Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 2:41:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Dua orang jambret yang kerap beraksi di wilayah Tambora Jakarta Barat berhasil diringkus anggota Buser Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, sesaat setelah beraksi di Jl.KHM.Masnyur Jembatan Lima Tambora Jakarta Barat Senin malam (15/7/2019).

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH mengatakan, kedua jembret tersebut adalah Avi Oktavia Pratama (25) dan Dimas Febrianto (20).

Penangkapan terhadap kedua pelaku bermula saat Senin (15/7/2019) ketika korban Yeni Yulianti (25) wanita Pekerja Konveksi, saat bersama pacarnya berniat mencari makan di Jembatan Lima.


Ketika korban melintas di Jalan  KH Mansyur Jembatan Lima ,namun saat tepat berada disekitar tempat kejadian tiba –tiba korban melihat dari arah belakang samping kiri ada pelaku dalam keadaan berboncengan sepeda motor.

"Pelaku langsung merampas tas milik korban yang saat itu dikalungkan pada bagian leher," tutur Kompol Iver Son Manossoh Selasa (16/7/2019).

Kompol Iver Son Manossoh menjelaskan, pelaku merampas tas Koban, mengetahui tas yang berisi Handphone itu berpindah tangan, korban kemudian berteriak 'Jambret Jambret' dan langsung dikejar oleh pacar korban serta Anggota Unit Reskrim Polsek Tambora yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH dan Panit Reskrim Iptu Eko Agus SH yang sedang melakukan observasi.

"Pelaku akhirnya berhasil diringkus di sekitar Jalan Betet Tanah Sereal Tambora berikut menyita barang bukti tas milik korban yang berisi HP dan diketahui putus pada bagian talinya."

Di tambahkan para pelaku atas perbuatanya dapat di sangkakan Pasal 365 KUHP daengan ancam maksimal 12 Tahun Penjara," Pungkasnya. (HPT)

thumbnail

Diposting oleh On 11:43:00 AM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Memasuki masa tenang kampanye Pilpres dan Pilcaleg 2019, alat peraga kampanye (APK) mulai diturunkan serentak di wilayah Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (13/4/2019). Penurunan dipimpin oleh Satpol PP Kecamatan Tambora, Ivan S.

Sebelum pelaksanaan penurunan APK di seluruh wilayah yang ada di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat meliputi di wilayah 11 Kelurahan, terlebih dahulu dilaksanakan apel di Halaman RPTRA Kalijodo, Sabtu (13/4/2019) sekira pukul 22.30 WIB.

Adapun petugas penurun APK selain di lakukan oleh Satpol PP Kecamatan dan Kelurahan juga didampingi Panwascam PPK Sudin (Suku Dinas) terkait, serta jajaran Polsek Tambora Metro Jakarta Barat.


Panwascam Kecamatan Tambora Ade menyampaikan, sebelum dilaksanakan penurunan APK bersama jajaran melakukan apel penurunan alat peraga kampanye dengan Satpol PP yang kemudian nanti dilakukan penurunan alat peraga di seluruh wilayah Kecamatan Tambora.

Karena lanjut Ade, Panwaslu menargetkan tidak ada alat peraga kampanye pada Minggu (14/4) pagi hal tersebut sesuai dengab peraturan KPU, Satpol PP semua turuj, agar hari tenang tidak ada spanduk," ungkap Ade.

"Kami berharap dimasa hari tenang nanti semua alat peraga yang ada diwilayah baik dijalan protokol maupun di jalan pemukiman sudah bersih dan tidak ada yang tertinggal, sesuai dengan peraturan KPU," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, penurunan alat peraga berjalan lancar, selain di saksikan oleh Camat Tambora Bambang, turut pula Sekcam Tambora Disa, Polsek Tambora Kompol Ivert Son Manossoh, juga Kasiepm Pujoko.

