Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 9:17:00 PM

Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Kebakaran yang melanda pada setiap wilayah manapun umumnya menimbulkan sisa rasa pilu terlebih bagi korban yang rumahnya ikut terbakar, hal ini pula dialami oleh warga RW.02 Kelurahan Jembatan Lima beberapa waktu lalu.

Kebakaran yang terjadi di wilayah RT.09 RW.02 Jembatan Lima tepatnya di Jalan Laksa IV Kelurahan Jembatan Lima tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada sebuah rumah yang dimiliki oleh seorang warga yang tak lain seorang mantan Dewan Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat.

Kobaran api yang disebabkan akibat korsleting listrik itupun dengan cepatnya melahap rumah bangunan miliknya, tepatnya pada lantai 2  yang hanya terbuat dari balok dan kayu pun musnah terbakar hingga luluh lantah yang hanya menyisakan lantai 1 yang terbuat dari beton.

Dengan kesigapan warga bersama pengurus Rw.02, dibantu petugas pemadam kebakaran, akhirnya peristiwa kebakaran yang terjadi pada Selasa (10/10/2017) sekira pukul 20.00 WIB dapat dipadamkan kurang lebih hanya dalam waktu satu jam.

"Kebakaran yang terjadi diwilayah kami, hanya satu rumah dan alhamdulillah tidak menimbulkan korban jiwa, walaupun ada korban luka bakar dan korban lain yang kebetulan sudah ditangani pihak rumah sakit setempat," ungkap Ichwan Lazuardi LMK Unit RW.02, Minggu (15/10/2017).

Dikatakan Ichwan Lazuardi, walaupun keberadaan LMK yang masa bhaktinya sesaat lagi akan habis tentunya kami bersama Pengurus RW.02 mencoba untuk melakukan penggalangan dana bantuan terhadap korban kebakaran diwilayah kami.

"Dana yang terkumpul dalam penggalangan tersebut tentunya langsung kami serahkan kepada kepala keluarga korban kebakaran," ungkapnya yang juga Wakil Pimpinan Redaksi Media Pewarta Tambora.

Kami sepakat, lanjut Ichwan Lazuardi, bahwa bantuan dana tersebut bisa ikut membantu korban agar bisa merenovasi rumah yang menurut pantauan kami memang rusak parah.

"Kami berharap, kiranya ada bantuan dari donatur lain agar renovasi rumah korban dapat cepat terealisasi hingga korban dapat nyaman tinggal dirumahnya seperti sedia kala," pungkasnya mengakhiri perbincangannya bersama Media PETA.

Rep : M.Rafiq
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 9:08:00 PM

Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Ketua RW.02 Jembatan Lima Chaerul Anwar tengah menyematkan pakaian dinas untuk Ketua Katar Karang Taruna Unit RW.02 yang baru saja terpilih secara aklamasi, bertepat di Kantor Pos RW.02, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (15/10/2107) Malam.


Wawan Kurniawan atau biasa disapa Acong, tampak sumringah dan senang ketika Ketua RW.02 Chaerul Anwar yang juga sebagai orang tuanya saat menyematkan pakaian dinas Katar kepada dirinya.

Dalam acara tersebut, selain dihadiri oleh Andri Andrian selaku Ketua Karang Taruna Kelurahan Jembatan Lima, juga dihadiri oleh Ade Sukma Nugroho selaku Ketua Karang Taruna Kecamatan Tambora Jakarta Barat, hingga acara berlangsung khidmat dan lancar.

Rep : M. Rafiq
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 6:05:00 PM

Kasie Pelayanan Kesehatan (Pel Mas) Pujowati saat mendampingi Puskesmas Kecamatan Tambora Tengah Blusukan di Pasar Jembatan Lima Dalam Rangka Suntik Vaksinasi Rubella Terhadap Anak atau Balita, Rabu (11/10/2017).
Jakarta, Pewarta Tambora - Puskesmas Kecamatan Tambora, kembali melakukan jemput bola terhadap para balita untuk diberikan suntikan Vaksisnasi Rubella. Rabu (11/10/2017).

Kali ini Puksesmas Kecamatan Tambora melakukan jemput bola dengan sasaran di sekitar Pasar sayur mayur, Jembatan Lima, yang dikomandoi oleh Dr.Yenni didampingi Suster serta Kasi Pelayanan Masyarakat (PelMas), Pujowati.

