Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 8:09:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - 10 Muharam akrab diistilahkan dengan Asyura. Peristiwa Asyura merupakan tragedi yang tidak terbatas pada waktu dan tempat. Para pecinta Ahlul Bait as di bulan ini berupaya menyatu dengan kesedihan para kekasihnya dan manusia-manusia suci di muka bumi ini. 

Dalam rangka meningkatkan keperdulian kepada masyarakat sekitar, Ketua RW.05 Kelurahan Jembatan Besi, Gofur melaksanakan acara peringatan 10 Muharram dan santunan untuk 100 anak yatim di sekitar wilayah Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (12/9/2018) sore.

Acara yang dihelat di Kuliner Fuja Sera tersebut, hadir Ustad Shalih Salathudin sebagai pengisi Tausiyah, hadir pula Lurah Jembatan Besi H.agus Mulyadi yang didampingi Sudargo, selaku Kepala Pol PP Kelurahan Jembatan Besi, serta Babinsa, Pelda Lili.


“Kami dari pengurus RW.05 ingin mengajak masyarakat memperingati bulan Muharram agar syiar ini tetap kita peringati sehingga menambah pengetahuan dan wawasan tentang makna bulan Muharram, juga mengajak masyarakat untuk berbagi bersama anak yatim dan dhuafa,” ujar Gofur.

Ustad Shalih Salathudin, dalam tausiyahnya menyampaikan tentang pentingnya menyayangi orang tua, mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an sesuai dengan perintah Rasul serta memperhatikan anak-anak yatim piatu.

“Pada nuansa bulan Muharram ini umat Islam hendaknya intropeksi diri dengan 7S, yakni Shahadat, Shalat, Shodaqoh, Shaum, Silaturahmi, Sabar dan Syukur serta keutamaan menuntut ilmu,” terangnya dalam menyampaikan Tausiyah.

Dikatakannya, bahwa dalam menhadapi bulan Muharram ini, mari kita cetak generasi muda kita dengan mengikuti hadits Rosulullah. Didiklah anak-anakmu dengan tiga hal cinta kepada Nabi, Cinta kepada Keluarga dan cinta membaca Al Qur’an.

Dikesempatannnya, Lurah Jembatan Besi, H.Agus Mulyadi menyampaikan terimakasihnya kepada pengurus RW.05 yang telah mengadakan kegiatan ini atas keperduliannya terhadap anak-anak yatim piatu.

“Ini semua merupakan sesuai dengan yang dianjurkan oleh Nabi kita Muhammad SAW, saya juga berharap kepada semua penguruis RW yang ada, agar dapat melaksanakan kegiatan seperti ini,” pungkasnya mengakhiri. (lth/red)

thumbnail

Diposting oleh On 12:00:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Kebakaran yang menghanguskan puluhan unit rumah warga tepatnya di wilayah RT.006, 007, 009 RW.03, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, pada Sabtu (21/4/2018) sekira pukul 18.45 WIB tersebut, mengundang keprihatinan banyak kalangan.

Salah satunya adalah Komunitas Forum Warga Tambora (FWT) yang dikomandoi Samuti bersama rekan-rekan langsung mendatangi lokasi untuk berbagi bersama korban kebakaran di Jembatan Besi.

Informasi yang diterima Redaksi, puluhan anggota Komunitas Forum Warga Tambora berangkat dari Pos RW.02, Kelurahan Jembatan Lima menuju korban kebakaran di Jembatan besi, pada Selasa (24/4/2018) sekira pukul 16.30 WIB.

Dalam kesempatannya, Ketua Komunitas Forum Warga Tambora (FWT), Samuti menyampaikan, bahwa komitmen ini dalam rangka menumbuhkembangkan sikap peduli dan peran serta anggota FWT dalam berbagi kepada sesama agar eksistensi FWT dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tambora secara khusus dan masyarakat secara umum.

"Forum Warga Tambora (FWT) tidak harus berfikir berapa banyak yang harus disumbangkan, akan tetapi FWT harus menjadi garda terdepan dalam peduli aksi sosial," ujar Ketua Komunitas FWT, Samuti.

