Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 8:57:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 74 dan memperingati HUT Salsation Indonesia yang Ke 3, Komunitas Salsation Indonesia, tengah mengadakan Event di Gedung The Median Hotel, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8/2019).

Acara yang diselenggarakan sekira pukul 18.00 WIB tersebut selain dihadiri oleh ratusan peserta, juga dihadiri oleh seorang Founder atau pencipta Salsation di dunia yakni Alejandro Angulo bersama Tim, Ketua Salsation Indonesia, Nurul Mega (Unuy) serta tamu undangan lainnya.


"Salsation Indonesia itu sudah mulai berjalan selama 3 tahun, mulai dari Agustus tahun 2016," ungkap Ketua Komunitas Salsation Indonesia, Nurul Mega (Nunuy) saat dimintai keterangan oleh media ini, Sabtu (24/8/2019).

Sementara ditempat sama, Founder Salsastion, Alejandro Angulo menyampaikan, bahwa pada dasarnya jumlah peserta atau keluarga dari Salsation family sendiri itu tidak fokus kesana, kami lebih fokus untuk mengembangakan program ini sendiri ke setiap negara.


"Kami percaya kalau misalnya jumlah pesertanya ini banyak banget, bahkan tidak terhitung ibaratnya, tapi sekali lagi yang difokuskan oleh program salsation itu sendiri adalah mengembangkan siapa-siapa saja yang mencintai salsation, terutama untuk setiap kelas-kelas reguler yang ada," beber Alejandro.

"Pada saat ini memang Salsation Fitnes Indonesia sedang bekumpul hampir di setiap negara, dan setiap minggunya pasti akan ada acara-acara seperti ini, dan hampir di setiap negara," tambahnya.


Alejandro berharap dalam acara program Salsation Fitnes Indonesia, tentunya semua keluarga besar harus bersatu, dalam hal apapun, karena kita memiliki rencana yang sangat besar untuk Salsation fitnes Indonesia.

"Unuy sendiri adalah salah seorang pembawa program ini ke Indonesia, Unuy dan Natasya adalah salah satu salsation master trainer dari Indonesia, jadi mereka memiliki peran kuat untuk mengembangkan, menumbuhkan dan menyatukan semua keluarga besar salsation indonesia," ungkap Alejandro

Sebagaimana diketahui, Alejandro Angulo adalah pencipta Salsation Fitness. Awalnya dari Venezuela adalah tarian dan musik adalah bagian utama dari kehidupan sehari-hari dan budaya, ia menjadi penari profesional dan koreografer.

Lulus di Venezuela di mana ia melakukan pertunjukan teater dan acara TV kebugaran / tari, dan kemudian menjadi Presenter Kebugaran Internasional yang terkenal berkeliling dunia mengajar dan melatih ribuan orang.

Rep : Ahmad Supriatna

thumbnail

Diposting oleh On 10:55:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Ketua Panitia Pemilihan Ketua RW.02 Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Danur Sasono menjelaskan prihal tata tertib aturan mekanisme pemilihan Ketua RT/RW dalam Pergub 171 tahun 2016.

"Dalam pergub tersebut tidak disebutkan ada batasan, apabila seseorang telah menjadi Ketua RW lebih dari dua periode tidak di perbolehkan untuk ikut mencalonkan kembali sebagai bakal calon Ketua RW," ungkap Danur, Jumat (23/8). Menjawab adanya perdebatan yang diarahkan kepada dirinya saat menjadi Ketua Panitia Pemilihan RW.

Danur Sasono juga menjelaskan, lain halnya dengan peraturan Gubernur Nomor 168 tahun 2014, disebutkan apabila seseorang Ketua RT/RW yang sudah lebih menjabat dua periode, tidak diperbolehkan untuk ikut kembali menjadi calon, kini Pergub tersebut telah dicabut dan tidak berlaku lagi.

Pergub Nomor 168 Tahun 2014

"Sebelum pelaksanaan pembentukan panitia pemilihan bakal calon dilakukam sosialisasi, dengan mengundang RT, tokoh masyarakat dan juga warga masyarakat yang punya hak pilih sesuai domisili," terangnya.

"Kepanitiaan pemilihan bakal calon ketua RT/RW dibentuk oleh Pengurus Rukun Warga (RW) dan melibatkan pengurus RT/RW, tokoh masyarakat serta melibatkan perangkat Kelurahan yang ditunjuk oleh Lurah," tambahnya.

Pergub Nomor 171 tahun 2016

Sebelumnya dalam pemilihan Ketua RW.02 Kelurahan Roa Malaka, saat itu Calon Incumbent Wiyono Djaya mendapati protes keras dari sejumlah warga RW.02 yang berencana mengadukan permasalahannya ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Prihal terjadinya pelangaran Pergub Nomor 171 tahun 2016.

