muslim, terlebih dengan adanya buka puasa bersama akan terasa lebih khidmat selain mempererat jalinan talisilaturahmi antar sesama.

Hal ini pun menjadi spirit bagi Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan, bersama LSM dan juga Ormas Jakarta Barat dalam menggelar buka puasa bersama di Jalan sosial RT.08/02, Jakarta Barat, Kamis (24/5/2018).

Dikesempatannya, Mahmud Satria menyampaikan, bahwa acara buka puasa bersama ini selain bertujuan untuk menjalin talisilaturahmi, juga sekaligus tatap muka anatara anggota Pokja wartawan, LSM, dan Ormas Jakarta Barat.

“Tujuan dari buka puasa bersama ini, tentunya untuk menjalin talisilaturahmi yang selama ini sudah terjadin dengan baik dan kedepannya agar lebih ditingkatkan lagi kerjasama yang baik antar anggota Pokja Wartawan,” ujar Ketua Pokja Wartawan, LSM, dan Ormas Jakarta Barat.

Ia pun mengatakan, bahwa dinamika perkembangan situasi dan kondisi kekinian yang begitu kompleks, rekan-rekan Pokja Jakarta Barat dapat dengan cepat, objektif, aktual dan akurat dalam memberikan informasi kepada masyarakat, maupun kepada Pemerintah.

“Koordinasi yang telah terjalin baik selama ini, baik Pokja Jakarta Barat dengan Pemerintah harus dijaga sebaik mungkin,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Bram Lesmana, Sekretaris Pokja Jakarta Barat, bahwa acara buka puasa ini bukan sekedar silaturahmi dan tatap muka, namun ajang temu kangen dengan seluruh anggota sekaligus membahas program kerja untuk kedepannya.

"Dalam kesempatan ini kita buat evaluasi dan membahas program kerja untuk kedepannya," tandasnya.

Ditempat sama, Ketua Umum Badan Investigasi Independent PKPPRI, Darsuli juga mendukung dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya giat bukber dilaksanakan oleh Pengurus Pokja Jakbar.

“Saya mendukung dan mengapresiasi, ini sangat bagus dengan diselenggarakannya bukber ini,  karena selain itu anggota bisa bertukar informasi dan pikiran," ucapnya melalui press release yang diterima Redaksi.

Ia juga berharap “kedepannya, kegiatan sperti silaturahmi ini tetap diadakan agar jalinan yang telah terbina selama ini lebih baik lagi,” pungkasnya. (dar)

Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 3:31:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Aric Saifuloh (17) seorang pelajar tewas dianiaya oleh orang tidak dikenal di seputaran wilayah Summarecon, saat ia bersama rekannya dari Kayuringin menuju Babelan. Aric dinyatakan meninggal dunia dengan luka-luka bacok dibagian dada.

Informasi yang diperoleh Redaksi, bahwa peristiwa penganiayaan terhadap dua orang pengendara motor tersebut terjadi di jalan Raya Perjuangan Depan Universitas Bhayangkara, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Rabu (23/5) sekira pukul 00.30 WIB dini hari.

Adapun peristiwa terjadinya penganiayaan diperoleh dari Saksi bernama Sigit Susanto (35) warga Bekasi, saat dirinya melaporkan kepada petugas Polsek Bekasi Utara. Bahwa adanya pengeroyokan dan penganiayaan terhadap kedua korban tersebut.

“Korban berboncengan dari Kayuringin menuju babelan, disekitar lokasi Summarecon korban merasa diikuti, dengan seketika dianiaya dengan benda senjata tajam, saat itu pula pelaku kabur, sedangkan korban pergi ke RS.ANNA Medika untuk mendapat perawatan,” ujar saksi.

Setelah mendengarkan keterangan saksi, anggota Polsek bekasi Utara terdiri dari Unit Reskrim, SPKT, dan Prov yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Salomo Sitorus, SH, MH mengecek korban di RS.ANNA dan cek TKP.