Vaksinasi suntikan Rubella akan diberikan kepada anak atau balita yang sudah berumur 1 tahun hingga 15 tahun. Dengan tujuan agar masyarakat Kelurahan Jembatan Lima terhindar dari bahaya campak.


"Kami Pihak Puskesmas Kecamatan, dari bulan Agustus, September, hingga Oktober, terus melakukan upaya jemput bola terkait suntikan Vaksinasi Rubella kepada balita maupun anak di setiap wilayah,"ujar Dr.Yenni.

Dikatakan Dr.Yenni, Puskesmas Kecamatan Tambora, dalam hal ini tentunya dengan melakukan pemberian suntikan Vaksinasi Rubella, agar balita diwilayah Kelurahan Jembatan Lima, Khususnya di Kecamatan Tambora, terhindar dari bahaya campak, tentunya mendapatkan kekebalan tubuh bagi para balita dan anak.

Rep : M.Rafiq
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 12:16:00 AM

Jakarta, Pewarta Tambora - Selang beberapa jam kebakaran yang melanda wilayah Angke, kini kebakaran terjadi di wilayah Laksa 4 tepatnya di perbatasan antara wilayah RT.09 dan RT. 011/02, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (10/10/2017) sekira pukul 20.00 WIB.

Informasi yang didapat Media PETA, kronologis kebakaran diduga akibat korsleting listrik yang terjadi pada salah satu rumah padat penduduk, hingga menghanguskan sedikitnya satu rumah

Pantauan Tim Media Pewarta Tambora, tampak keberadaan Lurah Jembatan Lima, Djoni Palar bersama jajarannya di lokasi kebakaran.

"kebetulan saya sedang ada acara dimonas,  mendengar diwilayah ada kebakaran,  saya bersama staf langsung kemari," Ujar Lurah Jembatan Lima, Djoni Palar di lokasi kebakaran.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu mulanya diketahui warga dari kepulan asap dan bau hangus, dan pemadaman kebakaran dilakukan petugas selama sekitar satu jam.

Hingga berita ini disusun, belum diketahui pasti penyebab kebakaran dan kerugian yang ditaksir. Adapun korban luka ringan akibat kebakaran kini sedang dalam penanganan pihak rumah sakit.

Rep : M.Rafiq

thumbnail

Diposting oleh On 12:05:00 AM

Jakarta, Pewarta Tambora - Kepedulian dan rasa kebersamaan tergambar dalam acara santunan yatim piatu yang dilakukan Karang Taruna Unit Jembatan Lima bersama Majlis Dzikir Talim Nurul Ilmi, bertempat di Wilayah RT.02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (5/10). Malam

Dalam acara santunan tersebut turut dihadiri Ketua Karang Taruna Unit Kelurahan Angke, Mulyadi, Masyarakat warga RW.04, serta remaja Karang Taruna dari masing-masing Unit RW Se-Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat.


Ini adalah kali pertama Ketua Karang Taruna Unit Kelurahan Jembatan Lima, yang dikomandoi Andri Andrian dalam membuat sebuah gebrakan dan moment kepeduliaanya berbagi kasih santunan untuk anak yatim piatu dan juga lansia.

Adapun santunan diberikan untuk 25 anak yatim piatu, sebanyak 5 anak yatim sebagian dari wilayah RW.05, dan sebanyak 20 anak yatim piatu dari wilayah RW.04 Kelurahan Jembatan Lima.


Hingga berita ini disusun, acara berlangsung dengan lancar dan khidmat, terlebih saat adanya pembacaan ayat suci Al-Quran yang disampaikan oleh Ustad ilyas, serta tausiyah disampaikan oleh Drs.H.Soemarno serta Ustad Kasif Khaer dengan dihadiri oleh Thoyib perwakilan dari Kantor Kelurahan Jembatan Lima.

Rep : M.Rafiq/Suwaryo


thumbnail

Diposting oleh On 12:06:00 AM


Jakarta, Pewarta Tambora - Dede warga RT.07, RW.02 Jalan Laksa IV Dalam, Gg.Tikus, penderita penyakit Tuberculosis Akut, tengah mendapatkan penanganan dari pihak Puskesmas Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (3/10/2017).

Dr.Yenni menyampaikan, kami selalu hadir ditengah masyarakat, terlebih bagi pasien penderita Tuberculosis yang Akut dan setiap hari harus di suntik.

