Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 3:42:00 PM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Lurah Tambora Drs.Hj.Dwi Kurniasih tengah mengadakan sosialisasi program aplikasi Telegram bersama para Pengurus FKDM Kecamatan Tambora, bertempat di Ruang Kantor kelurahan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (9/2/2018).

Pantaua Media ini, tampak Lurah Tambora, Hj.Dwi Kurniasi didampingi oleh Sekretaris Kelurahan Dian Rahadian, Kasie Pemerintahan Sudrajat, Kasie Prasarana Debira, Kesmas H.Tedy, serta Ketua FKDM Kecamatan tambora Lutfi Ramli.

Dalam Kesempatannya, Lurah Tambora, Hj.Dwi Kurniasih mengharapkan para FKDM yang ada di bawah binaannya untuk dapat berperan aktif dalam melaksanakan tugas pokok, serta kewajibannya sebagaimana telah diatur oleh Peraturan Permendagri Nomor 12 Tahun 2016.

“Bahwa FKDM untuk dapat menampung, menjaring permasalahan yang ada disetiap wilayahnya, sehingga dapat memberikan kenyamanan ditengah-tengah kehidupan masyarakat, serta dapat meredam gejolak yang dapat menimbulkan konflik,” ujar Lurah Tambora.

Selanjutnya, Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Lutfi Ramli memberikan pembekalan kepada anggota FKDM di Kelurahan Tambora tentang penerapan sistem kerja agar tugas yang selama ini yang harus dikerjakan adalah pencegahan dini.

“Pencegahan dini yang dimaksud adalah dapat mencegah satu gejolak yang dapat menimbulkan komplik atau gesekan sehingga dapat menimbulkan permasalahan  yang dapat merugikan masyarakat, baik dari segi keamanan maupun musibah banjir, kebakaran dan penyakit demam berdarah, serta dampak dari ulah manusia itu sendiri,” beber Lutfi.

Dalam pesan terakhirnya, Lutfi menyampaikan, bahwa FKDM adalah garda terdepan dari bagian masyarakat untuk menjadi mesin pendingin, adapun program aplikasi telegram ini adalah untuk meningkatkan kinerja para anggota FKDM dalam hal membuat pelaporan kegiatan temuan atau pendeteksian dini.

"Dengan penggunaan aplikasi telegram ini adalah agar memudahkan kita dalam mengatasi permasalahan setiap informasi yang didapat pada setiap wilayah, seperti kerawanan keamanan dan kerawanan sosial budaya, narkoba serta juga kesehatan," pungkasnya mengahkiri. (lth-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 10:10:00 PM

Lutfi Ramli Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Jakarta Barat
PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta, - Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Tambora Jakarta Barat Lutfi Ramli mengatakan, ia telah memerintahkan anggotanya yang berjumlah 87 orang untuk melaksanakan tugas yang diberikan Camat Tambora Djaharuddin, terkait perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Kita tak ingin mengecewakan Camat, semua anggota FKDM harus maksimal demi kebaikan, keamanan dan ketentraman kita bersama," kata Ketua Fkdm Lutfi Ramli, Senin (25/12/2017), pada saat di temui awak madia Pewarta Tambora di ruang sekretariatnya.

Seperti diketahui, saat FKDM berkoordinasi  dengan dengan Camat Tambora Djaharuddin 20 Desember   2017, Djaharuddin  memberikan tugas penting kepada intel plat merah yang dibentuk berdasarkan Permendagri No 12 Tahun 2006 dan Pergub DKI No.110 Tahun 2008 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat tersebut.

Di antara ketiga tugas yang diberikan Djaharuddin adalah memastikan terjaganya persatuan warga, sehingga umat Nasrani yang merayakan Natal dan perayaan tahun baru 2018 dapat berjalan tertib dan aman, tanpa gangguan.

Lutfi  mengatakan, untuk mengemban amanat ini, ia menugaskan anggota FKDM untuk melakukan pendampingan terhadap semua kegiatan Camat, Kapolsek dan juga Danramil, yang terkait dengan kegiatan Natal dan Tahun Baru 2018.

"Mereka juga saya minta berkoordinasi dengan pengurus RT, RW, tokoh keagamaan, tokoh masyarakat, Ormas, dan pihak-pihak yang terkait lainnya agar setiap ada potensi gangguan, dapat diketahui dan dicegah sedini mungkin," Tuturnya .

