Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 2:52:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan yang tentunya merupakan momen yang tepat dalam menikmati kebahagiaan bersama. Seiring hal itu moment Ramadhan kali, PPSU Kelurahan Tanah Sereal mengadakan santunan untuk 53 anak Yatim Piatu

Jefry Boy menyebutkan, dalam giat berbagi santunan kepada anak yatim piatu ini adalah bagian dari inisasi kita bersama rekan-rekan PPSU lainnya terhadap kepedulian kita kepada anak yatim piatu.


 “Indahnya berbagi di bulan penuh berkah dan mahgfiroh ini, kami bersama rekan PPSU lainnya insiatif mengumpulkan sedikit rezeki, sehingga kita bisa berbabgi dengan anak yatim piatu sekelurhan Tanah Sereal,” ujarnya dalam pesan elektroniknya kepada media, Sabtu (9/6/2018).

Hingga berita ini disusun, kegiatan berbagi santunan yang dilakukan PPSU Kelurahan tanah Sereal berjalan dnegan khidmat, pemberian santunan dilakukan kepada anak yatim dari wilayah RW.01 hingga ke wilayah RW.015 Kelurahan Tanah Sereal.

Rep : Jef

Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 2:37:00 PM

Gias Kumari Putra (Pertama dari Kiri) Bersama Anak yatim di Masjid Al Muttaqin Tanah Sereal
PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan yang tentunya merupakan momen yang tepat dalam menikmati kebahagiaan bersama. Seiring hal itu moment Ramadhan kali, Sahabat Gias bersama Bacaleg DPRD DKI Jakarta Gias Kumari Putra, menghadiri acara Nuzulul Qur’an sekaligus santunan untuk anak yatim piatu.

Acara yang dihelat di Masjid Al-Muttaqin wilayah RW.08, Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (9/6/2018) selain menghadiri acara Nuzulul Qur’an dan santunan juga dilakukaan Safari Ramadhan yang dimediasi oleh Ketua Korkel Sahabat Gias Kelurahan Tanah Sereal, Ustad Didi.


Gias Kumari Putra menyebutkan, Al-qur’an merupakan kitab suci universal yang diturunkan untuk memenuhi kehidupan bagi seluruh umat manusia, serta dalam safari ramadhan di hari ke 23 bulan puasa ini kami selain menjalin tali silaturahmi bersama warga dan tokoh masyarakat kelurahan tanah sereal juga bagian dari kebersamaan kami dalam menjaga ukhuwah Islamiyah.

“Al-qur’an adalah kitab suci komprehensif dan universal dan dapat dicapai untuk pemenuhan kemajuan, nukan hanya umat Islam, tapi tentunya bagi seluruh umat manusia,” ungkap Gias Kumarti Putra, kepada Media ini.

Pada kesempatan tersebut, Panitia Penyelenggara juga menghadirkan KHOs.Abdurahman Mahmua, MA sebagai pemberi Tausiyah atau ceramah kepada para tamu undangan yang hadir dalam acara Nuzulul Qur’an.


 Turut hadir dalam acara tersebut, para Ustad yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Ulama Tambora (FORSIMA), Ketua RW.08 dan para Ketua RT, tamu undangan, serta jamaah Masjid Al Muttaqin serta warga masyarakat sekitar dari wilayah RW.05, 06, 07, juyga RW.09 Kelurahan tanah Sereal.

Hingga berita ini disusun, Safari Ramadhan Gias Kumari Putra, kemudian dilanjut menuju ke kediaman Korkel Sahabat Gias Kelurahan Tanah Sereal, yakni Ustad Didi dengan ditemani Ibu Rohmat dan juga Muktar, untuk melakukan kopi darat bersama.

Rep : Budiyanto

Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 10:41:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COm, JAKARTA - Bulan Ramadhan adalah bulan persiapan bagi umat muslim yang menyambut Hari Raya Idul Fitri. Setelah berpuasa jasmani dan mendekatkan diri pada Allah SWT selama satu bulan penuh, mereka mengharapkan dapat meraih kemenangan yaitu kelahiran kembali rohani mereka yang suci (fitri) di Hari Raya Idul Fitri nanti.

Lurah Tanah Sereal, Suharti bersama PPSU turut berbagi tali kasih dengan membagikan santunan kepada 45 anak yatim, dalam acara berbuka puasa bersama di Kantor Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (7/6/2018)


Dalam suasana bulan berbagi antar sesama, Suharti, menyatakan bahwa dengan buka puasa bersama serta berbagi santunan, selain merupakan dukungan moril bagi anak-anak yatim dalam menjalankan ibadah puasa, juga merupakan bentuk rasa kasih dan sukacita spirit ramadhan.