"ini merupakan salah satu rasa tanggungjawab kami sebagai dokter dan perawat yang bisa kami berikan kepada warga masyarakat Kelurahan Jembatan lima," tuturnya.


 Kali ini penderita penyakit Tuberculosis yang akut mendapatkan suntikan sebanyak 48 kali yang diberikan secara gratis oleh pihak Puskesmas Kecamatan Tambora.


Dalam pelaksanaan penyuntikan, tampak Dokter Yenni didampingi Thoyib selaku Kasi Kesmas Kelurahan Jembatan Lima, dengan dihadiri Ibu RT.07 Sumiyem, serta Anggota PKK RW.02, Siska (M.Rafiq)

thumbnail

Diposting oleh On 12:02:00 AM

Jakarta, Pewarta Tambora - Puskesmas Kecamatan Tambora lagi-lagi membuat aksi, namun aksi kali ini ditengah-tengah masyarakat adalah untuk memberikan suntikan gratis kepada salah satu pasien di Wilayah RW.02, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (3/10/2017).

Pantauan tim Media, tampak Dokter dan perawat Puskesmas Kecamatan Tambora tengah memberikan suntikan gratis kepada warga bernama Dede, yang menderita penyakit Tubercilulosis Paru yang akut, hingga setiap hari harus disuntik oleh Dokter.

Dr.Yenni bersama perawat Puskesmas Kecamatan Tambora, menyampaikan, ini merupakan salah satu tanggung jawab kami sebagai dokter dalam memberikan pelayanan dan kesehatan bagi warga masyarakat.

Dalam pelaksanaan penyuntikan pasien, tampak Thoyib Kasie Kesmas mendampingi Dr.Yenni bersama Ibu RT.07 Sumiyem, serta Anggota PKK RW.02, Siska. Adapun pasien mendapat suntikan sebanyak 48 kali secara gratis. (M.Rafiq)

thumbnail

Diposting oleh On 11:51:00 PM

Jakarta, Pewarta Tambora - "Indahnya Berbagi Bersama Anak Yatim/Piatu" menjadi tajuk utama dalam memperingati 10 Muaharam 1439 Hijriah, yang diselenggarakan oleh Pengurus RW.02, bertempat di Kediaman RW.02, Jalan Laksa, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (1/10/2017) Sore.

Pantauan tim Media, acara yang terlihat penuh dengan keceriaan dan keharuan, berlangsung dengan khidmat, terlebih saat penyampaian tausiyah agama oleh Ustad Asep Jaenal Arifin.

Adapun santunan yang diberikan oleh Pengurus RW.02, dalam hal ini Ketua RW.02, Chaerul Anwar adalah pemberian santunan dan sembako sebanyak 45 orang anak yatim, dengan dihadiri oleh Ketua FKDM Jembatan Lima, Suherman, para Ketua RT.01 hingga RT.015, serta masyarakat setempat.

thumbnail

Diposting oleh On 11:45:00 PM

Jakarta, Pewarta Tambora - Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1439 Hijriah, Keluarga besar H.Sugiono bersama Keluarga H.Ritno, berbagi santunan untuk 45 anak yatim, janda dan dhuafa, bertempat di Jalan Laksa 2 Pondok Laksa, RT.002, 015, RW.02, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (1/10/2017) Pagi.

Acara yang penuh dengan keharuan dan kebersamaan tersebut, berlangsung dengan khidmat terlebih saat diiringi pembacaan ratib alhadad, serta tausiyah agama yang disampaikan oleh Ust.Dikky Basandit.


Dalam kesempatannya Ketua RW.02, Chaerul Anwar menyampaikan, rasa syukurnya kepada bapak H.Sugiono dan Keluarga H.Ritno yang telah menyisihkan sedikit hartanya untuk berbagi kasih kepada anak-anak yatim piatu, janda dan dhuafa.

"saya menghaturkan banyak terimakasih serta syukur kepada keluarga besar bapak H.Sugiono dan juga H.Ritno atas kepeduliannya terhadap anak-anak yatim piatu, janda dan dhuafa yang berada di wilayah RW.02, Jembatan Lima" pungkasnya.