Lanjut Samuti, adapun bantuan yang tergalang oleh FWT dan disampaikan kepada Posko Utama di tempat korban kebakaran sebanyak 15 Dus Aqua, 10 Dus Indomie dan Uang Tunai sebesar Rp.1 Juta Rupiah," Ungkapnya kepada Redaksi.
"FWT berharap semoga bantuan yang disampaikan ini tidak dinilai kecilnya tetapi semoga dapat memberi manfaat dan mengurangi beban duka saudara kami warga Tambora yang tinggal di Rw.03 Kelurahan Jembatan Besi," pungkasnya mengakhiri.

Hingga berita ini diturunkan, pemberian bantuan korban kebakaran berlangsung dengan lancar dan sukses, tampak hadir pula Ketua RW.02 Kelurahan Jembatan Lima, Chaerul Anwar bersama anggota Komunitas FWT lainnya. (rls/tis)

thumbnail

Diposting oleh On 2:09:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Kebakaran kembali melanda permukiman padat penduduk di Jembatasan Besi, kali ini terjadi di wilayah RT.006, 007, 009/RW.03, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Sabtu (21/4/2018).

Informasi yang diterima Redaksi, akibat kebakaran tersebut sebanyak 40 Rumah penduduk hangus dilalap sijago merah meliputi wilayah RT.06 : 70 KK, RT.09 : 60 KK, RT.07 : 35 KK dengan Jumlah 165 KK dari 660 Jiwa.

Hingga berita ini diturunkan, 30 Unit Ran DPK tim pemadam Dinas Kebakaran Jakarta Barat dikerahkan, namun belum diketahui pasti akibat dari kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.45 WIB tersebut dan kini masih ditelusuri.

thumbnail

Diposting oleh On 11:41:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Kebakaran yang melanda pemukiman padat di Jalan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (1/3/2018) sekira pukul 21.30 WIB. Diduga berasal dari rumah usaha Konveksi.


Menurut saksi, api berasal dari rumah milik saudara Aket, ketika saksi sedang duduk di depan Masjid Jami Nurul Fitri yang berhadapan dengan rumah milik saudara Aket, tiba-tiba karyawan saudara Aket berteriak di dalam rumahnya ada api yang membesar di bagian ruangan bawah, lalu saksi mengambil air untuk berusaha memadamkan api.

Namun, sambung saksi, api tetap membesar dan membakar rumah di sampingnya yang dipakai untuk sablon dan api tetap membesar membakar sekitar 15 rumah tinggal pemukiman padat di Rt 01 Rw 06, api merambat ke wilayah Rt 01 Rw 09 Kel. Jembatan Besi Kec.Tambora, api dapat di pedamkan oleh warga dan DPK pimpinan Rompis kuat DPK 20 Unit pd pkl. 03.00 wib. 

"Diduga api berasal dari rumah berlantai 2 milik warga bernama Aket yang dipergunakan untuk usaha konveksi," kata Kasubag Humas Polrestro Jakarta Barat Kompol Purnomo dalam keterangannya, Minggu (1/4).

Sementara, data yang didapat hari Senin (2/3/2018), akibat dari kebakaran di Jembatan Besi tersebut, menimbulkan 7 orang luka, serta menghanguskan 58 rumah, dengan jumlah jiwa diperkirakan mencapai 134 jiwa dari 37 Kartu Keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, tampak Camat Tambora Djaharuddin bersama unsur tiga pilar tengah melakukan pengecekan dan memimpin giat tanggap kebakaran, sedangkan untuk pengungsian kanotr kelurahan dan tenda yang telah disediakan di Jalan. Kalianyar 1 RT.14/06. (lth-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 9:30:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Gudang penyimpanan makanan kedaluwarsa digerebek Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Polisi mengamankan ribuan produk makanan kedaluwarsa dan menahan kepala gudang.

Gudang berlantai empat yang berada di kawasan Kalianyar I, No.16-17, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat itulah tempat menyimpan puluhan jenis produk makanan yang telah kaduluarsa disimpan.

