Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 9:55:00 AM

Pewarta Tambora, Jakarta - Perayaan Tahun Baru Imlek 2558yang jatuh pada 28 Januari besok membuka peluang bisnis buat para pedagang musiman. Tengok saja di Pasar Gang Alkaf Jakarta Barat, baru-baru ini, pasar itu mulai dipadati penjual pernak-pernik Imlek, mereka menjejali sepanjang jalan yang ada di pasar itu.

Eman satu di antara penjual pernak-pernik Imlek, dilapaknya tersedia hiasan lampion berbagai ukuran baik kosong maupun yang lengkap dengan lampunya. “Kami menjual tempat angpao berbagai versi dan gambar, mulai dari hiasan pohon uang atau yan pao, dan wadah emas bertingkat,”Ujarnya. Jumat (27/1/2017).

Eman pun menjual kue keranjang yang menjadi makanan khas Tahun Baru Imlek. Tapi eman mempekirakan, pendapatan tahun ini bakal turun,  karena, menurutnya, saat ini jumlah pesaing lebih banyak, Tahun lalu penjual pernik Imlek belum begitu banyak seperti sekarang,” kata eman.

Kekhawatiran yang sama juga diutarakan penjual pernak-pernik Imlek lainnya, “Selain jumlah pesaing yang bertambah, menilai, kenaikan harga bahan pokok beras minyak mempengaruhi animo masyarakat untuk belanja keperluan Imlek. Tahun ini, rupanya masyarakat juga terpengaruh lonjakan harga sembilan bahan pokok,”tandasnya.

Namun hal ini sudah diantisipasi. Buktinya  tak kaget dengan kondisi ini. Memang, dia percaya Tahun ayam ini adalah tahun waspada. Namun demikian, bukan berarti Tahun ayam menjadi masa apes dan untuk menangkal kesialan itu, lelaki setengah baya ini memasang sekaligus menjual patung Dewi Kwan Im yang melambangkan belas kasih.

Menurut eman pembeli biasanya mulai ramai menjelang siang, diperkirakan jumlah pembeli akan mencapai puncaknya satu hari menjelang perayaan. Pewarta Tambora (27/01)Lth.

thumbnail

Diposting oleh On 8:10:00 AM


KRENDANG, PEWARTA TAMBORA - Lokasi sementara (Loksem) untuk pedagang kuliner tepatnya diwilayah Krendang Utara, Jakarta Barat akan menjadi proyek percontohan khususnya diwilayah Jakarta Barat, karena Loksem ini juga akan menjadi pusat penjualan kuliner yang terbaik di Jakarta Barat.

Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Jakarta Barat  Silvy mengatakan, di loksem ini ada 125 pedagang kaki lima (PKL) yang menjual kuliner, Loksem ini merupakan tempat penjualan terbesar di Jakarta Barat untuk saat ini. Walau kelas kaki lima namun rasanya tidak kalah saing dengan kuliner  yang lainya modern.

"Loksem kuliner Krendang Utara ini akan jadi pusat penjualan kuliner terbesar di Jakarta. Ini sekaligus jadi tempat wisata kuliner khusus makanan" kata silvy, Sabtu  (21/1/2017).

Di loksem ini nantinya dilengkapi dengan lampu hias dan sarana kebersihan Sehingga pengunjung yang nerbelanja tidak buang sampah sembarangan akan merasakan sensasi yang berbeda. Setiap hari akan ada jadwal jenis kuliner  agar pengunjung benar-benar dapat menikmatinya. Dalam penyuguhan prasarana kebersihan dan parkir motor yang ter atur dilakukan kerjasama dengan pengurus wilayah Rw^Rt sehingga semuan nya dapat teratasi dengan baik.

Pihaknya optimis Loksem kuliner Krendang Utara  ini akan banyak menarik perhatian masyarakat pecinta jajakan makanan, buktinya saat ini banyak masyarakat yang berbelanja kuliner.

Tenda  loksem ini sudah mencapai 40  persen dan ditargetkan dalam waktu dua minggu akan selesai pemasangan tenda, dan rencananya awal Februari mendatang loksem kuliner ini akan di resmikan.
Sumber pewarta tambora (26/1)Lth.

thumbnail

Diposting oleh On 6:59:00 PM

Pewarta Tambora, Krendang - Sembilan Bahan Pokok (sembako) merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Namun, terkadang harga kebutuhan pokok tersebut terus melambung tinggi sehingga meresahkan, khusunya bagi yang kurang mampu, di kota besar seperti di Jakarta Barat khususnya di Kelurahan Krendang Kecamtan Tambora, menunjukan bahwa jumlah warga kurang mampu masih terbilang banyak.

Kekurangan yang dirasakan oleh warga kurang mampu ini yang menjadi perhatian bagi Yayasan Bumi Katulistiwa, sehingga Yayasan Bumi Katulistiwa ini pun mengadakan kegiatan pembagian sembako yang berlangsung di Kantor Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora Jakarta Barat. Minggu (22/1/2017).

