Gubernur Anies Akan Prioritaskan Renovasi Masjid Jami Al Mansur.

Iklan Semua Halaman

Gubernur Anies Akan Prioritaskan Renovasi Masjid Jami Al Mansur.

10/22/2017
PEWARTA-TAMBORA.VOM, Jakarta - Gubernur dan Wakil DKI Jakarta, Anies Baswedan – Sandiaga Uno mengunjungi Masjid Jami Al Mansur, di Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat. Minggu (22/10/2017). Kunjungan tersebut dalam rangka memperingati Haul Ke-50 KH.Muhammad Mansur atau Guru Mansur serta 300 Tahun berdirinya Masjid Jami Al Mansur.

Pantau tim Media Pewarta Tambora, selain dihadiri ribuan warga Masyarakat Tambora, juga tampak hadir Walikota Jakarta Barat, HM.Anas Effendi beserta Jajaran, serta Camat Tambora Djaharuddin, dan juga Para Lurah Se-Kecamatan Tambora bersama Staff.

Dalam sambutannya, Anies mengungkapkan kekagumannya terhadap bangunan Masjid Jami Al Mansur. Pasalnya, hampir selama 300 tahun, masjid tersebut telah menjadi saksi perkembangan Islam di Jakarta. "Insyaallah renovasi masjid ini akan dijadikan prioritas renovasi Jakarta," Ungkapnya.


 Menurut dia, meski telah menjadi cagar budaya sejak 29 tahun lalu, banyak masjid tua belum direnovasi. Berbeda halnya dengan bangunan tua lain yang telah banyak direnovasi. Bangunan tua peninggalan Belanda seperti di Kota Tua.

"Jakarta ini banyak bangunan tua, tapi kebanyakan bukan bangunan kita. Itu bangunannya Belanda. Kota Tua bangunan siapa? Belanda. Kantor gubernur bangunan siapa? Belanda. Tapi masjid ini dibangun keringat orang Islam Jakarta," kata Anies.

Lebih jauh, Anies menyampaikan, perlu dilakukan renovasi karena beberapa bagian masjid sudah rapuh di makan zaman. Sehingga sangat berbahaya jika tak segera di renovasi. “Melihat kondisinya ingin menjadi salah satu tempat untuk yang bisa diprioritaskan renovasi karena tanda-tanda tua sudah nampak dari kayu-kayunya. Kita lihat tangga-tangganya sudah rawan sekali,” imbuh Anies.


 Masjid Jami Al Mansur sendiri pada awalnya didirikan oleh Abdul Malik putera dari Pangeran Cakrajaya pada tahun 1717 dengan nama Masjid Jami Kampung Sawah. Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua di Jakarta.


Pada tahun 1980, berdasarkan SK Mendikbud serta SK Gubernur DKI, masjid ini terdaftar sebagai benda cagar budaya. Demi mengenang jasa KH Muhammad Mansur sebagai pahlawan nasional, nama KH Muhammad Mansur diabadikan sebagai nama masjid Jami Al Mansur. (Tim Media)