Ia berharap perayaan Natal dan tahun baru dapat berjalan aman seperti tahun-tahun lalu, sehingga umat Nasrani dapat merayakan ritual keagamaannya dengan khidmat dan tenang, serta perayaan malam pergantian tahun dapat berlangsung dengan meriah.

Seperti diketahui, FKDM berperan sebagai mata dan telinga Pemprov DKI, tugasnya seperti intelijen pada umumnya, sehingga anggota organisasi plat merah ini dapat berada dimana saja, dengan tanpa terdeteksi, karena saat melaksanakan tugas, mereka tidak berseragam, alias berpakaian preman. (lth-in/red)


thumbnail

Diposting oleh On 2:17:00 AM

Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Lutfi Bin Ramli
Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Beredarnya informasi yang berkembang tentang dugaan adanya praktek jual beli pencalonan FKDM di wilayah Kelurahan Angke, mendapati perhatian khusus bagi seorang Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Lutfi Bin Ramli.

“pada dasarnya setiap pencalonan semuanya tidak dipungut biaya dan dilakukan secara profesional, dalam penyeleksiannya pun diadakan oleh Kesbangpol Jakbar,” ujar Lutfi memalui pesan whatsapp kepada Redaksi Media Pewarta Tambora, Kamis (21/12/2017).

Tambah Lutfi kepada media ini, sedangkan pihak Kelurahan dan Kecamatan pun tidak ada kewenangan dalam hal penyeleksian peserta. Mereka hanya sebatas menerima berkas administrasi dan kelengkapan saja.

“Terkait dengan adanya oknum yang memanfaatkan moment penyeleksian anggota FKDM, saya tetap akan memberikan sanksi pada oknum tersebut sesuai yang telah diatur oleh Permendagri No.12 Tahun 2006,” tegasnya.

Sebagaimana telah tertera bahwa, apabila ada diantaranya salah satu anggota fkdm berbuat tidak terpuji atau melanggar hukum serta membuat perlakuan yang kurang baik maka selaku ketua dan dewan penasehat akan mengadakan rapat pleno untuk mengambil tindakan atas dasar kesepakatan oleh para pengurus dan anggota.

“karena rapat plenolah yang paling tertinggi dalam mengambil langkah tindakan, sesuai yang telah di atur oleh Permendagri No.12 tahun 2006, dan di atur oleh Pergub No. 110 tahun 2008,” Pungkasnya mengakhiri.(Lth/in/red).

thumbnail

Diposting oleh On 3:25:00 PM

Binmas Angke Aiptu Cecep Supriadi , Bersama FKDM Angke Muksin dan Anggota P3S Jakarta Barat Mamik serta Team Kota Tua, Jumat (20/10/2017) 
Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Jakarta Barat tengah membawa seorang pria paruh baya dari kantor jasa pengiriman barang (JNE) Cabang Jembatan 2 Latumenten, Tambora, Jakarta Barat. Hal tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan Kepala Kantor JNE melalui staff RW.07 Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat.


Adapun kronologis yang disampaikan melalui pesan WAG, selepas karyawan kantor JNE selesai istirahat, tiba-tiba ada orang tua masuk menuju kantor JNE, saat ditanya maksud dan tujuannya, orang tua tersebut hanya bicara ngelantur dan tidak jelas.

“Saat ditanya, bapak paruh baya itu untuk berkomunikasi. Namun, ia berkata lain, jauh dari pertanyaan kami, begitu juga Ketika ditanya namanya yang keluar dari bibirnya tidak jelas apa yang dikatakan,”ujar Juliany. Jumat (20/10/2017).


Setelah itu, Juliany melaporkan kepada salah satu staff RW.07 Kelurahan Angke, yang kemudian diteruskan kepada FKDM Muksin serta Bimas Angke Aiptu Supriadi, guna ditindaklanjuti atas pelapran yang diperolehnya.