"Kita berharap pak Gubernur mau turun tangan, karena pemilihan RW.02 diduga melanggar Pergub DKI Jakarta No.171 tahun 2016 dan sarat kecurangan," kata juru bicara Warga RW.02, Ayung, seperti dilansir rmoljakarta.com, Jumat (23/8/2019).

Ayung mengatakan, di lingkungannya sedang dalam tahapan pemilihan Ketua RW yang diikuti dua calon, yakni Wiyono Djaya dan Jonson Tjandra.

Wiyono Djaya merupakan calon Ketua RW Incumbent yang sudah menjabat sejak 1997 hingga April 2019. "Ini salah satu pelanggarannya, dimana dalam aturan Pergub 171 tahun 2016 batas jabatan Ketua RW hanya dua periode," ujar Ayung.

Pendaftaran calon Ketua RW.02 dibuka pada 19 - 21 Agustus 2019. Namun sayangnya prosea demokrasi tersebut dinilai minim sosialisasi. Panitia pemilihan Ketua RW. 02 dipimpin oleh Sekretaris Kelurahan (Sekel) Roa Malaka, Danur Sasono.

Rep : Lutfi

thumbnail

Diposting oleh On 9:25:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Bersama warga Sawah lio RT.05 RW.06 Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora , Jakarta Barat Ketua RT Nurhalim dan Panitia Pelaksana Muhadis, berbagi kemeriahan dalam Pesta Rakyat perayaan HUT Republik Indonesia Ke-74 Tahun 2019.

Kehadiran Nurhalim dan Muhadis dan para panitia Erlin dan Arief (panpel) disambut antusias warga Rt 005 dan masyarakat sekitar yang menunggu sedari pagi. Mengawali Pesta Rakyat, Nurhalim dan Muhadis mengajak semua yang hadir mengikuti lomba tujuh belasan agar tertib dan sportif.


“Di Pesta Rakyat, tidak ada jarak antara warga dengan pengurus Rt 005 dan kepanitiaan. Hanya di Pesta Rakyat inilah warga bisa berkumpul bahkan, bisa memeluk dan tertawa bebas,” kata Nurhalim di Sawah Lio Kelurahan Jembatan Lima, Tambora Kota Jskarta Barat, Sabtu (117/08/2019) siang.

Menurut Nurhalim, semua permainan atau perlombaan yang dipersiapkan panitia seru, namun yang utama adalah bisa tertawa lepas bersama warga. “Itu momen yang langka,” kata Nurhalim.


Dalam setiap Pesta Rakyat, permainan pukul kendi merupakan permainan yang paling ditunggu warga karena melibatkan Pengurus wilayah dengan warga maupun para tokoh masyarakat di lingkungan RW 006 Jembatan Lima.

“Di permainan itu betul-betul tanpa jarak, baik antara panitia lomba dengan tokoh masyarakat dan agama maupun  dengan warga,” kata Muhadis selaku panitia acara lomba tujuh belas agustusan.


Selain pukul Kendi, Tarik Tambang, piring tepung, anak-anak, para pemuda dan kaum ibu-ibu serta kaum para bapak mengikuti lomba sepak bola antar tim Rt 05, tim rt 02 melawan tim sepak bola bentukan warga dan masyarakat sekitar setempat dengan hasil akhir 2-1 untuk Tim Rt 05- tim imbak.

Tidak sampai disitu, pengurus dan pantia membagikan Trophy kepada warga yang berhasil memenangkan pertandingan. Disela-sela acara puncak malam ramah tamah pengurus Rt, para panitia bersama warga berdangdut ria dengan menyanyikan lagu karaoke.

(Saepul/Yan lesmana)

thumbnail

Diposting oleh On 8:29:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Pemberdayaan masyarakat dalam penataan lingkungan tidaklah mudah, perlu waktu, kesabaran dan totalitas dalam menjalankan untuk menyadarkan masyarakat berbuat menata lingkungan.

Demikian ungkap Bunda Neno Warisman, saat menjadi Narasumber dari EDU 111, di Aula Kantor Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Senin (19/8/2019). Dalam rangka program perubahan Kecamatan Tambora yang bernama Tambora Berhias dan Taman Interaktif Terpadu.


Ditempat sama, Camat Tambora, Bambang Sutarna juga menyampaikan, bahwa program perubahan kampung merupakan program penataan lingkungan di wilayah kelurahan yang ada di kecamatan Tambora, yang diberi nama Tambora BERHIAS (Bersih, Rapih, Hijau, Indah, Aman dan Sehat).

