PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta — Peristiwa kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Kelurahan Jembatan Besi pada Jumat (24/4/2026) dini hari. Api diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian dengan cepat merambat ke sejumlah rumah warga.
Berdasarkan data lapangan, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Petugas pemadam kebakaran tiba dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 00.40 WIB. Proses pendinginan berlangsung sejak pukul 01.10 WIB, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.00 WIB.
Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal warga. Sebanyak 7 unit rumah terdampak, yang tersebar di dua wilayah RT, yakni:
RT 001 RW 03: 2 rumah
RT 003 RW 04: 5 rumah
Total terdapat 11 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 43 jiwa yang terdampak dalam kejadian ini.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp2.000.000.000. Untuk sementara, warga yang terdampak mengungsi di halaman kantor kelurahan setempat.
Sejumlah instansi turut terlibat dalam penanganan kejadian ini, di antaranya BPBD DKI Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, aparat kelurahan dan kecamatan, TNI-Polri, Satpol PP, PMI, Dinas Sosial/Tagana, Baznas, PPSU, serta unsur masyarakat seperti RT/RW dan kader setempat.
Selain penanganan kebakaran, bantuan logistik juga telah disalurkan kepada para korban, meliputi air mineral, makanan siap saji, pakaian, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman.[atta]
Editor: ys