Acara yang dihadiri oleh para pengurus RW.01 sampai dengan RW 015, Anggota LMK, FKDM, dan Pengurus FORTABES serta Tokoh agama dan masyarakat sangat mengapresiasi dan penghargaan atas inisiasi Lurah Tanah Sereal.

Perwakilan dari pengurus FORTABES (Forum Tanah Sereal Bersatu) mengukapkan rasa terima kasih atas perhatian kepada mereka, para anak-anak yatim di bulan penuh berkah ini dan mengharapkan agar kegiatan ini dapat semakin mempereat tali silaturahim antara umat muslim dengan lingkungan sekitarnya.

Rep : Sutriadi
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 1:38:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Ibadah puasa di bulan Ramadan menjadi sebuah kewajiban bagi seorang muslim. Tak sedikit pula orang yang berpuasa dan tetap beraktivitas di luar, seperti halnya Petugas PPSU Kelurahan Tanah Sereal. Meski di Bulan Puasa mereka tetap semangat dalam menjalankan aktivitasnya.

Zaki Tonhara (26) cekatan mengangkat karung berisi sampah ke atas mobil bak terbuka. Karung dengan berat kurang lebih 10 kilogram itu langsung ditumpuk bersama empat karung lainnya yang lebih dulu diangkut.

Meskipun di bulan puasa, zaki dan rekan-rekan tetap bekerja seperti biasa. Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Tanah Sereal ini tak merasa harus mengendurkan pekerjaannya.

"Saya jalanin aja dengan keikhlasan. Tantangannya pasti lebih berat," kata Zaki saat di temui team Pewarta Tambora



Zaki dan rekan-rekan mulai bekerja sejak pukul 07.00 WIB. Bersama PPSU lainnya, ia mengelilingi daerah Tanah Sereal untuk membersihkan sampah yang berserakan. Bukan hanya sampah, saluran di tanah sereal juga ikut dibersihkan.

Menurut Ahmad Fauzi, perbedaan bekerja saat bulan puasa hanya tidak minum dan makan saat istirahat. "Biasanya kami minum dan makan, sekarang kami istirahat aja. Kembalikan tenaga. Setelah itu gerak lagi," ungkap Ahmad Fauzi salah satu anggota PPSU Kelurahan Tanah Sereal.

Selain Zaki dan Ahmad Fauzi, Asep Suherman PPSU Tanah Sereal juga tetap berpuasa meski harus bekerja di bawah terik matahari setiap hari. Pria berusia 38 tahun ini mengaku saat puasa pertama pekerjaannya terasa berat. Kini, setelah memasuki hari keempat puasa, ia mulai terbiasa.


"Sekarang sudah tidak terasa lagi. Bawa rileks aja," ungkap Asep Suherman.

Warga Tanah Sereal ini masuk ke dalam shift pagi. Ia mulai bekerja sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Waktu istirahat Muhajar hanya satu jam, dari pukul 12.00 WIB - 13.00 WIB.

Saat satu jam itulah Asep Suherman mengaku menggunakan untuk istirahat dengan baik. Menurut Asep Suherman, bekerja di bulan puasa memiliki tantangan lebih berat. Namun ia bersyukur bisa bekerja saat puasa dan merasa harus mengalahkan tantangan itu.

"Misal ada teman enggak puasa. Harus bisa kuat. Terus redam emosi. Harus kuat dan bisa hadapi tantangan itu," kata Asep Suherman.

Sementara itu Lurah Tanah Sereal, HJ.Suharti menegaskan PPSU tetap bekerja seperti biasa meskipun pada bulan puasa. Namun, ia memberikan beberapa arahan sebelum PPSU bekerja agar tetap sesuai dengan S.O.P (Standar Operasional) yang ada untuk menjadikan acuan PPSU dalam bertugas di lapangan.

Penulis : Hendri
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 10:21:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Teknologi pengomposan pupuk dari sampah kota telah di kembangkan di Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Pasalnya, Porsi sampah di kota besar semacam Jakarta bisa mencapai 8500 ton per hari. Persentase terbesar dari jumlah sampah tersebut adalah sampah organik yang potensial untuk dikembangkan sebagai pupuk. 

BPTP DKI Jakarta pun kini telah menghasilkan kajian dalam pemanfaatan limbah dengan metode pengomposan, formula pupuk organik padat dalam bentuk pelet dan granul ("HPS Granular/HPS Pelet'), dan pupuk organik ").

