Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Posted by On 10:22:00 PM

Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Lurah Pekojan Tri Praseto Utomo, tengah meninjau dan memberikan bantuan untuk korban kebakaran yang melanda gudang kosmetik di pemukiman padat penduduk di jalan Bandengan Utara I RT 04 RW 12 No. 36 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (04/12/2017).
Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo mengatakan, bahwa dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa dan luka. Namun, ada lima rumah yang terbakar dengan 7 Kartu Keluarga dan 26 jiwa. Sedangkan untuk karyawan gudang total ada 50 orang.

“Yang terbakar di RT 1, 3 dan 4 RW 12 Kelurahan Pekojan dan ada 50 karyawan dan kebanyakan orang yang tinggal dilokasi," ujarnya.
Tri menambahkan, untuk sementara korban yang rumahnya terbakar akan menempati Pos RW 12. Korban nantinya akan dibantu oleh seluruh stakholder, LMK, FKDM bersama untuk penanganan awal. Tidak hanya itu, tiga petugas kesehatan dari Puskesmas Pekojan sudah di turunkan guna memeriksa kesehatan korban.
“Korban sudah diberikan pertolongan kesehatan dengan penyakit ditemukan rata-rata hipertensi diduga karena panik serta infeksi bagian atas karena asap kebakaran,” katanya.

Lebih lanjut Tri menjelaskan, tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, pihaknya bersama Dinas Sosial Tagana (Taruna Siaga Bencana) akan memberikan bantuan berupa logistik.
Pasca kejadian ini, Lurah Tri menghimbau kepada masyarakat khususnya wilayah Pekojan untuk lebih memperhatikan lingkungan sekitar terhadap terjadinya kebakaran.

“seperti arus listrik yang terkontrol dnganbaik,pemasangan tabung gas serta sumber-sumber api yang dapat menimbulkan kebakaran untuk dijaga dan diperhatikan secara seksama,” Pungkasnya mengakhiri.(hlm-in/red)



thumbnail

Posted by On 11:04:00 PM

Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo Ikut Kerja Bakti di Wilayah RW.008, Minggu (26/11/2017).
PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - Warga masyarakat Kelurahan Pekojan kembali mengadakan kerja bakti sesuai dengan surat edaran dari Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo, kerja bakti dilakukan serentak bersama seluruh warga RT.001, 011/008, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (26/11/2017). Pagi

Kegiatan kerja bakti serentak yang dimotori oleh Ketua RW.008, Samuti, didampingi Ketua LMK Unit 008, Tating Amrullah, FKDM H.Yanto, juga dihadiri oleh Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo.


Pantauan Tim Media Pewarta Tambora, tampak para Ketua RT mengerahkan semua warganya untuk turut serta dalam melaksanakan kerja bakti, dengan diperbantukan oleh anggota PPSU, semangat dan kebersamaan tampak terlihat saat mengangkut sampah dinaikan ke sebuah truk yang telah disediakan.

Giat kerja bakti yang diikuti warga pribumi maupun warga pendatang tampak semangat terlebih saat adanya Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo hadir ditengah-tengah saat giat kerja bakti berlangsung, tampak hadir pula perwakilan team monitoring dari Walikota Jakarta Barat yang ikut serta dalam giat kerja bakti tersebut.



“Ternyata masih ada Lurah yang mau ikut serta kerjabakti seperti Lurah Pekojan bapak Tri, yang mau ikut turun dalam pengerukan got atau gorong-gorong saluran air yang tersumbat, kami para Ketua RT di wilayah RW.008 sangat merasa bangga ketika kami dibantu beliau,” Pungkas salah satu Ketua RT (bud-in/red)




thumbnail

Posted by On 6:04:00 PM

Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo (KAnan) Bantu Salurkan Pendistribusian Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT)
Jakarta - Sebanyak 700 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 12 RW dengan 144 RT di Kelurahan Pekojan telah mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) bertempat di Halaman Kantor Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (26/11/2017).

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) dari kementerian Sosial RI melalui Bank BNI 46 ini dilaksanakan setiap 2 bulan sekali dengan melibatkan seluruh stake holder RT/RW, LMK, FKDM, dengan pelaksanaan lapangan melalui peran serta pengurus PKK yang tergabung dalam UP2K dan Agen 46 Pekojan.

“Pastikan agar penyaluran bantuan tersebut tepat sasaran dan produknya insya allah layak konsumsi,” ujar Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo Kepada Media Pewarta Tambora saat terjun langsung membantu pemberian BNPT di lokasi.