Reporter : M.Rafiq
Editor : Heri Tambora


thumbnail

Diposting oleh On 11:40:00 PM

Jakarta, Pewarta Tambora, Pemerintah Kelurahan Jembatan Lima, Djoni Palar beserta jajaran hadiri pelantikan dan pengukuhan Karang Taruna Jembatan Lima Periode 2017-2020, bertempat di Gedung Sasana Krida, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (1/10/2017) pagi.

Pantauan tim Media Pewarta, nampak hadir dalam acara pelantikan dan pengukuhun, Camat Tambora, Djaharuddin, Ketua FKDM Jembatan Lima, Suherman, serta Tokoh Masyarakat setempat.


 Andri Ardian, selaku Ketua Karang Taruna terpilih menyampaikan terimakasihnya atas kehadiran Camat Tambora, Djaharuddin, Ketua FKDM Jembatan Lima, Suherman, Para Ketua RT/RW, serta para tamu undangan.

"Insya Allah amanah yang saya pegang ini, sebagai Ketua Karang Taruna Jembatan Lima, akan saya jalankan dengan sebaik mungkin, tentunya dengan kerjasama para instansi terkait, maupun kepada stachoulder di wilayah," pungkasnya.

Reporter : M.Rafiq

Editor : Heri Tambora



thumbnail

Diposting oleh On 11:30:00 PM

Jakarta, Pewarta Tambora - Warga masyarakat RT.02, dan RT.05, antusias nonton bareng atau nobar film penghianatan G30S/PKI, yang digelar di Wilayah RT.02,05, RW.06, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (30/9/2017) malam.

Menurut pendapat warga, saat dimintai keterangan oleh tim Media menyampaikan, kegiatan nobar ini untuk mengingatkan kepada warga akan pengetahuan sejarah kelam, yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia atau PKI.

Ketua RT.02,Tedy, menyampaikan, tujuan diadakan nobar ini adalah sebagai moment pengingat bagi kita khususnya anak muda, akan sejarah kelam bagi bangsa dimasa lalu.

"dengan nobar atau nonton bareng film ini tentunya kami bersama warga RT.002 dan RT.005 akan lebih bisa mengambil hikmah dari sebuah sejarah kelam bangsa Indonesia pada 30 September," ujarnya.

Hal senadapun disampaikan Ketua RT.005, Jembatan Lima, Nurhalim, mengatakan, kegiatan nobar ini hanyalah sebatas sebagai pengetahuan sejarah bagi warga, serta dijadikan sebagai ajang edukasi kepada generasi muda akan sejarah kelam bangsa Indonesia.

"Kilas balik menonton film dokumenter untuk regenerasi kedepan bersama warga, meski hanya ditingkat RT.05, dan kita berupaya untuk menselaraskan kesejarahan yang ada guna pencerahan dan edukasi kepada putra-putri bangsa," pungkasnya.

Reporter : Asep Saepulloh, Achmad supriatna
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 4:15:00 PM

Pewarta Tambora, Jakarta - Rasa kebersamaan dan Keceriaan tergambar dalam acara nobar film G30S-PKI, yang diselenggarakan di lingkungan RW.07, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (27/9) Pasalnya dalam acara nobar tersebut diadakan Door Prize bagi penonton.

Acara yang dihadiri Babinsa dan tiga pilar bersama Warga masyarakat RW.07 khususnya terlihat antusias saat panitia penyelenggara menyediakan sebuah door prize dalam acara tersebut.


"ini mungkin kali pertama nobar Film G30S-PKI di wilayah Kelurahan Jembatan Lima, khususnya RW.07, yang sekaligus diadakannya door prize," ungkap Ketua RW.07, Wawan Sopwan.

Dikatakan Wawan, tujuan dari pemutaran film G30S-PKI ini adalah untuk mengenang sejarah yang tidak pernah terjadi pada saat tahun 1963 di Indonesia.

"selain untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat, dalam acara ini pun kami bersama panitia menyediakan beberapa hadiah bagi penonton sebagai pelengkap acara dan juga rasa kebersamaan," pungkasnya. (Luthfi)

thumbnail

Diposting oleh On 8:03:00 AM

Pewarta-Tambora.com, Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam yang ke 1439 H masyarakat Se-Kecamatan Tambora dari pelbagai wilayah serentak mengadakan kegiatan 1 Muharram, dengan pawai obor, santunan dan beragam kegiatan islami lainnya.

