Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 12:00:00 PM



Silaturahmi dan Santunan di Kantor Polsek Tambora
Pewarta Tambora, Dalam rangka menjalin silaturahmi dan berbagi kebahagian di bulan suci Ramadhan, keluarga besar Polsek Tambora, menggelar buka puasa dan santunan anak yatim, yang diselenggarakan di Halaman Kantor Polsek Tambora, Jakarta Barat, Rabu, (29/6).

Santunan yang diberikan untuk 100 Anak yatim tersebut selain dihadiri oleh seluruh personil polsek dan bhayangkari, juga dihadiri Camat Tambora Djaharuddin, serta para Lurah Se-Tambora, Ormas, RT/RW, FKDM, LMK, Tokoh Agama dan juga Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolsek Tambora Kompol M.Syafii, SH.SIK.MH, Mengatakan, "saya mengucapkan terimakasihnya yang sebesar-besarnya pada masyarakat Tambora dalam membantu kita selama ini hingga tambora menjadi aman.” Tutur Kapolsek.

“Kepada para anggota jajaran Polsek Tambora yang sudah membantu menjaga wilayah Tambora, tentunya kepada ibu-ibu bhayangkari yang sudah membantu para suami dalam bertugas,” Tambahnya.


Dikesempatan yang sama AKBP Yossi Kasie OP, yang mewakili Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Yazid Fanani mengatakan “saya mengucapkan permohonan maafnya atas ketidak hadiran Kapolres Jakarta Barat, namun terlepas dari itu, kami merasa bangga dengan jajaran Polsek Tambora selama kedepan ini, tidak terdengar lagi adanya tawuran warga, tentunya itu semua berkat kerjasama jajaran Polsek Tambora bersama masyarakat,” Ucapnya.

“Terima kasih juga kepada para ibu-ibu bhayangkari Tambora, yang sudah mempercayai suami sebagai Polisi yang siap siang malam diwilayah demi menjaga rasa aman, tentram masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Syarief/Lutfhi
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 8:00:00 AM

Pewarta Tambora, Jembes - Indahnya Kebersamaan menjadi tajuk utama kegiatan bakti sosial serta silaturahmi bagi Perhimpunan Rumah Kebangsaan Indonesia (PRKI), yang diselenggarakan di Food Garden Seasons City, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Kamis, (16/6).

Giat buka puasa bersama dan berbagi santunan yang dihadiri ratusan undangan ini, juga dihadiri, Siegvrida, Anggota DPRD dari Fraksi Partai PDI P, Wakil Camat Tambora Joko Suparno, Danramil Tambora Sukma, Wakapolsek Tambora AKP Purnomo, serta tokoh masyarakat setempat.

Siegvrida dalam sambutannya, menyampaikan permohonan maaf lahir batin dalam menghadapi hari raya idul fitri kedepan," ujarnya.

Dalam sambutannya Danramil Tambora menyampaikan perlunya kita menggalang persatuan dan juga kesatuan untuk keutuhan Republik Indonesia," ujarnya.

Ditempat yang sama Wakapolsek Tambora pun menyampaikan, pada bulan suci ramadhan ini, mari kita sama-sama untuk menjaga wilayah agar tidak ada lagi tawuran," katanya.

Wakil Camat Tambora, Joko Suparno pun, menyampaikan, tentunya di bulan yang penuh berkah nan suci ini, mari kita berikan pelayanan yang baik serta akhlak yang mulia," ujarnya, saat sambutan.

"Jangan mau di adu domba, yang dapat memecah belah persatuan, kita tetap bersatu, satu tujuan yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujar Darmadi Durianto, Anggota Komisi VI DPR R, yang juga Pembina PRKI, dalam sambutannya.

Lanjut Darmadi, jangan mau kita dipecah belahkan, walaupun berbeda suku, ras dan agama, kita tetap bersatu, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya.

Selesai dalam sambutannya, Darmadi Durianto yang sekaligus Pembina Perhimpunan Rumah Kebangsaan Indonesia (PRKI) memberikan santunan untuk 30 orang yang berhak menerimanya, hingga acara berakhir dengan lancar dan khidmat.

