Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 10:04:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Viral pengunjung Starbuck terlihat panik saat melihat kobaran api yang menghanguskan  mobil minibus, kini sejumlah video pun beredar via WhatsApp, Minggu, (28/4/2019) sekira pukul 19.15 WIB.

Dikabarkan, Satu mobil minibus ludes terbakar di area parkir Starbucks Muara Karang, Pluit, Jakarta Utara, pada Minggu (28/4/2019) malam. Belum diketahui penyebab terbakarnya mobil minibus tersebut.

Dilansir dari akun Twitter resmi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, @humasjakfire, diketahui petugas menerima laporan peristiwa terbakarnya mobil minibus tersebut pada pukul 19.15 WIB. Selang tujung menit kemudian, satu mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Tak butuh waktu lama, amuk si jago merah berhasil dijinakkan hingga tidak merambat ke kendaraan ataupun bangunan di sekitar

"#InfoKebakaran Minggu, 28 April 2019 • Terima Berita 19.15 • Unit Tiba 19.22 • Jl. Muara Karang Raya Kel. Pluit Kec. Penjaringan Jakut • Pengerahan 1 Unit • Objek Kejadian Mobil • Situasi Pendinginan 19.26 • Selesai 19.53," kicau akun @humasjakfire.

Hingga berita ini dilansir, Kanit Reskrim Polsektro Penjaringan, Kompol Mustakim mengatakan, mobil yang terbakar sudah dipadamkan petugas pemadam kebakaran."Belum tahu penyebabnya apa. Pemilik mobil sedang daam perjalanan ke Polsek untuk dimintai keterangan," ucapnya (ril)

thumbnail

Diposting oleh On 11:49:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Lantaran diduga sebagai sarang transaksi narkoba dan jadi tempat pemakai narkoba, akhirnya tempat hiburan Old City yang berada dikawasan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat di segel oleg Aparat gabungan, Kamis (04/4/2019) malam.

Penyegelan dilakukan oleh aparat Satpol PP DKI Jakarta yang didampingi Polsek Tambora, Dinas Pariwisata, Kasubsektor Kopi, Babinsa Roa Malaka, Sekkel Roa Malaka, Ketua RW 03, juga kemanan setempat.


Dikatakan Kapolsek Tambora, Iver Son Manassoh, bahwa penindakan terhadap tempat hiburan Old City, lantaran diduga sebagai sarang narkoba, dan sudah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi DKI untuk diberantas.

"Kalau nanti hasil penyidikan diketahui diskotik Old City terbukti menjadi tempat transaksi narkoba dan jadi tempat pemakai narkoba, maka bukan tak mungkin keberadaan diskotik Old City disegel untuk selamanya," jelasnya. (ril/hms)

thumbnail

Diposting oleh On 4:01:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Sesosok mayat bayi dengan dibungkus kantong plastik warna hitam ditemukan warga  di Jalan telepon kota ujung RT 06/02 Kelurahan Roa Malaka kecamatan Tambora Jakarta Barat, Jumat (05/04/19).

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat melalui Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH mengatakan, berdasarkan keterangan saksi mata, sebelumnya saksi hendak membuka usaha makanan nasi uduk  yang tidak jauh dari lokasi penemuan mayat.

Sekira pukul 03.00 WIB,  saksi melihat seorang perempuan tidak dikenal dengan perawakan kecil,  kulit kuning langsat mondar-mandir di depan warung saksi sambil menenteng plastik warna hitam, namun tak  berapa lama perempuan tersebut sudah tidak membawa tas warna hitam lagi.


"Menurut saksi yang bekerja di depan lokasi sekitar jam 08.00 pagi, saksi membuang sampah dan melihat bungkusan plastik hitam yang dikerubungi lalat sehingga saksi penasaran dan membuka plastik hitam tersebut. Setelah dibuka saksi kaget melihat ada kepala manusia bayi yang sudah tidak bernyawa," Tutur AKP Supriyatin.

Masih dikatakannya, setelah saksi mengetahui bungkusan tersebut adalah mayat bayi selanjutnya saksi memberitahu warga dan melapor penemuan tersebut ke pos RW 02.