Sebanyak 500 paket sembako dibagikan kepada warga yang kurang mampu. dsamping itu, terlaksananya kegiatan ini juga berkat adanya kerja sama antara Yayasan Bumi Katulistiwa bersama Pemerintah Kantor Kelurahan Krendang yang di pimpin oleh Andre Ravnic, selaku kepala kelurahan.

Adapun kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Imlek Tahun Baru Cina Tahun 2017. Setiap Satu Kepala Keluarga (KK) akan mendapat jatah satu paket sembako berisi beras 10kg, Minyak Goreng 1 liter, dan Sepuluh bungkus Mie instan.

Sekjen Yayasan Bumi Katulistiwa Chares sedang meyerahkan logistik kerjasama dan bantuan kepada lurah krendang Andre Ravnic S stp dan secara simbolis pun Chares menyerahkan bantuan sembako kepada salah satu warga penerima bantuan.

Chare menyampaikan, "Tujuan dari kegiatan ini adalah meringankan pengeluaran rutin warga penerima bantuan, beban hidup waga pun menjadi berkurang karena kebutuhan pokoknya dapat terpenuhi. Selain membagikan sembako, kegiatan ini merupakan kesempatan untuk bersilaturahmi serta menyosialisasikan Visi dan Misi dari Yayasan Bumi Katulistiwa kepada warga penerima bantuan.

Tanggapan positif pun muncul dari berbagai pihak, salah satunya disampaikan oleh Lurah Krendang Andre Ravnic.S.stp, Menurutnya, "kegiatan kemanusian seperti ini patut ditiru oleh seluruh instansi lain agar terwujud kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kita sangat menyambut baik atas kerja sama semuanya, dalam hal ini Yayasan Bumi Katulistiwa yang peduli terhadap masyarakat membantu meringankan mereka, dalam hal mungkin kebutuhan finansialnya,” katanya.

thumbnail

Diposting oleh On 9:57:00 PM



Pewarta Tambora
Krendang - Peringatan Maulid (Maulid) Nabi Muhammad SAW
Mazlis zikir Rasullah berlangsung
semarak, sabtu 31Desember 2016. Masyarakat Dan mazlis zikir Rasullah memperingati
Maulid dengan hikmat .walaupun dibarengi dengan datangnya pergantian malam tahun baru.
 Nasional di isi
dengan berbagai macam acara santunan kepada 60 anak yatim piatu serta di isi dengan tausyiah  dan lain-lain. Maulid ini menyemarakan

Ketua panitia penyelenggara maulid Habib Ilham ubadillah Al Idrus mengatakan  pada saat di wawancarai oleh awak madia pewarta tambora peringatan maulid nabi muhamad saw 1438 h.
merupakan sudah menjadi tradisi umat islam dalam memperingati hari kelahiran Rasullah saw pada 12 Rabiulawal. Dalam perayaan tersebut,
diramaikan oleh beberapa kelompok akhli dzikir yang membacakan
puji-pujian terhadap nabi yang berasal dari kitab Berzanji.

“Kami mengundang  rombongan akhli dzikir maulid yang dari
Para santri dan jamaah Ini juga sebagai bentuk menjaga silaturahmi terhadap kaum muslimin dan muslimat dalam momentum peringatan Maulid nabi,” kata Habib Ilham ubadillah Al Idrus .

Dikatakan Habib selain adanya para ahli dzikir maulid dan santunan kepada anak anak yatim/piatu
maulid yang sudah menjadi khas, dalam prosesi ini juga terdapat
memberikan doa kepada para syuhada pahlawan islam dan para orang tua kita yang telah mendahului meninggalkan di alam dunia.
dijelaskan Habib diawali pada saat acara peringatan ini dengan mengawali membaca ummul quran oleh Sanrti M.Rizki fajri .dan membacakan ratib dan marhaban.
Selanjutnya. Habib Ilham mengatakan bahwa
Tidak wajib dan tidak juga sunah memang melakukan perayaan
Maulid namun dengan melakukan perayaan ini sebagai bukti para umat
mencintai Rasulullah. Apa yang dilakukan semuanya baik, karena semua
sholawat toyibah kepada Nabi, dan dzkir kepada Allah,” kataHabib Ilham ubaedillah al Idrus.

Tamu yang menghadiri  terdiri dari tokoh masyarakat alim ulama jamaah masdjid ketua Rw/Rt Fkdm kecamatan maupun kelurahan.
Sumber pewarta tb (Lth).

thumbnail

Diposting oleh On 10:45:00 AM

Krendang Usai dalam seleksi PHL jumat (30/12/2016). Mereka mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi pekerja harian lepas (PHL).

Menurut Lurah krendang Andre Ravnic nantinya yang akan diterima sebanyak 45 orang. Sebanyak 87 yang ikut menjadi peserta   petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), yang nanti nya akan di kerjakan diwilayah menangani kebersihan yang nanti 45 Akan dipekerjakan sebagai PHL .kebersihan.

"Saat ini proses pendaftaran sudah usai dan sudah  kita lakukan seleksi. Tahapan seleksi kita gelar selama tiga hari," ujarnya.

Andre menjelaskan, proses seleksi terdiri dari tes tertulis, wawancara, dan kecakapan fisik. Dari ketiga tahap tes tersebut, hasil tes kecakapan fisik merupakan poin penting dalam penilaian.