Reporter : Syarief/Luthfi
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 11:18:00 PM

Pewarta Tambora, Jembes - Kamis, 09 Juni 2016, atau bertepatan dengan 04 Ramadhan 1437 H, bertempat di Masjid Jami Al Jihad Jembatan Besi Raya, Tambora, Jakarta Barat, berlangsung Sholat Tarawih Berjamaah bersama tiga pilar Kecamatan Tambora dengan tiga pilar Kelurahan Jembatan Besi.

Turut hadir Wakil Camat Tambora Joko Suparno, yang mewakili Camat Tambora, didampingi Lurah Jembatan Besi Primahadi beserta jajaran, Wakapolsek Tambora AKP Purnomo, Bimas, Babinsa, LMK, dan FKDM Kecamatan, ulama serta jamaah masjid.

Acara yang dihadiri puluhan jamaah tersebut menghadirkan suasana yang berbeda, dengan safari ramadhan yang dilakukan jajaran Pemerintah Kecamatan Tambora ini selain terjalin kedekatan yang harmonis juga membawa berkah tersendiri.

“Pentingnya ramadhan yang berkah ini, apalagi dengan sholat tarawih berjamaah bersama jamaah, serta alim ulama di masjid yang mulia ini, tentulah punya makna lebih, seperti Masjid Jami Al Jihad di jembatan besi ini” Ujar Joko Suparno disela-sela sambutannya.

Wakil Camat Joko Suparno pun menghimbau kepada masyarakat agar membuat kondusif wilayah, khususnya bagi ibu-ibu untuk dapat lebih memperhatikan setelah memasak santapan untuk sahurnya, serta tetap selalu menjaga silaturahmi di bulan suci ramadhan ini," ujarnya.

Ditempat yang sama Wakapolsek Tambora AKP Purnomo menyampaikan agar masyarakat dapat tetap menjaga wilayah guna lebih aman, tertib dan juga terkendali.

Purnomo pun berharap tidak ada lagi arak-arakan keliling bangun saur, karena itu awal bahkan menjadikan salah satu potensi terjadinya tawuran antar warga,"tutupnya.

Reporter : Lutfhi/Syarief
Editor : (H2T) Heri Haerudin Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 10:30:00 AM



Pewarta Tambora, Pekojan - Dalam rangka mengantisifasi serta pencegahan akan terjadinya aksi kriminal jelang ramadhan, Ipda Bambang selaku Kepala Polisi Jalan Kopi, Tambora, Jakarta Barat sambangi Ketua RT.06/01 Kelurahan Pekojan yaki Bapak Helmi sekaligus menyampaikan pesan dan arahan Kapolsek Tambora Kompol M.Syafi'i, Selasa  (31/5).

Dalam kegiatan sambang Ipda BAMBANG G menyampaikan pesan Keamanan dan Ketertiban dalam menjaga bulan suci Ramadhan 1437 H. diantaranya Kebijakan Kapolsek Tambora pada saat bulan ramadhan untuk menciptakan situasi wilayah yang aman dan tertib dari segala macam aksi kriminalitas dan tawuran. 

Ipda Bambang pun menyampaikan, bahwa Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat dalam hal ini, akan bertindak tegas terhadap segala aksi kejahatan termasuk aksi tawuran, yang jelas jelas mengotori kesucian Ramadhan, tindakan tegas tersebut berupa penanganan perkara akan sesegera mungkin untuk dilimpahkan kepengadilan, hal ini dilakukan untuk menjadi contoh atau efek jera kepada para pelaku kejahatan lainnya dibulan suci Ramadhan 1437.H 

Adapun kegiatan sambang ini bertujuan untuk menjalin komunikasi personil Binmas dengan warga binaannya dengan cara meyampaikan program Pimpinan perihal Pola pengamanan Ramadhan 1437 H, selain itu Kapolpos menampung aspirasi dan informasi dari warga Binnanya perihal masukan dan saranya dalam membangun wilayah yang aman dan tertib.(sumber : Polsek Tambora)

thumbnail

Diposting oleh On 1:00:00 PM

Jakarta, PT – Senin, 27 Juli 2015, bertempat di Masjid Bachrul Huda Polsek Tambora, Jakarta Barat, berlangsung acara "Halal Bi Halal 3 Pilar Bersama Ulama Se-Kecamatan Tambora”, acara yang dihadiri oleh Camat Tambora Musrsidin,S.Sos, Danramil Tambora Kapten Sumbadi, bersama 100 ulama yang tergabung dalam wadah FORSIMA (Forum Silaturahmi Ulama) serta Ikatan Keluarga Besar Polsek Tambora.

