PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta Barat – Kebakaran yang sebelumnya melanda kawasan Krendang Barat, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis malam (28/5/2026), kembali menyala pada Jumat malam (29/5/2026). Api diduga berasal dari aliran listrik yang belum sepenuhnya terputus sehingga menimbulkan percikan dan membakar sisa-sisa bangunan yang sebelumnya telah terdampak kebakaran.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Camat Tambora Aji Pangestu bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Tambora langsung menuju lokasi. Di saat yang sama, personel Polsek Tambora yang dipimpin Kanit Binmas Aiptu Agus Sudrajat, S.H., turut bergerak cepat melakukan pengamanan di area terdampak.
Selain membantu kelancaran proses pemadaman oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), aparat kepolisian juga melakukan pengamanan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk mencegah terjadinya kehilangan barang milik warga yang terdampak musibah.
"Langsung lapor ke Polsek dan langsung menghubungi pemadam kebakaran. Kami dari Polsek Tambora bersama staf dan anggota lengkap mengamankan lokasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kehilangan kendaraan bermotor maupun barang berharga lainnya," ujar Aiptu Agus Sudrajat di lokasi kejadian.
Berkat kesigapan petugas gabungan dari unsur kecamatan, kepolisian, dan pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Dalam kesempatan tersebut Camat Tambora Aji Pangestu, mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan aspek keselamatan, khususnya terkait penggunaan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
"Kita harus tetap tertib dalam segala hal, terutama penggunaan listrik, mulai dari kabel hingga peralatan elektronik lainnya. Jika dari awal kita tertib, insya Allah semuanya akan berjalan dengan baik dan aman," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa penerapan standar keselamatan harus menjadi perhatian bersama. Edukasi mengenai penggunaan instalasi listrik yang aman, kompor gas, serta alat pemadam api ringan (APAR) perlu terus dilakukan guna meminimalisir risiko kebakaran di lingkungan permukiman padat penduduk.
Menurutnya, keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengutamakan kepentingan umum, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi bahaya yang dapat memicu kebakaran.
"Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk seluruh warga. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, dan tertib," pungkasnya.
Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ada laporan mengenai gangguan kamtibmas maupun kehilangan barang milik warga selama proses pengamanan berlangsung.
Reporter: Atta
Editor: ys

