Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 4:01:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Sesosok mayat bayi dengan dibungkus kantong plastik warna hitam ditemukan warga  di Jalan telepon kota ujung RT 06/02 Kelurahan Roa Malaka kecamatan Tambora Jakarta Barat, Jumat (05/04/19).

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat melalui Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH mengatakan, berdasarkan keterangan saksi mata, sebelumnya saksi hendak membuka usaha makanan nasi uduk  yang tidak jauh dari lokasi penemuan mayat.

Sekira pukul 03.00 WIB,  saksi melihat seorang perempuan tidak dikenal dengan perawakan kecil,  kulit kuning langsat mondar-mandir di depan warung saksi sambil menenteng plastik warna hitam, namun tak  berapa lama perempuan tersebut sudah tidak membawa tas warna hitam lagi.


"Menurut saksi yang bekerja di depan lokasi sekitar jam 08.00 pagi, saksi membuang sampah dan melihat bungkusan plastik hitam yang dikerubungi lalat sehingga saksi penasaran dan membuka plastik hitam tersebut. Setelah dibuka saksi kaget melihat ada kepala manusia bayi yang sudah tidak bernyawa," Tutur AKP Supriyatin.

Masih dikatakannya, setelah saksi mengetahui bungkusan tersebut adalah mayat bayi selanjutnya saksi memberitahu warga dan melapor penemuan tersebut ke pos RW 02.

"Setelah diidentifikasi lebih lanjut dari Unit Identifikasi Restro Jakarta Barat, diketahui jenis kelamin mayat tersebut laki-laki dan  selanjutnya mayat bayi malang tersebut dibawa ke RSCM jakarta,"Katanya.

Hingga kini polisi masih menyelidiki terkait siapa yang tega membuang bayi malang yang tak berdosa itu. (ril/dr)

thumbnail

Diposting oleh On 11:43:00 AM

JAKARTA - Sikap dan pernyataan Amien Rais untuk mengawal proses pengawasan Pilpres pada tanggal 17 April 2019 yang jujur dan adil, merupakan hal yang tepat.

Hal itu diungkap Andy Saputra kepada Media ini melalui pesan WhatsApp, Selasa (2/4/2019). Ia mengungkapkan, bilamana ada ketimpangan dan kecurangan dalan Pilpres nanti berhadapan dengan People Power.

"Ini merupakan bukan suatu ancaman, hanya mengingatkan bagi pelaksana yaitu pemerintah, kedaulatan demokrasi ada ditangan rakyat," ujar Andy Saputra Ketua Umum Gerakan Kebangsaan Relawan Prabowo Sandi.

Menurutnya, Pemerintah diberikan perintah dalam konstitusi untuk melaksanakan hajatan tersebut, makanya bilaman adanya kecurigaan dalam pelaksanaannya hal yang wajar, netralisasi merupakan bagian tegaknya demokrasi dari suara rakyat dan rakyat wajib mengawalnya sampai mendapatkan hasil yang sebenarnya.

"Ketimpangan pelaksanaan akan menimbulkan kegaduhan yang akan mengganggu kondisi keamanan suatu negara, nah ini harus menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah, karena yang kami hadapi Petahana yang salah satu kontestasi calon," ungkapnya.

Kesiapan kami relawan, lanjut Andy, tentunya sudah 100% final dengan jumlah simpul relawan dari organisasi relawan dari pusat dan daerah, sejumlah 3.750 organisasi, kesiapan dan pembekalan sedang berlangsung di daerah dengan metode #PagarBetisMengawalTPS, bertujuan mengawal suara rakyat dan memenangkan Probowo Sandi.

"Sikap kami tetap pada netralisasi pelaksana Pilpres bagi KPU dan Bawaslu," ujarnya.

"Bilamana terjadi hal-hal yang melanggar aturan dalam konstitusi pelaksanaan jangan salagkan rakyat, bagi kami, daulat rakyat nerupakan bagian demokrasi yang sebenarnya," pungkas Andy mengakhiri.

Rep :  Nurhalim
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 7:24:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM - JAKARTA, Tanah suci mekah kembali dibanjiri jemaah umrah setelah memasuki bulan Rajab 1440. Ribuan umat Islam dari seluruh dunia mulai menyemut mengelilingi kabah, hal ini terlihat yang diunggah Yuni seorang guru SD di Jakarta yang tengah menjalankan ibadah umrah sejak bulan Rajab 1440 H.