"Wilayah kita itu karakternya membutuhkan kecakapan fisik. Tanggal 30 Desember hasilnya akan kita umumkan,"katanya
Sumber pewarta tambora
(LTH).

thumbnail

Diposting oleh On 11:17:00 AM

Pewarta Tambora, Jakarta - Sebanyak 7 bangunan liar di atas saluran air (drainase) tepatnya di Jalan Krendang Utara RT.003/02 Kelurahan Krendang, Tambora Jakarta Barat, dibongkar tim gabungan Kecamatan Tambora

Sebagian warga turut membongkar sendiri bangunannya, sebelumnya dirobohkan petugas yang membawa palu, linggis, gergaji, dan lainnya.

“Pak tolong beri waktu sebentar, biar saya bongkar sendiri bangunannya, supaya material bisa saya jual ke lapak,” ujar salah satu pemilik bangunan, Kamis (22/12).

Dia dan sejumlah warga lainnya membongkar bangunan milik masing-masing. “Kalau petugas yang membongkar, semuanya hancur-lebur,” timpal warga lainnya.

Pembongkaran yang mengerahkan 30 personil gabungan, termasuk di Bantu PPSU.

Penertiban dipimpin Kepala Pemerintahan dan Trantib Hernandang, hingga 7 bangunan termasuk MCK dibongkar.


"Keberadaan bangunan liar tersebut telah menyumbat saluran air dan juga mengganggu ketertiban umum. Sebagian bangunan juga memakan lahan maupun badan jalan, sehingga mengganggu pejalan lalin keberadaan bangunan liar ini banyak," ujar Hernandang.

Menurutnya, bangunan yang dibongkar semuanya ada 7 unit. “di depan jalan raya krendang utara, selanjutnya lokasi tersebut akan dibangun Taman dan Sarana Umum yang sangat bermanfaat bagi warga setempat,” jelas Hernandang yang diberikan kepercayaan penuh untuk memimpin penertiban oleh Andre Selaku lurah krendang.

Sebelum melakukan penertiban pihaknya sudah memberikan sosialisasi terlebih dahulu serta memberikan surat peringatan.

“Kalau ada pemilik bangunan yang mengaku tidak diberitahu, itu hanya mengada-ada,” pungkasnya.

Sumber pewarta Tambora.(Lth)

thumbnail

Diposting oleh On 4:00:00 PM

Pewarta Tambora, Krendang - Dalam Seleksi Tilawatil Quran (TSQ) yang digelar pada beberapa hari lalu di Kecamatan Tambora, terpilihlah Moh Rizki putra dari wilayah Kelurahan Krendang sebagai pemenang STQ Tingkat Kecamatan Tambora.

Moh Rizki yang meraih juara satu tersebut berencana akan diikut sertakan dalam seleksi tilawah quran tingkat Kota Adninistrasi Jakarta Barat.

Selanjutnya, Pemerintah Kecamatan Tambora akan memberikan pembinaan kepada putra-putri untuk memperdalam membaca ayat suci al-quran, dengan menggunakan anggran pendapatan belanja daerah (APBD).

"Program ini adalah atas dasar instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 130 Tahun 2016 dengan surat Wali Kota Jakarta Barat No.2294/1856 Tentang Seleksi Tilawtil Quran" ungkap Camat Tambora Djaharuddin.

Hal senadapun disampaikan Andre Ravnic "Ini adalah suatu kebanggaan buat Pemerintah Kelurahan Krendang dapat melahirkan generasi yang dapat membawa nama baik dan mengharumkan wilayahnya yang selama ini dipimpin," ujarnya kepada awak media.

Andre Ravnic pun akan selalu membina putra-putri wilayah yang dipimpinnya, agar lebih maju kedepan walaupun harus mengocek biaya pembinaan dari miliknya sendiri.

"Karena inipun merupakan satu kewajibannya, dan ini satu sejarah buat kami yang bisa mewakili Kelurahan Krendang dapat menampilkan Putra-Putri nya tampil pada ajang seleksi tilawah quran tingkat Kota," tandasnya.

Rep : Lutfi Bin Ramli

thumbnail

Diposting oleh On 4:30:00 AM

Pewarta Tambora, Krendang – Pemerintah Kelurahan Krendang dalam hal ini Andre Ravnic selaku Lurah Krendang, terus berupaya menjalankan program pembenahan Kali yang tentunya menjadi prioritas kerja Pemerintah Kelurahan Krendang bersama Pemerintah Provinsi DKI jakarta, terlebih dalam menghadapi musim penghujan dan banjir setiap tahunnya.

“Kali Duri yang dulunya lebar dan sering dipergunakan warga untuk berbagai macam keperluan seperti mandi cuci kakus sementara ini sekarang terlihat dangkal keruh dan berbau,kami selaku pemerintah kelurahan dan dibantu oleh sudin tata air akan menormalisasinya kembali,” Ujar Andre Ravnic, yang didampingi Kasie Pemerintahan Hernandang, Jumat (21/10).