Teknologi pengomposan sampah organik pasar yang telah teruji paling sesuai untuk jenis sampah tersebut (kandungan air sangat tinggi) adalah melalui pengaturan sistem drainase melalui kemiringan bidang pengomposan sebesar 15o serta pembuatan alur-alur pembuangan lindi pada bidang sejajar kemiringan bidang.

Selain itu melalui pengaturan sistem aerasi menggunakan bambu atau paralon yang dilubangi pada sisi-sisinya dan ditanam di dalam tumpukan bahan kompos; serta perlakuan inokulasi menggunakan mikroba eksogenous.  Karakteristik kimia kompos yang dihasilkan, diantaranya, C organik 13%, N-total 3,53%, P-total 0,53%, K-total 4,44%, Ca 5,80%, Mg 1,34%, C/N ratio 10 setelah 14 hari waktu pengomposan.

Komposisi formula pupuk organik padat dalam bentuk pelet dan granul berbahan baku kompos sampah kota (Pupuk HPS Granular/HPS Pelet) yang dikembangkan meliputi tepung kompos sampah kota 75% (b/b), Batuan Fosfat 10% (b/b), Arang Sekam 10% (b/b), Zeolit 5% (b/b), serta kultur campuran penambat N-bebas dan pelarut fosfat dengan kerapatan minimal 106 sel.g-1 bahan pupuk. 

Formulasi pupuk HPS-1 meliputi ekstrak sampah sayur dan buah 70% (v/v) dan Molase 30% (v/v) yang difermentasi secara anaerobik selama 14 hari menggunakan kultur campuran Lactobacillus sp.  Hasil fermentasi sebanyak 80% (v/v) diperkaya hasil fermentasi batuan fosfat 20% (v/v) dan kultur campuran pelarut fosfat (Pseudomonas sp.) dan penambat N bebas (Azozpirilium sp.), masing-masing dengan kerapatan 106-109 sel.ml-1.

Pada beberapa komoditas tanaman sayuran (terong, kacang panjang, sawi, selada, bayam, dan kangkung serta jagung manis)  pupuk HPS Granul, HPS Pelet, maupun HPS-1 memiliki nilai efektivitas agronomis nisbih (RAE) berkisar 60-87% dibandingkan pupuk kimia NPK (Teknologi Petani). 

Berdasarkan nilai RAE tersebut, maka pupuk HPS tersebut secara umum layak untuk digunakan sebagai pupuk alternatif pengganti pupuk kimia dalam sistem pertanian organik tanpa pupuk mineral/kimia atau dapat juga dikombinasikan dengan pupuk kimia guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pupuk kimia dalam sistem pertanian konvensional.

Teknologi pembuatan pupuk dari sampah tersebut telah didiseminasikan pada semua wilayah di DKI Jakarta, baik melalui forum yang difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta dan Suku Dinas Pertanian di lima wilayah kota,

Penerapan pembuatan pupuk organik padat  sedang diinisiasi untuk diterapkan di Wilayah Jakarta. Selain itu, tercatat beberapa kelompok masyarakat dan kelompok tani telah menelusuri lebih lanjut informasi teknologi yang dikembangkan guna ditindaklanjuti dalam penerapan di lapangan.

Penulis : Hendri (Sumber : BPTP DKI Jakarta)

thumbnail

Diposting oleh On 7:38:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Berbagi buka puasa atau berbagi takzil merupakan salah cara untuk membantu mereka dan masyarakat yang sedang berpuasa. Ngabuburit adalah kegiatan menunggu buka puasa yang dibingkai dengan berbagi makanan berbuka kepada mereka yang sedang berpuasa dan beraktivitas serta bagi fakir miskin maupun pemberian sedekah.

Hal ini pun dilakukan oleh Anggota PPSU Kelurahan Tanah Sereal, selaku petugas kebersihan lingkungan masih tersirat kepeduliannya yang cukup tinggi, terlebih saat bulan pebuh berkah dan rahmat yakni bulan suci Ramadhan dengan berbagi buka puasa.

Giat yang dihelat di seputar jalan KH.Moch Mansyur tepatnya di depan Kantor Kelurahan Tanah Sereal ini dilakukan untuk musafir dan juga para pengguna jalan, Kamis (17/5/2018).

Menurut salah satu anggota tim PPSU Kelurahan Tanah Sereal, kegiatan ini dilakukan berkesinambungan setiap tahunnya, khususnya di bulan suci Ramadhan. 

“Kegiatan ini dilakukan atas dorongan hati para petugas PPSU, tentunya didukung oleh Lurah Tanah Sereal beserta jajaran dan para Ketua RT/RW setempat,” ujarnya kepada Media ini.

