![]() |
| Pemuda Pancasila Kecamatan Tambora Dirikan Posko dan Salurkan Bantuan Kebakaran Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (28/5/2026) |
JAKARTA BARAT – Musibah kebakaran yang menghanguskan 18 unit rumah semi permanen di wilayah Krendang, RW 04 dan RW 05, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 19.50 WIB, mengetuk kepedulian jajaran Pemuda Pancasila Kecamatan Tambora.
Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap warga terdampak, Pengurus dan Anggota Pemuda Pancasila Kecamatan Tambora bergerak cepat dengan mendirikan Posko Peduli Kebakaran sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada para korban.
Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Tambora, Abdul Gofur, mengatakan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
![]() |
| Ketua PAC Pemuda Pencasila Kecamatan Tambora, Abdul Gofur (Foto Kiri) |
“Begitu mendapat informasi mengenai kebakaran, kami langsung berkoordinasi dan bergerak untuk mendirikan posko bantuan. Selain itu, kami juga menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak,” ujar Abdul Gofur, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, kehadiran Posko Peduli Kebakaran diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus menjadi pusat koordinasi bantuan dari berbagai pihak yang ingin berpartisipasi.
![]() |
| Posko Kebakaran Pemuda Pancasila di Krendang |
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semangat gotong royong dan kebersamaan harus terus kita jaga dalam membantu sesama,” tambahnya.
Pemuda Pancasila Kecamatan Tambora juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu para korban kebakaran agar dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
Aksi cepat tanggap yang dilakukan Pemuda Pancasila Kecamatan Tambora mendapat apresiasi dari warga setempat karena dinilai menunjukkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan di tengah musibah yang menimpa masyarakat Krendang. (rls/bpy)


