Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 11:13:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Dalam rangka meningkatkan silaturahmi dibulan Suci Ramadhan 1439 H, Koramil 02 Tambora Jakarta Barat menggelar buka puasa dan santunan Yatim Piatu SeKecamatan Tambora, Selasa (5/4/2018). Acara di adakan di halaman Mako Koramil, jalan Tiang Bendera II, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Hadir dalam acara tersebut Bapak Camat Tambora Djaharuddin SE M.s.i.  Kompol Iver Son Manossoh SH. SIK, selaku Kapolsek Tambora Jakarta Barat, dan Jajaran para Lurah SeKecamatan Tambora, Ketua MUI Tingkat Kecamatan, Toga, Tomas, RT/RW, LMK, FKDM Para Ulama Tambora (FORSIMA)

Menjelang berbuka puasa Danramil 02 Tambora  Kapt Rizki Prima, memberi sambutan mengajak segenap lapisan masyarakat,  untuk sama-sama mendukung mengamankan wilayah  dengan menciptakan rasa aman, nyaman dan tertib.


“Bulan Suci Ramadhan untuk mengasah batin selama bulan Suci Ramadhan, sehingga hal-hal yang kurang baik dan bisa memicu terjadinya perselisihan dan perdebatan bisa diredam, jangan mudah terasut oleh berita-berita yang belum tentu kebenarannya,” ungkapnya.

Masih kata Kapten Rizki, kita harus pertajam kewaspadaan terhadap lingkungan, jangan sampai keluarga kita terjerumus oleh tindakan kriminal, paham radikal, tawuran dan jauhkan narkoba, kami  tanpa masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa.


“Karena itu saya berharap semua lapisan masyarakat turut membantu kamtibmas diwilayah, hubungi  koramil dan Polisi terdekat bila melihat mencurigakan dilingkungan,”pesan dan harapan Danramil 02 Tambora kodim 0503/Jakarta Barat.

Dikesempatannya, Kapolsek Tambora, Kompol Iver son Manossoh,SH juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Tiga Pilar atas terciptanya keamanan yang kondusif diwilayah serta terjalinnya kebersamaan antara TNI dan juga Polri.

Hal senda disampaikan, Camat Tambora, Djaharuddin, juga menekankan kepada warga agar nanti pada saat pulang kampung, untuk tidak lupa mengontrol aliran listrik dan juga kompor agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Hingga berita ini disusun, rangkai demi rangkaian, acara diakhiri dengan pembagian santuann kepada 60 anak yatim piatu, selanjutnya ditutup dengan do’a.


Rep : Lutfi

thumbnail

Diposting oleh On 7:02:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Kapolsek Tambora Kompol Iver  Manossoh,SH, menghadiri Kegiatan Bhakti Sosial dari Bank Jasa, di Lapangan Parkir Bank Jasa Jl. Tiang Bendera III Rw 03 Kel.Roa Malaka, Tambora,  Jakarta Barat, Sabtu siang (26 Mei 2018).

Nampak hadir pula dalam kegiatan Kegiatan Bhakti Sosial dari Bank Jasa, Danramil Tambora Kapten Arh Rizky Putra, Lurah Roa Malaka Simon Afandi,  Pol PP Kec Tambora terlibat dalam pengamanan.


 Selanjutnya dalam Acara Bakti Sosial / Pemberian bantuan berupa sembako Beras dari Bank Jasa Jakarta kkepada warga masyarakat yang kurang mampu (warga RW. 03 Kel.Roa Malaka, sebanyak 1.200 kupon (KK), pada bulan Puasa ini.

Adapun pemberian diberikan secara simbolis oleh Direktur Bank Jasa, Krisna Candra dan juga Kapolsek Tambora mendapat kehormatan menyerahkan bantuan secara simbolis pada masyarakat, dalam Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.


Rep : Lutfi

thumbnail

Diposting oleh On 12:59:00 PM



PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Aiptu H.Sriyono Bimas Kelurahan Roa Malaka, tengah melakukan giat Dinergitas bersama riga pilar Kelurahan Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (13/2/2018) sekira pukul 11.48 WIB.

Hadir dalam giat Dinergitas tiga pilar Kelurahan Roa Malaka selain Bimas Kelurahan Roa Malaka Aiptu H.Sriyono, tampak pula Kasie Pemerintahan Filino Firmansyah, beserta Serka Agus.

Dikatakan Aiptu H.Sriyono, bahwa dalam melaksanakan koordinasi dan patroli wilayah ini merupakan bagian dari silaturahmi antar tiga pilar sekaligus untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan wilayah khususnya di wilayah Kelurahan Roa Malaka, Tambora, Jakarta  Barat.