"Untuk program perubahan Tambora Berhias dipilih Kelurahan Pekojan, karena Pekojan ada tempat destinasi wisata religi, maka perlu ada pilot projek penataan lingkungan sebagai penunjang destinasi wisata dan yang akan masuk program Tambora berhias yakni RW.07 dan 08," ungkap Camat.


Hal senada juga disampaikan, Lurah Pekojan, Saiful Fuad, dalam melaksanakan program nanti, kelurahan Pekojan untuk pembangunan interaktif di RW.02, Pembangunan Taman Interaktif terpadu akan dibangun taman bermain anak, Musholla, perpustakaan dan juga tempat informasi wisata.

"Pembangunan tersebut akan menggunakan dana CSR dan program dari sektoral kecamatan tambora, dengan adanya taman interaktif terpadu adanya tempat bermain anak-anak dan tempat baca anak," tandasnya.

Hingga berita ini disusun, acara yang diadakan sekira pukul 16.00 WIB tersebut, berlangsung dengan lancar. Dengan dihadiri oleh para Ketua RW.01 s.d 012, LMK Kelurahan Pekojan, FKDM Kelurahan Pekojan, PKK Kelurahan Pekojan, PKK Unit RW.07, dan 08, Dasawisma RW.07 dan 08, juga Karang Taruna Unit RW.07 dan Unit RW.08.

Reporter : Budiyanto
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 6:17:00 PM

Forum Wartawan Jakarta (FWJ)
PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Forum Wartawan Jakarta (FWJ) dalam waktu dekat ini akan menggelar Gebyar Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-74 Tahun, di Kawasan Area Lenggang Jakarta, IRTI Silang Monas, Jakarta Pusat, selama dua hari, yakni pada Sabtu - Minggu (31 Agustus 2019 - 1 September 2019)

Sebelumnya, Forum Wartawan Jakarta (FWJ) berencana mengadakan event lomba mancing mania. Namun setelah diadakannya diskusi bersama pengurus Forum Wartawan Jakarta (FWJ)sehingga kegiatan tersebut dialihkan ke acara Gebyar Kemerdekaan RI Ke-74.

Hal itu diungkap oleh Kepala Bidang Humas Forum Wartawan Jakarta (FWJ), Bambang Suryono atau Bamsur, saat usai rapat persiapan event akbar Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Gebyar Kemerdekaan RI Ke-74 di Kawasan Area Lenggang Jakarta IRTI Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat (16/8/2019).

Menginjak usianya yang ke-74, lanjut Bamsur, Indonesia telah banyak mengalami perubahan diberbagai sektor. Hal itu terlihat dengan berkembangnya tatanan insfrastruktur dan pemberdayaan SDM nya yang semakin menjanjikan.

"Tentunya keberhasilan Indonesia disegala bidang, tidak terlepas dari jasa para pahlawan kemerdekaan, baik pahlawan ekonomi, pahlawan pers dan lain sebagainya, semua menjadi kesatuan yang tak terpisahkan" ungkap Bamsur.

Bamsur juga mengapresiasi kepada segenap rakyat Indonesia yang hingga kini masih tetap menjaga keutuhan NKRI dalam Kebhinekaan tunggal ika.

"Kemerdekaan Rakyat Indonesia bukan hal mudah untuk diraih, proses panjang dan bahkan teramat mahal untuk di proklamirkannya NKRI. Semua memiliki andil besar hingga tercapainya cita-cita luhur bangsa," tandasnya.

Bamsur juga mengajak kepada seluruh rekan-rekan wartawan dimanapun berada agar tetap bersatu, menjaga dan memelihara NKRI dengan profesinya masing-masing.

"Mari kita jaga kebersamaan dalam lerbedaan. Semoga kedepannya generasi muda Indonesia mampu membawa nama harum Republik Indonesia dimanapun berada," harapnya.

Bamsur mengatakan, dalam acara nanti, akan menghadirkan berbagai macam atraksi kesenian dan hiburan rakyat, di antaranya, hiburan top musik, atraksi sulap, teater, lomba tarian betawi, bazar murah untuk masyarakat Jakarta, Lomba foto para wartawan dan lain sebagainya.

"Insya Allah kegiatan FWJ Gebyar Kemerdekaan RI Ke-74 nanti akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kapolda, Pangdam Jaya, Ketua DPRD DKI Jakarta, Tokoh Nasional RI, Jusuf Kalla, para alim ulama dan juga para Tokoh Pers Nasional," pungkasnya (RN/IN)

Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 12:18:00 AM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - 'From The Past to The Future' jika di artikan dalam bahasa Indonesia 'Dari Masa Lalu Ke Masa Depan' menjadi tajuk utama dalam acara Festival Kali Besar yang diselenggarakan di sisi Taman Fatahillah sejak Sabtu (17/8/2019).

