PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta – Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah agar tetap aman dan damai, Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan Night Run yang berlangsung di RPTRA Kalijodo, Jumat malam (6/3/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Twedi Aditya Bennyahdi, yang didampingi oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat Rezi Dharmawan serta Kapolsek Tambora Wahyu Hidayat.
Dalam sambutannya, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menjelaskan bahwa kegiatan Night Run ini memiliki beberapa tujuan, salah satunya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran masyarakat, khususnya generasi muda, selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
“Di siang hari kita menjalankan ibadah puasa, banyak adik-adik yang masih sekolah atau beraktivitas sambil menunggu waktu berbuka. Jika berolahraga di siang hari mungkin khawatir membatalkan puasa, maka dari itu kami bersama Koramil dan Polsek memiliki gagasan untuk mengadakan kegiatan olahraga pada malam hari seperti ini,” ujar Twedi.
Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat kebersamaan dan persatuan di kalangan generasi muda. Kapolres juga mengingatkan para peserta agar mengikuti kegiatan dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Ia menegaskan bahwa selama kegiatan berlangsung panitia akan melakukan pengawasan di sepanjang jalur lari untuk memastikan perlombaan berjalan secara jujur dan adil.
“Tujuan lainnya adalah mempererat tali silaturahmi. Malam ini kita bisa melihat peserta yang datang dari berbagai wilayah seperti Tambora, Taman Sari, Jelambar, Grogol, dan wilayah lainnya. Ini menjadi ajang bagi anak-anak muda dari berbagai kecamatan untuk saling mengenal dan mempererat persaudaraan,” katanya.
Kapolres juga mengimbau seluruh peserta agar menjaga sikap selama kegiatan berlangsung serta menghindari ejek-ejekan yang dapat menyinggung perasaan peserta lain.
“Silakan memberi semangat kepada teman-temannya, tetapi jangan sampai ada ejekan. Malam ini adalah malam yang penuh kebahagiaan, mari kita jalani kegiatan ini dengan rasa senang, penuh persaudaraan dan saling menghormati,” tambahnya.
Lebih lanjut, Twedi berharap kegiatan Night Run ini dapat menjadi awal dari berbagai kegiatan positif, kreatif, dan inovatif yang melibatkan generasi muda.
Menurutnya, selama ini di beberapa wilayah terdapat kegiatan balap lari yang dilakukan secara tidak terkoordinasi sehingga berpotensi menimbulkan perselisihan atau gesekan antar kelompok.
“Oleh karena itu kegiatan seperti ini perlu dikoordinasikan dengan baik melalui kerja sama tiga pilar, yakni unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah setempat, sehingga dapat berjalan aman, tertib, dan menyenangkan,” jelasnya.
Ia juga mengajak para pemuda yang memiliki minat dalam olahraga lari malam untuk berkoordinasi dengan karang taruna serta pengurus RT dan RW di wilayah masing-masing agar kegiatan serupa dapat difasilitasi secara resmi dan terorganisir.
“Harapannya semua peserta dapat menikmati kegiatan ini dengan penuh kegembiraan. Setelah kegiatan selesai, semua pulang ke rumah dengan perasaan senang tanpa ada yang menyimpan rasa tidak enak atau perselisihan,” pungkasnya.
Kegiatan Night Run tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan positif dari para peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat persaudaraan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan.[ys]

