Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Posted by On 3:25:00 PM

Binmas Angke Aiptu Cecep Supriadi , Bersama FKDM Angke Muksin dan Anggota P3S Jakarta Barat Mamik serta Team Kota Tua, Jumat (20/10/2017) 
Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Jakarta Barat tengah membawa seorang pria paruh baya dari kantor jasa pengiriman barang (JNE) Cabang Jembatan 2 Latumenten, Tambora, Jakarta Barat. Hal tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan Kepala Kantor JNE melalui staff RW.07 Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat.


Adapun kronologis yang disampaikan melalui pesan WAG, selepas karyawan kantor JNE selesai istirahat, tiba-tiba ada orang tua masuk menuju kantor JNE, saat ditanya maksud dan tujuannya, orang tua tersebut hanya bicara ngelantur dan tidak jelas.

“Saat ditanya, bapak paruh baya itu untuk berkomunikasi. Namun, ia berkata lain, jauh dari pertanyaan kami, begitu juga Ketika ditanya namanya yang keluar dari bibirnya tidak jelas apa yang dikatakan,”ujar Juliany. Jumat (20/10/2017).


Setelah itu, Juliany melaporkan kepada salah satu staff RW.07 Kelurahan Angke, yang kemudian diteruskan kepada FKDM Muksin serta Bimas Angke Aiptu Supriadi, guna ditindaklanjuti atas pelapran yang diperolehnya.

Atas koordinasi Binmas Angke Cecep Supriadi bersama FKDM Muksin, datanglah petugas P3S Jakarta Barat Mamik bersama Team Kota Tua, sekira setengah jam, agar pria paruh baya tersebut dibawa guna ditindaklanjuti serta agar mendapatkan pengobatan dan juga perawatan yang layak

Hingga berita ini disusun, diketahui melalui KTP yang didapat dari sakunya yakni bernama Ahmad Haryono (74) warga Jati Baru X RT.09/4, Kampung Bali, Tanah Abang Jakarta Pusat. Bagi masyarakat yang mengenali orang tersebut diatas, agar segera menghubungi Petugas P3S Jakarta Barat. (Yustrisna)

thumbnail

Posted by On 9:16:00 PM

Pewarta-Tambora.Com
Jakarta - Hari Raya Qurban Tahun 1438 H. 2017 BRAJA bersama warganya menyembelih hewan qurban Sapi Kambing yang disaksikan oleh seluruh lapisan warga.

Penyembelihan hewan qurban dilaksanakan sesudah sholat Dzhuhur di halaman Pergudangan Kampung Bandan, Jalan Kampung Muka, Kebon Sayur RT 04 RW 04 Kel.Ancol, Pademangan, Jakarta Utara (3/9/2017)

Sebelumnya, Pukul 07.30 WIB, para anggota BRAJA dan  bersama masyarakat  melaksanakan sholat Hari Raya Idul Adha 1438 H, 2017M,  di wilayah Jakarta Utara.


"Alhamdulillah, untuk tahun ini jumlah hewan qurban cukup baik dengan Kambing ditambah Sapi dan kami distribusikan ba'da Dzuhur kepada 600 para mustahik dari tingkat RT/RW serta kelurahan sampai  yang ada di lingkungan Jakarta Utara", tutur H.Bondan, Ketua BRAJA Jakarta Utara Kepada Pewarta Tambora.

Dikatakan pula, kegiatan qurban ini, semata-mata atas kepercayaan masyarakat Jakarta Utara dan seluruh Instansi Pemerintah DKI Jakarta dalam mengelola dan penyembelihan hewan qurban.

Disela-sela kegiatan pemotongan hewan qurban tersebut, Eki Pitung selaku ketua Umum BRAJA, Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan suci bagi umat muslim, dimana mereka (yang mampu) diperintahkan untuk berqurban yaitu melakukan penyembelihan hewan qurban yang disyariatkan dalam hukum Islam seperti kambing, sapi, kerbau, onta, dll.

Dikatakannya, tata cara Ibadah Qurban Idul Adha dalam Islam, sebelum melaksanakan pemotongan hewan qurban, umat muslim diperintahkan untuk menunaikan shalat Idul Adha terlebih dahulu, Hari Raya Qurban mengajarkan kita selaku umat pengikut Nabi Muhammad SAW, mampu mengambil contoh sifat dan perbuatan baik serta kepedulian Beliau, kepada sesama hambaNya yang kurang mampu, sebut ketua Ketua Umum BRAJA Eky Pitung .


“Daging qurban tersebut diserahkan kepada para Fakir miskin dan anak Yatim serta para mustahik yang ada di lingkungan masyarakat sekitar dan anggota BRAJA  Wilayah Kota Jakarta Utara. Besar harapan kami, kita semua bisa memberikan qurban yang terbaik untuk disembahkan pada Sang Pencipta Allah Swt dan dapat dinikmati dagingnya oleh para hamba-Nya yang kurang beruntung, harap Bondan ketua Panitia Qurban. (Halim/Sutisna)

thumbnail

Posted by On 11:55:00 PM

Heriyanto alias Joni Pesek (Batik Merah), di Gedong Panjang Raya, Pekojan, Rabu (30/8/2017) Foto Dok : Pewarta Tambora

Pewarta Tambora.com, Jakarta – Dalam rangka mendukung program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Masyarakat (PMKS) Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, tengah menggelar acara penyerahn kunci dan surat tugas kepada Heriyanto alias Joni Pesek, Rabu (30/8/20170 Siang.

Acara yang dihelat di Area Bank Sampah Kelurahan Pekojan, Jalan Gedong Panjang Raya, Kel.Pekojan, Tambora Jakarta Barat, berlangsung sukses da khidmat, dengan  dihadiri instansi Kemeterian Social, pengurus RT/RW Kel.Pekojan, FKDM, serta masyarakat setempat.

Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, menyampaikan, kegiatan ini memang sudah dicanangkan dengan program paket Kemerdekaan RI, dan kegiatan ini mendapat bantuan dari Kemeneteian Sosial, dengan mendapat eksistensi kebutuhan anak dan keluarga.

“Rumah ini adalah bentuk kepedulian dari kementerian Sosial dan Lurah Pekojan untuk mengatasi kondisi Sosial yang ada diwilayah Kelurahan Pekojan,” ungkap Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo.      

Dikatakan Lurah, pada dasarnya, rumah yang berdiri ini memang dibangun semi permanen dan berdiri diatas tanah Negara, hal ini dilakukan sementara untuk mengatasi tempat tinggal Joni Pesek, sebelum mendapati Rumah Susun, dan bilamana Negara membutuhkan, kapanpun siap dipindahan,” Jelasnya.

Keberadaan Joni Pesek selaku penerima kunci dan yang menempati rumah ini, sifatnya tidak melekad (stimulan), “Joni Pesek diberikan surat tugas sebagai karyawan Bank Sampah yang mampu berdaya dan berkarya guna manfaat bersama keluarga untuk hidup layak,”pungkasnya.

Reporter : Lutfi/Halim/Ipung