“Giat ini merupakan rasa memiliki tanggung jawab yang di emban oleh tiga pilar untuk memberikan rasa aman, nyaman pada warga masyarakat, apa lagi ini sangat tepat menjelang perayaan Hari Raya Imlek, agar penyelenggaran dapat berjalan hikmat,” ungkap Aiptu H.Sriyono selaku Binmas. (lth-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 10:51:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Lurah Roa Malaka Simon Arfandi tengah membuka ajang turnamen futsal festival olahraga rakyat sepanjang tahun 2018, di tempat arena pertandingan jalan Roa Malaka Utara, RT.006/03, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, Senin (5/2/2018).

Perhelatan turnamen ini bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga sesuai yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan serta masyarakat Jakarta Barat khususnya.

"Kegiatan ini sangat positif, didalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang kuat, kita harus hidup sehat, contohnya ya dengan olahraga seperti ini," ujar Simon kepada Media Pewarta Tambora.

Simon menjelaskan, bahwa kegiatan ini bukan hanya futsal, melainkan ada tiga jenis olah raga yang lainnya, seperti tenis meja, Voly Ball, "saya berharap serta menyarankan agar para pemain tetap optimis dan berlatih terus," tuturnya.

Lebih jauh, Simon menjelaskan, nantinya tim pemenang pemain terbaik akan dapat mengikuti ketingkat kota Jakarta Barat pada ajang turnamen berikutnya, "kan ini kegiatan sekaligus mencari bakat pemain," paparnya.

Semwntara dalam uraiannya, Lurah Roa Malaka Simon Arfandi yang didampingi para staff dan juga Ketua RT/RW, LMK, FKDM, tdak menyangka tingginya antusias masyarakat mengikuti ajang kegiatan ini.

"Adapun total dari peserta ada 4 tim, terdiri dari anak sekolah SD, SMP, dari semua itu kita jadikan tim agar sesuai," pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, bahwa program festival olahraga rakyat sepanjang tahun ini adalah salah satu program Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai upaya mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, agar warga masyarakat hidup sehat (lth-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 7:15:00 PM

Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Seorang pengendara ojek online tengah menjalani hukuman berupa "push up", yang diberikan oleh Satpol PP, di Jalan Pintu Kecil, Kel.Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (6/9/2017).

Hukuman atau sanksi berupa Push Up diberikan kepada pengendara ojek online bernopol B 3716 BUP karena melintasi trotoar pada saat Petugas Satpol PP menggelar bulan tertib trotoar.

Menurut Ka.Satgas Satpol PP, Jaja, dalam rangka menggelar bulan tertib trotoar hari ini, kami menemukan salah satu pengendara ojek online yang telah menggunakan jalur trotoar.

"Akibat perbuatannya, mereka harus menerima hukuman Push Up, karena telah melanggar aturan tata tertib berlalu lintas," Ujar Ka.Satgas Satpol PP, Kel.Roa Malaka, Jaja.

Dikatakan Jaja, mereka mengakui terpaksa menggunakan jalur trotoar, karena situasi lalu lintas di jalan Pintu Kecil padat.

"Tahu sih (melanggar aturan), tadi macet, soalnya lagi buru-buru," Kata pengendara Ojek online, setalah mendapatkan Push Up oleh Satpol PP yang dipimpin Jaja di Lapangan. (LTH).

thumbnail

Diposting oleh On 8:07:00 PM



Ass...,Salam  Sejahtra salam Merdeka.
Saya  Ucapkan Terimakasih yg sebesar besarnya kpd Bimas, Babinsa, Pol PP, ASN Kel Roa Malaka, segenap Ketua RW & Jajaran, Ketua RT & Jajaran, LMK, FKDM, Tomas, Toga, Para Pemuda pemudi/ Katar, Para Kaum Ibu/Wanita/ Para Kader PKK/Posyandu, Para Pengusaha, PPSU Roma dan Warga Masyarakat se Kel. Roa Malaka, Yg telah turut Berperan serta dari mulai Pemasangan Bendera Merah Putih, Atribut, Ornamen Merah Putih di setiap rmh penduduk, Gedung kantor  Pemerintah/ Swasta, Ruko, dlsb, persiapan Latihan Upacara, Malam
Tasyakuran,


Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke 72 Proklamasi RI di setiap RW, Pelaksanaan Lomba lomba, Karnaval, Panjat Pinang dlsb utk memeriahkan HUT ke 72 Proklamasi RI, semua telah berjalan dg baik, aman, tertib, terkendali, meriah, senang, gembira, Tka & Sukses.

kami selaku Kepala pemerintah kelurahan Roa Malaka kecamatan tambora jakarta barat,mengucapkan
Semoga hari ini menjadi sejarah yang  tidak  terlupakan bagi kita semua.


