Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 12:13:00 AM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Malam puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 di wilayah RW.007 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, yang digelar oleh Karang Taruna Unit RW.007 Kelurahan Pekojan di Jalan Pekojan 3, Sabtu (25/8/2018) berlangsung meriah.

Kegiatan yang mengusung tema “Satukan Tekad Indonesia” ini merupakan rangkaian peringatan HUT RI yang digelar sejak Jumat, 17 Agustus 2018 lalu. Tak kurang dari 100 warga meramaikan kegiatan tahunan ini.

“Malam ini merupakan malam puncak peringatan HUT ke-73 RI, sekaligus pembagian hadiah untuk lomba yang dilaksanakan sebelumnya, seperti balap karung, makan kerupuk dan lainnya,” kata Ketua Panitia, Topan didampingi Ketua Katar Unit RW.007 Oji.


Menurut Ketua Karang Taruna Unit RW.007, Kelurahan Pekojan, Oji, kegiatan ini juga selain pembagian hadiah juga diramaikan penampilan kesenian yang dibawakan anak-anak dan kaum muda seperti tari-tarian dan lenong betawi

“Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi warga, khususnya warga di Wilayah RW.007 Kelurahan Pekojan,” pungkas Topan.

Hingga berita ini disusun, selain acara dihadiri ratusan warga, tampak Gias Kumari Putra, Ketua RW.007 Kelurahan Pekojan, Aming, para pengurus RT serta Tokoh Masyarakat RW.007 Kelurahan Pekojan. (bdn/red)

thumbnail

Diposting oleh On 11:21:00 AM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Karang Taruna Unit RW.008 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat tengah mengadakan giat lomba dalam rangka semarakan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 73 Tahun, Jumat (16/8/2018) malam.

Acara yang dihelat di sepanjang jalan wilayah RW.008 tepatnya di depan kantor Pos Sekretariatan RW.008 tersebut berhasil menarik minta peserta. Terlihat dari antusias peserta dan warga dalam lomba tersebut.


Ketua Karang Taruna Unit RW.008 Pekojan Raka didampingi Rai Damar Gusti, mengatakan bahwa pagelaran lomba pada mala mini ada tiga perlombaan untuk memeriahkan HUT RI Ke 73 Tahun.

“Acara lomba pada mala mini, ada tiga perlkombaan yaitu lomba mewarnai tingkat PAUD, lomba catur serta lomba Tenis Meja,” ungkap Ketua Karang Taruna Unit RW.008 Kelurahan Pekojan kepada media ini, Jumat (16/8/2018) malam.


Diksempatannya, Ketua RW.008 Kelurahan Pekojan, Samuti merasakan bangga pada anak-anak Karang Taruna yang setiap tahun bisa melaksanakan lomba tingkat RW.

“saya megucapkan terima kasih kepada anak-anak Karang Taruna, bisa memeriahkan HUT RI Ke 73 tahun serta dapat mengadakan lomba di setiap tahunnya,” ujarnya.


Hingga berita ini disusun, direncanakan pagelaran lomba tingkat RW.008 Kelurahan Pekojan tersebut akan berlanjut hingga pada sabtu tanggal 18 Agustus 2018 serta ditutup dengan malam puncak Agustus. (bdn/red)

thumbnail

Diposting oleh On 3:05:00 PM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Menjelang perayaan hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 tahun, Karang Taruna Unit RW.008 Kelurahan Pekojan adakan lomba Futsal tingkat RT Sekelurahan Pekojan, Minggu (12/8/2018)

Kompetisi Futsal tingkat RT yang dibuka oleh Ketua RW.008 Pekojan, Samuti berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan, tampak hadir Ketua Panitia Lomba, Alif, serta Ketua Karang Taruna Unit RW.008 Pekojan Raka didampingi Rai Damar Gusti.

“Acara yang digelar tiap tahun tini merupakan wujud nyata dalam menjalin persaudaraan antar warga masyarakat di wilayah RW.008 dari wilayah RT.001 samapai RT.011,” pungkas Ketua Karang Taruna Unit RW.008 Pekojan (bd/red)




thumbnail

Diposting oleh On 11:49:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA – Alhamdulillah, pendistribusian Zakat Fitrah dari warga RT.001 sampai dengan RT.011 Kelurahan Pekojan, yang didapat dari seluruh warga pekojan khususnya di wilayah RW.008 mendapatkan 886 Liter beras dan uang senilai 10.920.000 rupiah.