Tak hanya menyimpan, produk-produk makanan berbagai jenis tersebut juga dikemas ulang dengan kode masa kedaluwarsanya menjadi baru. Hal itu terungkap ditemukannya peralatan mesin expired date atau alat yang biasa digunakan untuk membuat kode yang menunjukkan masa kedaluwarsa yang tercantum pada sebuah kemasan.


"Kami mengamankan satu orang dengan inisial AA sebagai kepala gudang," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu kepada wartawan di Mapolres Jakarta Barat, Jalan Letjen S. Parman, Senin (19/3).

Selain mengamankan Kepala Gudang berinisial AA, polisi juga meminta keterangan beberapa pegawai sebagai saksi. Polisi pun menyita barang bukti berupa cairan kimia M3 untuk menghapus masa kadaluarsa, alat sablon dan berbagai merk makanan yang telah melewati batas masa konsumsi.

Hingga berita ini dilansir pelaku diancam dengan Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 143 juncto Pasal 99 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan (ntr-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 8:32:00 PM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Sebuah truk kontainer yang ditumpangi Ahmad Arifin (27), telah menyenggol kendaraan bermotor Mio G125 yang dikendarai Tan Jie Hwa (35) tepatnya di seputaran jalan Latumenten (Depan Pospol Jembatan Besi), Tambora, Jakarta Barat, Kamis (8/2/2018) sekira pukul 11.00 WIB.

Menurut saksi mata yang tidak mau disebutkan namanya kepada media ini, mengatakan, supir tidak melihat jika ada sebuah motor Mio disampingnya, alhasil kendaraan Motor Mio dengan Nopol B 4135 BKS tersebut tersungkur ke badan jalan.

Atas insiden tersebut seorang supir truk kontainer dengan nopol B 9205 UYT yang dikendarai Ahmad Arifin terpaksa harus berurusan dengan pihak yang berwajib, guna dimintai keterangan.

Hingga berita ini disusun, sekira pukul 13.00 WIB, warga Jelambar, Jakarta Barat, Tan Jie Hwa (35) mengalami luka patah pada kaki kiri dan dibawa menuju RS.Sumber Waras, guna mendapatkan pertolongan. (yus-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 3:52:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - HIV AIDS telah menjadi penyakit yang membuat yang paling menakutkan bagi dunia. Penyakit menular ini disebabkan oleh infeksi virus yaitu Human Immunodeficiency. Virus akan menyebabkan tubuh penderita memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah. Ada beberapa tahapan atau fase sebelum HIV berubah menjadi AIDS dalam tubuh. Selama virus telah masuk ke dalam tubuh maka HIV akan berkembang dengan berbagai proses.
Hal ini lah yang menjadi perhatian khusus bagi sekumpulan anak remaja yang tergabung dalam Karang Taruna Unit RW.01 dengan mengadakan sosialisasi bahanya HIV dan Narkoba, bertempat di Jalan Pertigaan Jembatan Besi, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (23/12/2017).
Hingga berita ini disusun, acara yang disenggarakan oleh Karang Taruna Unit RW.011 Kelurahan Jembatan Besi Kecamatan Tambora, Jakarta Barat ini merupakan acara sosialisasi dengan harapan agar dapat meningkatkan, kewaspadaan serta pengenalan akan bahanya narkoba, adapun jumlah pengunjung fleksibel. (yus-in/red)






thumbnail

Diposting oleh On 9:53:00 PM


Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Lurah Jembatan Besi Agus Mulyadi, tengah mengikuti peresmian Posko Pemadam Kebakaran, Selasa (5/12/2017) dengan dihadiri Kadis Damkar Jakarta Barat, Sekcam Tambora, Ketua RW.01, Seluruh Jajaran Kelurahan Jembatan Besi, juga Tokoh Masyarakat.

Adapun
pembangunan pos dilakukan secara swadaya antara masyarakat dan Sudin PKP Jakarta Barat serta tidak menggunakan uang APBD. "Masyarakat swadaya. Bantu semen, dibawakan. Terus kita juga bantu-bantu," ucap Rompis.