Hendri, warga sekitar begitu sangat berterima kasih sekali atas kegiatan yang dilakukan petugas PPSU Kelurahan Tanah Sereal, karena selain sangat membantu warga juga berkah,  yang mana kegiatan tersebut sangat positif dalam menyemarakan spirit bulan suci Ramadhan.

Acara berbagi Takjil yang berlangsung lancar dan tertib ini menurut pantuan tim GMN (GemaMedia Network) sangat disambut hangat oleh warga maupun pengguna jalan. Tim PPSU Tanah Sereal ini pun tak kalah hebohnya. Ada kerja gotong royong. Ada yang merapikan Takjil, ada yang keliling sepanjang jalan membagikan Takjil, secara bergiliran. (tim)

Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 6:29:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM JAKARTA - Kedatangan tim penilai kebersihan Kota Admistrasi Jakarta Barat, Hartoyo beserta rombongan, mendapati sambutan seederhana dari Lurah Tanah Sereal, Hj.Suharti beserta jajaran, saat kunjungi ke Kantor Kelurahann Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (11/42018)

"Kami tidak menyangka akan disambut dengan aparat tiga pilar Babinsa, Kamtibmas serta unsur-unsur lainnya, hal ini memberikan penilaian tersendiri bagi kami," ungkap Hartoyo Tim Penilai Kelurahan Bersih dan Hijau Kota Administrasi Jakarta Barat bersama unsur Dinas Lingkungan Hidup Tingkat Kota Jakarta Barat.

Dikatakannya, bahwa kegiatan lingkungan Bersih yang dicetuskan oleh Walikota Jakarta Barat Tahun 2018 ini merupakan momentum mendukung Jakarta Bebas Sampah Tahun 2020, yang dimulai dari Kelurahan dan Kecamatan, untuk itu diminta perhatian lebih kepada Pemerintah dalam hal pengelolaan sampah.

"Ada beberapa  titik pantau yang dinilai, pada pandangan masuk ke Kelurahan tanah sereal  saya akui begitu kinclong dan mudah-mudahan juga kinclong pada pandangan berikutnya," ujarnya. Hartoyo juga menjelaskan Gerakan Bersih di jakarta barat  dilakukan sebagai awal percontohan wilayah lainya.

Dikesempatannya, Lurah Tanah Sereal, Hj.Suharti menyampaikan, untuk menghadapi penilaian ini kelurahan tanah sereal telah mempersiapkan seluruh aspek kebersihan lingkungan jauh sebelum dari penilaian ini.

"Kita dari kelurahan tanah sereal telah menjalankan gerakan bersih yang telah dicanangkan walikota. Ini telah menjadi agenda rutin dan terus dilakukan demi menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Kelurahan tanah sereal juga telah membuat bank sampah dan penyiapan RTH," pungkasnya. (lth/in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 9:00:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, TANAH SEREAL - Kasus penemuan bayi di sebuah gerobak sampah, di Jalan Tanah Sereal II Dalam, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, kini sudah terungkap oleh jajaran kepolisan sektor Tambora, dengan menangkap pelaku berinisial ST (35)  yang bekerja sebagai asisten rumah tangga didekat lokasi pembuangan.

Pelaku sempat mengelak saat polisi menggelar olah TKP, akhirnya ST mengakui sebagai pelaku pembuang bayi hidup-hidup di sebuah gerobak sampah. “Sekarang pelaku sudah kita amankan di Polsek Tambora dan saat ini sudah proses pemeriksaan. Kita pihak kepolisian menetapkan asisten rumah tangga tersebut sebagai tersangka berdasarkan hasil visum dari RSCM," kata Kapolsek Tambora Kompol Slamet. Minggu (1/4/2018).

Pelaku yang baru bekerja delapan bulan tersebut tidak cerita kepada suami atau majikan jika hamil. Saat itu, perut pelaku merasa mules dan melahirkan sendiri didalam kamarnya. "Selama ini ditutup-tutupi, perutnya mules terus melahirkan," tambah Suprihatin.

Saat ini pelaku sudah ditahan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pelaku dikenakan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (rls/her-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 2:46:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Warga Kelurahan Tanah Sereal tepatnya di wilayah Jalan Tapip II RT.06/14, digegerkan oleh seorang petugas kebersihan RW setempat terkait penemuan seorang bayi di Gerobak Sampah.

Diketahui, bayi perempuan berusia 3 hari itu ditemukan masih bernyawa saat ditemukan oleh seorang petugas kebersihan RW setempat yakni Darmadji

Menurut keterangannya, sekira pukul 08.00 Wib, dirinya sedang mengumpulkan sampah melihat plastik besar yang waktu dipegang isi plastik itu ada suara tangis bayi.

