Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 11:08:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H.Abraham Lunggana, S.H. atau yang akrab disapa Haji Lulung tengah menghadiri buka puasa bersama Komunitas Sohib Langgar Tinggi (Sol@t) di Pekojan Raya RT.2/1, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (23/5/2018).

Politikus yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini selain menghadiri buka puasa bersama Komunitas Sol@t juga bersamaan dengan memasuki reses tahap kedua guna mendengarkan aspirasi warga.

"Saya sangat mendukung kiprah komunitas yang berjuang untuk melestarikan dan menghidupkan Langgar Tinggi", demikian ungkap Haji Lulung dihadapan para jamaah dan anggota Komunitas Sol@t.



Dalam kesempatan itu, warga setempat juga menyampaikan keinginan kepada wakil rakyat agar bangunan masjid jami langgar tinggi yang sudah berumur puluhan tahun bisa diperbaiki melalui anggaran pemerintah.

Daeng Mansur, Ketua Komunitas Langgar Tinggi (Sol@t) berharap bangunan masjid yang merupakan jantung Jakarta, sebagai salah satu bukti jejak Syiar Islam yang kebetulan juga menjadi bangunan cagar budaya di Jakarta ini bisa diperbaiki melalui anggaran Pemerintah.

"Langgar Tinggi ini umurnya sudah 189 tahun, karena sudah lama usianya banyak bagian masjid sudah lapuk atau rusak, sehingga bangunan ini sudah saatnya mendapat perbaikan," ungkapnya.



Untuk itu, ia berharap melalui kesempatan berbuka puasa, usulan yang disampaikan itu bisa terealisasi. "Kami tidak banyak keinginan, kami hanya minta kepada wakil rakyat yang kebetulan hadir dalam buka puasa dan reses ini, agar bisa mewujudkan keinginan masyarakat," terangnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Haji Lulung menyebutkan, usulan renovasi agar di perjuangkan oleh Lurah Pekojan agar memasukkan usulan dalam Musrenbang dan begitupun kepada kepala UPK Kota Tua agar membuat usulan / anggaran untuk diajukan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Insya Allah DPRD akan membantu untuk merealisasikannya.

Hingga berita ini disusun, hadir dalam giat tersebut, Ketua Masjid Jami Langgar Tinggi, Habib Ahmad Alwi Assegaf, Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, Lurah Angke, M.Dirhamsyah, Perwakilan UPK Kota Tua, Irval Guci, serta pengurus Masjid Langgar Tinggi, Ketua RW, LMK, FKDM, juga anggota Komunitas Langgar Tinggi (Sol@t).

Rep : Iim Purnama/Tim

Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 1:38:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Ibadah puasa di bulan Ramadan menjadi sebuah kewajiban bagi seorang muslim. Tak sedikit pula orang yang berpuasa dan tetap beraktivitas di luar, seperti halnya Petugas PPSU Kelurahan Tanah Sereal. Meski di Bulan Puasa mereka tetap semangat dalam menjalankan aktivitasnya.

Zaki Tonhara (26) cekatan mengangkat karung berisi sampah ke atas mobil bak terbuka. Karung dengan berat kurang lebih 10 kilogram itu langsung ditumpuk bersama empat karung lainnya yang lebih dulu diangkut.

Meskipun di bulan puasa, zaki dan rekan-rekan tetap bekerja seperti biasa. Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Tanah Sereal ini tak merasa harus mengendurkan pekerjaannya.

"Saya jalanin aja dengan keikhlasan. Tantangannya pasti lebih berat," kata Zaki saat di temui team Pewarta Tambora



Zaki dan rekan-rekan mulai bekerja sejak pukul 07.00 WIB. Bersama PPSU lainnya, ia mengelilingi daerah Tanah Sereal untuk membersihkan sampah yang berserakan. Bukan hanya sampah, saluran di tanah sereal juga ikut dibersihkan.

Menurut Ahmad Fauzi, perbedaan bekerja saat bulan puasa hanya tidak minum dan makan saat istirahat. "Biasanya kami minum dan makan, sekarang kami istirahat aja. Kembalikan tenaga. Setelah itu gerak lagi," ungkap Ahmad Fauzi salah satu anggota PPSU Kelurahan Tanah Sereal.