Demikian ungkap salah satu narasumber tim GMN Pewarta Tambora, melalui pesan elektroniknya, pada Selasa (12/6/2018) malam. Rencananya malam ini akan didistribusikan kepada Panitia Zakat Fitrah tingkat RW.008 yang diketuai oleh RA, I Damar Gusti.


Dikatakan RA.I damar Gusti, bahwa sebagaimana diketahui, Zakat Fitrah adalah zakat diri yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan styarat-syarat yang ditetapkan.

Kata Fitrah yang ada merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan, sehingga dengan mengeluarkan zakat ini manusia dengan izin Allah akan kembali fitrah

“Saya sangat bangga dan mengacungkan jempol kepada semua pengurus RT di wilayah Pekojan RW.008,” ungkap RA.I Damar Gusti kepada media ini.


Ketua RW.008 Kelurahan Pekojan, Samuti juga menyampaikan kepada para pengurus RT agar dapat dipertahankan kegiatan seperti ini setiap tahunnya.

“Saya berharap agar zakat fitrah ini dapat dibagikan kepada orang-orang yang benar-benar berhak menerimanya,” pungkasnya.

Hingga berita ini disusun, pendistribusian zakat fitrah dari semua para RT di RW.008 dihadiri juga oleh LMK RW.008 Tating Amrullah.

Reporter : Budiyanto
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 1:38:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Camat Tambora, Djaharuddin bersama :urah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo tengah mendampingi Walikota Jakarta Barat saat menghadiri giat buka puasa dan santunan anak yatim, bertempat di Masjid Kampung Baru, Jalan Bandengan Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Senin (4/6/2018).

Acara yang dihelat oleh Pengurus Masjid Kampung Baru, merupakan kegiatan rutin tahunan sekaligus dipimpin oleh Walikota Jakarta Barat, H.M.Anas Efendi, diikuti oleh Asisten Kesra Yunus Burhan, juga dihadiri Danramil 02 Tambora, Kapten Arh.Rizky dengan diwakili Pelda Sukadi, Bimas Aiptu Nur Sodik, para Lurah Sekecamatan Tambora, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW. LMK, juga FKDM.

Walikota Jakarta Barat, H.M.Anas Efendi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasihnya kepada para hadirin. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini selain ajang silaturahmi kepada masyarakat Kelurahan Pekojan, juga momentum buka bersama ini untuk tetap menjaga persaudaraan umat Islam (ukhuwah Islamiyah).


"Tidak hanya bagi persaudaraan umat Islam (Ukhuwah Islamiyah), tapi juga bagi persaudaraan bangsa (ukhuwah Wathaniyah) dan persaudaraan umat manusia (Ukhuwah Basyariyah)," ujarnya kepada media ini.

Walikota juga mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga dan mendoakan agar wilayah Jakarta Barat senantiasi aman dan terkendali.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita semua mendapatkan pahala dan semoga kita sama-sama berdoa dengan harapan mudah-mudahan di wilayah jakarta barat tetap aman terkendali," katanya.

Setelah buka puasabersama dan Shalat Mahgrib berjamaah, acara kemudian diakhiri dengan ramah tamah pada pukul 18.30 WIB. serta memberikan bantuan kepada Pengurus Masjid untuk kemakmuran masjid Kampung Baru yang merupakan Masjid bersejarah peninggalan para pejuang Islam. (LTH)

thumbnail

Diposting oleh On 8:56:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan yang tentunya merupakan momen yang tepat dalam menikmati kebahagiaan bersama. Seiring hal itu moment Ramadhan kali Ketua RW.010, Albert Kumala tengah mengadakan santunan untuk anak yatim piatu.

Acara yang dihelat di Gedong Panjang 1 RT.08/010, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Senin (2/6/2018). sekira pukul 15.00 WIB, selain dihadiri masyarakat setempat juga diikuti oleh ratusan anak yatim piatu yang menjadi bagian dari berbagi tali kasih oleh Ketua RW.010, Albert Kumala.