Kita Bangga menjadi warga/ penduduk/ Pebisnis/ Pengusaha/Pegawai/Buruh dlsb, diwilayah kelurahan  Roa Malaka.
Kita adalah Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika. Kita Bangga menjadi Bagian dari Republik Indonesiaku,
DIRGAHAYU PROKLAMASI REPUBLIK INDONESIA KE 72.
Salam Hormat yang  setinggi tingginya, pada  semua yang  terlibat langsung  maupun tidak lansung .  saya Lurah Roa Malaka Simon Arfandi  & Jajaran/ 3 PIlar.mengucapkan Terima kasih .
editor : Lth

thumbnail

Diposting oleh On 1:03:00 PM


Pewarta Tambora, Jakarta - Karena dianggap sebagai biang kemacetan, Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas perhubungan (Dishub) jakarta barat akhirnya menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di seputaran jalan raya asemka atau tepatnya di depan pasar pagi, Rabu (01/03/2017) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pantauan Pewarta Tambora dilokasi, puluhan petugas Satpol PP dan dishub tersebut, melarang para pengendara sepeda motor, mobil maupun gerobak yang parkir sembarang tempat. Bukan hanya sampai disitu, puluhan pedagang kaki lima yang berdagang di sekitar trotoar jalan setempat juga ditertibkan. Namun, penertiban tersebut masih bersifat peringatan, meski demikian para pedagang tetap membandel berjualan di area itu.

Menurut kasi Pencegahan, Operasional dan Pengendalian Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Tambora Ivand Sigiro mengatakan, penertiban ini masih merupakan peringatan bagi para PKL agar tidak berjualan diatas trotoar di depan pasar pagi.

"Keberadaan PKL didepan Pasar pagi dikeluhkan masyarakat, karena memicu terjadinya kemacetan kendaraan bermotor. Selain itu, keberadaan mereka juga dilarang," ujar Ivand  di lokasi penertiban.

Penertiban PKL melibatkan personil gabungan. Selain PKL, sasaran penertiban juga terhadap parkir liar motor dan mobil di tepi jalan. "Sementara, untuk  yang parkir di atas trotoar ini,” bebernya.

Terpisah, Dishub Jakarta Barat mengatakan, pihaknya menindak tegas para pengendara yang melanggar dengan menggunakan fasilitas umum, yang memarkir sepeda motor maupun mobil sembarangan terutama di depan pasar pagi.

"Dalam penertiban ini, kami langsung tindak tegas bagi pengendara yang parkir di depan pasar karena sangat mengganggu kelancaran jalan dan bikin macet apalagi seperti hari-hari efektif seperti ini," tegasnya.

Hal senada disampaikan Lurah Roa Malaka Simon, kawasan di depan pasar pagi dan sekitarnya harus aman dan nyaman, para pengendara yang parkir di bahu jalan tersebut melanggar peraturan dan menyebabkan macet sehingga mengganggu kepentingan umum.

"Kita memang harus bersinergi dalam penataan lingkungan di depan pasar pagi tersebut. Jadi perlu kesadaran bagi masyarakat maupun para pengendara mobil, motor maupun tukang gerobak,”tandasnya. (Lth)

thumbnail

Diposting oleh On 3:59:00 PM

Pewarta Tambora, Jakarta - Pemerintah Kelurahan Roa Malaka Kecamatan Tambora Kota admistrasi Jakarta Barat Provinsi DKI Jakarta, tengah melaksanakan perekrutan sekitar 80 pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Mereka bertanggung jawab menangani kebersihan dan kerusakan ringan di suatu kawasan tertentu, seperti jalan atau taman.

Lurah Roa Malaka H.Agus Mulyadi, menyampaikan, “Peraturan gubernur tentang perekrutan para pekerja penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) sudah terbit, dan Pihak Kelurahan sedang menjalankan perekrutan ini. dan hasil tes para peserta di umumkan atas kelulusanya, nantinya  para pekerja itu akan diresmikan dan mulai bertugas,"ujarnya, Selasa (20/12/2016).

Mereka akan diberi seragam warna oranye, lalu ditempatkan berdasarkan zonasi tertentu di setiap Zona, misalnya, satu ruas jalan atau taman, bisa diisi 2-3 pekerja yang dibagi dalam dua giliran kerja dari pagi hingga malam.