Selain Zaki dan Ahmad Fauzi, Asep Suherman PPSU Tanah Sereal juga tetap berpuasa meski harus bekerja di bawah terik matahari setiap hari. Pria berusia 38 tahun ini mengaku saat puasa pertama pekerjaannya terasa berat. Kini, setelah memasuki hari keempat puasa, ia mulai terbiasa.


"Sekarang sudah tidak terasa lagi. Bawa rileks aja," ungkap Asep Suherman.

Warga Tanah Sereal ini masuk ke dalam shift pagi. Ia mulai bekerja sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Waktu istirahat Muhajar hanya satu jam, dari pukul 12.00 WIB - 13.00 WIB.

Saat satu jam itulah Asep Suherman mengaku menggunakan untuk istirahat dengan baik. Menurut Asep Suherman, bekerja di bulan puasa memiliki tantangan lebih berat. Namun ia bersyukur bisa bekerja saat puasa dan merasa harus mengalahkan tantangan itu.

"Misal ada teman enggak puasa. Harus bisa kuat. Terus redam emosi. Harus kuat dan bisa hadapi tantangan itu," kata Asep Suherman.

Sementara itu Lurah Tanah Sereal, HJ.Suharti menegaskan PPSU tetap bekerja seperti biasa meskipun pada bulan puasa. Namun, ia memberikan beberapa arahan sebelum PPSU bekerja agar tetap sesuai dengan S.O.P (Standar Operasional) yang ada untuk menjadikan acuan PPSU dalam bertugas di lapangan.

Penulis : Hendri
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 12:19:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Binmas Kelurahan Jembatan Lima, Aiptu Suparno Sambangi Posko GMAT Sawah Lio bersama dengan anggota Citra Bhayangkara juga para Ketua RT, di RW.06 Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (19/5/2018) Sekira Pukul 23.00 WIB.

“Sesuai arahan Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh, SH, agar seluruh anggota Polsek bisa membina hubungan yang baik dengan warga masyarakat di Kecamatan tambora, sehingga tidak sungkan dan ragu untuk memberikan informasi seputar permasalahan Kamtibmas,” ujar Aiptu Suparno.

Binmas juga menyampaikan pesan Tips menjaga Keamanan dan ketertiban wilayah dari segala bentuk aksi kejahatan 3C (Pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor) dan  Pencegahan bahaya kebakaran .

“Agar warga selalu menjaga lingkungan  tempat tinggal dan sekitarnya, serta lebih di tingkatkan lagi siskamling di malam hari,” pintanya.

Lanjut binmas, bahwa kegiatan sambang ini bertujuan untuk menjalin komunikasi personil Binmas dengan warga binaan dengan cara meyampaikan pola keamanan dan menampung permasalahan yang dihadapi oleh warga dalam upaya meminimalisir atau pencegahan terhadap aksi kejahatan sesuai arahan Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh, SH

Binmas Jembatan Lima, Aiptu Suparno juga menyampaikan pengaduan bilamana ada temuan kerawanan terkait Kamtibmas. Binmas berharap bisa disampaikan ke Binmas di nomor Hp 0821.1497.655 atau melalui pengaduan Online di 087.700.700.900.

Pengirim : Syaepul Hadi
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 10:21:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Teknologi pengomposan pupuk dari sampah kota telah di kembangkan di Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Pasalnya, Porsi sampah di kota besar semacam Jakarta bisa mencapai 8500 ton per hari. Persentase terbesar dari jumlah sampah tersebut adalah sampah organik yang potensial untuk dikembangkan sebagai pupuk. 

BPTP DKI Jakarta pun kini telah menghasilkan kajian dalam pemanfaatan limbah dengan metode pengomposan, formula pupuk organik padat dalam bentuk pelet dan granul ("HPS Granular/HPS Pelet'), dan pupuk organik ").

Teknologi pengomposan sampah organik pasar yang telah teruji paling sesuai untuk jenis sampah tersebut (kandungan air sangat tinggi) adalah melalui pengaturan sistem drainase melalui kemiringan bidang pengomposan sebesar 15o serta pembuatan alur-alur pembuangan lindi pada bidang sejajar kemiringan bidang.