"Setelah diidentifikasi lebih lanjut dari Unit Identifikasi Restro Jakarta Barat, diketahui jenis kelamin mayat tersebut laki-laki dan  selanjutnya mayat bayi malang tersebut dibawa ke RSCM jakarta,"Katanya.

Hingga kini polisi masih menyelidiki terkait siapa yang tega membuang bayi malang yang tak berdosa itu. (ril/dr)

thumbnail

Diposting oleh On 11:27:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA BARAT - Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)  Forum RT/RW Kota Administrasi Jakarta Barat tengah memberikan bantuan sosial untuk korban bencana kebakaran di Tomang, Jakarta Barat, Sabtu (26/1/2019)

Adapun bantuan berupa Beras 5kg sebanyak 30 karung, Indomie sebanyak 28 Dus, Tissue 2 Dus besar diserahkan langsung oleh Ketua DPW Forum RT/RW (nama Ketua) kepada Ketua RW. 014 Rano untuk kemudian diteruskan ke 3 RT yang terkena kebakaran.

Sebagaimana diketahui, bencana kebakaran yang terjadi di Wilayah Kelurahan Tomang, Senin (21/1/2019) sekira pukul 03.00 menghanguskan bangunan sebanyak 240 Rumah dan 1.251 Jiwa terdampak kebakaran yang ada di wilayah RW. 011, 014, dan RW. 015 Kelurahan Tomang.


Ketua DWP Forum RT/RW Kota Administrasi Jakarta Barat Casli Sutisna mengatakan, bahwa bantuan korban kebakaran yang disampaikan merupakan hasil dari partisifasi dan donasi dari rekan rekan pengurus RT/RW yang tergabung dalam Forum RT/RW.

"Ini adalah bentuk kepedulian kita besama antara pengurus RT/RW terhadap korban kebakaran, semoga bantuan yang kita berikan dapat dirasakan manfaatnya," ungkap Casli.

Hingga berita ini diturunkan, adapun hasil donasi diperoleh dari, H. Sawan, H. Rustam, Yulhan, H. Arief, KH. Zainudin, Casli Sutisna, Sanata, dan Irwan.

Rep : Yustrisna

thumbnail

Diposting oleh On 9:30:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Dalam Upaya Cegah Peredaran Narkoba, kembali Tiga(3) orang laki-laki yakni YWD (20) warga Kalianyar Tambora Jakarta Barat, SAN (39) warga Kalianyar  Tambora Jakarta Barat, dan AAW (28) warga kali anyar Tambora Jakarta Barat, ditangkap polisi lantaran diketahui mengedarkan narkotika jenis sabu. Mereka (tersangka) tak berkutik ketika diringkus unit narkoba Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat pada Jum'at malam (11/01/2019).

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH mengungkapkan, penangkapan bermula dari hasil keterangan tersangka SAN yang sebelumnya ditangkap di  Jalan Duri Raya, Duri Selatan, Tambora Jakarta Barat,  bahwa sabu yang akan diedarkan tersebut didapat dari AAW.

"Sebelumnya kami menangkap SAN dengan barang bukti 2 paket plastik klip diduga shabu seberat 1.84 gram yang dibungkus dengan uang kertas pecahan Rp. 1000,- ," Ungkap Kompol Iver Son. Senin (14/01/2019).

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin SH MH menjelaskan, dari keterangan yang didapat dari tersangka SAN, petugas buser Pimpinan Panut Narkoba Iptu Yugo Pambudi,SH mengembangkan dan berhasil menangkap AAW di sekitar Kalianyar IX Tambora Jakarta Barat.

"Dari penangkapan tersebut, kita sita barang bukti berupa 1 paket plastik klip berisi diduga sabu terdiri dari 3 paket plastik klip ukuran sedang dan 4 paket plastik klip ukuran kecil seberat1.92 gram serta uang tunai hasil mengedarkan sabu sebesar satu juta rupiah yang disimpan  di dalam tas miliknya," Jelas AKP Supriyatin.

