Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 7:58:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Demokrasi dalam memilih seorang pemimpin, semua yang akan kita lakukan ini adalah aktivitas konstitusional, legal dan juga formal.

Demikian ungkap Nurhasan selaku Ketua Majelis Taklim Al Ikhwan dikediamannya di Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (9/4/2019).

"Tidak ada alasan bagi masyarakat untuk saling bermusuhan antar sesama warga dan umat tidak ada alasan pula untuk saling membenci," ungkapnya.

Dikatakannya, ini dilakukan demi suksesnya Pemilu 2019, baik Pileg dan Pilpres yang aman, damai, jujur, adil dan sesuai dengan prinsip demokrasi.

Ustadz Nurhasan yang merupakan panutan bagi masyarakat Krendang maupun bagi Jamaah Majelis, menyampaikan agar dalam pemilu 2019 mendatang masyarakat tidak golput.

Namun, sambung Ustad Nurhasan berharap masyarakat Krendang khususnya menyalurkan hak suaranya untuk memilih pemimpin sesuai dengan perintah agama.

Ustadz Nurhasan juga mengatakan, bahwa kedua Capres maupun Cawapres adalah tetap sama-sama putra terbaik bagi bangsa Indonesia, yang tentunya wajib kita berikan dukungan.

"Karena itu jika ada pihak-pihak yang melakukan yang menimbulkan konflik, mereka itulah sesungguhnya orang yang inkonstitusional," terangnya.

Nurhasan juga berharap, peran Polri dan TNI sebagai representasi keamanan negara, sangat besar peranannya dalam menjaga keamanan negara agar tetap adil dan profesional.

"Kita juga berharap agar semua masyarakat melibatkan diri memilih pemimpin dalam pesta demokrasi yang akan datang," jelasnya.

"Mudah-mudahan akan terpilih pemimpin yang baik bagi bangsa ini, baik bagi rakyatnya yang tidak tercemar dirinya karena kebohongan atas berita hoax. Kita berharap agar Indonesia kedepannya semakin maju, menjadi negara yang berdaulat dan terhormat," tambahnya.

Nurhasan diakhir ungkapanya memohon kepada semua warga dan pengurus tempat ibadah, baik Masjid. Gereja dan Vihara jangan sampai dijadikan tempat ajang berkampanye maupun berpolitik, "karena sangat kurang tepat sekali kalau tempat ibadah itu dijadikan ajang politik," pungkasnya.

Rep : Lutfi bin Ramli

thumbnail

Diposting oleh On 9:49:00 PM

Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Unit Pasar Angke, kembali mengadakan pengajian rutin malam jumat, bertempat di Halaman Parkir Atas Stasiun Angke, Kamis (1/02/2018) malam.

Pengajian rutin malam Jumat yang diadakan oleh BPPKB Unit Pasar Angke, kali ini dipimpin oleh H.Dudung yang juga Tokoh Masyarakat Kelurahan Jembatan Lima.

Pantauan Media ini, tampak hadir pula Bimas Kel. Jembatan Lima, Dewan Pembina BPPKB Unit Pasar Angke H.Andi serta Ranting Taman Sari diwakili H.Jamhari dan Tibi, serta  perwakilan dari Polsek Tambora, Marzana.


Dalam sambuatnnya, H.Dudung menyampaikan, kegiatan positif yang dilakukan oleh BPPKB Unit Pasar Angke ini agar dapat dipertahankan, tidak lupa beliau juga mengingatkan kepada seluruh jamaah yang hadir.

"Kita berupaya sama-sama untuk selalu menjaga aqidah dan akhlak kita, serta jangan menjadi manusia sombong," tutur H.Dudung dalam sambutannya.

Hal senada juga disampaikan Ustad Amir, dalam sambutannya mengatakan, mudah-mudahan kita semua mendapatkan hidayah dari Allah SWT, "Kita tidak boleh berburuk sangka," pungkasnya.

Hingga berita ini disusun, kegiatan pengajian rutin malam jumat BPPKB Unit Pasar Angke berjalan dengan lancar, aman, dan juga khidmat. (bud-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 12:08:00 AM

Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Lurah Angke M.Dirhamsyah tengah menghadiri kegiatan pengajian akbar dan santunan anak yatim piatu, bertempat di Lembaga Pendidikan Islam Raudlatul Murtadho, Sabtu (4/11/2017).

Adapun pihak Kelurahan Angke yang dikomandoi M.Dirhamsyah bertindak sebagai Ketua Panitia, selain diadakannya pengajian dan santunan anak yatim piatu, panitia juga menghadirkan penceramah KH.Ayatullah Khaemaeni, serta diikuti jajaran staff kelurahan.


Hadir pula dalam acara Kapolsek Tambora beserta Babinkamtibmas, Danramil Tambora beserta jajaran, Ketua NU Kecamatan Tambora, Ketua NU Kelurahan Angke, Para Ketua RT/RW, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Juga para pemuda sekitar.