Dikatakan Tri, bahwa BPNT merupakan program bantuan pangan dari pemerintah pusat yang dikelola oleh Kementerian Sosial RI. Bantuan Non Tunai (BNPT) diberikan bagi seluruh kepala keluarga Penerima Manfaat (KPM).


Informasi yang diperoleh tim Media PETA, warga yang menerima BNPT tampak tertib menunggu antrian yang telah disusun sedemikian rupa oleh panitia. Hingga berita ini disusun pendistribusian Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) berlangsung dengan aman dan tertib. (hlm/Ip-in/red)

thumbnail

Posted by On 12:57:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - Kelurahan Pekojan yang dipimpin Tri Prasetyo Utomo, tengah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang diberikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Kelurahan Pekojan adalah 3 dari Kelurahan Se-DKI Jakarta yang mendapatkan Piagam dan Penghargaan Kelurahan ODF STBM Nasional, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional yang digelar di Lapangan Timur Gajah, Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu  (25/11/2017).


Peringatan Hari Kesehatan Nasional bertema ‘Sehat Keluarga, Sehat Wargaku, Menuju Generasi Emas’. Dalam acara tersebut hadir pula Dirjen Kementerian Kesehatan RI, Asisten Kesehatan Rakyat Catur La+swanto, Kadis Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto, Kadis Kehutanan Djafar Muchlisin, Wakil Walikota Jakarta Barat.

Tri Prasetyo Utomo kepada tim GemaMedia Network mengucapkan syukur dan Alhamdulillah, Kelurahan Pekojan, Kelurahan pertama di Jakarta Barat, bersama 3 Kelurahan Se-DKI Jakarta yang mendapatkan Penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta.

“Saya lurah Pekojan mempersembahkannya untuk Pekojan, saya juga menghaturkan terimakasih atas segala sumbangsih dan kerjasama serta solidaritas stake holder di wilayah Kelurahan Pekojan.” Ungkap Tri Prasetyo Utomo.

Tri juga menyampaikan terimakasihnya kepada Bapak/Ibu RT/RW, LMK, FKDM, RGC, dan PKK dengan Kader Pokja Sanitasnya, serta PPSU juga seluruh masyaraka Pekojan, semoga dengan Ridho Allah SWT, amal ibadah kita diberikan ganjaran yang setimpal.


“Tak kalah istimewa untuk seluruh teman-teman NGO / CSR dan teman-teman media dalam peran serta membangun Kelurahan Pekojan Nyaman, Maju, Sehat, Sejahtera dan Mandiri,” Pungkasnya mengakhiri.(hlm-in/red)

thumbnail

Posted by On 11:36:00 AM

Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Dalam rangka memperingati hari toilet sedunia Kelurahan Pekojan mengadakan kegiatan On The Job Training dengan pelatihan dan pembuatan tanki septic SNI bagi masyarakat Pekojan.

Kegiatan yang dikomandoi Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo juga diikuti oleh RW, LMK dan PKK serta pasukan orange juga tokoh masyarakat Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

"Kegiatan pelatihan TOT ini adalah kegiatan pertama kali dicanangkan khususnya di Provinsi DKI Jakarta, dengan tujuan memberdayakan masyarakat," Ungkap Lurah Tri dilokasi pembuatan Tanki Septic  kepada media ini, Jumat, (24/11/2017).


Dikatakan Tri, bahwa pelatihan dan pembuatan septic selain memperingati hari toilet sedunia dengan pendampingan USAID luWash Plus dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 23 hingga 24 November 2017.

Lebih jauh, Tri menyampaikan, dengan adanya pembekalan materi tersebut diharapkan peserta sudah siap untuk menambah pendapatan melalui wirausaha sanitasi yang akan dicanangkan melaluu kegiatan sentra produksi bengkel sanitasi yang akan berdamoingan dan sinergi dengan Bank sampah Pekojan.

Sebelumnya, pihak Kelurahan telah menyelenggarakan On The Job Training, berupa peresmian MCK dan Pembangunan Tanki septic SNI bersama USAID luWash dengan ASN Pekojan, RT/RW, LMK, FKDM, PKK, Kader Pokja sanitasi dan PPSU Kelurahan Pekojan.