Menurutnya, bantaran kali itu kini menjadi rebutan, mulai dari warga yang ingin mendirikan tempat kegiatan usaha contohnya cucian motor dan PKL hingga tempat memarkir kendaran roda empat, sehingga lebar Kali pun berkurang menjadi hanya 1,5 meter sampai 2 meter.

Jika lebar trasenya dikembalikan, diperkirakan akan mengurangi potensi banjir di wilayah sepanjang Krendang dan Duri  hingga 90 persen. Terlihat jelas kelok kali yang tadinya lebar 5 meter, kini menjadi sempit dan dangkal.

Camat Tambora Djaharudin bersama Wakil Camat Djoko Suparno mengakui bahwa “upaya normalisasi Kali Duri untuk mengembalikan fungsi pintu air setelah sekian lama tidak berfungsi dan rencana Dinas Tata Air akan menempatkan Rumah Pompa untuk mengembalikan kembalinya aliran air kejalur hulunya kali angke,” Ujarnya saat melakukan peninjauan ke lokasi.

Reporter : Lutfi Bin Ramli

thumbnail

Diposting oleh On 10:33:00 AM

Pewarta Tambora, Krendang - Berqurban adalah salah satu amalan seorang manusia yang dapat meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. Begitupun dengan kepedulian FKDM Kecamatan Tambora yang dikomandoi Lutfi Bin Ramli.

Bertepatan dengan perayaan Hari Raya Iedul Adha 2016, Pengurus FKDM Kecamatan Tambora yang sekaligus salah satu Pengurus Media Surat Kabar Umum dan Media Online Pewarta Tambora, melaksanakan kegiatan berqurban.

Adapun Hewan Qurban yang disembelih sebanyak 5 Ekor Kambing dengan disaksikan oleh H.Habib Iqbal Al Idrus, dilaksanakan tepat di depan halaman Kantor Perwakilan Redaksi SKU & ONLINE Pewarta Tambora, Jl.Krendang Utara RT.005/04 Kelurahan Krendang, Tambora, Jakbar, Senin (12/9).

Menurut Lutfi, "ini adalah salah satu bukti kepedulian FKDM Kecamatan Tambora kepada warga yang kurang mampu, sebagaimana ditetapkan dalam keputusan Menteri dalam Negeri No.12 Tahun 2006, Bab 1 Pasal 1 yang berbunyi bahwa kewaspadaan dini masyarakat adalah kondisi kepekaan kepedulian berperan serta," ujarnya.

Heri Haerudin biasa disapa Heri Tambora, Selaku Inisiator dan mewakili rekan-rekan kepengurusan Pewarta Tambora menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan amal bakti ini, tentunya FKDM Kecamatan Tambora adalah salah satu fatner kerja kemitraan yang selama ini dapat berbagi informasi tentang kegiatan di wilayah Kecamatan Tambora.

Menurutnya, "Apabila kita termasuk orang yang cukup dalam hal harta, hendaknya kita menyisihkan sebagian harta kita untuk berqurban dimana kemudian qurban tersebut dibagikan kepada orang-orang yang lebih membutuhkan," ungkapnya.

Djaharuddin, Camat Tambora pun menyampaikan kepada Ketua FKDM Kecamatan Tambora Lutfi, agar kegiatan ini dapat dilaksanakan selamanya, bukan saja pada hari raya iedul adha saja melainkan berbagai kegiatan masyarakat baik dalam bentuk keamanan maupun musibah," ujarnya.

no image KH.Dedy Syahroni : "IPPI Dibentuk Untuk Merangkul Semua Elemen, Tanpa Membedakan Suku Lain"

Diposting oleh On 12:00:00 PM

Pewarta Tambora, Krendang - Ikatan Persaudaraan Pendekar Indonesia (IPPI) baru-baru ini telah mengadakan giat silaturahmi dengan pengajian rutin bulanan yang bertempat di kediaman H.Al Habib Iqbal Ali Al Idrus, Jln. Krendang Utara RT.005/04, Krendang Tambora, Jakarta Barat, Rabu (7/9/2016) malam.

Dapat diketahui, bahwa Ikatan Persaudaraan Pendekar Indonesia (IPPI) yang diketuai TB.Ismet, sudah berdiri sejak 5 tahun lalu, dengan tujuan untuk mempererat ikatan talisilaturahmi serta menguatkan tali persaudaraan yang ada di Jakarta.

Tercatat 200 anggota yang turut serta dalam organisasi Ikatan Persaudaraan Pendekar Indonesia, yakni FORKABI, Pendekar Banten, dengan Kepengurusan TB.Ismet sebagai Ketua, Endang Wahyudi sebagai Sekretaris, Syakron sebagai Bendahara, dan turut pula Lurah Krendang H.Andre Ravnic sebagai Penasehat.

Dalam tausiyahnya, KH.Dedy Syahroni mengemukakan, "terbentuknya organisasi ini adalah bukan semata untuk menunjukan satu power atau kekuatan, namun untuk merangkul semua elemen masyarakat tanpa membedakan suku lain," ungkapnya.