Kemudian, anggota berada di RS ANNA Medika di dapat keterangan dari Pihak RS bahwa salah satu korban bernama ARIC SAEPULOH dinyatakan meninggal dunia dengan luka luka bacok di bagian badan dan salah satu korban bernama Indra Yulianto (18) masih mendapatkan perawatan Medis
  
Hingga berita ini diturunkan, Petugas Polsek Bekasi Utara, beserta jajaran, tengah melakukan pengembangan dengan mendatangi TKP, cek korban, mendata korban, mendata saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan sepeda motor korban, serta membuat laporan.

Rep : Budiyanto
Ed : Heri Tambora.


thumbnail

Diposting oleh On 12:04:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di Setia Kawan Gang Sawo RT.07 RW.12, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Rabu (23/5/2018) sekira pukul 22.42 WIB. Belum diketahui ada berapa rumah yang terbakar.

"Lokasi kebakaran di Jl Setia Kawan Gang Sawo RT.07 RW.12," ujar perwira Piket, Syaiful Kahfi, dalam release yang beredar di WAG.


Saat ini sudah ada 16 unit damkar dari Jakpus yang ke sana dibantu Damkar Jakarta Barat juga kirim bantuan unit ke lokasi

Petugas masih berupaya memadamkan api di lokasi. Penyebab kebakaran juga belum diketahui.

Hingga berita ini dilansir belum diketahui penyebab dan laporan korban kita belum dapat, petugas masih di lokasi untuk memadamkan api.

thumbnail

Diposting oleh On 11:08:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H.Abraham Lunggana, S.H. atau yang akrab disapa Haji Lulung tengah menghadiri buka puasa bersama Komunitas Sohib Langgar Tinggi (Sol@t) di Pekojan Raya RT.2/1, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (23/5/2018).

Politikus yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini selain menghadiri buka puasa bersama Komunitas Sol@t juga bersamaan dengan memasuki reses tahap kedua guna mendengarkan aspirasi warga.

"Saya sangat mendukung kiprah komunitas yang berjuang untuk melestarikan dan menghidupkan Langgar Tinggi", demikian ungkap Haji Lulung dihadapan para jamaah dan anggota Komunitas Sol@t.



Dalam kesempatan itu, warga setempat juga menyampaikan keinginan kepada wakil rakyat agar bangunan masjid jami langgar tinggi yang sudah berumur puluhan tahun bisa diperbaiki melalui anggaran pemerintah.

Daeng Mansur, Ketua Komunitas Langgar Tinggi (Sol@t) berharap bangunan masjid yang merupakan jantung Jakarta, sebagai salah satu bukti jejak Syiar Islam yang kebetulan juga menjadi bangunan cagar budaya di Jakarta ini bisa diperbaiki melalui anggaran Pemerintah.

"Langgar Tinggi ini umurnya sudah 189 tahun, karena sudah lama usianya banyak bagian masjid sudah lapuk atau rusak, sehingga bangunan ini sudah saatnya mendapat perbaikan," ungkapnya.



Untuk itu, ia berharap melalui kesempatan berbuka puasa, usulan yang disampaikan itu bisa terealisasi. "Kami tidak banyak keinginan, kami hanya minta kepada wakil rakyat yang kebetulan hadir dalam buka puasa dan reses ini, agar bisa mewujudkan keinginan masyarakat," terangnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Haji Lulung menyebutkan, usulan renovasi agar di perjuangkan oleh Lurah Pekojan agar memasukkan usulan dalam Musrenbang dan begitupun kepada kepala UPK Kota Tua agar membuat usulan / anggaran untuk diajukan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Insya Allah DPRD akan membantu untuk merealisasikannya.

Hingga berita ini disusun, hadir dalam giat tersebut, Ketua Masjid Jami Langgar Tinggi, Habib Ahmad Alwi Assegaf, Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, Lurah Angke, M.Dirhamsyah, Perwakilan UPK Kota Tua, Irval Guci, serta pengurus Masjid Langgar Tinggi, Ketua RW, LMK, FKDM, juga anggota Komunitas Langgar Tinggi (Sol@t).