"Kami Kelurahan Pekojan terus berupaya menjadi yang terdepan dalam memenuhi aspirasi warga demi kesejahteraan, layaknya motto kami, 'Pekojan Maju, Sehat, Sejahtera, Mandiri dalam Maju Kotanya Bahagia Warganya'," Pungkasnya mengakhiri. (Hlm-in/red)

thumbnail

Posted by On 10:29:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - Rangkaian Program Welas Asih di Kelurahan Pekojan sebagai Kelurahan Compacionate Village yang menyelenggarakan Kegiatan TOT lieralisasi dan launching pojok baca Pekojan untuk menumbuhkan minat baca dan budaya belajar bagi masyarakat Kelurahan Pekojan Tambora Jakarta Barat

Kegiatan yang diikuti oleh RW,LMK dan PKK serta Pemerhati Baca di Kelurahan Pekojan ditandai dengan penyerahan buku bacaan, rak buku , 1 unit komputer untuk proses adminstrasi dan Peresmian Ruang Tempat Pojok Baca Pekojan yang berlokasi di Lantai empat Kantor Lurah Pekojan Jl.Pekojan 3

Training Melatih Membaca dan Bercerita pada Anak, Literasi merupakan keterampilan terpenting untuk anak di abad 21. Karena itu, Compassionate Village yang bersinergi dengan Kelurahan Pekojan merintis program literasi untuk warga.

“Progam tersebut mencakup training Melatih Membaca dan Bercerita pada Anak, budaya membaca warga sekaligus memfasilitasi dengan perpustakaan dan pojok baca,” Ungkap Lurah Tri Kepada Media ini. Rabu (22/11/2017).

Dikatakan Tri, Training diikuti oleh 29 peserta dari ibu-ibu warga Pekojan mewakili berbagai RT dan RW. Pelatihan tersebut mengupas dan sekaligus praktek membaca buku besar (big book), reading Aloud dan cara mendongeng berbasis karakter pada anak.

Agar program berkelanjutan, Pekojan sebagai model Compassionate Village secara rutin akan menggelar training-training lanjutan mencakup training mencatat kreatif untuk remaja, training speed reading dan menggulirkan gerakan ibu membaca.

“Program-program tersebut diharapkan mampu mendukung pemanfaatan perpustakaan dan pojok baca, dan dalam jangka panjang mampu meningkatkan kualitas warga dan pelajar di Pekojan di bidang literasi,” Ujarnya.

Lebih jauh, Tri menyampaikan, Salah satu program pendukung untuk mewujudkan Compassionate Village adalah pojok baca untuk warga, karena program tersebut merupakan fasilitas warga dan pelajar untuk mendapatkan akses literasi yang memadai.

Adapun peresmian dilakukan bersamaan dengan TOT Literasi untuk warga. Lurah Pekojan  Tri Prasetyo Utomo membuka program training sekaligus meresmikan Pojok Baca.  Sementara Training for Trainer dipandu oleh Sulistiyo, Praktisi pendidikan dari Yasmin Learning Center, Ciputat.

Sebagai tahap awal, telah dihibahkan ratusan judul buku untuk masyarakat pekojan, berupa koleksi buku-buku mencakup buku-buku anak, remaja dan umum. Kedepan Compassionate Village akan terus menambah koleksi buku-buku.

Pojok baca kelurahan Pekojan diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga, sekolah sekitar dan masyarakat. “Semoga Pekojan dapat menjadi pionir sebagai Compassionate Village di Indonesia.” Pungkasnya mengakhiri. (hlm-in/red)

thumbnail

Posted by On 9:50:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta – Dalam rangka antisipasi bencana pada musim banjir, sebagaimana instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo tengah membuka posko Kasatlak Bencana.

Lurah Tri mengajak kepada seluruh pasukan warna, baik RT/RW, LMK, FKDM dan juga PPSU, hingga para tokoh warga masyarakat untuk sama-sama mengemban tugas sebagaimana amanah yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta

“Posko bencana di jaga dan siaga 24 jam, baik personelnya, maupun peralatannya, alat komunikasinya, dan juga memastikan semua kebutuhan logistik ditempatkan di lokasi Kantor Halaman Kelurahan," ujar Tri kepada Media ini, diruang kerjanya, Rabu (22/11/2017).



Tri juga menginstruksikan kepada semua Ketua RT/RW, LMK, FKDM agar memonitor  selalu Jika terdapat diwilayahnya ada genangan air (Banjir) di jalan maupun yang masuk ke pemukiman warga, mulai melampaui batas, maka warning system harus diaktifkan.