Tak terkecuali wilayah Jembatan Lima, warga masyarakat serentak menyambut tahun baru Islam, 1 Muharam 1439 Hijriah, dengan menggelar pawai obor bersama yang menjadikan Masjid Al Mansur sebagai titik kumpul peserta, Kamis (21/9/2017).

"Tahun baru Hijriyah bukan sekedar pergantian tahun akan tetapi ada makna yang terkandung dibalik tahun baru Hijriyah", Demikian ungkapan yang disampaikan Ketua panitia peringatan Tahun Baru Hiriyah, Ust. Subkhi dari Masjid Al-Mansyuriah Sawah Lio Raya, Jembatan Lima, Jakarta Barat, Jelang acara pawai obor dilepas.


Dalam memasuki tahun baru 1 Muharram 1439 H kita cermati sinar tahun baru Hijriyah menuju sebuah perubahan. Dalam pidato pembukanya, Sutardjo mengungkapkan, kita punya tahun baru yang perlu kita banggakan, yakni tahun baru hijriyah. "Jadikan tahun baru hijriyah adalah tahun perubahan, tahun memupuk kekaguman pada Syiar Islam dan cinta kita kepada Rasulullah," ujarnya.

Pantauan tim Media Pewarta Tambora, tampak peserta pawai obor dilepas secara lansung oleh Sekretaris kelurahan Sutardjo, selaku perwakilan Lurah Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Iring-iringan pawai obor dan Marchin Band disambut meriah oleh ratusan warga Jembatan Lima.

“Bahwa dari kita untuk kita semua bisa memberi suritauladan yang bisa mencerahkan kehidupan masyarakat yang religius bertambah keimanannya," ungkap Sutardjo didampingi oleh Suparno, Bimas Jembatan Lima, selagi melepas konvoi pawai obor masyarakat muslim Jembatan Lima.

(Sutisna/Rafiq/Ipul/Nana)

thumbnail

Diposting oleh On 9:41:00 AM

Pewarta Tambora. Com,  Jakarta - Bencana sosial yang diakibatkan oleh hujan disertai angin yang kencang, tidak hanya melanda wilayah Jakarta, namun musibah tersebut juga terjadi di wilayah kelurahan jembatan lima, Tepatnya di jalan stasiun angke gudang bandung, Minggu (10/9/2017).

Tempat yang biasa digunakan sebagai penyimpanan parkir mobil di wilayah RT. 001 RW. 07 terdapat korban kendaraan mobil sebanyak 6 mobil, 2 pic up. dan 4 mini bus.

Informasi sumber media PETA, Petugas posu sedang memotong batang pohon tersebut, hal yang sama juga terjadi di wilayah RT. 004 RW. 07 pohon tumbang di samping dipo sampah kelurahan jembatan lima.

Sebanyak satu pohon tidak ada korban. Masih di rt 004 rw 07 sawah lio 4 Gg 19 pohon bringin yg terletak disamping rumah Almrh bapak jafar segaf tumbang mengenai 2 rumah warga.

Informasi ini disampaikan Fkdm Kelurahan Jembatan Lima saudara Topik dan Eeng Haer (Red)

thumbnail

Diposting oleh On 9:17:00 AM

BPBD Kecamatan Tambora dan Damkar kota jakarta barat Relawan, Anggota masyarakat masih bahu- membahu mengevakuasi pohon beringin yang roboh di Jalan Dwi Kora dalam RT. 005/07 Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Minggu (10/9/2017).

Pewarta Tambora com - Pohon beringin berukuran besar di Jalan Dwi kora RT.005/07 Jembatan lima, roboh akibat diterpa hujan dan angin kencang. Akibatnya satu bangunan dan tempat sepeda motor rusak akibat tertimpa pohon yang berusia puluhan tahun ini.

Belly pemilik rumah  yang tertimpa pohon beringin menceritakan awalnya pada pukul 18 30 WIB turun hujan dengan disertai angin kencang.

"Hujannya cukup deras, dan anginya kencang sekali," ucap Belly saat ditemui Pewarta Tambora com, Minggu (10/2017).

Belly  menuturkan, saat hujan disertai angin kencang itu, ada tiga orang yang berada di dalam rumah yang sedang istirahat sehingga tidak dapat keluar karena akses sudah tertutup oleh pohon, Selain itu ada tiga orang lewat yang numpang berteduh di bagian teras depan semuanya selamat.