Selain itu melalui pengaturan sistem aerasi menggunakan bambu atau paralon yang dilubangi pada sisi-sisinya dan ditanam di dalam tumpukan bahan kompos; serta perlakuan inokulasi menggunakan mikroba eksogenous.  Karakteristik kimia kompos yang dihasilkan, diantaranya, C organik 13%, N-total 3,53%, P-total 0,53%, K-total 4,44%, Ca 5,80%, Mg 1,34%, C/N ratio 10 setelah 14 hari waktu pengomposan.

Komposisi formula pupuk organik padat dalam bentuk pelet dan granul berbahan baku kompos sampah kota (Pupuk HPS Granular/HPS Pelet) yang dikembangkan meliputi tepung kompos sampah kota 75% (b/b), Batuan Fosfat 10% (b/b), Arang Sekam 10% (b/b), Zeolit 5% (b/b), serta kultur campuran penambat N-bebas dan pelarut fosfat dengan kerapatan minimal 106 sel.g-1 bahan pupuk. 

Formulasi pupuk HPS-1 meliputi ekstrak sampah sayur dan buah 70% (v/v) dan Molase 30% (v/v) yang difermentasi secara anaerobik selama 14 hari menggunakan kultur campuran Lactobacillus sp.  Hasil fermentasi sebanyak 80% (v/v) diperkaya hasil fermentasi batuan fosfat 20% (v/v) dan kultur campuran pelarut fosfat (Pseudomonas sp.) dan penambat N bebas (Azozpirilium sp.), masing-masing dengan kerapatan 106-109 sel.ml-1.

Pada beberapa komoditas tanaman sayuran (terong, kacang panjang, sawi, selada, bayam, dan kangkung serta jagung manis)  pupuk HPS Granul, HPS Pelet, maupun HPS-1 memiliki nilai efektivitas agronomis nisbih (RAE) berkisar 60-87% dibandingkan pupuk kimia NPK (Teknologi Petani). 

Berdasarkan nilai RAE tersebut, maka pupuk HPS tersebut secara umum layak untuk digunakan sebagai pupuk alternatif pengganti pupuk kimia dalam sistem pertanian organik tanpa pupuk mineral/kimia atau dapat juga dikombinasikan dengan pupuk kimia guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pupuk kimia dalam sistem pertanian konvensional.

Teknologi pembuatan pupuk dari sampah tersebut telah didiseminasikan pada semua wilayah di DKI Jakarta, baik melalui forum yang difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta dan Suku Dinas Pertanian di lima wilayah kota,

Penerapan pembuatan pupuk organik padat  sedang diinisiasi untuk diterapkan di Wilayah Jakarta. Selain itu, tercatat beberapa kelompok masyarakat dan kelompok tani telah menelusuri lebih lanjut informasi teknologi yang dikembangkan guna ditindaklanjuti dalam penerapan di lapangan.

Penulis : Hendri (Sumber : BPTP DKI Jakarta)

thumbnail

Diposting oleh On 6:37:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Kampoeng Ramadhan menjadi tajuk utama giat bulan suci ramadahan yang dihelat Trade Mall Seasons City, berbagai kegiatan, seperti bazar makanan bernama Kampung Takjil, Festival Bedung, Kampung UMKM, hingga pertunjukan musik akustik dan band juga hadir disana.

Selain itu juga ada Kampung Bermain Ngabuburit Asik, yang dapat dijadikan tempat anak-anak bermain sambil menunggu saatnya berbuka puasa.

Pantauan Tim GMN Pewarta Tambora, tampak Walikota Jakarta Barat, H.M.Anas Efendi didampingi Camat Tambora, Djaharuddin beserta Lurah Se-Kecamatan Tambora, tengah menghadiri Kampoeng Ramadhan yang dilaksanakan mulai 12 Mei 2018 hingga 10 Juni 2018.