Pos tersebut sangat sederhana, hanya berisi tempat tidur dan satu mobil operasi bertenaga medium. Namun itu cukup membantu jika terjadi kebakaran.

"Itu satu unit, nanti sambil kerja yang lain datang bantu. Kita siagakan medium pressure, jadi air agak banyak," ucap Rompis.

Rompis berharap pos ini akan meningkatkan pelayanan damkar. "Di situ tempatnya strategis. Bisa ke Jembatan Besi, bisa ke mana. Dengan adanya itu, respons semakin cepat," katanya. (hlm-in/red)




thumbnail

Diposting oleh On 10:25:00 PM


Kebakaran di jalan Jembatan Besi II , RT07/RW01 , Kelurahan Jembatan Besi  Kecamatan Tambora Jakarta Barat
Sabtu(19/8) malam]

[JAKARTA] Kebakaran di permukiman padat penduduk kembali terjadi di kota administrasi Jakarta Barat, kali ini si jago merah berkobar di Jalan Jembatan Besi II RT07/RW01, Kelurahan Jbatan Besi Kecamatan Tambora  Jakarta Barat pada Sabtu  (19/8) malam

Kepala‎ Unit  DPK Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Barat Pudholi, ‎mengatakan dirinya menerima berita ada kebakaran pada Pukul 19 00,WIB.

"
Yang terbakar itu salah satu rumah warga kemudian api membesar hingga merembet ke rumah warga lainnya,  kita upayakan terus pemadaman,‎" ujar Pudholi, Sabtu (19/8) kepada awak Madia Pewarta Tambora  saat langsung lokasi permukiman yang terbakar.

Menurutnya kemungkinan jumlah rumah yang terbakar bisa mencapai puluhan pasalnya dipermukiman padat penduduk itu adapula sebuah pabrik sablon  dan beberapa Kompeksi baju  bahan yang mudah terbakar .

"Semoga saja tidak sampai menyebar lebih parah, kondisi cuaca yang tiupan angin juga dan akses jalan yang sulit untuk memasukan selang air  membuat anggota kami terus bekerja keras memadamkan
api," tambah Pudholi

Sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Barat ‎dan 3 unit mobil Suku Dinas ambulance Penanggulangan  Penyelamatan kesehatan Administrasi Jakarta Barat dikerahkan untuk mengantisipasi apa bila ada korban warga  ‎tersebut.

asal muasa api l dari rumah Hendi 30 tahun perusahaan sablon pengontrak  dan kerugian dari warga juga belum kita monitor, korban luka bakar 8 jiwa semuanya di larikan ke Rs Tarakan dan Rs Sumber Waras ,warga turut membantu kami untuk memadamkan api," tandasnya.
ref : Lth

thumbnail

Diposting oleh On 3:25:00 AM


Pewarta Tambora, Jakarta - Di duga lapar, seorang lelaki tunawisma nekat mencuri HP di salah satu kontrakan milik warga, namun aksinya tak berjalan mulus, ia dipergoki korban, lalu di tangkap dan diserahkan warga ke kantor polisi.

Peristiwa yang terjadi Selasa (13/6) pukul 06.00 WIB di Jalan Duri Baru Gang V, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat itu, bermula korban Bahtiar (27) sedang tidur di kamar kontrakan yang kebetulan tidak terkunci, tiba-tiba datang tamu tak diundang masuk menyelinap kedalam kamar.

Pelaku yang belakangan diketahui berinisial A (25) itu selanjutnya mengambil HP milik korban.

korban yang terjaga dari tidurnya terkejut tatkala melihat seorang lelaki tak di kenal berada di dalam kamarnya, terlebih saat melihat HP miliknya ikut raib.

Korban yang curiga lalu menangkap dan memeriksa saku celana pelaku, benar saja ketika digeledah ditemukan HP miliknya.

Beberapa warga yang mendengar suara gaduh segera berdatangan, setelah dijelaskan duduk persoalannya pelaku kemudian langsung diamankan.

