
Majelis Taklim Nur Aisyah RW 07 Kelurahan Angke
PEWARTA TAMBORA.COM, JAKARTA — Majelis Taklim Nur Aisyah RW 07, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut digelar di kediaman Majelis Taklim Nur Aisyah, RT 01/RW 07, Angke. Peringatan Maulid Nabi ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri jamaah serta masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan dua penceramah, yakni Ibu Hj. Unasih dan Habib Muhammad Firman Alaydrus. Keduanya menyampaikan tausiyah mengenai perjalanan kehidupan Rasulullah SAW, mulai dari kisah kelahiran, perjuangan dalam menyebarkan risalah Islam, hingga akhlak mulia Nabi Muhammad SAW yang menjadi teladan bagi umat Islam.
Pesan tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW menjadi salah satu inti tausiyah. Jamaah diajak untuk tidak sekadar memperingati kelahiran Nabi, tetapi juga menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun bermasyarakat.
Peringatan Maulid Nabi tersebut turut dihadiri pengurus RW 07, para Ketua RT, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), tokoh agama, tokoh masyarakat, jamaah kaum ibu, serta warga lingkungan sekitar.
Ketua Majelis Taklim Nur Aisyah sekaligus Ketua Panitia, Hj. Titin Martini, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah dan warga yang telah hadir serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
“Atas kehadiran dan partisipasi Ibu-ibu semua dalam acara peringatan Maulid Nabi ini, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga setiap langkah kita hadir di sini dicatat sebagai amal ibadah yang bernilai pahala di sisi Allah SWT,” ujar Hj. Titin Martini.
Sementara itu, Ketua RW 07 Kelurahan Angke, Haris Candra, S.H., M.H., turut memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kebersamaan antara pengurus, tokoh masyarakat, jamaah, dan warga menjadi bagian penting dalam menjaga serta menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat membawa keberkahan dan semakin mempererat silaturahmi antarwarga.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama jamaah dan penceramah, Habib Muhammad Firman Alaydrus.