Masih dikatakannya, mereka mengedarkan narkoba lantaran pekerjaannya sebagai juru parkir dan karyawan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga mereka tergiur dengan besarnya upah sebagai pengedar narkoba.

"Apapun alasannya tidak bisa dibenarkan dan akan kita jerat pasal 114 ayat (1 Sub pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika," Katanya.

Rep : (rls/lutfi)

thumbnail

Diposting oleh On 11:33:00 AM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat menangkap RS (30) dan (24) dua Jambret yang beraksi di Jl Pintu Kecil Rw.02 Roa Malaka Tambora Jakarta Barat. Minggu (13/1/2019)

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH mengatakan, peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban AN (26) perempuan Warga Penjaringan Kec.Penjaringan Jakarta Utara ssesaat usai berbelanja aksesoris di  Pasar Pagi Asemka

Korban saat itu melewati jalan Pintu Kecil dan kemudian korban menepikan kendaraan untuk mengangkat telepon dari saudaranya.



"Jadi saat korban menelepon tiba tiba pelaku yang berboncengan motor langsung menarik Handphone korban," tutur Kompol Iver Son Manossoh SH Senin (14/01/2019).

Selanjutnya kata Kompol Iver Son, korban yang kaget langsung berteriak  jambret...jambret...sambil berusaha mengejar para pelaku dengan mengendarai sepeda motor. Warga dan anggota Buser Polsek Tambora pimpinan Iptu Eko Agus,SH yang kebetulan ada di sekitar tempat kejadian mendengar teriakan korban kemudian langsung mengejar pelaku.

"Saat dikejar pelaku terjatuh dari motornya sehingga langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Tambora," katanya.

Tersangka berikut Barang Bukti 1 (satu) Unit HP merk VIVO Y95 warna merah dan 1 (Satu ) Unit sepeda motor Yamaha Mio warna biru No.Pol B-33XX-UNX, hingga kini masih dalam proses pemeriksaan Anggota.

Selanjutnya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengaan ancaman maksimal 12 Tahun Penjara.

Ref : (rls/Lutfi)

thumbnail

Diposting oleh On 4:25:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tambora, kali ini tepat terjadi di Jalan Laksa V Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Minggu (6/12/2019) sekira pukul 15.00 WIB.

Akibat dari kebakaran tersebut, satu unit kendaraan roda 4 jenis otlender hangus terbakar juga adanya satu orang korban luka bakar bernama Andre (49) yang kini tengah dibawa ke Rumah Sakit Tarakan.

Adapun api berhasil dipadamkan dengan dikerahkannya DPK sebanyak 7 Unit Kendaraan Mobil Pemadam kebakaran. "DPK dikirimkan sekitar 7 unit mobil pemadam kebakaran, tapi sekarang sudah padam," kata Petugas pemadam kebakaran Jakarta Barat Sumarno.


Hingga berita ini diturunkan, terjadinya kebakaran belum dapat diketahui penyebabnya, sementara terkait dengan kerugian material belum dapat diketahui.

Rep : Lutfi

thumbnail

Diposting oleh On 10:03:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Kejadian tsunami 22 Desember 2018 di sekitar Selat Sunda mengejutkan sekaligus juga membuat keprihatinan banyak pihak. Pasalnya, tsunami yang sempat disangka sebagai terjangan gelombang tinggi ini terjadi tanpa pertanda.

Hal ini pun menjadi perhatian bagi organisasi kemasyarakatan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Banten, Unit Pasar Angke, untuk melakukan penggalangan dana bantuan bagi korban bencana Selat Sunda.


Informasi yang diterima Media Pewarta Tambora, puluhan anggota BPPKB Unit Pasar Angke yang didampingi Ketua Unit Pasar Angke Tatang Mandala, bersama Wakil dari DPC Jakarta Barat serta seluruh pengurus dan anggota, tengah melakukan penggalangan bantuan korban bencana, Kamis (27/12/2018) malam.

