Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Posted by On 7:30:00 PM

Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Delegasi Pemerintah Kota Nerima City, Jepang, mengunjungi gang hijau RW 06 di Kelurahan Tanah Sereal Kecamatan Tambora Jakarta Barat, Rabu (8/11).

Rombongan dipimpin Wakil Wali Kota Nerima City, Yamauizi Takau. Sebelum ke gang hijau Tanah sereal, rombongan diterima Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni, di ruang rapat. Kunjungan delegasi untuk menyampaikan kerja sama dengan Dinas KPKP DKI terkait pertanian perkotaan.

Menurut Kepala Seksi Pertanian Perkotaan Dinas KPKP DKI, Taufik Yuniarto, yang mendampingi rombongan, delegasi dari Nerima City terkesima saat meninjau salah satu lokasi program gang hijau di RW 06 Kelurahan Tanah Sereal.


"Program gang hijau di Tanah Sereal melibatkan peran serta warga. Mereka juga sempat melakukan panen sayur yang ditanam di lingkungan padat penduduk," katanya. Disebutkan, tanaman yang ditanam warga di gang (*Red)

thumbnail

Posted by On 11:22:00 AM



Lurah Tanah Sereal Hj.Suharti Tengah Membuka Acara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Rabu (1/11/2017)

Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Kesbangpol Kota admistrasi jakarta barat gelar dialog Kerukunan Umat Beragama untuk mengantisipasi, mengeliminir serta mendeteksi potensi munculnya permasalahan sosial bernuansa agama.

Kegiatan yang digelar bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) jakarta barat tersebut dibuka  oleh Lurah Tanah sereal Hj.Suharti atas nama Kepala Kesbangpol  Kota Administrasi Jakarta Barat H.Dirhammulnulgraha, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Rabu (01/11/17).

Suharti selaku kepala kelurahan Tanah sereal  mengungkapkan, kegiatan ini digelar untuk meningkatkan rasa toleransi di dalam kehidupan masyarakat. Khususnya bertoleransi terhadap kebebasan masyarakat dalam memeluk dan beribadah sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaan mereka masing-masing. “bahwa peserta kegiatan ini terdiri dari unsur aparatur wilayah, pengurus dan anggota FKUB, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat.” Ungkapnya. 


Kasat Intel Polres Jakarta Barat Muzeni yang bertidnak sebagai narasumber menyampaikan, bahwa masalah perkembangan kamtibmas di jakarta barat tentang penghujatan penyebar kebencian diperlukan peran aktif masyarakat, karena memang sangat di butuhkan untuk mencegah isu yang berkembang sekarang ini.

Muzeni pun berharap masyarakat dapat menjadi polisi masyarakat untuk cegah tanggap segala permasahan dapat di tangani dan kasat intelpul mengharapkan pada peran aktifnya Lembaga masyarakat seperti FKDM. “FKDM harus mampu juga hadir di tengah masyarakat agar segala permasalaham  sehingga dapat  terdektsi dini dan  minimalisir angka kerawanan kamtibmas dan segala masalah komplik yang ada,” tuturnya.

Ditempat sama, Ketua FKUB Kota Administrasi Jakarta Barat H.Tatang mengatakan, perpegang pada peraturan dua menteri dalam negeri dan menteri agama, yakni tugas pokok FKUB adalah membantu pemerintah menjaga kerukunan umat beragama, agar selalu menjalin persatuan dan kesatuan, “karena peran ini juga sebagai tanggung jawab kita bukan saja tanggung jawab aparatur kepolisian dan Tni.” Pungkasnya

Lebih jauh H.Tatang menyampaikan, bahwa antara umat beragama sangat berteransi khususnya di wilayah kecamatan Tambora, karena Islam sangat menjunjung tinggi di muka bumi untuk saling menghormati antar umat beragama.

Rep : Luthfi Bin Ramli

thumbnail

Posted by On 1:22:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - Dalam upaya mengurangi jumlah pengangguran serta menambah keahlian untuk mempermudah mencari lapangan pekerjaan, BPKD Jakarta Barat mengadakan balai latihan kerja berupa operator komputer dan air conditioner (AC) di Kelurahan Tanah Sereal, Senin, 16/10.

Kepala BPKD Jakarta Barat, Femy andhika mengatakan bahwa pihaknya hanya memberikan pelajaran keterampilan dan fasilitator saja, selanjutnya diserahkan kepada peserta. “Berhasil atau tidaknya tergantung dari peserta bersungguh-sungguh atau tidak dalam mengikuti pelatihannya.” Kata Femy dalam sambutannya di acara pembukaan.

Peserta yang ikut pelatihan berjumlah 20 peserta, yang dibagi dua bidang, berbeda dengan di pusat jumlah peserta cukup banyak dan sangat antusias, “kami berharap dengan jumlah yang terbatas di Kelurahan Tanah Sereal ini dapat menghasilkan peserta yang mumpuni nantinya.


Lurah Tanah Sereal, Hj Suharti berharap program ini dapat berjalan lancar, meski dalam waktu yang cukup singkat, yaitu 1 bulan. “Harapan saya peserta dapat memanfaatkan dengan maksimal, dengan demikian dapat menghasilkan peserta yang optimal dan bisa bermanfaat untuk masa depan para peserta . “karena jaman sekarang semuanya sudah sangat moderen dengan menggunakan competer sebagai alat kebutuhan kerja ,”tuturnya.(Lutfi)

thumbnail

Posted by On 11:47:00 AM


Pewarta Tambora, Jakarta – Disela-sela kesibukannya, Lurah Tanah Sereal Kecamatan Tambora Jakarta Barat Suharti, berbagi suka dengan ibu-ibu PKK atas hasil panen perdana sayur yang ditanam dikebun PKK.

