Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 11:49:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Lantaran diduga sebagai sarang transaksi narkoba dan jadi tempat pemakai narkoba, akhirnya tempat hiburan Old City yang berada dikawasan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat di segel oleg Aparat gabungan, Kamis (04/4/2019) malam.

Penyegelan dilakukan oleh aparat Satpol PP DKI Jakarta yang didampingi Polsek Tambora, Dinas Pariwisata, Kasubsektor Kopi, Babinsa Roa Malaka, Sekkel Roa Malaka, Ketua RW 03, juga kemanan setempat.


Dikatakan Kapolsek Tambora, Iver Son Manassoh, bahwa penindakan terhadap tempat hiburan Old City, lantaran diduga sebagai sarang narkoba, dan sudah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi DKI untuk diberantas.

"Kalau nanti hasil penyidikan diketahui diskotik Old City terbukti menjadi tempat transaksi narkoba dan jadi tempat pemakai narkoba, maka bukan tak mungkin keberadaan diskotik Old City disegel untuk selamanya," jelasnya. (ril/hms)

thumbnail

Diposting oleh On 4:01:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Sesosok mayat bayi dengan dibungkus kantong plastik warna hitam ditemukan warga  di Jalan telepon kota ujung RT 06/02 Kelurahan Roa Malaka kecamatan Tambora Jakarta Barat, Jumat (05/04/19).

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat melalui Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH mengatakan, berdasarkan keterangan saksi mata, sebelumnya saksi hendak membuka usaha makanan nasi uduk  yang tidak jauh dari lokasi penemuan mayat.

Sekira pukul 03.00 WIB,  saksi melihat seorang perempuan tidak dikenal dengan perawakan kecil,  kulit kuning langsat mondar-mandir di depan warung saksi sambil menenteng plastik warna hitam, namun tak  berapa lama perempuan tersebut sudah tidak membawa tas warna hitam lagi.


"Menurut saksi yang bekerja di depan lokasi sekitar jam 08.00 pagi, saksi membuang sampah dan melihat bungkusan plastik hitam yang dikerubungi lalat sehingga saksi penasaran dan membuka plastik hitam tersebut. Setelah dibuka saksi kaget melihat ada kepala manusia bayi yang sudah tidak bernyawa," Tutur AKP Supriyatin.

Masih dikatakannya, setelah saksi mengetahui bungkusan tersebut adalah mayat bayi selanjutnya saksi memberitahu warga dan melapor penemuan tersebut ke pos RW 02.

"Setelah diidentifikasi lebih lanjut dari Unit Identifikasi Restro Jakarta Barat, diketahui jenis kelamin mayat tersebut laki-laki dan  selanjutnya mayat bayi malang tersebut dibawa ke RSCM jakarta,"Katanya.

Hingga kini polisi masih menyelidiki terkait siapa yang tega membuang bayi malang yang tak berdosa itu. (ril/dr)

thumbnail

Diposting oleh On 11:27:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA BARAT - Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)  Forum RT/RW Kota Administrasi Jakarta Barat tengah memberikan bantuan sosial untuk korban bencana kebakaran di Tomang, Jakarta Barat, Sabtu (26/1/2019)

Adapun bantuan berupa Beras 5kg sebanyak 30 karung, Indomie sebanyak 28 Dus, Tissue 2 Dus besar diserahkan langsung oleh Ketua DPW Forum RT/RW (nama Ketua) kepada Ketua RW. 014 Rano untuk kemudian diteruskan ke 3 RT yang terkena kebakaran.

Sebagaimana diketahui, bencana kebakaran yang terjadi di Wilayah Kelurahan Tomang, Senin (21/1/2019) sekira pukul 03.00 menghanguskan bangunan sebanyak 240 Rumah dan 1.251 Jiwa terdampak kebakaran yang ada di wilayah RW. 011, 014, dan RW. 015 Kelurahan Tomang.


Ketua DWP Forum RT/RW Kota Administrasi Jakarta Barat Casli Sutisna mengatakan, bahwa bantuan korban kebakaran yang disampaikan merupakan hasil dari partisifasi dan donasi dari rekan rekan pengurus RT/RW yang tergabung dalam Forum RT/RW.

"Ini adalah bentuk kepedulian kita besama antara pengurus RT/RW terhadap korban kebakaran, semoga bantuan yang kita berikan dapat dirasakan manfaatnya," ungkap Casli.

Hingga berita ini diturunkan, adapun hasil donasi diperoleh dari, H. Sawan, H. Rustam, Yulhan, H. Arief, KH. Zainudin, Casli Sutisna, Sanata, dan Irwan.

Rep : Yustrisna

thumbnail

Diposting oleh On 9:30:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Dalam Upaya Cegah Peredaran Narkoba, kembali Tiga(3) orang laki-laki yakni YWD (20) warga Kalianyar Tambora Jakarta Barat, SAN (39) warga Kalianyar  Tambora Jakarta Barat, dan AAW (28) warga kali anyar Tambora Jakarta Barat, ditangkap polisi lantaran diketahui mengedarkan narkotika jenis sabu. Mereka (tersangka) tak berkutik ketika diringkus unit narkoba Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat pada Jum'at malam (11/01/2019).

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH mengungkapkan, penangkapan bermula dari hasil keterangan tersangka SAN yang sebelumnya ditangkap di  Jalan Duri Raya, Duri Selatan, Tambora Jakarta Barat,  bahwa sabu yang akan diedarkan tersebut didapat dari AAW.