Rep : Iim Purnama/Tim

Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 8:10:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak ingin ada warga miskin yang kelaparan lantaran tiodak dapat berbuka puasa. Maka dari itu, Pemprov DKI Jakarta bersama Lembaga Kemanusiaan Dompte Dhuafa tengah menggelar buka puasa di Rusunawa Tambora, Jakarta Barat.
  
Pantauan Tim GMN Pewarta Tambora, tampak keceriaan anak-anak, kaum dhuafa, janda dan anak jalanan, saat mengikuti giat buka puasa bersama, terlebih saat acara diisi dongeng ceria oleh Dik Doang, lalu bersama Chef Kungfu Muto yang menghidangkan menu buka bersama bagi penerima manfaat acara bukber bareng tersebut.

Acara yang dihelat di Angke Jaya Raya , Rusunawa Tambora , RT.009/011, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora ,Jakarta Barat. Selasa (22/5/2018). Dihadiri oleh Walikota Jakarta Barat, HM.Anas Efendi, Camat Tambora, Djaharuddin, Lurah Angke, M,Dirhamsyah, Tiga Pilar, Ketua RT, Ketua RW.011, Ilan Sukarlan (Belong) Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, juga warga sekitar Rusunawa Tambora, Jakarta Barat.

Dikatakan Imam, bahwa acara bukber yang berlangsung di Rusunawa Tambora ini merupakan program kolaborasi Dompet Dhuafa bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada bulan Ramadhan 1439 H/2018, yang juga langkah awal kami menginjak di usia 25 Tahun Dompet Dhuafa membentang kebaikan.

“Buka bersama melibatkan masyarakat dengan lokasi di Rusunawa Tambora ini merupakan daerah terpadat serta sering terjadinya bencana kebakaran setiap tahunnya, maka lokasi ini memang tepat untuk program bukber,” ucap Imam Rulyawan kepada Wartawan GMN Pewarta Tambora

Selain menyasar wilayah Tambora. Dompet Dhuafa juga akan bergerak terus untuk mengajak masyarakat dhuafa di wilayah DKI Jakarta dalam rangka buka bersama dengan adanya buka bersama diharapkan tidak ada masyarakat dhuafa yang kelaparan maupun kekurangan gizi di bulan Ramadhan 1439 H. 

“Dompet Dhuafa terus mengajak para donatur maupun perusahaan-perusahaan untuk bekerjasama dalam membantu program ini untuk tersu berlangsung selama ramadhan 2018,” ujar Imam menambahkan.

Sebagaimaan diketahui, dalam bukber 223 RW se-Jakarta, pihak penyelenggara telah menyiapkan enam wilayah. Jakarta Utara di dapur umum Pademangan di Masjid At Taubah Jalan Budi Mulia Raya RT 014/ RW 10, Pademangan Barat, dan di Jalan Warakas 3 Gang 15 nomor 3 RT 002/ RW 014 kelurahan Warakas kecamatan Tanjung Priok.

Selanjutnya, untuk Jakarta Timur di Jalan Tanah Rendah RT 07/ RW 07 Kampung Melayu, dan di Musholla At Taqwa, di Jalan Kebon Pala RT 12/ RW 04. Untuk Jakarta Selatan di Jalan Wijaya 1 Pck nomor 49 RT 10 / RW 05 Kelurahan Petogogan Kecamatan Kebayoran Baru. Untuk Jakarta Pusat di Masjid Al Islam, Jalan Petamburan II RT 12 / RW 03.

Kemudian untuk Jakarta Barat di Jalan Sawah Lio X RT 10 RW 05 nomor 39, Jembatan Lima, Tambora. Terakhir di wilayah Kepulauan Seribu, di Majlis talim Durrotun Nasihin, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang atau Karang taruna pulau Panggang, masjid an Nikmah Pulau Panggang.

Dompet Dhuafa sendiri merupakan lembaga nirlaba milik masyarakat indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf (ZISWAF), serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan atau lembaga. Selama 25 tahun, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan ummat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.

Rep : Sutisna
Editor : Heri Tambora