Popular Posts

Kategori

Follow by Email

Miris! Dua Lansia Berumur Ratusan Tahun Tinggal di Gubuk Sederhana

Diposting oleh On 9:31:00 AM


WONOSEGORO - Kab Boyolali Dua orang lansia kakak beradik asal Dukuh Gebang, Desa Kalinanas, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali tinggal di sebuah rumah sederhana tanpa suami dan anak. 

Meski tak tahu secara pasti, mereka mengungkapkan telah berusia lebih dari seratus tahun. Keduanya akrab disapa Mbah Yo dan Mbah Yasmi oleh para tetangga. 

Mbah Yo merupakan kakak Mbah Yasmi. “Keluarga saya ya tinggal kita berdua ini,” kata Mbah Yasmi saat kami kunjungi dikediamanya (6/9) pagi.


Informasi yang dihimpun dari lingkungan sekitar, dua lansia itu menempati rumah sederhana semi permanen, beralaskan tanah, dengan peralatan masak memakai "pawon" dapur tradisional terbuat dari tanah.

Sementara itu tembok tampak tidak permanen terbuat ada yang sebagian papan(blabak) kayu sengan dan galar (bambu). 

Rumah tersebut hanya berisi satu lemari yang menyimpan beberapa lembar baju tak sampai sepuluh. Kayu lemari tampak lapuk begitu pula dengan dipan yang dipakai keduanya untuk tidur.


Dipan tersebut terbuat dari kayu. Untuk tidur, keduanya menempati kasur kapas tipis yang biasa dilipat apabila sudah bangun. 

Dipan tersebut dilengkapi atap dan plastik yang berfungsi sebagai sebagai kelambu.
Antara dipan tempat tidur dengan dengan dapur nyaris tanpa sekat pemisah ,alias dapur dan tempat tidur menjadi satu.

Mbah Yasmi mengatakan tak punya kerabat dekat dengan usia produktif, sehingga di usia senjanya dia bersama Mbah Yo tetap harus bekerja. 


Sehari-hari keduanya menggarap beberapa petak kebun dan mencari rumput, dan beternak kambing. Kebun itu merupakan peninggalan keluarga Mbah Yasmin. 

“Tentu dengan penghasilan yang tidak tentu,” kata dia.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan saban hari, Mbah Yasmin masih mengandalkan uluran tangan tetangga. Kadang masakan matang datang menghampiri, jika tidak, mereka masih memasak sendiri.


Suwoto ( Sekdes Desa Kalinanas) berharap ada yang bersedia membantu kedua lansia itu. “Apalagi mengingat usia yang senja dan tidak adanya kerabat,” kata dia.

Mbah Yo (kiri) dan Mbah Yasmi (kanan)  yang tinggal di gubuknya di Desa Kalinanas, Wonosegoro. Foto diambil Rabu (6/9) pagi (Patih)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih Atas Atensi Anda, Saran dan Masukan Sampaikan Kepada Kami