"Festival ini dalam rangka memeriahkan HUT RI sekaligus untuk lebih memperkenalkan kali besar ini," kata Ahmad Syarofi selaku Kasudin Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat.

Festival yang diselenggarakan selama dua hari, yakni pada 17-18 Agustus di sepanjang Jalan Kali Besar Timur. dimeriahkan juga oleh puluhan stand pedagang mulai dari penjual kuliner, Motor Gede (Moge), Komunitas Sepeda, hingga kerajinan turut terlibat dalam memeriahkan Festival Kali Besar 2019.


Dihari ke dua, Minggu (18/8/2019) tampak hadir Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, dengan didampingi oleh Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendi beserta jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat.

Sandiaga Uno mengatakan, jika wilayah Kota Jakarta Barat seandainya ditata dengan baik, masyarakatnya mendukung dengan menjaga kebersihan berkarya hidup sehat, insya allah Jakarta Barat akan sesuai dengan mottonya ingin memajukan kotanya membahagiakan warganya bisa terwujud.

"Saya banyak melihat peluang-peluang usaha disini untuk membuka lapangan pekerjaan, karena ini adalah tempat kota tua dimana bisa menjadi daya tarik pengembangan dari kuliner serta sentra bisnis lainnya," ungkap Sandiaga.


Tampak beragam hiburan musik ditampilkan secara bergantian untuk menggaet para pengunjung kawasan wisata Taman Fatahillah juga warga sekitaran sisi Kali Besar.

Dengan diadakannya festival Kali Besar pada peringatan HUT RI tersebut, diharapkan masyarakat bisa lebih mengenal Kota Tua sebagai peninggalan sejarah Indonesia serta tanda kemajuan peradaban.

"Kita jangan melihat masa lalu sebagai masa lalu, tetapi bagaimana dulu orang Eropa membangun kota ini dengan indah dan kita seharusnya bisa membangun kota lebih indah dan lebih baik lagi," tandasnya.

Sebelumnya, tahun lalu, Pemkot Jakarta Barat menyelenggarakan Festival Kali Besar untuk pertama kali saat menyambut Kemerdekaan RI dan Asian Games 2018 selama tiga hari, yakni pada 30-31 Agustus dan 1 September di sepanjang jalan Kali Besar Timur. (H2T)

Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 9:39:00 PM

Ketua Panitia Penyelenggara, Maman Rachman (Kaos Putih) saat memberikan sambutan, dengan didampingi Dewan Kota Jakarta Barat, Adam, Minggu (18/8/2019)
PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Masih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-74, Kelurahan Krendang yang dikomandoi Andre Ravnic, menggelar acara Fun Walk 5 K dan Gerakan Pungut Sampah, Minggu (18/8/2019). Peserta target 1.000 orang, yang hadir mencapai 883 peserta dari warga masyarakat Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.


Acara yang dimulai pada pukul 06.00 WIB tersebut, selain dihadiri Unsur Staff Kelurahan Krendang, juga dihadiri oleh Maman Rachman selaku Ketua Panitia Penyelenggara, Pengurus RT/RW, LMK, FKDM, FKP, GANN Tambora, Babinsa Serka H. Dody, Babhinkamtibmas Aiptu Dede, tokoh agama juga tokoh masyarakat.


Selain Fun Walk dan Gerakan Pungut Sampah, dilokasi acara juga tersedia stand jajanan makanan yang ikut memeriahkan acara, door prize, senam kesegaran jasmani, lomba tumpeng, cerdas cermat juga santunan yatim piatu pada anggota veteran yang ada diwilayah Kecamatan Tambora.


Maman Rachman selaku Ketua Panitia Penyelenggara acara Fun Walk dan Gerakan Pungut Sampah mengatakan, bahwa acara giat ini dilakukan agar warga masyarakat Krendang bersatu bersama aparat pemerintahan untuk membangun Krendang bersih ijo royo-royo, sehat jasmani dan rohani.


"Sesuai motto Gubernur DKI, SDM Unggul ndonesia Maju. Semua itu harus dibangun persatuan dan kesatuan kerja sama seluruh komponen dengan masyarakat diawali kebersihan dan kesehatan," ungkap Maman Rachman, kepada Pewarta Tambora, Minggu (18/8/2019)


Hal senada juga disampaikan Lurah Krendang, Andre Ravnic, semoga kedepan giat ini untuk lebih di memasyarakatkan, karena untuk terbiasa berolah raga dan terbiasa bila leat ketemu sampah pasti dipungut dan dibuang pada tempatnya.

Hingga berita ini disusun, Minggu Malam (18/8/2019) sekira pukul 20.00 WIB, acara Krendang Fun Walk dan Gerakan Pungut Sampah dilanjut dengan hiburan rakyat, seperti tarian tradisional dan lain sebagainya. (H2T)

Editor : Heri Tambora