Adapun santunan diberika untuk 250 anak yatim piatu yang terbagi dari RW.01 hingga RW.012 Sekelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

Dikesempatannya, Ketua RW.010, Albert Kumala, mengatakan, bahwa kegiatan ini rutin diadakan setiap tahunnya, terlebih ditengah bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini kiranya kita perlu dan wajib untuk saling berbagi bersama anak yatim piatu.

"Saya berharap dengan santunan ini anak yatim piatu dapat bersekolah dengan baik dan dapat menjadi orang yang berguna, dan untuk anak dewasa kiranya agar terhindar dari bahaya narkoba," ujarnya.

Hingga berita ini disusun, kegiatan berbagi tali kasih bersama ratusan anak yatim piatu di RW.010 Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat berlangsung lancar dan khidmat.

Rep : M.Rofiq

thumbnail

Diposting oleh On 2:00:00 PM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Ratusan partisipan Sahabat Gias Kumari Putra dan juga warga setempat, tengah mengikuti perayaan Milad ke 29 Tahun sekaligus buka puasa bersama bertempat di depan Halaman Rumah Sahabat Gias, Jalan Pekojan 3, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (29/5/2018).

Acara yang dihelat dari pukul 04.00 WIB sore tersebut dihadiri oleh Ustad OO Suyitno, Ustad Haerudin, Pengurus RT/RW, LSM, Ormas BPPKB, FBR, juga ormas lain, selain menjaga sebagai ajang silaturahmi dan soliditas antar anggota masyarakat, juga sebagai wujud syukur di dalam bulan suci ramadhan ini.


 Dalam acara buka puasa bersama, Gias Kumari Putra yang juga berkenaan dengan Miladnya Ke-29 Tahun ini menyampaikan, bahwa acara buka puasa bersama ini dimaksudkan sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita semua.

"Nikmat dan karunia yang Allah SWT berikan ini, senantiasa dapat menjadi nikmat yang membawa barokah dan manfaat, sekaligus menjadi nikmat yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT", kata Gias Kumari Putra.

Pada acara buka bersama tersebut, diisi juga dengan kultum oleh  K.H Abdurahman Mahmud dan Ust. Syahroni. Usai adzan maghrib berkumandang, para Tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat yang hadir dapat menikmati takjil yang telah disiapkan, dan dilanjutkan dengan sholat Mahgrib berjamaah. (Tim)










thumbnail

Diposting oleh On 11:08:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H.Abraham Lunggana, S.H. atau yang akrab disapa Haji Lulung tengah menghadiri buka puasa bersama Komunitas Sohib Langgar Tinggi (Sol@t) di Pekojan Raya RT.2/1, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (23/5/2018).

Politikus yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini selain menghadiri buka puasa bersama Komunitas Sol@t juga bersamaan dengan memasuki reses tahap kedua guna mendengarkan aspirasi warga.

"Saya sangat mendukung kiprah komunitas yang berjuang untuk melestarikan dan menghidupkan Langgar Tinggi", demikian ungkap Haji Lulung dihadapan para jamaah dan anggota Komunitas Sol@t.



Dalam kesempatan itu, warga setempat juga menyampaikan keinginan kepada wakil rakyat agar bangunan masjid jami langgar tinggi yang sudah berumur puluhan tahun bisa diperbaiki melalui anggaran pemerintah.

Daeng Mansur, Ketua Komunitas Langgar Tinggi (Sol@t) berharap bangunan masjid yang merupakan jantung Jakarta, sebagai salah satu bukti jejak Syiar Islam yang kebetulan juga menjadi bangunan cagar budaya di Jakarta ini bisa diperbaiki melalui anggaran Pemerintah.

"Langgar Tinggi ini umurnya sudah 189 tahun, karena sudah lama usianya banyak bagian masjid sudah lapuk atau rusak, sehingga bangunan ini sudah saatnya mendapat perbaikan," ungkapnya.



Untuk itu, ia berharap melalui kesempatan berbuka puasa, usulan yang disampaikan itu bisa terealisasi. "Kami tidak banyak keinginan, kami hanya minta kepada wakil rakyat yang kebetulan hadir dalam buka puasa dan reses ini, agar bisa mewujudkan keinginan masyarakat," terangnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Haji Lulung menyebutkan, usulan renovasi agar di perjuangkan oleh Lurah Pekojan agar memasukkan usulan dalam Musrenbang dan begitupun kepada kepala UPK Kota Tua agar membuat usulan / anggaran untuk diajukan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Insya Allah DPRD akan membantu untuk merealisasikannya.