Lanjut KH.Dedy, "Organisasi ini dibentuk agar mengedepankan kebutuhan masyarakat, dengan memperdalam ukhuwah Islamiyah, agar mendapat ridho dari Allah SWT dan dapat menjadi cermin sesuai yang dianjurkan oleh pimpinan besar Nabi Muhammad SAW, dengan kontek memperkuat akhlak agar para anggota tidak keluar dari kolidor," demikian ungkapnya.

Rep : Lutfi
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 4:30:00 AM

Pewarta Tambora, Krendang - Hernandang Kepala Seksi Pemerintahan (Kasiepem) Kelurahan Krendang bersama jajaran Pimpin Pelaksanaan Penertiban MCK (Mandi Cuci Kakus) diwilayah RT.005 RW.05 Kelurahan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Senin (23/8).

Penertiban yang melibatkan Satuan Petugas Polisi (Satpol PP) pimpinan Ivand, dibantu dengan Petugas PPSU, berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif.

Herndandang, Selaku Kasie Pemerintahan Kelurahan Krendang, mengatakan, "Bangunan MCK tersebut jelas melanggar seperti yang telah tertuang berdasarkan Perda No.8 Tahun 2007, yang telah ditetapkan oleh Guberbur DKI Jakarta,," ujarnya.

Menurutnya, "Berdasarkan informasi yang kami terima, bahwa bidang tanah tersebut dahulunya dimiliki oleh seorang tuan tanah dengan bersertifikat HGB No.30 atas nama Haerena Poelana, karena sekian kurun waktu telah lama tidak lagi ada kejelasan dari pemiliknya, sehingga tanah tersebut dijadikan salah satu jenis usaha tempat Mandi Cuci Kakus (MCK)," Jelasnya.

Lanjutnya, "Atas informasi tersebut, ditambah lagi bangunan tersebut berada ditengah lingkungan masyarakat atau disebut berdiri diatas fasilitas umum, sehingga kami mengambil tindakan dengan melakukan penertiban, karena MCK tersebut jelas mengganggu kenyamanan, kebersihan dan juga kesehatan," demikian ungkapnya.

Rep : Lutfhi/Syarief
Ed : Heri Tambora.

thumbnail

Diposting oleh On 11:30:00 AM

Pewarta Tambora, Krendang - Pengurus RW.10 (Rukun Warga) Krendang, Surifto bersama warga melaksanakan giat malam puncak kemerdekaan Republik Indonesia Ke-71 Tahun 2016, bertempat di Kantor Sekretariat RW.10 Kelurahan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Minggu, (22/8) malam.

Hadir dalam acara tersebut, Camat Tambora, Djaharuddin, bersama Kasiepem Kecamatan, Pujoko, para Ketua RT, LMK, FKDM, Tokoh Agama, serta Tokoh Masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Tambora, Djaharuddin mengatakan, "agar masyarakat dapat belajar dari perjalanan para pejuang," ujarnya.

Lanjutnya, "yang mana para pejuang dapat mempertahankan negara ini untuk kemerdekaan dari penjajah yang ingin mengambil kekuasaan dan kedaulatan negara Indonesia," ungkapnya.

Djaharuddin pun berharap, "agar para pengurus RT/RW bersama masyarakatnya dapat berperan aktif, untuk mengedepankan kepentingan wilayah dan masyarakatnya, serta menjadikan wilayah yang aman, bersih hingga menjadi wilayah suri tauladan atau disebut wilayah yang gemah ripah loh djinawi," tutupnya.

Rep : Lutfi/Syarief
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 6:00:00 AM

Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-71
Pewarta Tambora, Krendang - Kemerdekaan Indonesia adalah bukan hadiah Cuma – Cuma dari penjajah, tapi kemerdekaan kita diperoleh melalui perjuangan jiwa dan raga melawan penjajahan Belanda dan Jepang dengan perlengkapan perang yang tak seimbang, antara senjata modern dengan bambu runcing.

Teramat banyak para pahlawan yang berjihad dan telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, di berbagai kota dan tempat; banyak pemakaman – pemakaman masal para pejuang yang mati syahid dan tidak dikenal, mereka rela meninggalkan anak, isteri, orang tua dan saudara untuk bekerjasama mengusir para penjajah  sampai diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia pada hari Jumat Tanggal 17 Agustus 1945.


Ternyata perjuangan bersenjata tidak berhenti sampai disitu, setelah diproklamasikan kemerdekaan Indonesia, Belanda dan tentara sekutunya ingin menjajah kembali Indonesia, maka kita mengenal adanya Agresi Militer Belanda I, Agresi Militer Belanda II, Perang Arek- Arek Suroboyo, “Bandung Lautan Api”, “Serangan 6 Jam di Yogya” dan lain sebagainya, kesemuanya itu menunjukkan betapa gigihnya perjuangan para pejuang Indonesia untuk mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan.

Itulah sejarah perjuangan orang tua kita yang berjihad dan bermodalkan iman dan semangat yang kuat mengangkat senjata apa adanya untuk mengusir penjajah, obyek perjuangan / jihad masa lalu dan sekarang sudah berubah, dulu mengusir penjajah, sekarang kita berjihad mengusir kebodohan, kemiskinan dan ketertinggalan dari bangsa – bangsa lain.


