Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 5:35:00 PM

PEWARTA TAMBORA. COM, JAKARTA - Warga masyarakat Kelurahan Pekojan kembali mengadakan kerja bakti sesuai dengan surat edaran dari Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo, kerja bakti dilakukan serentak bersama seluruh warga RT.001, 011/08, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (20/1/2019). Pagi

Kegiatan kerja bakti serentak yang dimotori oleh Ketua RW.08, Samuti, didampingi Ketua LMK Unit 08, Tating Amrullah, FKDM H.Yanto, LMK, PKK 08, juga dihadiri oleh Staff Kelurahan Pekojan Saepudin.


Pantauan Tim Media Pewarta Tambora, tampak hadir pula Lurah Pekojan serta Staff dari Walikota Jakarta Barat SKPD unit Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (UPPBJ) Kota Administrasi Jakarta Barat Sunarjo yang ikut membantu menaikan sampah ke atas bak mobil hasil kerja bakti warga masyarakat Pekojan.


Dengan sigab para Ketua RT mengerahkan semua warganya untuk turut serta dalam melaksanakan kerja bakti, dengan diperbantukan oleh anggota PPSU, semangat dan kebersamaan tampak terlihat saat mengangkut sampah dinaikan ke sebuah truk yang telah disediakan.

Setelah usai melakukan giat kerja bakti semua warga masyarakat disuguhkan dengan segelas minuman kopi serta makanan yang telah disediakan oleh Ketua RT. 001/08 dengan diiringi alunan musik dangdut sebagai penghilang lelah dan penat.


Sementara itu Budi Ketua Rt.01/08 yang ikut serta dalam kegiatan ini mengaku sangat bangga dengan upaya Ketua RW.08 dan juga Lurah Pekojan, terlebih saat Staf Walikota Jakarta Barat Ikut Kerja Bakti bersama warga masyarakat Pekojan.

Dikatakan Budi, kegiatan ini memang harus dilakukan secara rutin. Saya yakin jika seluruh warga menyadari arti kebersihan maka kita dapat hidup sehat.

"Saya juga menyampaikan apresiasi kepada bapak Sunarjo staff walikota Jakarta Barat yang turut serta ikut kerja bakti bersama kita. Makanya saat inilah waktunya kita bersama-sama peduli terhadap lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan terutama di saluran air," pungkasnya.

Pewarta : Budiyanto
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 5:08:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA BARAT - Ketua DPC IPJI Jakarta Barat Lutfi Ramli menyampaikan apresiasinya kepada Jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat yang telah memberikan kesempatan untuk melakukan audiensi bersama Pengurus DPC IPJI (Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia) tingkat Kota Jakarta Barat.

"Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Walikota Jakarta Barat serta Birokrasi yang telah menerima kami dengan baik dalam hal silaturahmi yang juga sekligus audiensi ini," ungkap Ketua DPC IPJI Jakarta Barat dihadapan Sekko H. Elfi Andi yang mewakili Walikota Jakarta Barat, Rabu (16/1/2019)


Pertemuan silaturahmi dan audiensi yang dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga 10.15 WIB tersebut dihadiri juga oleh Asisten Kepemerintahan H.Deny, Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Kota Jakarta Barat Sugiono, serta Ketua IPJI DKI Jakarta Heri Sulaeman dengan didampingin Sekjen IPJI DKI Jakarta Andi M Nirwansyah.

Dalam kesempatannya, Jajaran DPC IPJI Kota Administrasi Jakarta Barat menyampaikan beberapa butir pernyataan resminya kepada Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat H.Elfi Andi.


Adapun point resmi tersebut adalah DPC IPJI Jakarta Barat senantiasa akan menjalin kemitraan dan selaku pengimbang sumber berita yang benar-benar akurasi dan terarah, terkhusus dengan pemerintah Kota Jakarta Barat serta jajaran Birokrasinya.

Ditempat yang sama, Asisten Kepemerintahan Jakarta Barat H.Deny berharap kepada IPJI Jakarta Barat agar selalu berkoordinasi dengan suku badan Kominfo dalam setiap melaksanakan kegiatannya, baik kegiatan yang dilakukan IPJI sendiri maupun oleh Kominfo.