Hingga berita ini disusun, hadir dalam giat tersebut, Ketua Masjid Jami Langgar Tinggi, Habib Ahmad Alwi Assegaf, Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, Lurah Angke, M.Dirhamsyah, Perwakilan UPK Kota Tua, Irval Guci, serta pengurus Masjid Langgar Tinggi, Ketua RW, LMK, FKDM, juga anggota Komunitas Langgar Tinggi (Sol@t).

Rep : Iim Purnama/Tim

Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 10:25:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo, tengah memimpin apel siaga jelang Ramadhan dan cipta kondusif wilayah pekojan, bertempat di halaman Kantor Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Rabu (16/5/2018). Apel diikuti oleh seluruh staff jajaran, RT/RW, PKK, FKDM, juga PPSU.

Lurah Tri Prasetyo Utomo menyampaikan, bahwa apel siaga yang dilaksanakan ini adalah selain menyambut bulan suci ramadhan 1439 H, tentunya juga satu upaya dalam mengimplementasikan instruksi Gubernur DKI Jakarta terkait dengan maraknya aksi dan isu bom di persada nusantara tercinta ini.


“Apel ini tentunya dalam upaya pemberdayaan masyarakat bersama 3 pilar Kelurahan Pekojan bersama stake holder wilayah yang ada di 12 RW dan 144 RT sekelurahan Pekojan, dengan dilanjut silaturahmi menjalin kebersamaan untuk menjaga wilayah terhadap situasi dan kondisi yang berkembang untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan masyarakat Kelurahan Pekojan,” ujar Lurah Tri.

Lurah Pekojan juga mengatakan, adapun sistem pengamanan dan ketertiban dengan menggerakkan seluruh potensi masyarakat bersama 3 Pilar Pekojan mengoptimalkan pengawasan dan pengendalian terhadap warga masyarakat melalui kamtibmas.

Lanjutnya, diwilayah masing-masing agar buka mata dan buka telinga dengan komunikasi sekecil apapun gejala ataupun indikasi yang dirasa menimbulkan ketidak nyamanan atau gangguan di lingkungan masyarakat kelurahan Pekojan.

“Adapun kesepakatan dalam apel seluruh stake holder bersama 3 Pilar untuk Memperhatikan keluar masuknya warga pendatang dan penghuni kontrakan maupun kos-kosan serta aktifitas usaha yang ada di lingkungan pemukiman kelurahan Pekojan Tambora Jakarta Barat,” pungkasnya.

Editor : Heri Tambora.

thumbnail

Diposting oleh On 10:58:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Puluhan anggota Majlis dan jamaah Masjid Jami An Nawier tengah menghadiri penutupan pengajian dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah Tahun 2018, di Masjid Jami An Nawier jalan Pekojan 1 RT.02/01 Kel.Pekojan , Tambora, Jakarta Barat, Senin (07/5/2018).

Pagelaran penutupan pengajian sementara yang dipimpin langsung oleh Ustad Diky Aulia Basandid diahdiri oleh Gias Kumala Putra, Kapospol Kopi Kelurahan Pekojan, Ipda Suparsono, Babinsa Kelurahan Pekojan, Bimas, Tokoh Masyarakat juga Tokoh Agama se kelurahan Pekojan.

Hingga berita ini disusun, acara demi acara dimulai dengan pembacaan Tahlil, serta pembacaan Sholawat kepada baginda junjungan Nabi Besar Muhammad SAW, diakhiri dengan doa penutup serta memakan menu hidangan yang sudah disediakan panitia (rsl/lth/rofiq).

thumbnail

Diposting oleh On 9:41:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Setelah diadakannya Festival Kampoeng Pecinan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta kembali menggelar Festival Kampoeng Arab Pekojan. Festival ini baru pertama kali digelar di wilayah Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Minggu (6/5/2018).

Habib Ahmad alwi Assegaf Ketua Yayasan Langgar Tinggi yang juga selaku Ketua Panitia Festival Kampoeng Arab Pekojan mengatakan, bahwa dengan diadakannya kegiatan ini tidak lain adalah bagian dari mempromosikan sejarah-sejarah yang ada di Pekojan.

