Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 3:42:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Petugas Kepolisian Subnit Narkoba Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat di Pimpin Iptu Subartyo, SH berhasil menangkap dan mengamankan dua orang pelaku penyalahgunaan narkoba bertempat di Jalan Jembatan Besi I RT.03 RW.01 No.26, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (21/6/2018).

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh, SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin, SH mengatakan, dua orang tersangka tersebut adalah RA (41) tahun, warga Jembatan Besi, dan SA (50) tahun warga Angke, Tambora, Jakarta Barat.

Para tersangka ditangkap berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah dengan mulai maraknya dan menyebutkan di lokasi penangkapan sering dijadikan sebagai tempat memakai narkoba.

 
Selanjutnya, Tim Buser Narkoba Pimpinan Iptu Subartyo, SH bergerak cepat menuju TKP untuk melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan tim menemukan salah satu rumah/kamar yang pintunya terbuka, dimana ada 2 orang laki-laki yang mencurigakan.

“Saat anggota melakukan penggerebekan dan penggeledahan, kami geledah di kamar tersebut, Polisi menemukan dua paket kecil narkoba jenis sabu yang terbungkus amplop,” tutur Kompol Iver Son Manossoh, SH.

Ia melanjutkan, dari pengakuan tersangka, narkoba tersebut dibeli dari salah seorang yang tinggal di daerah Boncos, seharga Rp.1,5 Juta dengan cara patungan, (RA) Rp.700.000 dan (SA) Rp.600.000, sedangkan tersangka satu lagi (DPO) Rp.200.000.

“Jadi sabu yang disita itu merupakan sisa dari mereka yang sebelumnya telah mereka konsumsi,” tandasnya.

Hingga berita ini disusun, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 112 UU RI. No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti masih didalami oleh Polsek Tembora untuk proses penyidikan lebih lanjut. (rls/red)

thumbnail

Diposting oleh On 9:30:00 PM



PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Anggota Pos Pengamanan lebaran dalam Gelar Ops Ketupat Jaya 2018 Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap dan mengamankan ARP (19), diduga pelaku penjambretan di wilayah Jl.Prof Dr. Latumenten Jakarta Barat Selasa (19/06/2018).

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH melalui Kanit Reskrim Akp Supriyatin, SH menjelaskan, tersangka ditangkap usai melakukan aksi penjambretan.

Pada saat itu korban yang sedang duduk dekat Pom Bensin Cell di warung pinggir trotoar kemudian datang pelaku dengan menggunakan sepeda motor Mio J warna Putih merah. Ketika itu pelaku berboncengan dengan pacarnya AP (17).

"Pelaku langsung menjambret Hp korban yang sedang duduk," tutur Kompol Iver Son Manossoh Selasa Siang (19/06/2018).

Kompol Iver Son Manossoh menjelaskan, seketika itu korban mengadakan perlawanan sehingga pelaku ARP terjatuh dari motornya dan mengakibatkan luka lecet di sekitar wajah,  sedangkan motornya dibawa kabur oleh pacarnya melarikan diri yang masih dalam pengejaran.

"Pada saat itu korban melapor ke polisi yang sedang melintas. Selanjutnya Anggota Pos Pemgamanan Lebaran Polsek Tambora yang sedang berpatroli langsung mendatangi lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku," katanya.

Selanjutnya korban dan pelaku dibawa ke Pospam Ops Ketupat Jaya 2018, Polsek Tambora dan diterima oleh Ka Pospam dan  selanjutnya Tersangka dan barang bukti sebuah Hp OPO Seri A39 di serahkan kepada Polsek Tanjung Duren sehubungan TKP ada di wilayah Polsek Tanjung Duren Jakarta Barat, Guna penyelidikan lanjut. (rls)

thumbnail

Diposting oleh On 3:25:00 AM


Pewarta Tambora, Jakarta - Di duga lapar, seorang lelaki tunawisma nekat mencuri HP di salah satu kontrakan milik warga, namun aksinya tak berjalan mulus, ia dipergoki korban, lalu di tangkap dan diserahkan warga ke kantor polisi.

Peristiwa yang terjadi Selasa (13/6) pukul 06.00 WIB di Jalan Duri Baru Gang V, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat itu, bermula korban Bahtiar (27) sedang tidur di kamar kontrakan yang kebetulan tidak terkunci, tiba-tiba datang tamu tak diundang masuk menyelinap kedalam kamar.

Pelaku yang belakangan diketahui berinisial A (25) itu selanjutnya mengambil HP milik korban.

korban yang terjaga dari tidurnya terkejut tatkala melihat seorang lelaki tak di kenal berada di dalam kamarnya, terlebih saat melihat HP miliknya ikut raib.

Korban yang curiga lalu menangkap dan memeriksa saku celana pelaku, benar saja ketika digeledah ditemukan HP miliknya.

Beberapa warga yang mendengar suara gaduh segera berdatangan, setelah dijelaskan duduk persoalannya pelaku kemudian langsung diamankan.

Beruntung saat diamankan, warga tidak main hakim sendiri, akhirnya warga bersama korban lalu membawa pelaku yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap itu ke Polsek Tambora.

Sementara di ruang Unit II Reskrim Polsek Tambora petugas lalu melakukan pemeriksaan terhadap pelaku serta wawancara kepada korban dan saksi saksi

Setelah dilakukan investigasi dan pemeriksaan saksi-saksi oleh Tim Unit II Reskrim Polsek Tambora Jakarta Barat, atas kejadian tersebut korban tidak membuat laporan kepolisian atau melakukan penuntutan terhadap pelaku.

"Korban dan pelaku sudah menempuh jalan damai dan masalahnya sudah di selesaikan dengan musyawarah," ungkap Kanit Reskrim Polsek Metro Tambora AKP. Antonius SH.

Sesuai nota kesepahaman bersama Ketua Mahkamah Agung RI, Jaksa Agung RI, dan Kepala Kepolisian Negara RI. (Nilai barang tidak melebihi dari Rp.2.500.000;)

Sementara itu oleh petugas, pelaku selanjutnya dikirim ke Dinas Panti Sosial Kedoya Jakarta Barat untuk mendapat pembinaan, karena tidak adanya keluarga ataupun identitas lain yang melekat pada dirinya. (Lth)