Rep : Lutfi
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 11:33:00 AM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat menangkap RS (30) dan (24) dua Jambret yang beraksi di Jl Pintu Kecil Rw.02 Roa Malaka Tambora Jakarta Barat. Minggu (13/1/2019)

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH mengatakan, peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban AN (26) perempuan Warga Penjaringan Kec.Penjaringan Jakarta Utara ssesaat usai berbelanja aksesoris di  Pasar Pagi Asemka

Korban saat itu melewati jalan Pintu Kecil dan kemudian korban menepikan kendaraan untuk mengangkat telepon dari saudaranya.



"Jadi saat korban menelepon tiba tiba pelaku yang berboncengan motor langsung menarik Handphone korban," tutur Kompol Iver Son Manossoh SH Senin (14/01/2019).

Selanjutnya kata Kompol Iver Son, korban yang kaget langsung berteriak  jambret...jambret...sambil berusaha mengejar para pelaku dengan mengendarai sepeda motor. Warga dan anggota Buser Polsek Tambora pimpinan Iptu Eko Agus,SH yang kebetulan ada di sekitar tempat kejadian mendengar teriakan korban kemudian langsung mengejar pelaku.

"Saat dikejar pelaku terjatuh dari motornya sehingga langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Tambora," katanya.

Tersangka berikut Barang Bukti 1 (satu) Unit HP merk VIVO Y95 warna merah dan 1 (Satu ) Unit sepeda motor Yamaha Mio warna biru No.Pol B-33XX-UNX, hingga kini masih dalam proses pemeriksaan Anggota.

Selanjutnya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengaan ancaman maksimal 12 Tahun Penjara.

Ref : (rls/Lutfi)

thumbnail

Diposting oleh On 11:28:00 AM


PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Barat dan Forum Silaturahmi Ulama Kecamatan Tambora (Forsima) bersama Tiga Pilar Kecamatan Tambora gelar Pemasangan Spanduk Pemilu 2019.

Pemasangan Spanduk Pemilu 2019 yang berisikan "Kami Para Pemuka Agama dan Umaro Jakarta Barat Menolak Tempat Ibadah Digunakan Untuk Kepentingan Kampanye Issue Hoax, Sara dan Radikalisme" yang dilakukan di beberapa titik diantaranya pada Masjid, Gereja dan Vihara. Secara keseluruhan yang berada di wilayah Kecamatan Tambora.


Adapun komitmen mewujudkan Pemilu Damai itu diinisiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Silaturahmi Ulama Kecamatan Tambora (Forsima) Jakarta Barat, Polsek Tambora, Koramil 02 Tambora 0503, Camat Tambora juga Tokoh Lintas Agama yang ada di Kecamatan Tambora.

Dalam kesempatannya, Camat Tambora Djaharuddin mengharapkan kepada warga masyarakat tambora khususnya untuk sama-sama menjaga keamanan dan kerukunan agar terciptanya pemilu 2109 berlangsung dengan damai, aman dan tentram.


Kapolsek Tambora Kompol Iver Soon Manossoh mendukung penuh komitmen bersama FKUN juga tokoh lintas agama untuk bersama sama menjaga marwah demokrasi. "Dengan penyelenggaraan pemilu masyarakat semestinya harus saling menghormati perbedaan dan menyambut pesta demokrasi dengan sukacita," ujarnya, Minggu (13/1/2019).

"Karena tempat ibadah hanya untuk beribadah dan hanya digunakan untuk kegiatan keagamaan, dan dilarang keras dijadikan tempat provokatif atau menyebar isu Sara, Hoaks yang kini rentan terjadi jelang pemilu," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Kapten Kav Dwi Djoko (PLH) Danramil 02 Tambora, bahwa dalam penyelenggaraan pemilu siap membantu jajaran kepolisian untuk membantu keamanan, tentunya sesuai dengan tugas dan fungsi perbantu TNI kepada Polri. "Koramil 02 Tambora siap digerakkan kapan saja," pungkasnya

Hingga berita ini dilansir, pelaksanaan deklarasi dan juga pemasangan spanduk pemilu 2019 yang berisikan ciptakan kerukunan umat beragama pada Pemilu 2019 berlangsung dengan tertib dan juga lancar.