“Caranya bisa dengan mengirim SMS serentak ke warga, menggunakan kentongan, atau sarana komunikasi lain, Sehingga warga yang tinggal di daerah rawan bencana dapat info secepatnya," Ujar Tri


Tri yuga  meminta pada semua yang piket bencana agar penanganan banjir selalu prima. “Artinya, jalur evakuasi, antisipasi dapur umum, dan pos kesehatan disiapkan.  Jika dibutuhkan, maka bisa langsung digunakan,” Pungkasnya mengakhiri. (Lth-in/red)

thumbnail

Posted by On 11:48:00 PM

Pewarta-Tambora.com, Jakarta – Dalam rangka memeriahkan kemenangan Anies Sandi, warga kampung Janis 3, Pekojan, bekerjasama dengan Relawan Anies Sandi (RAS) tengah mengadakan kegiatan Pasar Rakyat, Sabtu (4/11/2017) terdapat kurang lebih Sebanyak 70 stand tertata.

Acara yang diselengrakan pada Sabtu hingga minggu ini, selain adanya pasar murah adapula hiburan yang disuguhkan panitia acara, seperti  band betawi, Qosidah Marawis, Hadroh, Campur Sari.

Hingga berita ini disusun, terlihat riuh dan ramainya jajakan pakaian, makanan, minuman dan lain sebagai, adapula panggung hiburan telah dsediakan panitia pesta rakyat, bagi warga dan masyarakat sekitar, dipersilahkan untuk datang.

Rep : Budiyanto
Ed : Heri Tambora






thumbnail

Posted by On 1:11:00 AM

Kader PKK dan Jumantik Unit RW.008 Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat
PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - para kader PKK dan Jumantik Unit RW.08 Kel.Pekojan tengah mengadakan sosialisasi penyuluhan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) bersama perwakilan Dinas Kesehatan, Senin (30/10/2017).

Giat penyuluhan kepada warga masyarakat RW.08 Pekojan  yang dilaksanakan sejak Hari Minggu (29/10/2017) hingga Senin (30/10/2017) berlangsung lancar, dengan didampingi perwakilan Dinas Kesehatan Hanna dan Wughini. (Budiyanto)

thumbnail

Posted by On 2:01:00 PM

Jakarta, Pewarta Tambora - Warga masyarakat Kelurahan Pekojan selain peduli dengan aksi kegiatan religiusnya serta berbagi kasih santunan, namun kali ini aksi yang dilakukannya adalah kerja bakti serentak bersama seluruh warga RT.001,011/008, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (8/10/2017). Pagi

Kegiatan kerja bakti serentak yang dimotori dan dimonitor oleh Ketua RW.008, Samuti, beserta Ketua LMK Unit 008, Tating Amrullah, juga diikuti serentak oleh para Ketua RT.001 s/d RT.011/008, Kelurahan Pekojan, berdasarkan surat edaran yang disampaikan oleh pihak Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat


 Pantauan Tim Media Pewarta Tambora, tampak para Ketua RT mengerahkan semua warganya untuk turut serta dalam melaksanakan kerja bakti, dengan diperbantukan oleh anggota PPSU, semangat dan kebersamaan tampak terlihat saat mengangkut sampah dinaikan ke sebuah truk yang telah disediakan.

Hingga berita ini disusun, pelaksaan kerja bakti serentak dapat terlaksana dengan lancar, terlebih saat para Ketua RT masing-masing wilayah dengan kebersamaannya pula mengeluarkan konsumsi pribadinya berupa kopi, kue, dan air mineral, khusus bagi warga yang ikut kerja bakti.

Reporter : Budiyanto

Editor : Heri


thumbnail

Posted by On 11:35:00 PM

Jakarta, Pewarta Tambora - Puluhan Warga masyarakat RW.08 Kelurahan Pekojan antusias nobar film penghianatan G30S/PKI, yang digelar di wilayah RW.08, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (30/9/2017) malam.

Acara yang dihelat oleh anak-anak muda Karang Taruna Unit RW.08 Pekojan ini dihadiri dari pelbagai elemen kaula muda, para sesepuh, serta ratusan warga masyarakat setempat.


 Pantauan tim Media, terlihat antusiasme warga RW.08 Kelurahan Pekojan, hingga disaat dihelatnya acara tersebut, sontak celetuk warga meminta agar film G30S/PKI ini dapat diputar setiap tanggal 30 September.

"kalau bisa diputarnya setiap tanggal 30 September, agar kami masyarakat dan anak muda bisa mengerti sejarah kelam atas penghinatan gerakan 30 september ini," celetuk warga, sambil tersenyum.