Tampak lurah Suharti dengan Kasie Prasarana H.Maman saat melihat panen perdana kebun PKK, dapat diketahui juga bahwa kebun yang berada dibelakang Kantor Kelurahan Tanah Sereal tersebut ditanami berbagai macam tanaman sayur dan juga tanaman obat mulai dari cesim, cabe, dan lain sebagainya.

“Lahan-lahan kosong yang ada harus terus kita berdayakan, kita harus terus berupaya agar masyarakat mau menanam lahan-lahan kosong dipekarangan rumahnya dengan cabe, sayur mayur dan buah buahan yang bermanfaat.”Ajak Suharti.(Lth).

thumbnail

Posted by On 3:51:00 PM

Ket Foto : Lurah Tanah Sereal Gelar Rapat Simulasi Pendistribusian Alat Peraga dan Kotak Suara Pemilu.

Pewarta Tambora, Jakarta - Menjelang pencoblosan pada 15 Februari mendatang, pemerintah Kelurahan Tanah sereal Kecamatan Tambora menggelar rapat pendistribusian alat peraga dan kotak suara pemilu di Ruang Aula Kantor Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (11/2/2017).

Selain membahas pendistribusian, Lurah Tanah Sereal Suharti bersama penyelenggara Pilkada yang terdiri dari PPK, PANWAS, KPPS juga membahas mengenai penurunan spanduk pemilu serentak di wilayah Kelurahan Tanah Sereal.

"Kami berharap kepada para penyelenggara Pemilukada Gubernur dan Wakil gubernur DKI Jakarta, agar dapat bekerja dengan maksimal dan profesional,"Ujarnya kepada wartawan.

Suharti bersama para penyelenggara pemilu pun menyepakati untuk melakukan upaya pendirian TPS di jalan agar dilaksanakan pada H-1. "Mengingat akan adanya pendirian TPS yang memakai jalan, dan dikhawatirkan dapat mengganggu aktifitas warga, maka disepakati untuk dilakukan pada H-1"Tandasnya. Rep : Lutfi

thumbnail

Posted by On 8:58:00 PM

Pewarta Tambora, Tanah Sereal - Menjelang pelaksanaan Pilkada DKI 2017, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Tanah Sereal mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), sekira pukul 19.00 – 22 WIB.

Bimtek diikuti oleh tiga perwakilan disetiap TPS yang terdiri dari ketua KPPS dan dua anggota. Bimtek KPPS di Kelurahan Tanah sereal dibuka langsung oleh Bapak  marhali selaku sekertaris kelurahan (sekel) yang di hadiri pula oleh Lurah Tanah Sereal Suharti, serta Cucum Sumardi dari KPUD Jakarta Barat.

Suharti menyampaikan, “Bimtek dilakukan untuk memantapkan peran pelaksana pemilu dan KPPS sebagai unjung tombak diharapkan memahami cara kerja pemungutan suara disetiap tahapan,”Ujarnya, Jumat (27/1/2017).

Suharti pun berharap, "KPPS dapat mengikuti Bimtek dengan sungguh-sungguh, karena meski prosesnya sama, tapi cara pelaporan sedikit berbeda dengan Pemilu yang lalu, Oleh karena itu KPPS diharapkan dapat membaca panduan proses pelaksanaan Pilgub agar dapat memahami tugas disetiap tingkatan yaitu persiapan, pelaksanaan dan perhitungan,” tuturnya. Sumber Pewarta Tambora (Lutfi).

BACA JUGA :
- Lurah Suharti Jumling Di RW.03 Kelurahan Tanah Sereal

thumbnail

Posted by On 3:47:00 PM

Pewarta Tambora, Tanah Sereal – Lurah Tanah Sereal  Suharti melakukan kegiatan Jumat keliling di lingkungan RW.03 Kelurahan Tanah Sereal Kecamatan Tambora Jakarta Barat. Didampingi Wakil Wali Kota Jakarta Barat M Zen, sejumlah pejabat dan aparat wilayah setempat, Aspem dengan meninjau lingkungan permukiman warga di wilayah padat penduduk tersebut.

Usai keliling wilayah melihat kondisi lingkungan, seperti saluran air, jalan dan permasalahan warga, Aspem bersilaturrahmi dengan warga dan tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, “kegiatan Jumat keliling harus dilakukan para lurah, RW dan RT. Tujuan turun ke lapangan untuk mengetahui segala permasalahan warga,”Ungkapnya, Jumat (27/1/2017).

Lebih lanjut dikatakan, dalam perusahaan, jabatan lurah saat ini sebagai estate manager. Lurah bekerja melayani warga. "Lurah ibaratnya seperti bos.Tapi bukan di kantor terus, lurah harus turun ke masyarakat. Kalau ada lurah yang tidak mau turun ke lapangan, akan diganti, dicopot," tandas Aspem. Ia pun meminta para lurah aktif bersama masyarakat memberantas penyakit demam berdarah.


Terkait petugas juru pemantau jentik (jumantik) yang bertugas memeriksa rumah dan lingkungan warga, Aspem mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta meminta seperti petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU). Jumantik tidak hanya bertugas memantau jentik, tapi memberikan sosialisasi kepada warga mengenai cara memberantas sarang nyamuk.

"Gubernur juga minta honor jumantik yang semula Rp 75 ribu, akan mendapatkan honor Rp 500 ribu per bulan. Jumantik juga memerlukan pendampingan dari RT dan RW, serta Babinkamtibmas, bila menemui adanya warga “spesial” yang tak mau rumahnya dimasuki,"Tutupnya. (Lth).

BACA JUGA :


- LURAH SUHARTI HADIRI BIMTEKPILGUB DKI 2017