Nilai – nilai perjuangan; iman yang kuat, pantang menyerah, solidaritas, kerjasama dan gotong royong dan lain sebagainya harus tetap kita tanamkan dan gelorakan dalam dada setiap generasi muda Indonesia.

Dalam rangka menanamkan nilai – nilai perjuangan  dan menghayati pengorbanan para pejuang itulah yang mendasari kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 71 di wilayah Kecamatan Tambora Jakarta Barat berlangsung dengan hikmad.

Dari berbagai wilayah kelurahan di Kecamatan Tambora ramai melaksanakan beragam kegiatan lomba mulai dari lomba makan kerupuk, lomba balap karung, pukul kendi, gundu diatas sendok, panjat pinang, paku masuk botol, lempar panah, dan lain sebagainya.

Kali ini, Semarak 17 Agustus begitu terasa di RW.05 Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora. Mulai dari panjat pinang, balap karung, lomba joget, atraksi debus hingga berbagai perlombaan dimeriahkan di wilayah R.012 RW.05 Kelurahan Krendang, Minggu, (21/8).

Tak terkecuali Lurah Krendang Andre Ravnic, yang ikut serta memeriahan kemerdekaan di wilayah RT.012 RW.05 Kelurahan Krendang bersama Camat Tambora, Djaharuddin, Wakil Camat, Joko Suparno, Pengurus RT/RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan juga warga sekitar.

“jadikanlah acara kemerdekaan ini adalah satu tonggak sejarah yg maknanya sangat besar, maka kita sebagai penerus dari para pejuang, agar dapat mempertahankan apabila kita mendapatkan kembali dari tekanan tekanan bangsa lain. yang akan merusak moral atau merusak generasi bangsa,” ujar Andre Ravnic disela-sela perlombaan.

Ditempat yang sama Camat Tambora berpesan, “warga masyarakat khusus wilayah Kecamatan Tambora agar tidak lagi menjadi warga yang malas, untuk menjadi warga yang penuh dengan berbagai ide yang sangat cemerlang, karena bangsa kita pada saat sekarang sudah menjadi bangsa yang besar dan bangsa yang genius, tidak lagi menjadi bangsa yang bodoh, dan ketergantungan oleh negara asing,” ungkap camat.

“kepada generasi penurus dan pemuda-pemudi, untuk dapat menjauhi dari narkoba, tawuran, karena dari dampak dua masalah tersebut, akan menjadikan anak bangsa yang moralitasnya menjadi rusak dan akan rusak pula akhlaknya, yang tidak sesuai dengan adat istiadat ketimuran, yang menjadi semboyan negara kita,”Harapnya.

Lanjutnya, maka makna dan arti kemerdekaan ini harus dijadikan satu memonemtun sejarah kegiatan kegiatan yang sekarang sedang di laksanakanpun adalah satu ciri bahwa para generasi sudah dapat diandalkan kemajuannya,” tutupnya.

Reporter : Lutfhi
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 1:00:00 PM

Sadipin Ketua RW.04 Kel.Krendang
Pewarta Tambora, Krendang - Tasyakuran di malam 17 Agustus ini adalah momentum yang sangat sakral, untuk kita selenggarakan maka kita juga harus banyak bersyukur, dengan diraihnya kemerdekaan ini oleh para pejuang, Hal ini disampaikan oleh H. Sadipin, Ketua RW.04 dalam acara malam tirakatan dan sarasehan dalam rangka memperingati HUT RI KE 71 Di Kantor Sekretariat RW.04, Jl.Krendang Barat, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (16/8) malam.

Menurutnya, malam tasyakuran ini merupakan salah satu wujud kesyukuran warga khususnya masyarakat RW.04 Kelurahan Krendang, atas nikmat kemerdekaan yang diberikan kepada Negara Indonesia yang kita cintai ini.

Maka dengan Memerdekaan yang ke 71 ini, bangsa kita dapat terlepas dari penindasan dan dari pembeleguan, serta kebodohan atas dasar keberanian dan juga kekompakan para pahlawan kita hingga dapat mempertahankan negara Indonesia yang kita cintai.

"Indonesia merupakan negara yang subur dan negara yang kaya dari kekayaan sumber bumi gas minyak dan hasil bumi yang tidak akan habis untuk makan oleh anak cucu kita," ujar Sadipin.

Sadipin pun mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat RW.04, serta elemen lainnya yang terlibat dalam kewilayahan ini, sehingga wilayah RW.04 Kelurahan Krendang, menjadi wilayah gemah ripah loh jinawi," demikian harapan Sadipin, dalam akhir sambutannya.


Hadir dalam acara tersebut, para ketua RT Ibu-ibu PKK, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat setempat, FKDM, serta para Tokoh Pemuka Adat.

Rep : Lutfhi/Syarief
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 1:00:00 PM

Pewarta Tambora, Krendang - Bicara soal kedekatan Andre Ravnic, selaku Lurah Krendang dengan warga masyarakat Kelurahan Krendang, sudah tidak lagi diragukan, terlebih kepedulian andre ravnic dalam memimpin wilayah, tentu menjadi bagian dalam ikatan kekeluargaan dan kebersamaan.