Reporter : Budiyanto

Editor : Heri Tambora

thumbnail

Posted by On 12:32:00 AM

Pewarta-Tambora, Pekojan - Pemerintah Kelurahan bersama petugas Damkar, 3 Pilar, RT/RW, FKDM, RGC, PPSU dengan seluruh masyarakat, serentak bersatu dan melayani penanganan Pasca Jaya 65, di Jalan Pengukiran 3, RT.013/03, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (23/9/2017).

Pasca kebakaran yang terjadi di pengukiran pada Jumat, 22/9, kini sedang dalam penanganan Damkar, BPBD DKI Jakarta, PMI Jakart Barat, PLN Posko Bandengan, AGD Dinkes, Satpol PP Kecamatan Tambora, PSK dan Tagana Sudin Sosial Jakarta Barat.

Adapun upaya yang sudah ditangani BPBD DKI Jakarta dengan membantu proses koordinasi dengan PLN terkait pemutusan arus listril untuk proses pemadaman melalui PUSDATIN kebencanaan (So1, So2 dan Call Center Jakarta Siaga 112).

Selanjutnya, membantu proses koordinasi dengan proses koordinasi dengan SKPD terkait melalui Pusat Data dan Informasi Kebencanaan dan Call Center Jakarta Siaga 112, selanjutkan Tim Piket BPBD melakulan Assesment ke Lokasi Kebakaran dan melakukan koordinasi dengab SKPD terkait.

Hingga berita ini disusun, terkait informasi yang diterima melalui chat WAG, kebakaran di Pekojan mengakibatkan salah seorang orang petugas terjatuh dari tangga hingga dirujuk ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta.

Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo, menyampaikan kepada seluruh masyarakat Pekojan agar selalu berhati-hati terhadap potensi terjadinya kebakaran.(Lutfi)

thumbnail

Posted by On 11:55:00 PM

Pewarta Tambora, Pekojan - Kebakaran terjadi di sebuah rumah konfeksi di kawasan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan si jago merah.

"Yang terbakar rumah konfeksi diduga rumah tersebut milik Irawan, sebanyak 20 Unit mobil damkar sedang berjibaku," kata warga setempat. Jumat (22/9/2017).

Sumber Tim PETA menyampaikan Kebakaran terjadi di Jl.Pengukiran 3 RT.002 RW.03, Pekojan, Tambora, Jakbar, pada pukul 23.50 WIB. Petugas pemadam sedang berjibaku memadamkan api.



"Informasi di lapangan pada pukul 24.00 WIb, api masih menyala. Rumah permanen yang terbakar," lanjutnya.

Hingga berita ini disusun, belum diketahui penyebab kebakaran maupun total kerugian yang dialami. Petugas pemadam kebakaran masih berupaya mengendalikan api.(Budi/Yus)

thumbnail

Posted by On 9:45:00 AM

Pewarta-Tambora, Jakarta - Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H, Pemerintah Kelurahan Pekojan bersama elemen masyarakat gelar pawai obor, dengan diikuti oleh 3 Pilar, RT/RW, FKDM, RGC, PKK, Majlis Ta'lim Ats Tsawa bersama tokoh masyarakat sekelurahan Pekojan, Kamis (21/9/2017) malam.

Adapun yang menjadi titik kumpul pawai obor dimulai dari halaman kantor Kelurahan Pekojan, melewati Jalan Pekojan 3, jalan Tubagus Angke arah ke Pejagalan, menuju jalan Bandengan Selatan kemudian berkumpul di Tugu Menara Pekojan, dengan menyusuri jalan Liberia arah Bandengan utara 3, dan kembali menuju Halaman Kantor Pekojan.

Alunan sholawat group marawis serta taburan pesat kembang api menjadikan perayaan 1 Muharram 1439 H meriah dan penuh dengan suasana yang penuh keharuan, terlebih ditambahnya guyuran hujan yang tidak menyurutkan para peserta pawai obor.

Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo menyampaikan, bahwa tahun baru ini sebagai tahun baru hijriah 1439 H ke arah perbaikan Pekojan untuk menjadi lebih baik.

"Sesuai dengan visi misi Kelurahan Pekojan, yakni membangun Pekojan yang maju, sehat, sejahtera dan mandiri,"pungkasnya. (Lutfi)

thumbnail

Posted by On 12:22:00 AM

Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Seorang Anggota Citra Bhayangkara T.10,9 Pekojan menjadi korban tabrak lari tepatnya di seputaran Jalan Jembatan Gambang, Angke, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (12/9/2017) sekira pukul 02.00 WIB dini hari.