“Saya langsung buka plastiknya. Astaghfirullah, ternyata bayi perempuan masih hidup. Saya pindahkan saja lalu saya lapor ke kantor polisi,” tutur Darmaji.

Lurah Tanah Sereal Suharti membenarkan, bayi ditemukan dalam gerobak sampah, oleh petugas kebersihan Darmaji sekitar Pukul 08.00 WIB. Saat itu, bayi dibalut dengan kantong plastik layaknya sampah.

“Kondisi bayi masih hidup. Bayi ditemukan di kantong plastik kresek yang ada di dalam gerobak sampah,” kata Suharti, Kamis (29/3/2018).

Lanjut Suharti, saat ditemukan bayi itu dalam kondisi lemah. Ari-ari juga masih menempel di tubuh sang bayi.

“Ari-arinya masih menempel. Darmaji tidak tahu, kalau palstik itu isinya bayi. Tangisan bayi dikiranya hanya seekor kucing. Saat dicek isinya bayi,” terang Suharti.

Suharti mengatakan, pihaknya langsung membawa bayi tersebut Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Aries, untuk menjalani perawatan. Suharti yakin, bayi tersebut saat ini dalam kondisi sangat baik.

Kapolsek Tambora, Kompol Slamet R, SH,MM mengatakan bayi tersebut masih lemah dititipkan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Bidan Aris di wilaysh Tanah Sereal, Jakarta Barat. “Bayi diperkirakan berusia tiga hari itu perlu perawatan,” katanya.

Di Bidan Aris, banyak yang mau mengadopsi bayi tersebut, tapi belum boleh dulu oleh kapolsek karena belum sehat betul.”Kalau ada yang berminat kita tampung saja, “ujar kapolsek.

Hingga berita ini diterbitkan, Polsek Tambora masih melakukan penyelidikan untuk menangkap siapa orang yang tega membuang bayi yang ari-arinya masih menempel itu. (rls/her-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 12:28:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Suksesnya pendirian Bank Sampah di wilayah RW.012 Tanah Sereal membuat warga masyarakat menjadi antusias dan senang.

Pasalnya dengan adanya Bank Sampah tersebut membuktikan masih banyaknya para warga yang peduli dalam kebersihan lingkungan dan barang habis pakai serta barang-barang bekas tersebut bisa didaur ulang dan bisa bermanfaat.

Hal itu diungkapkan Ketua RW.012 H.Haryanto kepada wartawan Pewarta Tambora di Kantor Pos RW.012 Tanah Sereal (4/2) pada saat menggelar acara peresmian Bank Sampah.

Peresmian Bank Sampah H.BOY RW.012 Tanah Sereal dihadiri juga oleh LMK, Ketua FORTABES (Forum Tanah Sereal Bersatu), para Ketua RT, Pengurus PKK juga masyarakata setempat.


Dalam sambutannya, Lurah Tanah Sereal H.Suharti memberikan apresiasi kepada Pengurus RT/RW dan masyarakat yang telah membentuk bank sampah.

Lurah Tanah Sereal juga mengucapkan terimakasih kepada RW/RT, Kader PLK dan semua yang terlibat dalam pembentukan bank sampah H.BOY ini.

"Alhamdulillah bank sampah di Kecamatan Tambora mendapat ranking pertama dalam hal bank sampah," tuturnya.

Bahkan dari keterangan yang diberikan oleh Lurah Tanah Sereal, H.Suharti S.Sos, tercatat pada tahun 2018 tingkat pertama kecamatan sudah mendapatkan kategori pertama yang terbaik.



Lurah Tanah Sereal mengatakan bahwa pentingnya pembuatan Bank Sampah ini menjadi kegiatan dan solusi pemberdayaan masyarakat guna pola Hidup Bersih Dan Sehat.

"Hidup dari sampah bisa menghasilkan nilai ekonomis bagi warga masyarakat sekitar dan bisa menambah pendapatan khususnya bagi ibu rumah tangga", jelas Lurah Tanah Sereal.

Melihat aktifitas kegiatan Pembentukan Bank Sampah tersebut H.Haryanto berharap para warga dapat turut serta menjadi anggota Bank Sampah dan Para ketua RT 01 sampai RT 014 bisa menjadi pelopor serta dapat memberikan edukasi informasi kepada masyarakat.