"Yang di dalam ada tiga, Saya dan pengontrak dan satu lagi penjual kelontongan yang biasa jualan di bawah pohon beringin itu. Tiga orang berteduh di teras depan," ujarnya.

Menurut dia, tanpa ada suara patah, tiba-tiba pohon beringin yang berada disampainh rumah roboh dan menimpa bangunan tempat dan kios kelontongan dan tiga  kendaraan motor Serentak tiga orang yang berada di dalam dan di teras depan lari untuk menyelamatkan diri.

"Saya teriak mengajak keluar, tetapi sulit untuk bisa keluar karena akses keluar sudah tertutup pohon (penjual ) dibawah pohon beringin) terlambat keluar," ucapnya.

Akibatnya lanjut dia, pemilik dan yang mengontrak menunggu bantuan dari tim penanggulangan bencana dateng mengalami agar bisa menyelamtakan untuk keluar dari dalam   langsung   penjual kelontongan  yang ada  berjualan di bawah pohon beringin mengalami kesulitan untuk keluar dari reruntuhan pohin yang tumbang.

Selain mengakibatkan ambruknya pohon beringin juga menyebabkan satu bangunan warung dan empat sepeda motor rusak.

"Kalau tempat saya rusak berat, itu kursi dan meja di dalam yang harganya tidak seberpa rusak. satu warung samping saya juga rusak tertimpa," kata Belly

Menurut Belly usia pohon beringin tersebut sudah puluhan tahun.

"Itu sudah puluhan tahun usianya. Saya di sini saja itu sudah ada," tuturnya.

Sampai berita ini diturunkan, nampak BPBD kecamatan tambora dan petugas damkar, Relawan, masyarakat Rt/Rw   mengevakuasi pohon beringin yang ambruk.

"Selain menimpa bangunan, pohon beringin juga menutup akses jalan," pungkasnya.

Rep : Luthfi

thumbnail

Diposting oleh On 11:04:00 AM

Jembatan Lima, (Pewarta-Tambora.Com) - Puluhan bangunan liar yang berdiri di atas saluran air dan jalur pejalan kaki di Jalan Sawah Lio I RW 01, Kelurahan Jembatan lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat di bongkar petugas, Rabu (6/9/2017) Pagi.

Pembongkaran bangunan diatas saluran air Ini dilakukan selain untuk pemasangan saluran air baru (Leter U) oleh Sudin PU Jakbar, juga dikeluhkan warga karena sering menimbulkan genangan dan banjir. 

Lurah Jembatan lima Djoni Palar, mengakui pihaknya melakukan pembongkaran bangunan liar yang ada di atas saluran air yang digunakan oleh para PKL dan sebagian digunakan sebagai Kantor Sekretariat, Rw 01, Kelurahan Jembatan Lima dan 50 bangunan liar yang seluruhnya semi permanen itu saat ini sudah ditinggal oleh pemiliknya.

“Sebanyak 20 personil gabungan baik aparat Satpol PP Kecamatan Tambora dan Kelurahan Jembatan lima dan PPSU dikerahkan. Dalam penertiban ini berlangsung lancar dan rencananya setelah bersih nantikan akan dikembalikan semula untuk kepentingan para pejalan kaki dan pengguna lalin agar nantinya tidak lagi ada kendala banjir dan macet,” kata Djoni palar.

Sementara itu Ketua RW 01, mengaku sangat mendukung atas penertiban puluhan PKL dan bangunan liar di jalan sawah lio I, Menurutnya, kedepan setelah bangunan itu dibongkar dirinya berharap pemerintah bekerja cepat untuk membuat saluran air dan sarana fasilitas umum.


“Setelah bangunan ini dibersihkan kami berharap pemerintah bekerja cepat, Sebab jika tidak dilakukan dikhawatirkan akan kembali di tempati kembali,” ujar Ketua Rw 01.

Selain itu kata Ketua RW, saluran di kawasan tersebut yang selama ini tertutup bangunan supaya segera dilakukan pengerukan. Jika tidak dilakukan dikhawatirkan pada musim penghujan nanti akan menimbulkan dampak genangan dan banjir.