Korban yang diketahui atas nama Unen (56), mengalami pendarahan dikepala serta hidung, saat itu juga rekan-rekan seprofesinya, membawa korban menuju RS.Atma Jaya, yang kemudian keesokannya (red:kamis) korban dirujuk menuju RS.Sumber Waras.


Informasi yang didapat Media PETA, Saksi di TKP menyampaikan, korban yang tengah mengendarai kendaraan motor mio, tiba-tiba dari arah bersamaan ada sebuah mobil yang diduga berjenis Avanza dengan warna silver, dengan kecepatan tinggi yang seketika menabrak korban hingga terpental, kemudian mobil tersebut melarikan diri.

Hingga berita ini diturunkan, korban dengan nama lengkap Unen, yang beralamat Jl.Kampung Janis No.33, RT.008/006, Kel.Pekojan, Kec.Tambora, Jakarta Barat, masih dalam penanganan pihak Rumah Sakit Sumber Waras.

Rep : Budiyanto

thumbnail

Posted by On 11:55:00 PM

Heriyanto alias Joni Pesek (Batik Merah), di Gedong Panjang Raya, Pekojan, Rabu (30/8/2017) Foto Dok : Pewarta Tambora

Pewarta Tambora.com, Jakarta – Dalam rangka mendukung program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Masyarakat (PMKS) Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, tengah menggelar acara penyerahn kunci dan surat tugas kepada Heriyanto alias Joni Pesek, Rabu (30/8/20170 Siang.

Acara yang dihelat di Area Bank Sampah Kelurahan Pekojan, Jalan Gedong Panjang Raya, Kel.Pekojan, Tambora Jakarta Barat, berlangsung sukses da khidmat, dengan  dihadiri instansi Kemeterian Social, pengurus RT/RW Kel.Pekojan, FKDM, serta masyarakat setempat.

Lurah Pekojan, Tri Prasetyo Utomo, menyampaikan, kegiatan ini memang sudah dicanangkan dengan program paket Kemerdekaan RI, dan kegiatan ini mendapat bantuan dari Kemeneteian Sosial, dengan mendapat eksistensi kebutuhan anak dan keluarga.

“Rumah ini adalah bentuk kepedulian dari kementerian Sosial dan Lurah Pekojan untuk mengatasi kondisi Sosial yang ada diwilayah Kelurahan Pekojan,” ungkap Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo.      

Dikatakan Lurah, pada dasarnya, rumah yang berdiri ini memang dibangun semi permanen dan berdiri diatas tanah Negara, hal ini dilakukan sementara untuk mengatasi tempat tinggal Joni Pesek, sebelum mendapati Rumah Susun, dan bilamana Negara membutuhkan, kapanpun siap dipindahan,” Jelasnya.

Keberadaan Joni Pesek selaku penerima kunci dan yang menempati rumah ini, sifatnya tidak melekad (stimulan), “Joni Pesek diberikan surat tugas sebagai karyawan Bank Sampah yang mampu berdaya dan berkarya guna manfaat bersama keluarga untuk hidup layak,”pungkasnya.

Reporter : Lutfi/Halim/Ipung

thumbnail

Posted by On 11:38:00 PM

Tri Prasetyo Utomo, dalam Acara Tambora Run 5K, di Seasons City, Minggu (27/8/2017) Foto Dok : Pewarta Tambora
Pewarta-Tambora.com
Jakarta - Ada pemandangan yang sangat berbeda di kawasan Kecamatan Tambora Jakarta Barat, terlihat dari semangat para peserta Tambora RUN 5K, peserta giat dalam meraih sebagai pemenang.

Dengan semangat nuansa Merah Putih lomba yang digelar pada Minggu, 27 Agustus 2017 di Kecamatan Tambora membawa suatu harapan.

Hal itu jua yang menjadi harapan lurah Pekojan, sama halnya dengan semua yang menjadi aspirasi baik pemerintah maupun masyarakat, bahwa dengan adanya acara Tambora RUN 5K semua masyarakat bisa menikmati olahraga yang di gelar dengan partisifasi aktif, membangun bersama untuk Tambora cerdas, Tambora sehat.

Menurut Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo SH, Kerjasama yang baik dalam proses suatu kegiatan seperti Tambora RUN 5K adalah pencapain sukses bersama, "Tambora RUN 5K yang dapat melibatkan seluruh komponen masyarakat, menjadi harapan ke depan menjadi sebuah tongkat estafet.