Dalam sambutannya, Anas mengapresiasi Season City telah melaksanakan giat Kampoeng Ramadhan, selain sebagai mall kampung Zakat, sadar terhadap zakat dan amal sosial. Lebih istimewanya lagi acara pembukaan ini bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan 1439.H

“Selamat kepada Seasons City, yang sudah berinovasi bersama dengan Badan Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah (Bazis) DKI Jakarta, saya senang pembukaan di barengi dengan UMKM Program Gubernur Dki Jakarta.” Ujarnya. Jumat (18/5/2018).

Hal senada juga disampaikan, General Mananger Seasons City Mualim Wijoyo, bahwa pagelaran Kampoeng Ramadhan ini merupakan tahun kedua dilakukan.

“Tahun lalu namanya Kampung Takjil, hanya untuk orang mencari berbuka. Karena animo pengunjung tinggi, sekarang kami kembangkan dengan berbagai aktivitas lainnya yang berkaitan dengan Ramadan,” kata Mualim.

Mualim juga mengatakan, Seasons City merupakan satu-satunya mall di Jakarta yang konsisten dalam mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan hari-hari besar keagamaan. Mulai dari idul fitri, Natal, hingga imlek.

“Karena kami sadar bahwa lingkungan kita ini beragam, Bhineka Tunggal Ika, sehingga sudah sepantasnya kita melakukan aktivitas yang memfasilitasi dan mendukung kegiatan masyarakat,” pungkasnya.

Rep : Lutfi
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 12:27:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Dalam rangka perkembangan situasi terkini sekaligus memberikan rasa aman kepada warga Jakarta Barat agar lebih fokus melaksanakan ibadah, Danramil 02 Tambora, Kapten Arh. Rizky Putra tengah mempin pelaksanaan Patroli di Kodim 0503/JB, Kamis (17/5/2018) sekira pukul 21.57 WIB.

“Pelaksanaan patroli ini dilakukan selain dalam rangka bulan suci Ramadhan juga dapat mengkounter atas opini publik yang selalu wasa-was dengan adanya pemberitaan teroris belakangan ini.” ungkap Danramil Tambora dalam releasenya, Kamis (17/5/2018).

Hingga berita ini disusun, pelaksanaan apel yang dipimpin oleh Danramil 02 Tambora, Kapten Arh. Rizky Putra di Kodim 0503 Jakarta Barat, dengan diikuti puluhan anggota TNI berjalan dengan lancar dan juga kondusif (lth)

Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 12:11:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Seperti biasa rutinitas dalam kegiatan sambang kambtibmas dan silaturahmi yang dilakukan Binmas Jembatan Lima, Aiptu Suparno ke Posko Linmas RW.02, kali ini disambut oleh Ketua RW.02 Chairul Anwar  bersama Kamtib dan juga anggota Linmas, Kamis (17/5/2018) sekira pukul 22.00 WIB.

“Sesuai arahan Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh, SH, agar seluruh anggota Polsek bisa membina hubungan yang baik dengan warga masyarakat di kecamatan Tambora, sehingga tidak sungkan dan ragu untuk memberikan informasi seputar permalasalahan Kamtibmas.” ujarnya.

Binmas Aiptu Suparno juga menyampaikan pesan Tips menjaga Keamanan dan ketertiban wilayah dari segala bentuk aksi kejahatan 3C (Pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor),  dan  Pencegahan bahaya kebakaran.

“Agar warga selalu menjaga lingkungan  tempat tinggal dan sekitarnya, serta lebih di tingkatkan  lagi siskamling di malam hari.” tuturnya.

Lanjut binmas, bahwa kegiatan sambang ini bertujuan untuk menjalin komunikasi personil Binmas dengan warga binaan dengan cara meyampaikan pola keamanan dan menampung permasalahan yang dihadapi oleh warga dalam upaya meminimalisir atau pencegahan terhadap aksi kejahatan sesuai arahan Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh, SH

Binmas Aiptu Suparno juga menyampaikan, bahwa kita jangan terpancing dengan adanya isu-isu yang tidak bertanggung jawab, apabila ada temuan kerawanan terkait Kamtibmas, Binmas berharap bisa menghubungi di nomor 0821.1497.6555 atau melalui pengaduan online di 087.700.700.900 (rls)

Editor : Heri Tambora