“Diantaranya adalah bangunan-bangunan sejarah juga rumah-rumah yang menjadi cagar budaya, itulah yang kita promosikan untuk dikenal bangsa dan negara ini kita ini serta masyarakat umum lainnya,” ujar Habib Ahmad Alwi Assegaf.

Dikesempatannya, Kepala Pelayanan Informasi UPK Kota Tua Disparbud DKI Jakarta, Irvan Guci mengatakan, Festival Kampoeng Arab Pekojan merupakan salah satu agenda pengembangan destinasi wisata berdasarkan karakteristik kawasan di Kota Tua.

“Ada tiga kawasan di Kota Tua buffer zone yakni Pecinan, Pekojan, dan Pesisir Sunda Kelapa. Sedangkan kawasan Inti yang berada di tengah yakni Taman Fatahilah,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya saat ini fokus mengembangkan berbagai potensi wisata di tiga kawasan pendukung Kota Tua di antaranya Festival Pecinan, Kampung Arab Pekojan dan Kampung Tua Luar Batang.

Sementara Camat Tambora, Djaharuddin dalam sambutannya mengatakan, bicara wisata Kota Tua, Kecamatan Tambora adalah salah satu lokasinya, dimana sebagian atau seluruhnya Pekojan ini adalah salah satu areal destinasi wisata, tentunya perlu ada pengembangan potensi.

Camat Tambora juga mengatakan, seiring Kecamatan Tambora juga memiliki visi dan misi pengembangan Pariwisata dengan pergerakan potensi lokal, kami berharap ini kegiatan-kegiatan positif yang pertama.

“Mudahan-mudahan untuk tahun selanjutnya bisa dijadikan kegiatan rutin tahunan, tapi tentunya kedepan kita akan koordinasikan lebih bagus lagi, ” ujarnya.

Diakhir sambutan menjelang pembukaan acara, Camat Tambora Djaharuddin mewakili Walikota Jakarta Barat memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan festival Kampoeng Arab Pekojan, "Mudah-mudahan kedepan ini bisa dijadikan festival tetap untuk di Kelurahan Pekojan," tuturnya.

Ditempat sama, Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo mengatakan, ada lima bangunan cagar budaya yang menjadi bagian dari destinasi wisata kawasan Kota Tua yang berada di Kelurahan Pekojan yakni Langgar Tinggi, Masjid An Nawier, Vihara Dewi Samudera, Masjid Al Anshor dan Masjid Jami Kampung Baru.

“Pekojan sejak dahulu terkenal dengan kampung Arab yang kental nuansa Islami.  Bangunan cagar budaya religi berusia ratusan tahun mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kota Tua,” pungkasnya.

Rangkaian bunga ucapan selamat dari Senator DKI Jakarta Hj.Fahira Idris turut menghiasi acara Festival Kampoeng Arab Pekojan, tampak hadir pula Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh, SH, mewakili Kapolres Jakbar, Kombes Pol Hengki Haryadi didampingi Kapospol Subsektor Kopi Ipda Suparsono serta personil Bhabinkamtibmas, Danramil 02 Tambora, Kapten Arz Rizky, juga Lurah Angke M.Dirhamsyah. (nur/tis)

thumbnail

Diposting oleh On 3:09:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA – puluhan warga Kelurahan Pekojan tepatnya warga RT.001 tengah mengikuti rapat atau sosialisasi tentang program dari Pemerintahan cara pembuatan Sertifikat Rumah (PTSL) bertempat di Kediaman Budiyanto selaku Ketua RT.001 Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (1/5/2018).

Sebagaimana diketahui, Pemerintah telah mencanangkan program percepatan Pendaftaran Tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap sampai dengan tahun 2025. Untuk terselenggaranya kegiatan tersebut, pada 13 Februari 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Seluruh Wilayah Republik Indonesia.

Informasi yang dihimpun Redaksi, Amrullah LMK Unit RW.008 Kelurahan Pekojan menjadi narasumber dalam penjelasan tentang tata cara pembuatan sertifikat serta persyaratan yang hasrus dilampirakan dalam pembuatan Sertifikat Rumah.

Hingga berita ini disusun, tampak warga RT.001 Kelurahan Pekojan sangat antusias mengikuti sosialisasi tersebut, terlebih mereka menyampaikan termikasihnya kepada Pemerintah juga BPPN serta berharap program pemerintah tersebut dapat berjalan dengan baik. (rls/budiyanto)