"Kami juga berharap Pengurus IPJI agar dapat mengadakan lomba karya tulis bidang akademis maupun Jurnalis, baik tingkat anak-anak maupun dewasa agar nantinya mereka rajin untuk minat membaca seperti yang dicanangkan Pemerintah Program wajib belajar," ungkap H.Deny.

Hingga berita ini diturunkan, pertemuan silaturahmi yang juga sekaligus Audiensi antara pengurus DPC IPJI Jakarta Barat bersama Jajaran Pemerintah Kota Adminsitarasi Jakarta Barat berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban.

Ref : Lutfi
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 9:30:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Dalam Upaya Cegah Peredaran Narkoba, kembali Tiga(3) orang laki-laki yakni YWD (20) warga Kalianyar Tambora Jakarta Barat, SAN (39) warga Kalianyar  Tambora Jakarta Barat, dan AAW (28) warga kali anyar Tambora Jakarta Barat, ditangkap polisi lantaran diketahui mengedarkan narkotika jenis sabu. Mereka (tersangka) tak berkutik ketika diringkus unit narkoba Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat pada Jum'at malam (11/01/2019).

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH mengungkapkan, penangkapan bermula dari hasil keterangan tersangka SAN yang sebelumnya ditangkap di  Jalan Duri Raya, Duri Selatan, Tambora Jakarta Barat,  bahwa sabu yang akan diedarkan tersebut didapat dari AAW.

"Sebelumnya kami menangkap SAN dengan barang bukti 2 paket plastik klip diduga shabu seberat 1.84 gram yang dibungkus dengan uang kertas pecahan Rp. 1000,- ," Ungkap Kompol Iver Son. Senin (14/01/2019).

Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin SH MH menjelaskan, dari keterangan yang didapat dari tersangka SAN, petugas buser Pimpinan Panut Narkoba Iptu Yugo Pambudi,SH mengembangkan dan berhasil menangkap AAW di sekitar Kalianyar IX Tambora Jakarta Barat.

"Dari penangkapan tersebut, kita sita barang bukti berupa 1 paket plastik klip berisi diduga sabu terdiri dari 3 paket plastik klip ukuran sedang dan 4 paket plastik klip ukuran kecil seberat1.92 gram serta uang tunai hasil mengedarkan sabu sebesar satu juta rupiah yang disimpan  di dalam tas miliknya," Jelas AKP Supriyatin.

Masih dikatakannya, mereka mengedarkan narkoba lantaran pekerjaannya sebagai juru parkir dan karyawan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga mereka tergiur dengan besarnya upah sebagai pengedar narkoba.

"Apapun alasannya tidak bisa dibenarkan dan akan kita jerat pasal 114 ayat (1 Sub pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika," Katanya.

Rep : (rls/lutfi)

thumbnail

Diposting oleh On 11:28:00 AM


PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Barat dan Forum Silaturahmi Ulama Kecamatan Tambora (Forsima) bersama Tiga Pilar Kecamatan Tambora gelar Pemasangan Spanduk Pemilu 2019.

Pemasangan Spanduk Pemilu 2019 yang berisikan "Kami Para Pemuka Agama dan Umaro Jakarta Barat Menolak Tempat Ibadah Digunakan Untuk Kepentingan Kampanye Issue Hoax, Sara dan Radikalisme" yang dilakukan di beberapa titik diantaranya pada Masjid, Gereja dan Vihara. Secara keseluruhan yang berada di wilayah Kecamatan Tambora.


Adapun komitmen mewujudkan Pemilu Damai itu diinisiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Silaturahmi Ulama Kecamatan Tambora (Forsima) Jakarta Barat, Polsek Tambora, Koramil 02 Tambora 0503, Camat Tambora juga Tokoh Lintas Agama yang ada di Kecamatan Tambora.

Dalam kesempatannya, Camat Tambora Djaharuddin mengharapkan kepada warga masyarakat tambora khususnya untuk sama-sama menjaga keamanan dan kerukunan agar terciptanya pemilu 2109 berlangsung dengan damai, aman dan tentram.