Jelang satu tahun kepemimpinan, Andre Ravnic sebagai Lurah Krendang, baru-baru ini mengadakan tasyakuran bersama para tokoh masyarakat, juga tokoh agama di Krendang, Minggu, (7/8) Malam.

Sebuah ikatan dinas yang diamanatkan Walikota Jakarta Barat, H.Anas Efendi.MM, adalah lebih kepada ikatan seorang petugas pamong yang tentunya harus mengayomi masyarakat.

Menurutnya, "petugas pamong harus banyak mengayomi masyarakat, serta selalu dapat tampil kedepan, dalam melayani masyarakat, baik pelayanan administrasi, maupun melayani warga yang butuh pendampingan," ungkap Andre Ravnic.

Lanjutnya, seperti apa yang diamanatkan bapak walikota, jangan pernah diam dalam pendekatan kepada para tokoh masyarakat, maupun tokoh agama, untuk memprogramkan kerukunan antar umat beragama.

Seperti  yang telah diajarkan oleh Pemimpin besar Nabi Muhammad SAW, "bahwa Keberhasilan pemimpin adalah, pemimpin yang dapat menyatukan umat-Nya," ujarnya.

Dalam kegiatan tasyakuran tersebut, Andre Ravnic, menyampaikan, "perlunya semua warga masyarakat agar tetap menjaga ikatan kekeluargaan, serta menjadikan warga yang sakinah, mawaddah, warohmah," tutupnya.

Rep : Lutfhi/Syarief
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 9:40:00 AM

Pewarta Tambora, Krendang - Ratusan anak-anak, ibu dan lansia hadiri gebyar posyandu 2016 di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kelurahan Krendang, Tambora, Kamis (28/7).

Kegiatan gebyar posyandu 2016 yang digelar Tim Kader PKK Kota Jakarta Barat bekerja sama denagn Puskesmas Kecamatan Tambora, selain dihadiri Lurah Krendang, Andre Ravnic, Kasiepem Krendang, Camat Tambora, Djaharuddin, Wakil Camat, Joko Suparno, para Lurah, beserta staff, FKDM, LMK, RT/RW, juga tokoh masyarakat setempat.

Adapun gebyar posyandu diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya, pertimbangan serta pemberian makan tambahan bagi ratusan balita, serta penyuluhan kesehatan bagi lansia dan pelayanan Keluarga Berencana (KB).

“semoga di masa mendatang, anak-anak Krendang bertambah sehat dan kuat, serta menjadi anak yang bisa mengharumkan nama bangsa dan Negara,” ujar Supriayanti Anas Efendi, Ketua TP PKK Jakarta Barat.(Red/bjc)







Sumber Foto : Kelurahan Krendang

thumbnail

Diposting oleh On 5:30:00 AM

Pewarta Tambora, Krendang - Akhirnya RW.06 Kelurahan Krendang Kecamatan Tombora, memiliki Ketua RW baru, yakni Sahman atau biasa dipanggil Langgi, setelah melalui pesta demokrasi yang dilangsungkan di Halaman Kantor Sekretariat RW.06 Jalan Krendang Selatan, Tambora, Minggu, (17/7).

Sahman memperoleh jumlah suara terbanyak yakni 255 suara dari H.A.Nazimudin yang memperoleh 154 suara, dengan suara tidak sah atau blanko mencapai 10 suara.

Pada acara Pemilihan Ketua RW ini dihadiri dan disaksikan oleh Camat, Lurah, TNI, Polri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, FKDM, serta LMK.

Mencermati perjalanan demokrasi tersebut, Lurah Krendang, Andre Ravnic, mengemukakan, "bahwa pelaksanaan pemilihan ketua RW ini patut dijadikan contoh, terbangunnya nuansa kebersamaan, serta tugas RW adalah sebagai mitra Pemerintah yang tentunya dapat membantu dan mendukung program yang sudah ditetapkan oleh Pergub serta harus ikut dalam menjalankan kebijakan Pemerintah," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Camat Tambora, Djaharuddin menyampaikan, "saya berharap agar RW dapat mendorong percepatan program Pemerintah dan Pengurus pun harus dapat memberikan pelayanan yang baik, serta mengutamakan masyarakat, sehingga tercapai sinergi yang baik antara masyarakat dengan Pemerintah," ujarnya.

Lebih lanjut, Djaharuddin pun, menyampaikan kepada RW terpilih, "agar dapat menjaga lingkungan, kebersihan, kenyamanan, serta tentunya dapat menjalankan amanah yang diberikan masyarakat," tandasnya.

Tambahnya, "demi terciptanya satu wilayah kondusif diperlukan kerjasama yang baik antara masyarakat dengan Pemerintah, karena hal demikian bukan hanya tanggung jawab Pemerintah melainkan tanggung jawab bersama,"

Rep : Syarief/Lutfhi
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 3:16:00 PM

Pewarta Tambora, Krendang - Pemerintah Kecamatan Tambora yang dipimpin Djaharuddin dengan didampingi Lurah Krendang Andre Ravnic, melaksankan giat pengerukan kali cibubur, jalan Krendang Utara Raya, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Kamis (14/7). pagi.