"siapa lagi kalau bukan masyarakat itu sendiri yang membangun manusia Indonesia sehat, cerdas dan menikmatinya, karenanya kita bangun bersama dan ciptakan lingkungan masyarakat yang harmoni," ujar Tri Prasetyo Saat diwawancari Wartawan.

Ditambahkan, Tri Prasetyo, ada kemungkinan event seperti ini bisa ditindak lanjuti, ke depan bisa juga diselenggarakan perwilayah kelurahan yang ada di kecamatan Tambora.


Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif dari masyarakat yang ikut serta tentunya merupakan salah satu bentuk yang mampu berdaya guna dan menjadi pemberdayaan yang signifikan baik kesehatan maupun kebersamaan yang terjalin secara keseluruhan.(Halim/Yus).

thumbnail

Posted by On 5:31:00 PM



PEKOJAN- Kawasan Kota Tua ternyata tidak hanya museum Fatahillah saja, masih ada beberapa cagar budaya yang masih menyisakan cerita-cerita dimasa dahulu.
Mungkin kakek nenek kita pasti tahu persis kampung arab terletak dimana, Kampung Arab sendiri terletak di Jalan Pekojan, Jakarta Barat.
Ketika menyusuri kawasan Pekojan, terlihat beberapa bangunan masjid berdiri dikawasan ini seperti masjid  AnNawier, Masjid Al Anshor, Mushola Ar Raudhah, Masjid Langgar Tinggi.

Selain menjadi pemukiman orang-orang Cina, daerah Pekojan dahulu juga dikenal sebagai Kampung Arab.
Banyaknya pedagang keturunan Arab yang tinggal di daerah ini karena lokasinya yang dekat dengan Pelabuhan Sunda Kelapa, dan dekat pula dengan Kali Krukut yang dulu bisa dilintasi kapal.
Meskipun jumlah orang Arab kini tak lagi menonjol, namun jejaknya masih bisa dijumpai hingga kini di Pekojan.
Menurut lurah pekojan Tri Prasetyo Utomo SH masyarakat yang mengetahui betul sejarah Pekojan mengatakan bahwa Koja diartikan india muslim, diantara mereka yang datang adalah para pedagang islam, sambil berdagang mereka berdakwah.
"Jika dahulu hasil dari mereka berdagang dibuat untuk berdakwah, dengan cara membangun masjid, jadi mereka mengeluarkan dana untuk islam," katanya saat ditemui Pewarta Tambora ,Jumat (20

/2017).
Salah satunya cagar budaya di Pekojan adalah Masjid langgar,Tinggi mungkin terlihat biasa saja, tapi makna sejarah masjid langgar tinggi ini begitu luar bisa, kenapa seperti itu, dikarenakan masjid ini menjadi pusat para pedagang untuk menurunkan penumpang
dan muatan di sini.


pada saat itu perahu  memang jadi salah satu moda transportasi populer.
Masjid langgar yang terletak persis dipinggir kali Angke/Krukut, tampak masih begitu kokoh berdiri padahal masjid ini sudah berumur ratusan tahun, Masjid Langgar sendiri berdiri sejak 1249 H / 1829 M.
Walau tidak banyak perpaduan ornamen antara Islam dan Tionghoa sangat terasa, warna dan bentuk pintu bangunan pun tidak luput dari setuhan Tionghoa, hal ini menandakan bagaimana tolerasi yang terjalin dimasanya.
Sesuai namanya langgar yang berarti masjid kecil, berbentuk persegi panjang. Tak banyak ornamen di sini.
Teras Langgar Tinggi Pekojan  berlantai kayu dan atapnya disangga pilar-pilar bergaya Eropa.
Ujung atapnya melengkung mirip gaya  bangunan Cina.
Di sebelah kanan  terdapat  pintu masuk ke dalam ruang utama yang berjendela dengan kisi-kisi berupa bilah kayu  sederhana pula.
Puncak undakan  berlanjut ke undakan menurun menuju pintu yang  membuka ke kali, tapi kini  pintu ke kali sudah tertutup.
Masjid langgar terdiri dari dua lantai, lantai atas sebagai tempat beribadah, sedangkan lantai pertama dibuat kamar-kamar tempat orang bisa menginap.
Hingga kini kamar-kamar di lantai bawah ini masih dipakai sebagai tempat berdagang.
Di bagian depan bangunan tampak undakan untuk masuk ke bagian dalam yang langsung menuju ke lantai dua Langgar Tinggi Pekojan.
"Jadi karena mereka pedagang dan memiliki banyak kolega, dan transportasinya melalui sungai, mereka membuat tinggal menetap sementara  untuk kolega mereka, jadi dahulunya dilantai bawah digunakan untuk tempat penginapan bagi para kolega pedagang dijamannya," kata nya.