"Sebelumnya kami menangkap SAN dengan barang bukti 2 paket plastik klip diduga shabu seberat 1.84 gram yang dibungkus dengan uang kertas pecahan Rp. 1000,- ," Ungkap Kompol Iver Son. Senin (14/01/2019).

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin SH MH menjelaskan, dari keterangan yang didapat dari tersangka SAN, petugas buser Pimpinan Panut Narkoba Iptu Yugo Pambudi,SH mengembangkan dan berhasil menangkap AAW di sekitar Kalianyar IX Tambora Jakarta Barat.

"Dari penangkapan tersebut, kita sita barang bukti berupa 1 paket plastik klip berisi diduga sabu terdiri dari 3 paket plastik klip ukuran sedang dan 4 paket plastik klip ukuran kecil seberat1.92 gram serta uang tunai hasil mengedarkan sabu sebesar satu juta rupiah yang disimpan  di dalam tas miliknya," Jelas AKP Supriyatin.

Masih dikatakannya, mereka mengedarkan narkoba lantaran pekerjaannya sebagai juru parkir dan karyawan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga mereka tergiur dengan besarnya upah sebagai pengedar narkoba.

"Apapun alasannya tidak bisa dibenarkan dan akan kita jerat pasal 114 ayat (1 Sub pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika," Katanya.

Rep : (rls/lutfi)

thumbnail

Diposting oleh On 11:33:00 AM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat menangkap RS (30) dan (24) dua Jambret yang beraksi di Jl Pintu Kecil Rw.02 Roa Malaka Tambora Jakarta Barat. Minggu (13/1/2019)

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH mengatakan, peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban AN (26) perempuan Warga Penjaringan Kec.Penjaringan Jakarta Utara ssesaat usai berbelanja aksesoris di  Pasar Pagi Asemka

Korban saat itu melewati jalan Pintu Kecil dan kemudian korban menepikan kendaraan untuk mengangkat telepon dari saudaranya.



"Jadi saat korban menelepon tiba tiba pelaku yang berboncengan motor langsung menarik Handphone korban," tutur Kompol Iver Son Manossoh SH Senin (14/01/2019).

Selanjutnya kata Kompol Iver Son, korban yang kaget langsung berteriak  jambret...jambret...sambil berusaha mengejar para pelaku dengan mengendarai sepeda motor. Warga dan anggota Buser Polsek Tambora pimpinan Iptu Eko Agus,SH yang kebetulan ada di sekitar tempat kejadian mendengar teriakan korban kemudian langsung mengejar pelaku.

"Saat dikejar pelaku terjatuh dari motornya sehingga langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Tambora," katanya.

Tersangka berikut Barang Bukti 1 (satu) Unit HP merk VIVO Y95 warna merah dan 1 (Satu ) Unit sepeda motor Yamaha Mio warna biru No.Pol B-33XX-UNX, hingga kini masih dalam proses pemeriksaan Anggota.

Selanjutnya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengaan ancaman maksimal 12 Tahun Penjara.

Ref : (rls/Lutfi)

thumbnail

Diposting oleh On 4:25:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tambora, kali ini tepat terjadi di Jalan Laksa V Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Minggu (6/12/2019) sekira pukul 15.00 WIB.

Akibat dari kebakaran tersebut, satu unit kendaraan roda 4 jenis otlender hangus terbakar juga adanya satu orang korban luka bakar bernama Andre (49) yang kini tengah dibawa ke Rumah Sakit Tarakan.

Adapun api berhasil dipadamkan dengan dikerahkannya DPK sebanyak 7 Unit Kendaraan Mobil Pemadam kebakaran. "DPK dikirimkan sekitar 7 unit mobil pemadam kebakaran, tapi sekarang sudah padam," kata Petugas pemadam kebakaran Jakarta Barat Sumarno.


Hingga berita ini diturunkan, terjadinya kebakaran belum dapat diketahui penyebabnya, sementara terkait dengan kerugian material belum dapat diketahui.

Rep : Lutfi

thumbnail

Diposting oleh On 10:03:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Kejadian tsunami 22 Desember 2018 di sekitar Selat Sunda mengejutkan sekaligus juga membuat keprihatinan banyak pihak. Pasalnya, tsunami yang sempat disangka sebagai terjangan gelombang tinggi ini terjadi tanpa pertanda.

Hal ini pun menjadi perhatian bagi organisasi kemasyarakatan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Banten, Unit Pasar Angke, untuk melakukan penggalangan dana bantuan bagi korban bencana Selat Sunda.


Informasi yang diterima Media Pewarta Tambora, puluhan anggota BPPKB Unit Pasar Angke yang didampingi Ketua Unit Pasar Angke Tatang Mandala, bersama Wakil dari DPC Jakarta Barat serta seluruh pengurus dan anggota, tengah melakukan penggalangan bantuan korban bencana, Kamis (27/12/2018) malam.

"Alhamdulillah penggalangan dana bantuan yang terkumpul saat ini mencapai Rp.2.700.000, insya allah penggalangan dana masih berlanjut sampai hari Minggu," ungkap Budiyanto.


Dikatakan Budiyanto, mudah-mudahan dana yang terkumpul bisa membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di sekitaran Pantai Anyer, Pandeglang, Banten dan juga dapat meringankan beban dan kesusahan yang diderita saudara kita.

"Insya Allah dana bantuan yang terkumpul nanti akan kita belanjakan barang-barang logistik yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita disana yang terkena musibah di sekitaran Pantai Anyer Pandeglang, Banten," pungkasnya mengakhiri.

Rep : Mukti