"Alhamdulillah penggalangan dana bantuan yang terkumpul saat ini mencapai Rp.2.700.000, insya allah penggalangan dana masih berlanjut sampai hari Minggu," ungkap Budiyanto.


Dikatakan Budiyanto, mudah-mudahan dana yang terkumpul bisa membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di sekitaran Pantai Anyer, Pandeglang, Banten dan juga dapat meringankan beban dan kesusahan yang diderita saudara kita.

"Insya Allah dana bantuan yang terkumpul nanti akan kita belanjakan barang-barang logistik yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita disana yang terkena musibah di sekitaran Pantai Anyer Pandeglang, Banten," pungkasnya mengakhiri.

Rep : Mukti

thumbnail

Diposting oleh On 11:30:00 AM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Kasie Pemerintahan Kelurahan Kalianyar Bintang, tengah melakukan penertiban para PKL sekaligus Gubuk Liar yang berada disepanjang jalan Kali Ayar IV dan disamping jalur Rel Kereta Api, Kamis (27/12/2018) pagi.

"Ada 10 Gubuk liar atau PKL kita tertibkan, karena keberadaanya sangat mengganggu akses jalan bagi kendaraan bermotor," ungkap Bintang yang mewakili Lurah Kalianyar.

Dikatakannya, selama ini warga yang berjualan disepanjang jalan Kali Anyar IV untuk dijadikan trmpat berjualan makanan, sayuran, dan lauk pauk serta penyimpanan barang dagangan.


Informasi yang di dapat Media Pewarta, dalam penertiban tersebut, Pihak Kelurahan Kalianyar mengerhakan 55 petugas, terdiri dari Satpol PP, TNI, polri, PPSU, Sudin Kebersihan, dan juga sejumlah organisasi lainnya.

"Sementara yang dikerahkan saat penertiban kita menggunakan cara manual, dengan dibantu dua truk dari Satpol PP serta kendaraan Dishub," ujar Bintang.

"Penertiban berlangsung tertib karena warga sebelumnya sudah diberikan informasi dari kelurahan untuk RT/RW yang kemudian duteruskan untuk warga atau pkl setempat. Rencananya akan selalu dimonitor," tambah Bintang.

Hingga berita ini disusun, penertiban menghasilkan 5 fisik bangunan PKL yang dibongkar serta terdapatnya satu unit kendaraan Roda empat yang diderek oleh Dishub dengan nomor kendaraan T. 9154 CD.

Rep : Lutfi

thumbnail

Diposting oleh On 8:07:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Seorang remaja Anak Baru Gede tewas usai buang air kecil di lantai empat rumah Susun Angke Tambora, Jakarta Barat, Minggu (25/12/2018) sekira pukul 14.45 Wib.

Korban di ketahui bernama Abas (16) warga Angke Jaya RT.008 RW.011 Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat.

Informasi yang berhasil di himpun menyebutkan Korban bertandang ke rumah sahabatnya di rumah susun lantai empat Blok B RT.008 RW.011

Selanjutnya Korban Pamit kepada sahabatnya hendak buang air kecil, Namun tanpa di ketahui korban rupanya naik ke atas Plafon di lantai empat yang baru di perbaiki.


Saat korban berada di atas tanpa di sadari kakinya menginjak salah satu plafon yang terbuat dari triplek dicat putih.

Tak ayal korban terperosok jatuh kelantai tiga dengan terlebih dahulu tersangkut ke pagar pengaman hingga  kepalanya terbentur anak tangga korban tewas seketika dengan luka parah di kepala.

Warga yang kebetulan menyaksikan hal tersebut kontan berteriak minta tolong, dan sebagian warga ada yang berusaha menolong dan juga menghubungi pihak kepolisian

Tak lama kemudian petugas dari Kepolisian Polsektro Tambora, mendatangi dan melakukan olah TKP, Sementara Anggota FKDM Kelurahan Angke membantu melakukan pengamanan guna menjaga hal-hal yang tidak di inginkan karena banyaknya warga yang berkerumun menyaksikan jenazah korban yang sudah kaku.

Setelah melakukan identifikasi selanjutnya oleh petugas mayat korban selanjutnya dibawa ke RSCM guna di lakukan Autopsi.