Sebelumnya, Yuni sempat mengunggah suasana orang-orang beribadah di dalam Masjid Nabawi. Di setiap sudut, para jamaah terlihat begitu khusyuk membaca Al-quran atau melakukan sholat. Suasana Madinah dalam keadaan ramai di Masjid yang lain, seperti Masjid Quba saat ini sehingga ia merasakan kenikmatan luar biasa untuk beribadah selama disana.

Tidak hanya itu, salah seorang Pengurus Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) Tingkat Kota Jakarta Barat, Lutfi bin Ramli, tampak beberapa foto Mekah dan Madinah yang diunggah terlihat juga banyak jamaah melakukan liburan bersama keluarga besarny di sela-sela waktu beribadah.

Bahkan melalui hotel tempatnya menginap, Barokah-Hotel Mekah, Yuni berhasil menikmati pemandangan Lanskape Kota Mekah dari ketinggian. Diakui Yuni melalui salah satu sudutnya, Hotel ini menjadi tempat terbaik untuk melihat Ka'bah dengan jelas.

Disalah satu kesempatan, ada seorang lelaki dalam satu rombongan Travel Tour Indo Citra Tamasya ini juga menceritakan pengalaman pertamanya berada di Tanah Suci segala apa yang dahulunya dia lakukan mantan seorang petinju tahun 1990 an di Madinah.


Berziarah ke Makam Rasululloh SAW menjadi momen yang paling membuat hatinya bergetar terharu. Karena teringat masa dia bergelut di dunia keras, dan yang paling dianggap berkesan ikut di Travel Indo Citra Tamasya terasa ada bersama Rasululloh.

"My First Eid With You Ya Rosululloh, Assalamu'alika Ya Nabiallah, Assalamu'alaika Ya Habiballah, Persis dibawah kubah hijau adalah makam Rasululloh. Tangis siapapum pasti pecah ketika hanya berjarak meter dengan Rasululloh," ungkapnya.

"Diantara makam Rasululloh dan Mimbar Masjid Nabawi adalah Raudhah, artinya Taman, Rasululloh menyebutnya Taman Surga, jadi walaupun belum ke surga, kalau sholat di Taman Surga, Masya Allah," timpal Yuni selaku Jamaah Umroh ICT.

Yuni juga berkesan pada saat Umroh dalam pengalamannya mengatakan saat mengatakan Sholat pertama kali di Masjid Nabawi dan berdoa di Raudhah kerena terasa berhadapan langsung dengan Rasululloh.

Dikesempatannya pula, awak media sempat menghampiri pengurus Travel Indo Citra Tamasya, Ustad Sunarto selaku Dewan Penasehat, yang dipercayakan serta ikut mendampingi dalam perjalanan Umrohnya, memberikan apresiasi bahwa Perusahaan Travelnya sangat baik dalam segi pelayanan serta prioritas pada jamaah dan tanggung jawab secara moral sehingga memberikan kepuasan tersendiri pada setiap jamaahnya.

Rep : Lutfi

thumbnail

Diposting oleh On 3:16:00 PM

Tahukah Anda bahwa di dalam Masjid Nabawi terdapat tempat yang teramat di muliakan. Salah satu tempat yang dimuliakan itu dikenal dengan sebutan Raudhah.

Tempat seluas sekitar 330 M persegi itu menjadi tempat yang tak akan dilewatkan oleh para jamaah umrah atau haji yang berziarah ke Masjid Nabawi. Mereka berdesakan antri untuk sekadar shalat dua rakaat atau berdoa.

Selain itu, Raudhah merupakan tempat yang paling mulia di dalam Masjid Nabawi, maka diharapkan beribadah dengan doa dan shalat memiliki nilai keutamaan lebih.

Lutfi Bin Ramli, Ketua FKDM Kecamatan Tambora adalah salah satu jamaah umrah atau Haji yang ikut serta berziarah ke Masjid Nabawi tersebut.


Mengutip pernyataan Syaikh Abdullah bin Jibrin Rahumahullah ketika ditanya mengenai hadits Kepada Media Pewarta, Lutfi menyampaikan antara rumahku dan mimbarku adalag taman (Raudhah) dari taman-taman surga.

"Hadits tersebut diriwayatkan oleh At Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib dan Abu Hurairah dan beliau menilai hadits ini hasan Gharib dari Ali," ungkap Lutfi bin Ramli melalui pesan WhatsApp.

Dikatakannya, makna hadits ini menyatakan bahwa area tersebut (Raudhah) memiliki kemuliaan dan keutamaan, pertama barang siapa yang shalat disana seakan-akan ia telah duduk di taman dari taman-tamab surga. Sehingga menjadikan shalat yang dilakukan di sana berpahala banyak.



Sebagaimana juga shalat di bagian Masjid Nabawi yang lain dilipat gandakan pahalanya 1000 kali dari shalat di Masjid lain kecuali Masjidil Haram.