Perekrutan dilakukan berdasarkan  luas wilayah, penanggung jawab para pekerja ini adalah Kelurahan. Setiap Kelurahan diberi biaya Rp.2 miliar-Rp.3 miliar untuk memberi upah para pekerja, membeli peralatan kerja, membeli perlengkapan perbaikan, termasuk membeli satu unit mobil pick-up untuk operasional.

"Mobil Pickup akan berkeliling untuk memberikan keperluan pekerja. Ini sekaligus untuk mengawasi para pekerja. Selain itu, mereka juga akan dimasukkan dalam program smart city untuk mengetahui posisi dan pekerjaan mereka,"katanya.

Keberadaan pekerja PPSU, lanjut H.Agus Mulyadi akan membantu tugas Pekerja Harian Lepas (PHL) yang selama ini direkrut suku dinas atau dinas, meskipun sudah ada puluhan ribu pekerja harian lepas, masih saja terlihat sampah berserakan dan saluran air mampet. 

H.Agus berharap, Jakarta jadi bersih, orang segan membuang sampah sembarangan karena ada petugas yang memunguti, saluran air lancar, dan kerusakan jalan cepat teratasi. gagasan perekrutan pekerja PPSU ini memang telah lama dilontarkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Selama ini kami kekurangan tenaga untuk menyelesaikan permasalahan di lapangan baik terkait sampah, saluran, maupun taman. Saat ini telah dibuka pendaftaran dengan jumlah kebutuhan 60 tenaga," ucapnya. 

Menurut H.Agus pekerja PPSU itu akan dirayonisasi sesuai kebutuhan wilayah. Misalnya, jika ada sejumlah taman yang belum ditangani PHL dari dinas, tenaga PPSU akan ditempatkan di tempat tersebut. 

Hal yang sama akan dilakukan terkait pengerukan saluran air, jalan rusak, atau kebersihan wilayah. Tenaga-tenaga ini diperuntukkan dalam hal penanganan segera di lapangan.
Sementara itu, Camat Tambora Djaharuddin, menuturkan, “pihak kecamatan akan mengkoordinasi dan mengawasi terkait kebutuhan lapangan di wilayah. Sebab, sejumlah pekerjaan, seperti saluran drainase, melewati beberapa wilayah dalam satu kecamatan.

"Kami yang akan supervisi kebutuhan antara satu wilayah dengan wilayah lain, jika ada yang membutuhkan, kami berkoordinasi dengan lurah berapa tenaga yang perlu dikerahkan,”tandasnya.
 
Sumber : Pewarta Tambora (LTH)

thumbnail

Diposting oleh On 10:43:00 AM


Kepala Kelurahan Roa Malaka Kecamatan Tambora Jakarta Barat H.Agus Mulyadi membuka penerimaan Petugas Harian Lepas (PHL)‎ yang akan bekerja di lingkungan Pemerintah Kelurahan Roa Malaka.

"Penerimanaan para calon pekerja PHL harus memenuhi persyartan secara admistrasi dan didukungnya kesehatan  dan tidak terlibat narkoba," ungkapnya.

Dalam pengrekrutan para peserta melibatkan team Shell dari Kasie Prasarana, Babinkamtibmas, serta Babinsa.

Keterlibatan 3 intansi tersebut memang sangat penting karena para peserta dibekali latihan Dasar baris berbaris serta harus mengetahui jumlah pengurus Rt/Rw dan jumlah luasnya wilayah.

Karena, lanjut H.Agus "kedepan Para PHL sangat berperan dalam mengatasi lingkungan dan kebersihan wilayah serta menata ke indahan kenyamanan kedepan," ungkapnya, saat awak media pewarta tambora mewawancarai
dilapangan, Selasa (20/12).

Selain mengikuti tes urine calon PHL ini juga akan diteliti latar belakang pekerjaan sebelumnya. Ia memastikan, PHL yang terbukti menyalahgunakan narkoba kontrak kerjanya akan diputus.

"PHL dipecat kalau narkoba, jangankan PHL, PNS juga. Kalau memakai akan dipecat," kata Agus.

‎H.Agus juga menegaskan pekerja PHL bukan saja harus membersihakan kali dan saluran namun juga harus menjaga nama baik pemerintah daerah.

"dari 80 peserta yang nantinya di seleksi lebih ketat dari hasil seleksi yang akan diterima hanya 60 Dari para calon peserta," tandasnya.

Sumber : Pewarta Tambora
(20/12/2016) Lth.