Kapolsek Tambora Kompol Iver Soon Manossoh mendukung penuh komitmen bersama FKUN juga tokoh lintas agama untuk bersama sama menjaga marwah demokrasi. "Dengan penyelenggaraan pemilu masyarakat semestinya harus saling menghormati perbedaan dan menyambut pesta demokrasi dengan sukacita," ujarnya, Minggu (13/1/2019).

"Karena tempat ibadah hanya untuk beribadah dan hanya digunakan untuk kegiatan keagamaan, dan dilarang keras dijadikan tempat provokatif atau menyebar isu Sara, Hoaks yang kini rentan terjadi jelang pemilu," tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Kapten Kav Dwi Djoko (PLH) Danramil 02 Tambora, bahwa dalam penyelenggaraan pemilu siap membantu jajaran kepolisian untuk membantu keamanan, tentunya sesuai dengan tugas dan fungsi perbantu TNI kepada Polri. "Koramil 02 Tambora siap digerakkan kapan saja," pungkasnya

Hingga berita ini dilansir, pelaksanaan deklarasi dan juga pemasangan spanduk pemilu 2019 yang berisikan ciptakan kerukunan umat beragama pada Pemilu 2019 berlangsung dengan tertib dan juga lancar.

Rep : Lutfi.

thumbnail

Diposting oleh On 11:13:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Badan Pembinaan Potensi Keluarga besar Banten (BPPKB) unit Pasar Angke, tengah mengadakan kegiatan pengajian mingguan setiap malam Jumat bertempat di Markas BPPKB Unit Pasar Angke, Jalan Pasar Angke, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat.


Diadakannya kegiatan ini selain memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan anggota BPPKB Unit Pasar Angke khususnya, sekaligus memperingati acara haul orang tua dari Ketua BPPKB Banten Unit Pasar Angke Tatang Mandala.


Demikian ungkap Budiyanto selaku Sekretaris BPPKB Banten Unit Pasar Angke melalui pesan singkatnya kepada Media Pewarta Tambora, Jumat, (10/1/2019) malam.


"Saya yang juga selaku kader BPPKB banten Unit Pasar Angke, tentunya berharap agar sesama anggota untuk tetap solid dalam menjaga tali persaudaraan terlebih dalan pengajian rutin ini," ungkap Budiyanto.

Ditempat sama, Wakil Ketua DPC BPPKB Banten Jakarta Barat Endim Dimyati juga menyampaikan terimkasihnya kepada jajaran BPPKB Unit Pasar Angke atas parrisifasi bantuan yang telah diberikan untuk para korban tsunami di Banten.


"Mudah-mudahan dapat memberikan contoh bagi yang lainnya," ujar Wakil Ketua DPC BPPKB Banten Jakarta Barat, saat memberikan sambutan dihadapan para jajaran pengurus dan Anggota BPPKB Banten Unit Pasar Angke.

Hadir dalam acara tersebut, selain Wakil Ketua BPPKB Banten Jakarta Barat Endim Dimyati, hadir pula Penasehat Ranting Tambora Siswanto, serta Ustad Marzuki selaku pemberi tausiyah dan juga Ustad Sopyan atau biasa disapa Opan.

Rep : Budi

thumbnail

Diposting oleh On 8:41:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo tengah mendata ulang puluhan penarik becak di wilayahnya yang tergabung dalam Serikat Becak (Sebaja) Pekojan. Senin (7/1/2019). Mereka dibagikan Kartu Anggota Sebaja, Kartu BPJS ketenagakerjaan juga Rompi Sebaja di Pasar Pejagalan, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

"Sebanyak 20 orang penarik becak dari 32 yang terdata diberikan kartu Anggota Sebaja dan juga BPJS ketenagakerjaan yang usianya dibawah umur 60 tahun.


"Pembayaran iuran BPJS ketenagakerjaan sebesar rp. 16.000 per bulan dengan dikelola secara kolektif melalui pbentukan Koperasi Sebaja Pekojan," ungkap Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo kepada Media ini. 

Lurah Pekojan juga berharap dengan dilakukannya penataan ini keberadaan becak Jakarta khususnya di Pekojan dapat tertata terlebih dengan adanya shalter becak Pekojan yang berada di Parkiran Pasar Pejagalan Pekojan.