Namun Tri  yang menjadi lurah menjelaskan menurut sejarah,masjid Langgar Tinggi mengatakan bahwa cagar budaya.yang ada diwilyahnya
Langgar Tinggi ini pernah direnovasi tahun 1993 seperti pengantian genteng dan keramik.
"Dulu masih batu lantainya, sedangkan atapnya masih glaso,
Masjid langgar sampai saat ini masih banyak yang mengujungi ketika hari libur seperti hari sabtu dan minggu, turis-turis asing dan komunitas pecinta sejarah masih menyambangi bangunan yang sudah ratusan tahun ini.


Menurut Lurah pekojan Tri ciri khas Kampung Pekojan saat ini sudah berangsur hilang ke aslianya  pasalnya jika dahulu masih banyak ornamen peninggalan sejarah Islam tuturnya.

Tri selaku lurah pekojan akan berupaya untuk menjembatani pada pemerintah terkait agar yang ada peninggalan cagar budaya langgar tinggi di wilayahnya untuk segera  mendapat perhatian khusus dari pemeeinth terkait, tujuan nya untuk menarik para wisata lokal ,maupun wisata asing  berkunjung sehingga, meningkatkan  perekonomian pekojan semakin pesat tuturnya.

thumbnail

Posted by On 9:41:00 PM

Lurah Pekojan Bersama Ketua Fkdm Kecamatan Tambora  Buka Turnamen Catur  Lurah Cup dalam rangka memeriahkan HUT RI KE 72 Tahun 2017
 
Pewarta Tambora com – Lurah Pekojan di dampingi ketua Fkdm Kecamatan Tambora Jakarta Barat. membuka Turnamen Lurah Cup  bertempat di aula Kantor Lurah Pekojan Jl.Pekojan III. Kecamatan Tambora , Jakarta Barat, Jum’at (19/08/17).

Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo SH langsung membuka Turnamen tersebut pada pukul 21 00 Wib dan dihadiri 58  peserta perwakilan dari RW 01 sampai RW012 kelurahan pekojan.

Lomba yang diadakan seperti catur, Tenis Meja  , Futshall,Mras pekojan, mewarnai peserta melibatkan anggota ppsu ppk karang taruna Fkdm Rgc dan murid Paud sekelurahan pekojan,  turnamen di buka tanggal 18 ,agustus  akan berlangsung hingga tanggal 27 agustus 2017 serta diakhiri dengan kegiatan tasyakuran  sebagai puncak peringatan Kemerdekaan RI ke-72.

Dalam sambutannya, Tri mengatakan, kegiatan Turnamen Lurah Cup 2017 ini merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017 dengan tujuan sebagai ajang silaturahmi dan menjaga kekompakan dalam memelihara kamtibmas di wilayah Pekojan .

Hadir dalam pembukaan Turnamen tersebut, Ketua FKDM kecamatan Lutfi Ramli ,Ketua Rt/Rw LMK Pekojan, para  tokoh Masyarakat setempat.

panitia penyelenggara
kegiatan Turnamen Catur Lurah Cup Joko Handoko
mengatakan kegiatan ini yuga sambil mencari bibit yang dapat menjadi perwakilan untuk melangkah nanti nya di Turnamen Camat Cup tidak menutup kemungkinan bisa maju ke tk kota admistrasi Jakarta Barat, joko pun berharap agar generasi pencinta catur  yang ada diwilayah pekojan untuk bisa tampil di ajang Turnamen catur di tingkat provinsi Dki tuturnya.
Ref : Lth

thumbnail

Posted by On 10:30:00 PM

Pewarta Tambora, Pekojan - Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo buka Rapat koordinasi Panitia Pemilihan Calon (PPC) LMK Tingkat Kelurahan, bertempat di ruang aula kantor kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (25/7) dengan Panitia Pemilihan Bakal Calon (PPBC) tingkat Rw Sekelurahan Pekojan.


Dalam rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan (Sekel) sebagai Ketua PPC dan dua anggota yakni Mansyur dan Budiyarno, bersama PPBC tingkat Rw serta para Ketua Rw.01 s/d 012.
(Budi-Tim PETA)