Rep : Lutfi.

thumbnail

Diposting oleh On 11:32:00 AM

  Pewarta-tambora.Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 71 yang akan diperingati pada tanggal 1 Juli 2017,serta menyambut datangnya hari Raya Idul Fitri 1438H, Kepolisian Sektor tambora melalui bimas Kel.Angke Aiptu Cecep Supriyadi bersama anggota FKDM,PPSU dan citra Bhayangkara memasang Spanduk Ucapan selamat dari polres Jakarta barat di depan pos pemadam kebakaran (damkar) unit angke Sabtu (24/06/2017).

 


  Spanduk yang bertuliskan ” Dengan semangat profesionalitas dan modernisasi POLRI berkomitmen untuk meraih kepercayaan masyarakat demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera mandiri dan berkedaulatan",Polres Jakarta Barat juga mengucapkan "selamat Idul Fitri 1438.H"

  Dengan dipasangnya spanduk ini, Polri siap memperkuat solidaritas dalam bekerjasama dengan masyarakat di bidang kamtibmas, bekerja secara profesional dalam melaksanakan tugas sebagai penegak hukum serta menjalankan program Revolusi Mental yang teguh dan bijaksana dalam mengambil keputusan dan yang tidak kalah penting dapat bersinergi dengan warga masyarakat.

  Polri juga siap mengamankan kebijakan Pemerintah dalam setiap gangguan Kamtibmas di dalam negeri apalagi menjelang hari raya keagamaan termasuk hari raya idul Fitri.
(Yustrisna)



thumbnail

Diposting oleh On 4:59:00 PM

Polsek Tambora kompol Muhammad Syafi'i sh,Sik,mh bersama camat tambora Jaharudin mengadakan siaran pers  di ruang rupatama lantai 3 kantor Polsek tambora.
‌Keberhasilan Polsek Tambora dalam mengungkap kasus kasus narkoba dan sejenisnya dalam wilayah hukum polsek Tambora patut diacungi jempol.sebanyak 619 ecstasy dan 26,51 gram,shabu,2000 botol  miras berhasil di amankan  anggota Polsek tambora.
‌  


Menurut Kapolsek Tambora  kompol Muhammad Syafi'i hasil tersebut berada di beberapa wilayah Tambora saat anggotanya melaksanakan observasi wilayah  yg mendapat laporan warga masyarakat.
(Yus)

thumbnail

Diposting oleh On 10:04:00 PM

Pewarta Tambora, Jakarta – Antisipasi banjir dengan adanya hujan, Camat Tambora Djaharuddin bersama Tiga Pilar gelar kegiatan pantau wilayah, Selasa (21/2/2017), pemantauan tersebut berlangsung selama 4 jam dengan diikuti Kapolsek Tambora Kompol M.Syafe’i, Danramil 02 Tambora Kpt.Inf.Sukma, serta Kasatgas Pol PP Kecamatan Tambora Ivand S.

Dalam kesempatan tersebut, Djaharuddin mengungkapkan pemantauan lingkungan dengan mengontrol pintu air ini merupakan upaya antisipasi banjir yang kerap menggenangi wilayah kecamatan tambora saat musim hujan.

Menurutnya, dengan adanya semacam ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“sangat penting kegiatan ini, dengan adanya membuka pintu air dan ini tentunya dapat mengurangi banjir maupun genangan air di wilayah. Mudah-mudahan wilayah ini selama musim hujan tidak banjir,” ungkapnya didampingi KaPolsek dan Danramil, Kasatgas Pol PP.

Djaharuddin pun menyampaikankegiatan ini melibatkan beberapa unsur peronil dari Babinkamtibmas, Satpol PP, Babinsa, dan juga jajaran Pengurus Fkdm.

Sementara itu, Camat  Tambora Djaharuddin menegaskan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terjadi genangan atau banjir ketika musim penghujan tiba. Aksi ini dilakukan sebagai tugas pokok di lakukan dengan lokasi berbeda-beda terutama daerah yang dianggap rawan banjir, seperti saat sekarang ini,”Tandasnya. (Lth)