Siltaruhmi ini merupakan wujud kreatifitasnya dalam kegiatan pertemuan dengan para ulama Se-Kecamatan Tambora yang dilaksanakan oleh Kapolsek Tambora Kompol Wirdhanto Hadicaksono,Sik.Msi, bersama Anggota Ikatan Keluarga Besar Polsek Tambora.

Menurut Ketua Forsima Tambora, KH. Os.Abdurahman Mahmud, atau biasa disapa (ust.Oo) “Halal bi halal adalah salah satu bukti keluwesan ajaran Islam dalam implementasi nilai-nilai universalitasnya. Nilai universalitas silaturrahmi yang diajarkan bisa menjelma menjadi beragam acara sesuai dengan kearifan lokal masing-masing daerah, dengan catatan tetap mengindahkan norma-norma Islam yang sudah ditentukan. Maka tidak boleh tercampuri kemaksiatan apa pun dalam implementasinya.” Ungkapnya.

Kapten Sukma, selaku Danramil Tambora pun menyampaikan “Halal Bi halal menjadi momen yang sangat tepat untuk memperbaharui dan mempererat persaudaraan, aktivitas manusia yang begitu sibuk, bahkan sering mengharuskan jauh dari kerbat, sangatlah membutuhkan suasana Halal Bi Halal ini, saya pun atas nama pribadi maupun keluarga besar Koramil menghaturkan permohonan maaf yang sebesarnya” Ujarnya.

Hal sedapun disampaikan Camat Tambora Mursidin “bahwa pentingnya menjalin hubungan antara Ulama dan Umaroh dalam menjalankan roda kepemerintahan dikecamatan Tambora ini, terlebih dengan acara halal bi halal setelah momen Idul Fitri ini, sebelumnya kami keluarga besar Pemerintahan Kecamatan Tambora Jakarta Barat, saya mengucapkan, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf lahir Batin,” Ujarnya.

Kapolsek Tambora, Kompol Wirdhanto Hadicaksono sangat mengapresiasi serta terimakasih atas kehadiran para ulama atas partisipasinya dalam mensyiarkan pentingnya menjaga Kamtibmas dibulan suci Ramadhan ini, sehingga bulan suci ramadhan terjaga dari segala bentuk pidana dan terhindari dari aksi-aksi yang mengotori kemurnian dan kesucian dibulan Ramadhan

Kapolsek pun berharap kepada seluruh elemen masyarakat dan juga para ulama Se-Kecamatan Tambora agar mampu menyikapi peristiwa yang pernah terjadi di Papua beberapa waktu lalu, dengan arif dan bijak dengan tidak memprovokasi dan terprovokasi dengan situasi yang terjadi.

“Serahkan seluruhnya kepada aparat yang berwenang sesuai dengan instruksi Presiden secara berjenjang kepada Kapolri dan Panglima, bahwa tragedi di Papua akan diusut tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku di negara Kesatuan Republik Indonesia”.ungkapnya.

Sebelum menutup acara Kapolsek Tambora Kompol Wirdhanto Hadicaksono,Sik.Msi, menyampaikan atas nama Pimpinan Restro Jakarta Barat dan seluruh Anggota Polsek Tambora menghaturkan permohonan Maaf Lahir dan Bathin, Minal Aidin Wal Faidjin. Kegiatan selesai pada pukul 22.00 wib ditutup dengan doa dan saling bermaaf maafan dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama.

Sumber :Humas Polsek Tambora
Editor : haerudin86.her@gmail.com

thumbnail

Diposting oleh On 2:30:00 AM



Jakarta – (PT). Perihal tragedy yang terjadi di Tolikora Papua pada beberapa waktu lalu, sangat menarik perhatian yang begitu besar khususnya bagi umat muslim di Indonesia, kali ini pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Barat KH.Munahar, menyambangi kantor Kapolsek Tambora yang kemudian disambut baik oleh Kompol Wirdhanto Hadicaksono,Sik.Msi selaku Kapolsek Tambora, bertempat di Ruang Kerja Lantai II Gedung Polsek Tambora, Jum’at (24/7) siang.

