PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat terus memperkuat upaya pengelolaan sampah dan penanganan banjir menjelang diberlakukannya penutupan sistem open dumping pada 1 Agustus 2026. Langkah tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Rabu (29/7).
Rapat dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Imron Sahrin, para camat, wakil camat, lurah, perwakilan Suku Dinas Lingkungan Hidup, Suku Dinas Sumber Daya Air, serta jajaran perangkat daerah terkait. Selain mengevaluasi capaian program, rapat juga membahas strategi percepatan pemilahan sampah dari sumber dan kegiatan gerebek lumpur untuk normalisasi saluran air.
Wali Kota Iin Mutmainah menegaskan, pengelolaan sampah dari sumber dan mitigasi banjir telah menjadi program prioritas Pemerintah Kota Jakarta Barat jauh sebelum diterbitkannya Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026.
"Program ini bukan hal baru. Kami telah menjalankannya secara konsisten sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dan pengendalian banjir," ujarnya.
Iin juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pemerintah wilayah yang dinilai berhasil meningkatkan capaian pengelolaan sampah. Berkat kolaborasi lintas sektor, Jakarta Barat kini masuk tiga besar kota administrasi di DKI Jakarta dalam pengelolaan sampah dari sumber.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi prestasi tersendiri mengingat Jakarta Barat memiliki keterbatasan ruang terbuka hijau dibandingkan wilayah administrasi lainnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Barat, Imron Sahrin, mengungkapkan bahwa persentase pengelolaan sampah dari sumber di Jakarta Barat kini mencapai 24,58 persen, meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar 2 persen.
"Capaian ini menunjukkan komitmen dan sinergi seluruh unsur pemerintah serta masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik. Ke depan, upaya ini akan terus diperkuat agar target pengurangan sampah dan penanganan lingkungan dapat tercapai secara optimal," kata Imron.
Pemkot Jakarta Barat berharap percepatan program pemilahan sampah dari sumber dan gerebek lumpur mampu mendukung implementasi kebijakan penutupan sistem open dumping, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bebas dari potensi banjir. [Red]
Sumber: kotajakartabarat