Syaikh Abdullah bin Jibrin Rahimahullah juga mengatakan, Raudhah adalah area di sekitar mimbar yang biasa digunakan oleh Nabi Shallallahu'alaihi Wassalam untuk berkhutbah.

Berdasarkan hadits yang telah disebutkab di atas, Raudhah ini termasuk dalam taman-taman surga. Oleh karena itu disunnahkan shalat di raudhah baik shalat fardhu ataupun shalat sunnah.

Demikan juga disunnahkan i'tikaf atau duduk untuk berdzikir atau membaca Al Quran di sana. Karena beribadah di sana. Karena beribadah di sana terdapat pelipat-gandakan pahala.

Meski memiliki keutaman, ada beberapa adab yang harud di perhatikan bagi para jamaah yang berkunjung ke Raudhah. Syaikh Abdullah bin Jibrin menjelaskan, "Kami berpandangan bahwa tidak boleh bagi wanita untuk shalat di Raudhah jika di sana ada para lelaki. Juga tidak dibolehkan jika tujuan masuk ke Raudhah adalah untuk mendekati kuburan Nabi.

Adapun jika di Masjid tidak mengapa wanita masuk ke Raudah yang letaknya antara mimbar dan rumah Nabi untuk melakukan shalat atau ibadah sunnah lainnya.

Beliau melanjutkan, "Dan tidak diperbolehkan juga baik bagi wanita maupun laki-laki untuk mengusap-udap dinding kuburan Nabi atau pun mengusap-usap mimbar Nabi ataupun benda lainnya yang ada di Raudhah.

Yang dituntut ketika berada di Raudhah adalah mengerjakan shalat fardhu ataupun shalat sunnah dengan penuh kekhusukan dan menghadap ke kiblat (bukan ke kuburan Nabi)

Demikian sekilas keistimewaan dan keutamaan Raudhah di Masjid Nabawi, semoga bermanfaat.

thumbnail

Diposting oleh On 11:50:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Komitmen pihak Kepolisian Sektor Tambora Polres Metro Jakarta Barat dalam upaya menciptakan situasi aman dan kondusif jelang Pemilu 2019, bersama unsur Tiga Pilar Kecamatan Tambora melakukan apel persiapan Pemilu 2019.

Acara yang diselenggarakan di Halaman Utama Mall Seasons City RW.05 Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (23/3/2019) pagi tersebut di hadiri juga oleh Camat Tambora beserta para lurah Se-Kecamatan Tambora, Citra Bhayangkara, Kasat Pol PP, LMK, FKDM, Unsur TNI, Unsur Ormas Sekecamatan Tambora, diantaranya Ormas BPPKB Banten Kecamatan Tambora.

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh mengajak agar seluruh elemen bahu membahu untuk terwujudnya Pemilu 2019 yang aman damai sesuai cita-cita Negara Indonesia yang kita cintai.


"Kita bersama harus bisa memberikan keamanan pada seluruh warga yang akan datang ke TPS untuk mencoblos agar kita semua yang hadir bisa menjamin keamanan, kedamaian dan memberikan rasa tenang pada seluruh TPS-TPS," ungkapnya dihadapan peserta Apel.

Dalam acara apel kesiapan pengamanan pemilu 2019, Ia juga berharap kepada seluruh peserta apel untuk saling berkoordinasi, demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.


Hingga berita ini disusun, setelah usai apel, peserta apel mengawal Kapolsek Tambora konvoi keliling wilayah Kecamatan Tambora yang berakhir di GOR Tambora yang terletak di Kelurahan Pekojan untuk melihat dan memastikan amannya kota suara dan seluruh berkas pemilu yang tersimpan di Gedung Olah Raga Tambora.

Rep : Budiyanto
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 11:13:00 PM

Madiun, Bertempat di Lapas Klas 1 Madiun Jl. Yos Sudarso No.100 Kec. Manguharjo Kota Madiun, Pabung 0803/Madiun Mayor Inf Dwi Atmo menghadiri acara Pembukaan Pekan Olah Raga Pegawai UPT Se-Korwil Madiun dan Penanaman Pohon dalam rangka hari Bakti Pemasyarakatan Ke - 55 tahun 2019, Jumat (22/03/2019)