"karena lingkungan yang bersih memiliki peran cukup besar di dalam kehidupan yang sehat disamping menyatukan bisa rasa kepedulian sosial bermasyarakat," ujar RW 012, H. Haryanto. (yus/nur-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 10:31:00 AM

Suasan Rapat Bedah Buku AD/ART Fortabes, di Puncak Bogor, Sabtu (16/12/2017)
PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - Forum Tanah Sereal Bersatu yang disingkat FORTABES siap membangun. Persiapan penguatan sekitar 90%, hal itu terungkap dalam Bedah Buku AD/ART dan dalam acara silaturahim pemantapan program kerja FORTABES yang berlangsung di De One Village Jl. Raya Puncak Km.82 Taman Safari Cibeureum-Cisarua-Bogor pada Sabtu, (16/12/2017)

Liputan GemaMedia Network (GMN), rapat dipimpin Ketua Soeyitno. Dihadiri sejumlah pengurus FORTABES. Para ketua RW dan RT se-Kelurahan Tanah Sereal, LMK, FKDM dan Bimas Tanah Sereal. Tampak hadir dalam pertemuan antara lain Camat Tambora Djaharudin, Sekcam H.Naman, Lurah Tanah Sereal Suharti, Sekel Marhali dan H.Royani Ketua FKDM Jakarta Barat, Para purna LMK dan sejumlah Tokoh Masyarakat.

Rapat rencana Kerja dan pemantapan AD/ART PORTABES,sekaligus membahas Program kerja persiapan menuju 2019-2020 dengan mengusung thema utama menjalin silaturahim antar pengurus RW, RT, LMK se kelurahan Tanah Sereal dan FKDM menuju 2017-2020".


"Semuanya telah siap termasuk 158 RT se Tanah Sereal untuk mengembangkan dan membangun wilayah Tanah Sereal menjadi kawasan yang lebih maju, dan terpadu saat acara berlangsung," tandas Ketua Panitia, Soeyitno S.Pd dalam rapat.

Acara silaturahim telah disiapkan sedemikian rupa termasuk acara selingan berupa hiburan nada dan lagu sebagai simbol keselarasan dan kesuksesan persatuan FORTABES. “Forum Tanah Sereal Bersatu hadir selain sebagai ajang  menjalin tali silaturahim juga perekat persatuan dan kesatuan masyarakat se Tanah Sereal," Tegas H.Haryanto, Ketua FORTABES yang juga selaku Ketua RW.012 Kelurahan Tanah Sereal.

Lebih lanjut H.Haryanto mengatakan acara pertemuan dan wadah forum ini perlu dipersiapkan dengan matang, butuh kerja keras dan koordinasi semua pihak dengan baik.


"Jaga dan pelihara semangat juang sejarah kawan-kawan yang dikala itu masih bernama paguyuban RT-RW  yang sempat pakum sepeninggalan ketua Paguyuban di 2014 alm.H. Bertus. Tujuan kita satu berjuang mewujudkan cita-cita para RW/RT/LMK/FKDM  kawasan Tanah Sereal sebagai daerah yang aman, nyaman dan sehat terpadu," tandasnya

"Seluruh pengurus RW telah diberikan mandat, tiap-tiap RW mewajibkan para ketua RT menjadi anggota Forum Tanah Sereal Bersatu, sebagai jembatan komunikasi. Setelah pertemuan sikaturahim kedepan tentuannya ada agenda penguatan anggota FORTABES secara keseluruhan," kata H.Haryanto.

Sementara itu, camat Tambora Djaharudin mengatakan sangat optimis FORTABES menjadi lebih baik dan maju, kita saling bahu membahu dengan semua pihak, semua persatuan, kekuatan kita galang. “Bersatu menjadi padu semua anggota forum dalam berjuang, bukan tidak mungkin, tujuan FORTABES dalam menciptakan jalinan silaturahim yang kompak dan solid akan terwujud,” Ujarnya.


Dalam kesempatan lain, H. Haryanto selaku ketua FORTABES mengatakan ada tiga poin yang menjadi perhatiannya di wiliyah Tanah Sereal yaitu menciptakan rasa aman, program kesehatan berjalan dengan baik dan kebersihan lingkungan yang terjaga.

Rapat dan pemantapan serta program kerja FORTABES selesai sekitar pukul 17.00 wib, saling jabat tangan dan foto bersama peserta rapat hingga satu persatu keluar rungan. ( Nur/Tis/Nen)

thumbnail

Diposting oleh On 7:30:00 PM

Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Delegasi Pemerintah Kota Nerima City, Jepang, mengunjungi gang hijau RW 06 di Kelurahan Tanah Sereal Kecamatan Tambora Jakarta Barat, Rabu (8/11).