Pengerukan Kali Cibubur Krendang dengan dihadiri langsung Wakil Kepala Dinas Kebersihan Provinsi DKI Jakarta H.Ali Maulana Hakim berjalan dengan baik.

Adapun pengerukan dilakukan dengan menggunakan alat berat Satu Shield dan Armada atau Spider, berhasil mengangkut banyak lumpur pada kali Cibubur.

"Tujuan dari pengerukan tersebut tidak lain adalah untuk memperlancar aliran air sehingga dapat berjalan dengan baik," ujar Camat.

Menurut Camat, jika tidak dilakukan pengerukan, maka akan menyebabkan bah air meluap sehingga bisa memasuki gorong-gorong rumah warga, yang tentunya jika aliran air itu mengendap akan menimbulkan adanya nyamuk demam berdarah," tutupnya.

Rep : Lutfhi/Syarief
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 12:00:00 PM

Andre RavnicLurah Krendang
Pewarta Tambora, Krendang - Lurah Krendang, Andre Ravnic, S,Stp dengan didampingi Kasiepem Hernandang, melaksanakan shalat tarawih bersama di Masjid Jami Baitul Huda, Krendang Barat RT.006/04, Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (28/6).

Giat shalat tarawih tersebut selain dihadiri para jamaah, juga dihadiri ibu-ibu majelis ta'lim, serta para Ketua RT/RW, LMK, FKDM Kel dan Kecamatan.

Dalam sambutannya, Andre Ravnic menyampaikan "Kepada jamaah dan warga yang mau mudik lebaran agar tidak meninggalkan rumah begitu saja, harus memeriksa kembali aliran listrik, karena hal demikianlah yang dapat menimbulkan bahaya kebakaran," ujarnya.

Andre Ravnic pun, menyarankan, "bagi warga yang hendak pulang kampung, demi keamanan warga diperkenankan titip kendaraannya di kantor kelurahan," ujarnya.

"saya mengucapkan terima kasih kepada warga, yang selama ini dapat menjaga ketertiban wilayah dari penyakit remaja yakni tawuran," tutupnya.

Reporter : Syarief/Lutfhi
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 11:00:00 AM

FKDM Kec Tambora Bersama Sekcam Tambora
Pewarta Tambora, Krendang - Bulan ramadhan merupakan bulan penuh berkah bagi umat muslim dipenjuru dunia, moment tersebut sering kali dimeriahkan dengan beragam kegiatan, salah satunya dengan saling berbagi kebahagian kepada anak yatim piatu juga kaum dhuafa.

Seperti halnya bagi Pengurus bersama anggota FDKM Se-Kecamatan Tambora bersama-sama berbagi kebahagian bersama anak yatim piatu juga kaum dhuafa, yang diselenggarakan di Mushollah Al Ikhwan, RT.005/05 Kelurahan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, Senin (27/6).

Santunan yang diberikan untuk 25 anak yatim piatu tersebut selain dihadiri puluhan jamaah, juga dihadiri Sekretaris Kecamatan Tambora H.Naman, para pengurus RT/RW, FKDM Kelurahan dan Kecamatan, juga tokoh masyarakat setempat.

Dalam hal ini,  santunan yang diberikan merupakan hasil dari gotong royong yang dilakukan seluruh anggota FKDM Se-Kecamatan Tambora, adapun santunan berupa paket sembako dan juga uang tunai.

"Sesuai dengan fungsi fkdm dalam pemendagri No.12 thn 2007, menjelaskan bahwa fkdm harus menjaring dan menampug, serta mengkomunikasikan atas informasi yang diberikan oleh masyarakat yang kemudian disampaikan pada camat, agar informasi atas keluhan tersebut dapat segera diatasi," ujar Lutfi Ramli, Ketua FKDM Kec.Tambora.

Tambah Lutfhi, seperti halnya sekarang ini yang telah dilakukan FKDM Kec.Tambora dalam melaksanakan kegiatan santunan yatim piatu, yang tentunya harus menjadi perhatian mulai dari segi pendidikan serta dari gizi  buruk bagi anak-anak disekitar kita."

Dikesempatan yang sama, Sekcam Tambora H.Naman, menyampaikan, "seperti yang telah diamanatkan oleh Camat Tambora, bahwa sebaik-baiknya wilayah, apabila unsur Pemerintah atau masyarakat yang masih memperhatikan anak yatim piatu maka selamatlah wilayah tersebut, serta dijauhkan dari mara bahaya, sesuai yang tertuang dalam ayat suci Al-qur'an pada Surat Al-Maun," ungkapnya.

H.Naman pun, menyarankan, bagi warga yang akan pulang kampung dalam merayakan hari raya, jangan lupa agar kembali memeriksa aliran listriknys, serta bagi rumah yang kosong agar menitipkan kepada pengurus RT/RW, demi mencegah terjadinya kebakaran dan juga pencurian," tutupnya.



 


Reporter : Syarief/Lutfhi
Ed : Heri Tambora