Acara pembukaan Pekan Olah Raga Pegawai UPT Se-Korwil Madiun yang di buka oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Pusat Jakarta Ibu Sri Puguh Budi Utami dihadiri oleh Kapolres Kota Madiun AKBP Nasrun Pasaribu, SIK, MH, Walikota Madiun diwakili Aspem dan pembangunan Bpk. R Andriono Waskito Murti, SH, WaKaden Brimob Kompol Yoyok Priyo Priyanto, Kejaksaan Negeri Kota Madiun diwakili Kasipudum Rosyid, SH, Kalapas Klas 1 Madiun Thurman Saud Marojahan Hutapea, Bc.IP, SH, perwakilan Muspika Kec. Manguharjo, KPKL, Staf, ASN Lapas se Korwil Madiun, Perwakilan Narapidana Lapas Klas 1 Madiun dan Perwakilan BUMN/BUMD Kota Madiun.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Ibu Sri Puguh Budi Utami dalam sambutannya menyampaikan, “ Puja dan puji syukur kita panjatkan bersama pada pagi ini kita dapat melaksanakan upacara Pembukaan Pekan Olah Raga Pegawai UPT se-Korwil Madiun dan Penanaman Pohon dalam rangka hari Bakti Pemasyarakatan Ke - 55 tahun 2019, kita harapkan di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang sehat,” jelasnya.

“Nanti kita olah raga bersama dilanjutkan melaksanakan penghijauan, penghijuan ini kita laksanakan di seluruh indonesia, dengan tujuan akan diberikan untuk kita dan cucu kita nantinya, anak mempunyai hak untuk menikmati, “ imbuh Ibu Sri Puguh Budi Utami.



Selesai kegiatan, kepada awak media, Pabung 0803/Madiun Mayor Inf Dwi Atmo juga menyampaikan,” Pekan Olah Raga Pegawai UPT Se-Korwil Madiun bertujuan untuk meningkatkan kemauan pegawai dan juga masyarakat untuk lebih bersemangat dalam berolahraga, sehingga dapat meningkatkan etos kereja para pegawai,” ungkap Pabung 0803/Madiun.

“Selain itu kegiatan penanaman pohon yang juga dilaksanakan, sangat bermanfaat untuk jangka panjang, karena pohon dapat mencegah kerusakan lingkungan dan bahaya banjir,” pungkasnya (mc0803)

thumbnail

Diposting oleh On 11:08:00 PM

Madiun, Dalam rangka Pengamanan Pemilu Tahun 2019 perlu peningkatan stabilitas keamanan wilayah guna terselenggaranya Pemilu Tahun 2019 yang tertib dan aman.

Melihat pentingnya pengamanan dalam pemilu, Polres Madiun bekerja sama dengan Kodim 0803/Madiun dan instansi terkait lainnya menggelar Apel Gelar Pasukan dalam Rangka Pam Menghadapi Kampanye Terbuka Pemilu Tahun 2019 bertempat di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Jum’at (22/03/2019)

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K SH. ,M.H sebagai Pimpinan apel dalam amanatnya mengatakan  Apel Gelar Pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil, sarana dan prasarana sebelum terjunkan untuk melaksanakan pengamanan," tegas Kapolres


“Selain itu, di era demokrasi juga diwujudkan dalam bentuk adanya jaminan keamanan dalam penyelenggaraan berbagai agenda demokrasi, seperti  penyampaian pendapat dimuka umum, kemerdekaan berserikat dan berkumpul serta jaminan keamanan dalam penyelenggaraan pemilihan langsung oleh publik untuk memilih Kepala Daerah, Anggota Legislatif serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI.” Imbuhnya.

“Untuk itu Polri dibantu dengan unsur TNI dan stekeholders terkait lainnya akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Mantap Brata”. Pungkas Kapolres Madiun.

Saat diwawancarai kepada awak media, Dandim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto,S. Sos mengatakan, ” Apel gelar pasukan merupakan tahapan penting yang harus dilaksanakan, untuk memastikan bahwa seluruh Instansi terkait benar-benar siap dari segi kekuatan personil, maupun kelengkapan sarana prasarana yang akan digunakan sebelum diturunkan ke lapangan,” tegas Dandim 0803/Madiun

“Terkait dengan TNI khususnya Kodim 0803/Madiun akan selalu siap dalam mendukung dan membantu keamanan, kenyamanan dan kondusifitas pada pelaksanaan tahapan pemilu tahun 2019 ini,” ungkap Letkol Czi Nur Alam Sucipto,S. Sos.

Acara ini juga dihadiri  oleh Danrem 081/DSJ Kol Inf Masduki SE.Msi., Kajari Kab. Madiun Sugeng Sumarno, S.H. Hum, Kakesbangpoldagri Drs. Agus Budi Wahyono, Perwakilan Lanud Iswahyudi, Kapolsek jajaran Polres Madiun dan sekitar 500 orang Pasukan Gabungan (mc0803)