Serta lanjut Lurah, pembinaan penarik becak dapat dilaksanakan dengan sterilisasi penarik becak yang memiliki identitas berupa kartu anggota Sebaja, rompi yang dikenakan dan juga striker Dishub serta jok becak yang dilebelkan dengan tulisan Sebaja Pekojan.

"Penarik becak selain memperhatikan rambu dan lalu lintas diharapkan juga dapat tertata rapi agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang, hingga masyarakat pengguna lalu lintas tidak terganggu dengan keberadaan becak di Pekojan sejalan dengan tujuan mendukung menjadikan Pekojan yang maju, sehat, sejahtera dan mandiri, hingga maju kotanya, bahagia warganya," pungkasnya. 

Hadir dalam acara giat tersebut, selain Lurah Pekojan Tri Prasetyo bersama tiga pilar pekojan, hadir pula Satpel Dishub Kecamatan Tambora, Ketua Sebaja DKI jakarta, serta bersama puluhan penarik becak yang tergabung dalam Serikat Becak Pekojan. (ril/Nr)

thumbnail

Diposting oleh On 5:47:00 PM

PEWARTA TAMBORA, JAKARTA - Presiden Jokowi yang didampingi Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan tengah menyapa warga Kalianyar yang menjadi nasabah PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) di Lapangan Bola Persima, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Rabu (9/1/2019) pagi.

Pantauan Media ini, selain didampingi Gubernur DKI Anies Baswedan, tampak hadir Menko Perekonomian Darmin Nasution, Dirut BUMN dan Jajaran Muspida, Wakil Walikota Jakarta Barar M.Zen,Camat Tambora Djaharuddin, Lurah Kalianyar Daniel Azka.


"Ibu-ibu sekalian penerima progran Mekaar, saya sebelum kesini sudah melihat program Mekaar di Bogor. Program ini merupakan usaha super mikro yang dibantu oleh Pemerintah di setiap provinsi," ungkap Jokowi.

"Diharapkan bisa naikkan usaha ibu semua, yang sudah dibantu 2-3 juta. Semoga kedepan usaha dan cicilannya lancar," tambah Jokowi yang disambut sorak sorai oleh ratusan warga kalianayar yang menjadi nasabah PNM Mekaar.


Jokowi juga mengingatkan, jangan sampai uang dari Mekaar digunakan untuk membeli baju baru, apalagi untuk membeli handphone baru. Termasuk meminta para nasabah agar disiplin dalam mengangsur pembayaran cicilannya.

Dikesempatannya, Sarma Nasabah PNM mekar mengatakan, dengan pinjaman 2 juta dari Mekaar digunakan untuk usaha menjual nasi warteg didepan rumahnya. Rata-rata para konsumennya adalah pekerja konveksi dan ojek online.

"Setiap hari saya mendapatkan omzet Rp. 150.000 ribu dan harus membayar cicilan sebesar Rp. 90.000 ribu per minggu," ujar Sarma saat berbincang dan bercerita dengan Presiden Jokowi.

Sementara, Rumini kepada Presiden Jokowi mengatakan bahwa pinjaman yang didapat dari PNM sebesar 2 juta digunakan untuk usaha tambal ban dab membeli perlengkapan aksesoris motor.

"Pendapatan saya per hari tidak tentu pak, mungkin sekitar Rp. 30.000 ribu. Kalau tambal ban kan pendapatannya tidak mesti pak. Masa ban suruh bocor terus, kan gak mungkin," ungkapnya yang mengundak gelak tawa.

Sebagaiamana diketahui, PNM Mekar merupakan binaan PT. permodalan Nasional Madani (PT. PNM Persero) yang digulirkan sejak Bulan November 2015 lalu.

Hingga berita ini dilansir, dari akhir pertemuan dwngan warga masyarakat Kalianyar, Presiden Jokowi direncanakan menuju Lapangan Bola Cendrawasih Cengkareng untuk menemui warga Jakarta Barat yang akan menerima Sertifikat Gratis atas Program Pemerintah.

Ref : Luthfi