Rep : Sutisna/Sanen Unen
Ed : Heri Tambora



thumbnail

Diposting oleh On 3:48:00 PM

Camat Tambora Djaharuddin Saat Melantik Anggota LMK Se Kecamatan Tambora, Senin (30/10) 
PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - Camat Tambora Djaharuddin menghadiri pelantikan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK)  Se-Kecamatan Tambora dengan Masa Bhakti Tahun 2017-2020, di Aula  Gedung Gelora Olah Raga, Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (30/10).
Pantauan wartawan, tercatat sebanyak 96 orang LMK terpilih merupakan tokoh masyarakat di tingkat RW melalui proses demokrasi akar rumput (grassroot) ditingkat RW. Dengan dihadiri Aspem Kota Administrasi Jakbar Deny Ramdhani, Dewan Kota Gilang, Kabag Hukum, Tapem, Tata Laksana, juga Kesbangpol Dirhamnulgraha.
Menjalin sinergi yang dinamis adalah langkah utama untuk membangun wilayah kecamatan Tambora Jakarta Barat. Hal demikian diungkap Camat Tambora Djaharuddin saat melantik 96 Anggota LMK.
“Perbedaan pendapat pasti ada, dan menyelesaikannya dengan cara berdiskusi. Dalam menjalankan tugas-tugasnya, anggota LMK harus bersinergi dengan Lurah, RW, RT,” ungkapnya.
Karena, lanjut Djaharuddin, perkembangan kedepannya wilayah Kecamatan Tambora cukup besar, hal ini pun bagian pesannya  atas nama Walikota Jakarta Barat HM.Anas Effendi.
Djaharuddin pun menaruh harapan besar kepada seluruh masyarakat Tambora dalammemperjuangkan wilayah Tambora untuk masa depan, kemajuan bidang pembangunan dan ekonomi.
“Wilayah Tambora akan berkembang sampai 100 tahun kedepan, home industri dan perkantoran sudah ada dibangun disini, oleh itulah, mari kita sinergi dan menjalin komunikasi yang baik untuk mengembangkan Jakarta Barat,”Ujarnya.

Hingga berita ini disusun, tampak Camat Tambora Djaharuddin, Lurah Se Kecamatan Tambora, Kasie Pemerintahan, melakukan foto bersama anggota LMK setelah usainya prosesi pelantikan. (Luthfi)

thumbnail

Diposting oleh On 9:08:00 PM

Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Ketua RW.02 Jembatan Lima Chaerul Anwar tengah menyematkan pakaian dinas untuk Ketua Katar Karang Taruna Unit RW.02 yang baru saja terpilih secara aklamasi, bertepat di Kantor Pos RW.02, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (15/10/2107) Malam.


Wawan Kurniawan atau biasa disapa Acong, tampak sumringah dan senang ketika Ketua RW.02 Chaerul Anwar yang juga sebagai orang tuanya saat menyematkan pakaian dinas Katar kepada dirinya.

Dalam acara tersebut, selain dihadiri oleh Andri Andrian selaku Ketua Karang Taruna Kelurahan Jembatan Lima, juga dihadiri oleh Ade Sukma Nugroho selaku Ketua Karang Taruna Kecamatan Tambora Jakarta Barat, hingga acara berlangsung khidmat dan lancar.

Rep : M. Rafiq
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 12:05:00 AM

Jakarta, Pewarta Tambora - Kepedulian dan rasa kebersamaan tergambar dalam acara santunan yatim piatu yang dilakukan Karang Taruna Unit Jembatan Lima bersama Majlis Dzikir Talim Nurul Ilmi, bertempat di Wilayah RT.02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (5/10). Malam

Dalam acara santunan tersebut turut dihadiri Ketua Karang Taruna Unit Kelurahan Angke, Mulyadi, Masyarakat warga RW.04, serta remaja Karang Taruna dari masing-masing Unit RW Se-Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat.


Ini adalah kali pertama Ketua Karang Taruna Unit Kelurahan Jembatan Lima, yang dikomandoi Andri Andrian dalam membuat sebuah gebrakan dan moment kepeduliaanya berbagi kasih santunan untuk anak yatim piatu dan juga lansia.

Adapun santunan diberikan untuk 25 anak yatim piatu, sebanyak 5 anak yatim sebagian dari wilayah RW.05, dan sebanyak 20 anak yatim piatu dari wilayah RW.04 Kelurahan Jembatan Lima.


Hingga berita ini disusun, acara berlangsung dengan lancar dan khidmat, terlebih saat adanya pembacaan ayat suci Al-Quran yang disampaikan oleh Ustad ilyas, serta tausiyah disampaikan oleh Drs.H.Soemarno serta Ustad Kasif Khaer dengan dihadiri oleh Thoyib perwakilan dari Kantor Kelurahan Jembatan Lima.

Rep : M.Rafiq/Suwaryo


thumbnail

Diposting oleh On 5:30:00 AM

Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo
Pewarta Tambora, Pekojan - Dengan Pesantren Garaci Mari Kita Ciptakan Anak Anak Remaja Yang Bernafaskan Islami Yang Tangguh Dalam Menghadapi Era Globalisasi, menjadi tajuk utama kegiatan Pesantren Gerakan Remaja Cinta Islam (GARACI) Pimpinan Nendra Agung Sedayu, yang diselenggarakan di Masjid Araudloh, RT.004/08, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (17/6), siang.

Kegiatan Pesantren kilat Garaci yang diikuti ratusan peserta tersebut ditutup oleh Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, SKM,SH,MSi, sekaligus pemberian piagam bagi para peserta.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua RW.008, H.Samuti, yang diikuti para Ketua RT, LMK, FKDM, serta Tokoh Masyarakat dan juga Tokoh Agama setempat.

Dalam sambutannya, Nendra Agung Sedayu, menyampaikan, "ilmu yang kita dapat adalah untuk penyelamat dunia dan akhirat," ungkapnya.

Hal senada pun, disampaikan Lurah Pekojan, "pentingnya ilmu untuk bekal karena merupakan bagian hidup didunia dan akhirat," ujarnya.

"sebagai generasi muda harus dapat membawa kebaikan dan kebersamaan untuk wilayah," tutupnya.

Reporter : Syarief/Lutfhi
Ed : Heri Tambora