Sementara kasus kecelakaan itu kini ditangani Kepolisian Metro Tambora.

Rep : Lutfi Ramli

thumbnail

Diposting oleh On 4:27:00 PM


PEWARTA-TAMBORA, TANGERANG - Dikabarkan belasan santri Miftahul Huda Semanan mengalami kecelakaan di dekat jalan layang atau flyover Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Minggu (25/11/2018). 

Informasi yang didapat Pewarta Tambora, dikabarakan santri yang mengalami kecelakaan adalah Santri Miftahul Huda Semanan pimpinan KH.Noval.

Diduga kecelakaan terjadi saat kembali usai menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad di Pondok Pesantren KH.Rosyid, Kampung Pondok Karang Tengah.


Berdasarkan video kecelakaan diperoleh Pewarta Tambora, sesaat usai kejadian, terlihat para korban tergeletak di jalan dan taman dengan kondisi diantaranya berdarah. Bahkan ada dugaan saru penumpang tewas ditempat.


Hingga berita ini dilansir, para korban sementara dibawa ke Rumah Sakit Karang Tengah, Ciledug dan RSUD Kabupaten Tangerang, mengenai kronologis kejadian, Polsek Setempat masih mengumpulkan informasi dilapangan. (hrd)

thumbnail

Diposting oleh On 12:11:00 AM


PEWARTA-TAMBORA.COM, Peristiwa kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Sebuah minibus yang mengangkut puluhan wisatawan asal Jakarta terperosok ke dalam jurang. Dilaporkan sementara sebanyak puluhan orang penumpang meninggal dunia, Sabtu (08/9/2018) sekira pukul 12.03 WIB

Adapun kronologis kejadian Rombongan Bus pariwisata (Rombongan Catur Putra Raya) dari Bogor yg akan berkunjung ke Bravo (Arus liar) dalam rangka liburan (Getring), beriringan sebanyak 5 Bus jumlah keseluruhan sekitar 200 orang, sebagian rombongan menggunakan Ran pribadi.

Bus terakhir tertinggal oleh rombongan bis lain dan ketika di turunan dekat Leter S diperkirakan Bus remnya Blong sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan mobil meluncur ke jurang dng ketinggian sekitar 30 meter.

Seluruh korban langsung di evakuasi dengan menggunakan dua unit mobil ambulance Puskesmas Cikidang, sebagian di evakuasi di puskesmas cikidang dan sebagiannya di bawa ke Rs. Sekarwangi Cibadak  

Jumlah penumpang dalam bis tsb sekitar 30 orang dan 10 orang diperkirakan meninggal di tempat dan msh dilakukan evakuasi, Evakuasi msh dilakukan krn msh ada yg terjepit di dalam bis. - Untuk data korban menyusul. Perkembangan di monitor dan dilaporkan pada kesempatan pertama.  

Korban meninggal  Saepul Bahri (45 tahun) alamat Kalideres, RT 08/01, Kelurahan/Kecamatan Kalideres Jakarta Barat.  

Korban selamat  Usup Supriyadi (45) warga Karangan, RT 05/08 ,Kelurahan Jatiraben, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.Sayuti warga Kampung Srengseng, RT 07/06, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. 

Harmiyati (54) warga Kampung Ciledug, RT 02/05, Kelurahan Sudibmardinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Susiana (47) warga Jalambar Utara Blok C No 53, RT 05/06, Kelurahan Jelambarbaru, Kecamatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Nurali (47) warga Jalambar Utara C No 53, RT 05/06, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Budi Sushanto (42) warga Kapuk Pedongkelan, Pasar Timbul, RT 10/15, Kelurahan Kapuk Cengkareng, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Yadi (47) alamat Jalan Kebonpilih RT 02/01, Kelurahan Sepuruh, Kecamatan Sabang, Kebumen. Susi (55) alamat Jalan Taman Meruya Ilir, RT 02/02, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. 