Beruntung saat diamankan, warga tidak main hakim sendiri, akhirnya warga bersama korban lalu membawa pelaku yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap itu ke Polsek Tambora.

Sementara di ruang Unit II Reskrim Polsek Tambora petugas lalu melakukan pemeriksaan terhadap pelaku serta wawancara kepada korban dan saksi saksi

Setelah dilakukan investigasi dan pemeriksaan saksi-saksi oleh Tim Unit II Reskrim Polsek Tambora Jakarta Barat, atas kejadian tersebut korban tidak membuat laporan kepolisian atau melakukan penuntutan terhadap pelaku.

"Korban dan pelaku sudah menempuh jalan damai dan masalahnya sudah di selesaikan dengan musyawarah," ungkap Kanit Reskrim Polsek Metro Tambora AKP. Antonius SH.

Sesuai nota kesepahaman bersama Ketua Mahkamah Agung RI, Jaksa Agung RI, dan Kepala Kepolisian Negara RI. (Nilai barang tidak melebihi dari Rp.2.500.000;)

Sementara itu oleh petugas, pelaku selanjutnya dikirim ke Dinas Panti Sosial Kedoya Jakarta Barat untuk mendapat pembinaan, karena tidak adanya keluarga ataupun identitas lain yang melekat pada dirinya. (Lth)

thumbnail

Diposting oleh On 12:27:00 PM


Pemilihan ketua RW 08 kelurahan jembatan besi kec.tambora
Jakarta Barat.

Berlangsung  meriah,ratusan warga yang menyaksikan pemilihan itu sangat antusias,sehingga membuat meriah suasana pada Jum'at malam (19/05/2017) saat berlangsungnya pemilihan tersebut.
Pemilihan ketua RW ini di ikuti oleh 2 calon kandidat, yakni untuk calon kandidat no.1 Dedeh Nurhasanah yang juga sebagai petahana, sedangkan untuk calon kandidat no.2 H.Turidi.
Sebelumnya kedua calon kandidat masing masing  memberikan  visi  misinya sebagai janji apa bila terpilih nanti sebagai Pengurus  ketua RW.08 kelurahan jembatan besi, kecamatan Tambora siap bekerja sesuai apa yang di ucapka ditengah warga yang hadir tuturnya.



Dalam Proses pemilihan tersebut Dedeh Nurhasanah selaku petahana unggul dengan memperoleh suara 208 suara sedangkan H.Turidi  selaku  memperoleh 92 suara, ada  2 surat suara pemilih yang tidak ikut memberikan hak pilihnya kosong.

Selanjutnya ketua Rw terpilih Rw 08 mengatakan, Saya berjanji akan memegang dan melaksanakan dan bekerja dengan baik serta memberikan pelayanan terhadap warga karena ini amanah dan kepercayaan warga yang diberikan pada saya dan saya tetap akan konsisten apa yang saya ucapkan di tengah tengah warga yang hadir dan siap menjalankan tugas selaku pengurus ketua RW.08 dan akan bekerja lebih baik lagi, demi memajukan wilayah RW.08 kedepannya,

"saya mohon dukungannya para warga dan para ketua Rt, untuk dapat mendukung program kerja apa yang di tugaskan oleh Pemerintah Kelurahan, karena Rt/Rw selaku mitra kerja pemerintah dan wajib untuk menjalankan Perda yang sudah ditetapkan demi berjalanya pembangunan wilayah, terimakasih atas dukunganya sehingga saya  masih di berikan kepercayaan untuk kembali memimpin periode 2017-2020," ungkap Dedeh Nurhasanah dalam sambutannya.

Di tempat yang sama lurah jembatan besi H.Agus Mulyadi.SE.SH memberikan pesanya agar RW terpilih dapat mengayomi dan bekerja sama dengan para Ketua Rt dan warga masyarakat agar lebih bersinergi dalam menjalankan tugas karena ini adalah satu kepercayaan dan amanah dari warga masyarakat.