Rombongan dipimpin Wakil Wali Kota Nerima City, Yamauizi Takau. Sebelum ke gang hijau Tanah sereal, rombongan diterima Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni, di ruang rapat. Kunjungan delegasi untuk menyampaikan kerja sama dengan Dinas KPKP DKI terkait pertanian perkotaan.

Menurut Kepala Seksi Pertanian Perkotaan Dinas KPKP DKI, Taufik Yuniarto, yang mendampingi rombongan, delegasi dari Nerima City terkesima saat meninjau salah satu lokasi program gang hijau di RW 06 Kelurahan Tanah Sereal.


"Program gang hijau di Tanah Sereal melibatkan peran serta warga. Mereka juga sempat melakukan panen sayur yang ditanam di lingkungan padat penduduk," katanya. Disebutkan, tanaman yang ditanam warga di gang (*Red)

thumbnail

Diposting oleh On 11:22:00 AM



Lurah Tanah Sereal Hj.Suharti Tengah Membuka Acara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Rabu (1/11/2017)

Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Kesbangpol Kota admistrasi jakarta barat gelar dialog Kerukunan Umat Beragama untuk mengantisipasi, mengeliminir serta mendeteksi potensi munculnya permasalahan sosial bernuansa agama.

Kegiatan yang digelar bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) jakarta barat tersebut dibuka  oleh Lurah Tanah sereal Hj.Suharti atas nama Kepala Kesbangpol  Kota Administrasi Jakarta Barat H.Dirhammulnulgraha, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Rabu (01/11/17).

Suharti selaku kepala kelurahan Tanah sereal  mengungkapkan, kegiatan ini digelar untuk meningkatkan rasa toleransi di dalam kehidupan masyarakat. Khususnya bertoleransi terhadap kebebasan masyarakat dalam memeluk dan beribadah sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaan mereka masing-masing. “bahwa peserta kegiatan ini terdiri dari unsur aparatur wilayah, pengurus dan anggota FKUB, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat.” Ungkapnya. 


Kasat Intel Polres Jakarta Barat Muzeni yang bertidnak sebagai narasumber menyampaikan, bahwa masalah perkembangan kamtibmas di jakarta barat tentang penghujatan penyebar kebencian diperlukan peran aktif masyarakat, karena memang sangat di butuhkan untuk mencegah isu yang berkembang sekarang ini.

Muzeni pun berharap masyarakat dapat menjadi polisi masyarakat untuk cegah tanggap segala permasahan dapat di tangani dan kasat intelpul mengharapkan pada peran aktifnya Lembaga masyarakat seperti FKDM. “FKDM harus mampu juga hadir di tengah masyarakat agar segala permasalaham  sehingga dapat  terdektsi dini dan  minimalisir angka kerawanan kamtibmas dan segala masalah komplik yang ada,” tuturnya.

Ditempat sama, Ketua FKUB Kota Administrasi Jakarta Barat H.Tatang mengatakan, perpegang pada peraturan dua menteri dalam negeri dan menteri agama, yakni tugas pokok FKUB adalah membantu pemerintah menjaga kerukunan umat beragama, agar selalu menjalin persatuan dan kesatuan, “karena peran ini juga sebagai tanggung jawab kita bukan saja tanggung jawab aparatur kepolisian dan Tni.” Pungkasnya

Lebih jauh H.Tatang menyampaikan, bahwa antara umat beragama sangat berteransi khususnya di wilayah kecamatan Tambora, karena Islam sangat menjunjung tinggi di muka bumi untuk saling menghormati antar umat beragama.

Rep : Luthfi Bin Ramli

thumbnail

Diposting oleh On 1:22:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - Dalam upaya mengurangi jumlah pengangguran serta menambah keahlian untuk mempermudah mencari lapangan pekerjaan, BPKD Jakarta Barat mengadakan balai latihan kerja berupa operator komputer dan air conditioner (AC) di Kelurahan Tanah Sereal, Senin, 16/10.

Kepala BPKD Jakarta Barat, Femy andhika mengatakan bahwa pihaknya hanya memberikan pelajaran keterampilan dan fasilitator saja, selanjutnya diserahkan kepada peserta. “Berhasil atau tidaknya tergantung dari peserta bersungguh-sungguh atau tidak dalam mengikuti pelatihannya.” Kata Femy dalam sambutannya di acara pembukaan.

Peserta yang ikut pelatihan berjumlah 20 peserta, yang dibagi dua bidang, berbeda dengan di pusat jumlah peserta cukup banyak dan sangat antusias, “kami berharap dengan jumlah yang terbatas di Kelurahan Tanah Sereal ini dapat menghasilkan peserta yang mumpuni nantinya.