Reporter : Lutfi Bin Ramli

thumbnail

Diposting oleh On 6:09:00 PM

H.Muhayat Ketua RW.003 Kel.Jembatan Lima, Saat di Wawancara Pewarta Tambora, di Musholla Baitul Rochman, Sabtu (2/9/2017)
Foto Dok : Pewarta Tambora
Pewarta-Tambora.Com
Jakarta, Pada hari Idul Adha ini, kembali kita mengenang peristiwa agung pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kisah kedua hamba Allah SWT tersebut tentu harus menjadi teladan bagi kaum Muslim saat ini. Tak hanya teladan dalam pelaksanaan ibadah haji dan ibadah kurban, ada khikmah yang dalam untuk kita sebagai muslim yang kaffah.

Demikian disampaikan H.Muhayat, Ketua RW 03 Jembatan Lima sekaligus ketua Musholla Baitul Rochman disaat kegiatan penyembelihan hewan kurban di halaman Mushollah, jl. Terate Dalam RW 03 Kel.Jembatan Lima, Tambora Jakarta, Barat (2/9).

 Menyaksikan fakta kaum Muslim tersebut, sudah selayaknya segenap komponen kaum Muslim turut membangun kebersamaan terhadap syariah Islam secara kaffah sebagaimana diperintahkan oleh Allah SWT.

Dikatakan Muhayat, untuk membangun mental warga masyarakat muslim mengamalkan nilai-nilai iman islam, tentu dibutuhkan persatuan dan kerjasama seluruh komponen umat muslim. “Di sinilah pentingnya kita mengokohkan kembali ukhuwah (persaudaraan) kita, bersama mengikuti arisan qurban yang diadakan oleh pengurus Musholla Baitul Rochmah", ujarnya.

 Dalam menempuh jalan kebaikan, Muhayat menghimbau untuk warga masyarakatnya untuk turut mengikuti arisan kurban bersama di Musholla Baitul Rohman tanpa pengecualian agar tahun mendatang bisa lebih meningkat jumlahnya.

"Karena itu wajib bagi kita kaum Muslim untuk terus-menerus berjuang untuk menerapkan syariah Islam secara kâffah sebagai bentuk ketaatan kita kepada Allah dan Rasul-Nya. Tentu dengan menabung sbg anggota arisan segala kesulitan dalam kurban hingga nntinya, akan terpenuhi. ini pula sebagai bentuk rasa kebersamaan menanamkan nilai-persatuan", tutur Muhayat Ketua RW 03

 Menurutnya, Memang, perubahan besar masyarakat menuju tegaknya syariah secara kâffah tersebut tidak mudah; memerlukan kesabaran dan kebersamaan", tambahnya.

Muhayat meyakini perjuangan dan pengorbanan yang besar dari segenap kaum Muslim Insya Allah ada azas manfaat dan khikmah-Nya. Namun, tentu saja dengan pengorbanan serta persatuan seluruh elemen umat, insya Allah perjuangan yang memang seperti tampak sulit itu akan menemukan hasilnya dalam waktu yang tidak lama lagi. Demikianlah sebagaimana yang telah Allah janjikan.

 Lebih lanjut, Muhayat pun menyampaikan, tujuan diadakan kurban ini, tentunya membangun mental warga, serta dapat mengamalkan nila-nilai iman dan Islam, “Saya berharap dengan banyak berqurban, menjadi nilai keberkahan dan mengangkat derajat keislaman, dan dimuliakan disisi Allah SWT,” Pungkasnya.

Reporter : Halim/Sutisna/Suwaryo

thumbnail

Diposting oleh On 2:24:00 PM



PEWARTA-TAMBORA.COM.
Jakarta - Pengurus Mushollah Al Jihad yang dikomandoi Ketua RT.007 Oman, berkurban 3 ekor sapi pada Idul Adha kali ini. Hasil pemotongan hewan kurban tersebut nantinya akan di sebar diwilayah 3 RT lingkungan RW.006, Kelurahan Jembatan Lima..

"Alhamdulillah, Pengurus bersama Jamaah Mushollah Al-Jihad kali ini berqurban 3 ekor sapi, hasil pemotongan hewan qurban ini nantinya akan dibagikan kepada warga yang telah didata, yakni untuk warga RT.005, 007, dan warga RT.014, dan warga sekitarnya.,” papar Ketua Panitia Kurban. di Sawah Lio IV, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2017).