Anton Sitanggang Jalan Lapangan Tenis, RT 05/05, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Indri Noviana, Jalan H Naba II, RT 04 RW 05, Kelurahan Karang Timur, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. 

Arsad, warga Jalan Kemanggisan Raya, Gang Haji Marjuki, Kecamatan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Ranti Fahlia Hapsari warga Kemayoran, Jakarta Pusat. Siti Rustimah, warga Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Limah Rustimah warga Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Dedi Suhardi, Kelurahan Sudimara, Kecamatan Ciledug, Tangerang. Hartati, warga Kelurahan Tanjungduren, Jakarta Barat. Samsudin warga Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang. Suryati, warga Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. (ril/kn)

thumbnail

Diposting oleh On 11:43:00 PM


Kabupaten Sukabumi – Peristiwa kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Raya Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Sebuah minibus yang mengangkut puluhan wisatawan asal Jakarta terperosok ke dalam jurang. Dilaporkan sebanyak 17 orang penumpang meninggal dunia.

Kecelakaan maut pada Sabtu siang itu terjadi di jalan menikung yang berada di wilayah Bantar Selang, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang. Armada angkutan jenis 3/4 ini membawa puluhan karyawan PT Catur Putra Group (CPG) menuju kawasan obyek wisata arung jeram di wilayah Cikidang.


Informasi dihimpun, rombongan karyawan PT CPG ini bertolak dari Kemang, Bogor menunju Cikidang dengan menggunakan empat unit minibus. Seluruh kendaraan tersebut melaju secara beriringan. Saat memasuki jalan Bantar Selang, bus yang berada paling belakang pada konvoi tersebut mengalami hilang kendali.

Belum diketahui penyebab terjadinya musibah tersebut. Namun dari dugaan sementara, sang pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya saat melintasi jalan menurun serta menikung hingga akhirnya terlempar ke luar lintasan dan berakhir di dasar jurang berupa areal perkebunan pisang dengan kondisi tebing yang tidak terlampau curam.

“Jumlah penumpang di dalam bus itu sebanyak 31 orang, ditambah dua orang awak bus,” ungkap Beni, salah seorang rombongan PT CPG. Saat kejadian, Beni berada di dalam bus yang berbeda.

Hingga berita ini ditulis data mengenai jumlah korban luka maupun korban jiwa masih simpang siur. Aparat kepolisian Polres Sukabumi dibantu warga sekitar masih melakukan evakuasi para korban. Pada umumnya, mereka dilarikan ke RSUD Palabuhanratu. (Beno)

thumbnail

Diposting oleh On 11:19:00 PM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Sebanyak 22 anak remaja kocar kacir di Jalan Tubagus Angke, Grogol Petamburan Jakarta Barat.

Mereka tak berkutik lantaran aksi tawurannya digrebek Petugas kepolisian dari Tim Pemburu Preman (TPP) Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Ipda Ruben George bersama anggota patroli Polsek Tanjung Duren dan Kodim 0503 Jakarta Barat, pada sabtu (11/08) dini hari.

Atas peristiwa itu, polisi mengamankan 22 pemuda, Ipda Ruben George mengatakan, sebelumnya Tim Pemburu Preman telah membubarkan segerombolan pemuda yang tengah asyik kumpul-kumpul hingga larut malam

Setibanya di Jalan Tubagus Angke, TPP yang bergabung dengan anggota patroli Polsek Tanjung Duren dan anggota Kodim 0503 Jakarta Barat menemukan sekelompok pemuda yang melakukan aksi tawuran

Tanpa buang waktu lama, polisi menyalakan sirine hingga membuat puluhan pemuda tersebut lari terbirit-birit "Ada 22 remaja yang kita amankan, mereka diduga akan tawuran," Ujar Ruben.

Selama dilakukan pemeriksaan, lanjutnya, Tim menemukan dalam aksi tawuran tersebut direkam menggunakan kamera handphone milik seseorang pelaku tawuran tersebut yang dicurigai sudah melakukan tawuran.

"Kita serahkan 22 anak remaja tersebut ke piket Polsek Tanjung Duren guna untuk proses lebih lanjut," (ril/red).