Lurah Tanah Sereal, Hj Suharti berharap program ini dapat berjalan lancar, meski dalam waktu yang cukup singkat, yaitu 1 bulan. “Harapan saya peserta dapat memanfaatkan dengan maksimal, dengan demikian dapat menghasilkan peserta yang optimal dan bisa bermanfaat untuk masa depan para peserta . “karena jaman sekarang semuanya sudah sangat moderen dengan menggunakan competer sebagai alat kebutuhan kerja ,”tuturnya.(Lutfi)

thumbnail

Diposting oleh On 11:47:00 AM


Pewarta Tambora, Jakarta – Disela-sela kesibukannya, Lurah Tanah Sereal Kecamatan Tambora Jakarta Barat Suharti, berbagi suka dengan ibu-ibu PKK atas hasil panen perdana sayur yang ditanam dikebun PKK.

Tampak lurah Suharti dengan Kasie Prasarana H.Maman saat melihat panen perdana kebun PKK, dapat diketahui juga bahwa kebun yang berada dibelakang Kantor Kelurahan Tanah Sereal tersebut ditanami berbagai macam tanaman sayur dan juga tanaman obat mulai dari cesim, cabe, dan lain sebagainya.

“Lahan-lahan kosong yang ada harus terus kita berdayakan, kita harus terus berupaya agar masyarakat mau menanam lahan-lahan kosong dipekarangan rumahnya dengan cabe, sayur mayur dan buah buahan yang bermanfaat.”Ajak Suharti.(Lth).

thumbnail

Diposting oleh On 3:51:00 PM

Ket Foto : Lurah Tanah Sereal Gelar Rapat Simulasi Pendistribusian Alat Peraga dan Kotak Suara Pemilu.

Pewarta Tambora, Jakarta - Menjelang pencoblosan pada 15 Februari mendatang, pemerintah Kelurahan Tanah sereal Kecamatan Tambora menggelar rapat pendistribusian alat peraga dan kotak suara pemilu di Ruang Aula Kantor Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (11/2/2017).

Selain membahas pendistribusian, Lurah Tanah Sereal Suharti bersama penyelenggara Pilkada yang terdiri dari PPK, PANWAS, KPPS juga membahas mengenai penurunan spanduk pemilu serentak di wilayah Kelurahan Tanah Sereal.

"Kami berharap kepada para penyelenggara Pemilukada Gubernur dan Wakil gubernur DKI Jakarta, agar dapat bekerja dengan maksimal dan profesional,"Ujarnya kepada wartawan.

Suharti bersama para penyelenggara pemilu pun menyepakati untuk melakukan upaya pendirian TPS di jalan agar dilaksanakan pada H-1. "Mengingat akan adanya pendirian TPS yang memakai jalan, dan dikhawatirkan dapat mengganggu aktifitas warga, maka disepakati untuk dilakukan pada H-1"Tandasnya. Rep : Lutfi

thumbnail

Diposting oleh On 8:58:00 PM

Pewarta Tambora, Tanah Sereal - Menjelang pelaksanaan Pilkada DKI 2017, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Tanah Sereal mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), sekira pukul 19.00 – 22 WIB.

Bimtek diikuti oleh tiga perwakilan disetiap TPS yang terdiri dari ketua KPPS dan dua anggota. Bimtek KPPS di Kelurahan Tanah sereal dibuka langsung oleh Bapak  marhali selaku sekertaris kelurahan (sekel) yang di hadiri pula oleh Lurah Tanah Sereal Suharti, serta Cucum Sumardi dari KPUD Jakarta Barat.

Suharti menyampaikan, “Bimtek dilakukan untuk memantapkan peran pelaksana pemilu dan KPPS sebagai unjung tombak diharapkan memahami cara kerja pemungutan suara disetiap tahapan,”Ujarnya, Jumat (27/1/2017).

Suharti pun berharap, "KPPS dapat mengikuti Bimtek dengan sungguh-sungguh, karena meski prosesnya sama, tapi cara pelaporan sedikit berbeda dengan Pemilu yang lalu, Oleh karena itu KPPS diharapkan dapat membaca panduan proses pelaksanaan Pilgub agar dapat memahami tugas disetiap tingkatan yaitu persiapan, pelaksanaan dan perhitungan,” tuturnya. Sumber Pewarta Tambora (Lutfi).

BACA JUGA :
- Lurah Suharti Jumling Di RW.03 Kelurahan Tanah Sereal