Kapolsek Tambora Kompol Wirdhanto Hadicaksono sangat menyambut baik serta apresiasi tinggi atas perhatian serta kedatangan KH.Munahar selaku Ketua MUI Jakarta Barat, guna membahas mengenai beberapa hal yang menyangkut terkait dengan isu sara di Indonesia saat ini.

Dalam kesempatannya, Kompol Wirdhanto menyampaikan pesan serta masukan nya perihal Kamtibmas pasca tragedy Tolikora serta pengamanan tanah sengketa yang terjadi di wilayah Kelurahan Jembatan lima saat ini, yakni diatasnya berdiri sebuah bangunan Musholah Al Mujahidin.

KH.Munahar pun menyampaikan bahwa masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Tambora ini sangat beragam suku dan ras, beliau berharap semoga masyarakat di sini dalam melakukan ibadah nya sesuai dengan kepercayaanya masing masing, sebagaimana tercantum dalam UUD 1945, mari kita bangun hubungan yang harmonis antar sesama muslim dan non muslim dengan menghormati agama dan kepercayaannya masing masing.

Sumber : Humas Polsek Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 5:27:00 PM



Jakarta – (PT). Terkait dengan adanya kejadian peristiwa yang sangat memperihatinkan, di Tolikara, Papua pada Jumat (17/7) lalu, Kapolsek Tambora Kompol Wirdhanto Hadiwicaksono, Sik.Msi bersama jajaran Kepolisian Sektor Tambora terus berupaya melakukan pencegahan agar diwilayah tempat kesatuan lingkungan kerjanya tidak ada hal yang terjadi seperti di Tolikora.

Pada kesempatan kali ini, tepat di hari jum’at pertama setelah lebaran Kapolsek Tambora Wirdhanto bersama jajaran hadir di sisi para Jama’ah yang turut serta ikut melaksanakan sholat Jum’at Berjamaah di Masjid An-Nawier Pekojan, Tambora Jakarta Barat tepat pukul 11.30, Jumat (24/7). Siang.

Sebelum terlaksananya sholat jum’at, Kompol Wirdhanto selaku Kapolsek Tambora mendapatkan kesempatan memberikan sambutannya serta berbagi informasi pesan sekaligus himbauan kamtibmas mengenai tragedy yang terjadi di Tolikora beberapa minggu lalu.

Menurutnya, Polri melakukan tindakan tegas melumpuhkan dengan cara menembak tiga orang pelaku penyerangan yang tidak mengindahkan peringatan petugas, Sampai saat ini Polda Papua sudah menetapkan 3 orang tersebut sebagai tersangka dan masih melakukan upaya penyidikan dan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan kepada para saksi untuk mengetahui motif dan para penggerak dari kasus Tolikara ini”. Ujar Kapolsek.

Tambahnya, Saat ini kondisi di lokasi sudah normal masyarakat beraktifitas seperti biasa, untuk itu kami menghimbau kepada segenap warga Kelurahan Pekojan dan sekitarnya serta Jamaah Masjid Jami An Nawier agar sekiranya tidak terprovokasi atau bahkan memprovokasi perihal terjadinya kasus di Tolikara papua,”

Para Pejabat Negara kita, baik Presiden, Kapolri dan Panglima akan mengusut tuntas tragedi Tolikara dan menjamin Masyarakat dalam melakukan ibadah sesuai dengan kepercayaanya masing masing, sebagaimana tercantum dalam UUD 1945, mari kita bangun hubungan yang harmonis antar sesama muslim dan non muslim dengan menghormati agama dan kepercayaannya masing.

Hal senadapun disampaikan Ustad Mustofa, bahwa para jamaahnya mempercai apa yang dilakukan oleh pemerintah dan menjamin bahwa jamaah Masjid Jami An Nawier tidak akan melakukan Provokasi dan terprovokasi oleh siapapun yang akan menciderai upaya hukum yang dilakukan oleh Pemerintah.

Sumber : Humas Polsek Tambora