Menurut Ketua RT.007, Oman, arti dari berkurban adalah berbagi, ikhlas, sabar dan penguatan jiwa. Sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim. Selain itu, makna dari berkurban adalah menyembelih nafsu hewan yang ada di manusia.

Makna kurban itu berbagi, ikhlas, penguatan jiwa dan sabar. Itu ujiannya Nabi Ibrahim, ketakwaan secara total, ikhkas sabar tawakal dan menyembelih nafsu hewan yang ada di manusia," ujar Ketua RT.007, Oman.

thumbnail

Diposting oleh On 11:31:00 PM

Idham Faidilah, Ketua RW.01, Kel.Jembatan Lima, Dalam Acara Tambora RUN 5K, Minggu (27/8/2017) Foto Dok : Pewarta Tambora
Pewarta-Tambora.com
Jakarta - Sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Minggu (27/8) Kecamatan Tambora menggelar lomba Lari Marathon dengan thema "Tambora RUN 5K" yang diikuti ribuan masyarakat se-kecamatan Tambora.

Salah satu yang ditemui awak media yakni, tokoh yang merupakan ketua RW 01 Kelurahan Jembata Lima, Idham Faidilah turut hadir sebagai peserta lomba RUN 5K perwakilan dari warga Jembatan Lima, khususnya dari RW 01 beserta staf dan jajarannya.

Menurut ketua RW 01 Idham Faidilah, bahwa kegiatan ini sangat baik dan sangat positif, Insya Allah menjadi tradisi atau menjadi program kerjanya penerintah untuk membentuk kebersamaan, serta kemudian untuk membiasakan masyarakat hidup  sehat berolah raga.

Idham Faidilah berharap kedepannya mungkin akan meriah lagi. "Untuk acara atau event yang diselenggarakan ini, delam bentuk sosialisasinya juga harus lebih menyeluruh, sehingga peran serta masyarakat, pemerintah, unsur TNI/Polri juga bisa memeriahkan Running Five Kilo Meter Tambora".Pungkasnya.(Halim/Yus)

thumbnail

Diposting oleh On 1:14:00 AM

Pewarta Tambora, Jakarta - Binmas Kelurahan Jembatan Lima, Polsek Tambora, Polres Metropolitan Jakarta Barat, Aiptu Suparno, tengah menghadiri pemilihan Ketua LMK RW.04 bertempat di Lapangan Mini RT.04/04 Kel.Jembatan Lima, Tambora, Jakbar, Jumat (18/8/2017).

Selain dihadiri Lurah Jembatan Lima, Djoni Palar, juga dihadiri Sekel Kel.Jembatan Lima, Sutarjo, Kasipem, M.Sitanggang, Kasatgas M.Sobri, Bhabainkamtibmas Aiptu Suparno, Tokoh Masyarakat, serta warga sekitar.

Pemilihan LMK RW.04 diikuti oleh 3 kandidat, untuk kandidat No.1 ditempati oleh Taufik Hidayat, untuk kandidat No.2 ditempati oleh Djuhra, sedangkan untuk kandidat No.3 ditempati oleh Chairul.

Dalam pemilihan LMK RW.04 Taufik Hidayat unggul dengan perolehan 47 suara, untuk kandidat No.2 Djuhra mendapati perolehan 11 suara, sedang untuk kandidat No.3 Chairul mendapati perolehan 31 suara, dari 94 pemilihan dengan 5 suara pemilih tidak sah.

Lurah Jembatan Lima, Djoni Palar dalam sambutannya menyampaikan, untuk LMK yang terpilih oleh warga agar dapat menjalankan amanah yang diberikan warga.

"LMK RW.04 terpilih harus menjadi seorang pemimpin yang penuh dengan rasa tanggung jawab serta dapat berperan aktif dalam membangun program pemerintah yang sudah ditetapkan," ungkapnya.

Selanjutnya, ditempat sama, Binmas Kelurahan Jembatan Lima, Aiptu Suparno yang sekaligus memperkenalkan diri mengajak seluruh pengurus, khususnya RW.04 untuk bersama memberantas jaringan narkoba serta jauhi dengan adanya tawuran.

"kami mengajak kepada LMK RW.04 terpilih agar secepatnya menyesuaikan tugas dan tanggung jawab seorang LMK," ungkap Binmas Kelurahan Jembatan Lima, Aiptu Suparno.(Rofiq/dbs).