Tampak hadir dalam acara pemilihan pengurus ketua Rw 08 Sekretaris Kelurahan Jembatan Besi, Babinkhamtibmas Kelurahan Jembatan Besi Aiptu Suparno, FKDM, LMK Citra Bhayangkara, Subsektor Jembatan Besi, Babinsa Serda Jahuri dan juga tokoh masyarakat. (Lth)

thumbnail

Diposting oleh On 8:40:00 AM



Pewarta-Tambora.or.id, Jakarta - Pemilihan ketua RW 08 kelurahan jembatan besi kec.tambora  berlangsung sangat meriah,ratusan warga yg menyaksikan pemilihan itu sangat antusias,sehingga membuat meriah suasana pada Jum'at malam (19/05/2017) saat berlangsungnya pemilihan tersebut.

Pemilihan ketua RW ini di ikuti oleh 2 calaon kandidat,yakni untuk calon kandidat no.1 Dedeh Nurhasanah yang juga sebagai petahana, sedangkan untuk calon kandidat no.2 H.Turidi.

Sebelumnya kedua calon kandidat membacakan visi dan misinya apabila terpilih nanti sebagai ketua RW.08 kelurahan jembatan besi,siap bekerja sesuai dengan visi misinya.

Dalam pemilihan tersebut Dedeh Nurhasanah unggul dengan memperoleh suara 208 suara sedangkan H.Turidi memperoleh 92 suara,sedangkan 2 surat suara kosong.

"Saya berjanji akan selalu amanah menjalankan tugas sebagai ketua RW.08 dan akan bekerja lebih baik lagi,demi memajukan wilayah RW.08 kedepannya,sy mohon dukungan nya para warga dan para ketua Rt,dan terimakasih atas dukungannya sehingga sy masih dipercaya untuk memimpin periode kedepannya" ungkap Dedeh Nurhasanah dalam sambutannya.

Di tempat yg sama lurah jembatan besi Agus Mulyadi.SE.SH berpesan agar RW terpilih dapat mengayomi dan merangkul para ketua Rt dan warga masyarakat agar lebih bersinergi dalam menjalankan amanah ini.
Tampak hadir dalam kesempatan ini ,sekertaris kelurahan jembatan besi,babinkamtibmas kelurahan jembatan besi Aiptu Suparno,FKDM , dan citra Bhayangkara subsektor jembatan besi. (Yustrisna)

thumbnail

Diposting oleh On 11:00:00 AM

Suharti, Lurah Jembetan Besi
Pewarta Tambora, Jembatan Besi - Bulan ramadhan menjadi bulan berkah yang dinanti-nanti bagi umat muslim di penjuru dunia, momen tersebut sering kali dimeriahkan dengan beragam kegiatan, salah satunya dengan saling berbagi kebahagiaan kepada anak yatim piatu.

Tepat pada Sabtu, 25 juni 2016, Remaja Masjid Hidayatul Ihksan bersama pengurus RW.09, mengadakan buka puasa bersama dengan para jamaah yang sekaligus pemberian santunan.

Santunan yang diberikan untuk 150 anak berupa uang tunai dan paket ini dihadiri oleh Lurah Jembatan Besi Suharti S.sos.Msi dan Habib Bagir bin Alwi bin Yahya, Ketua RW.09 Sutaryo, LMK, FKDM, RT/RW, Tokoh Agama, serts para tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ketua RW.09 Sutaryo mengajak warga untuk bersama sama menjaga lingkungan wilayah, disaat warga pada pulang kampung," ujarnya.

Ditempat yang sama, Suharti yang belum lama ini menjabat sebagai Lurah Jembatan Besi menyampaikan sekaligus memperkenalkan diri sebagai lurah di kel jembatan besi agar dapat di terima oleh masyarakat dan juga dapat bersama sama menjaga wilayah dan antisipasi pada saat warga pulang kampung," ujarnya.

Hal senadapun disampaikan Habib Bagir bin Alwi bin Yahya dalam tausiyahnya, mengajak warga masyarakat untuk terus menjalin talisilaturhami antar sesama terlebih dalam menjalankan ibadah puasa dibulan suci ramadhan," ujarnya.

Reporter : Syarief/Lutfhi
Ed : Heri Tambora