Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 11:26:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA BARAT - uluhan warga dan Pemuda di RW.008 Kelurahan Pekojan antuaias mengikuti giat pengukuhan Ketua RW.008 Samuti, yang berlangsung disamping Kantor Pos Sekretariat RW.008, Sabtu malam (18/6/2019).

Meski giat dilaksanakan dengan cara menggelar karpet di tengah jalan, namun terlihat acara berjalan dengan lancar, pantauan wartawan Pewarta Tambora, sebelum dilakukan pengukuhan Ketua RW.008 Kelurahan Pekojan Samuti melakukan penyerahan laporan pertanggung jawaban (LPJ) kepada Ketua Panitia Saepudin.


Ketua RW.008 Kelurahan Pekojan Samuti menyampaikan terimakasihnya kepada segenap Panitia juga warga atas kepercayaannya yang telah diberikannya.

"Insya Allah dengan terpilihnya saya kembali menjadi Ketua RW, saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik mungkin, saya juga berharap kepada warga jika dalam perjalanan sebagai Ketua RW dapat memberikan masukan dan juga kritik membangun wilayah," ungkapnya.


Sementara warga berharap kepada Ketua RW.008 yang kembali terpilih untuk menjadi lebih aktif dalam setiap kegiatan, juga mengedepankan kepentingan masyarakat, serta mengawal kegiatan kepemudaan.

Sedangkan kritikan dan saran mewakili PKK berharap kepada Ibu RW agar lebih aktif di setiap kegiatan PKK maupun pengajian.

Hingga berita ini disusun sebagai penutup doa disampaikan oleh Ustad Syukron dengan dihadiri Babinsa Kelurahan Pekojan, Pemuda Karang Taruna, PKK Unit RW.008 Pekojan, Para Ketua RT 001 s/d 011 Kelurahan Pekojan, tokoh agama juga Tokoh Masyarakat setempat.

Rep : Budiyanto

thumbnail

Diposting oleh On 8:42:00 PM

Pewarta Tambora, Jakarta - Dalam Rangka pengembangan dan peningkatan pelayanan Guyuban Kematian Umat Islam (GKUI-RW 08) gelar Rapat Kerja (RAKER) di kediaman H.Husen, Bendahara GKUI Al-Muslimun 08 Pekojan) di Cikande Asem, Serang, Banten, Sabtu (22/7/2017).

Ketua RW.08 Pekojan Samuti S.Ag mengatakan, bahwa upaya menumbuh kembangkan solideritas sosial kemasyarakatan yang tinggi perlu ada reksturisasi pengurus dalam GKUI.

“Secara maraton saya ingin membuat refleksi singkat. Sebab ada yang harus dibuat dan selanjutnya Guyuban yang sifatnya diperlukan seperti GKUI dengan pola perubahan yang baru dengan tujuan perbaikan manajemen dan dengan mengoptimalkan sumber pendanaan yang ada, guna pengembangan pemberdayaan sarana dan prasarana dalam pelayanan ummat di lingkungan RW.08 maupun secara keseluruhan wilayah kelurahan Pekojan.

Menurut pantauan wartawan Pewarta Tambora dilokasi tempat dimana Raker dilaksanakan bahwa nama-nama pengurus dan para tokoh masyarakat dan warga RW.08 juga sudah mufakat bersama pengurus akan segera memulai pendataan ulang anggota warga dan masyarakat.

"Mereka akan terdaftar sebagai anggota maupun peserta yang aktif, dan membangun kesadaran ummat untuk hidup tolong menolong antar sesama", ujar Budi yang juga salah satu aktivis GKUI.

H.Husen, Seorang pengurus Bendahara GKUI-08, mengatakan bahwa anggota akan diikutsertakan dalam setiap gerakan sosial dimasyarakat. Karena ikut GKUI mendapatkan fasilitas pengurusan jenazah secara optimal dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Samuti menyampaikan, bahwa dengan adanya GKU-08 ini yang diselenggarakan dan dikelola oleh, dari dan untuk masyarakat adalah Program Sosial RW.08 sebuah program guyuban masyarakat dari mulai masalah kematian hingga membangun sendi-sendi keagamaan sudah menjadi kewajiban bersama dan harus mulai segera melakukan pembenahan kepada masyarakatnya khususnya anggota peserta GKUI.

"Ini adalah satu kebaikan bersama untuk masyarakat. Lalu kebutuhan itu direalisasikan kembali okeh pengurus GKUI dengan ada pengembangan yang kebih baik.” ujar Samuti. S.Ag

Hal senada disampaikan Budi salah satu tim pengurus, mengatakan ini menyangkut kebutuhan masyarakat di lingkungan RW.08 Pekojan. Tentang sosial guyuban dan kebersamaan masyarakat. "Ini sesuatu yang baik yang harus kita lakukan, lalu kita kembali sejalan dengan rasa keagamaan dan budi luhur.” Pungkanya.

(Budi/Tim PETA)