Atas koordinasi Binmas Angke Cecep Supriadi bersama FKDM Muksin, datanglah petugas P3S Jakarta Barat Mamik bersama Team Kota Tua, sekira setengah jam, agar pria paruh baya tersebut dibawa guna ditindaklanjuti serta agar mendapatkan pengobatan dan juga perawatan yang layak

Hingga berita ini disusun, diketahui melalui KTP yang didapat dari sakunya yakni bernama Ahmad Haryono (74) warga Jati Baru X RT.09/4, Kampung Bali, Tanah Abang Jakarta Pusat. Bagi masyarakat yang mengenali orang tersebut diatas, agar segera menghubungi Petugas P3S Jakarta Barat. (Yustrisna)

thumbnail

Diposting oleh On 2:26:00 AM

Luthfi Bin Ramli Ketua FKDM Kecamatan Tambora
PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) lahir dan dibentuk oleh Pemerintah Pusat Melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri  (Permendagri) No.12 Tahun 2006 dan di atur oleh UUD No.12 Tahun 2011 tentang pengaturanya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Selanjutnya atas dasar tersebut Lahirnya Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) ditengah masyarakat untuk membantu dalam penanganan komplik sosial politik dan bencana agar semuanya ini dapat di tangani bersama oleh Pemerintah Kota, Kecamatan dan Kelurahan sehingga permasalahan yang ada di lingkungan agar dapat ditanggulangi.

“Sudah 17 bulan kami menjadi pengurus FKDM Kecamatan Tambora. Alhamdulillah kita dapat melaksanakan tugas dengan baik, seperti pencegahan komplik maupun pencegahan kerawanan lingkungan yang dapat menimbulkan masalah,” Ujar Lutfi Ramli, Ketua FKDM Kecamatan Tambora, saat ditemui awak Media Pewarta Tambora dikediamannya, Rabu (17/10/2017).

Namun, dikatakan Lutfi, keberhasilan itu semua tidak serta merta atas dirinya pribadi namun juga berkat dukungan Pemerintah daerah serta Institusi kepolisian dan TNI yang memiliki kewenanganya. “karena Tiga institusi tersebut tercantum dalam struktural sebagai Dewan Penasehat yang secara resmi yang tertuang dalam peraturan Menteri Dalam Negeri No.12 Tahun 2006.” Ungkapnya.


Lutfi pun berharap, dengan kehadiran FKDM ditengah masyarakat dan juga pemerintah, tentunya agar selayaknya dapat bersama-sama mendukung kinerja kami sebagai FKDM, dan juga tidak menutup mata atas keberadaan kami, “saya berharap pemerintah merangkul dan menghargai kami, sebagai binaannya, jangan terlihat seperti ada pembiaran terhadap keberadaan FKDM,” pungkasnya mengakhiri. (Imam).

thumbnail

Diposting oleh On 1:00:00 PM




Peta.jakarta.Peringatan HUT RI identik dengan aneka perlombaan.begitu juga di Rt 013/ RW.04 Kel.angke mengadakan perlombaan 17-an minggu (20/08/17).
Perlombaan ini tidak hanya di ikuti oleh anak anak saja,tapi di ikuti pula oleh orang dewasa,dan yg menarik dalam acara perlombaan ini di ikuti oleh Bhabinkamtibmas Kel.angke Aiptu Cecep Supriyadi,yang kebetulan sedang sambang wilayah binaannya.
  Perlombaan yg dilaksanakan di wilayah Rt.013/04 di jln gg siaga 2 dalam ini , menampilkan berbagai lomba yg bersifat tradisional, diantaranya lomba balap karung memekai helm, gigit sendok,makan kerupuk dan lain sebagainya.
 Warga sangat antusias menyaksikan para pengurus wilayah mereka ikut dalam kegiatan ini,dan Aiptu Cecep Supriadi didaulat untuk memimpin salah satu perlombaan tersebut, sekaligus di tantang untuk ikut lomba dengan FKDM Yudhi. W Sekertaris Rw.04 Narmin,dan LMK 04 Achmad ma'mun
  Dengan perlombaan ini di harapkan warga dapat menanamkan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya.terutama semangat dan kecintaan nya terhadap tanah air, itu harapan Sukardi sebagai ketua RT.013/04 Kel.angke.(yustrisna).

thumbnail

Diposting oleh On 3:41:00 PM



Pewarta Tambora, Jakarta - Salah satu kegiatan bhabinkamtibmas adalah problem solving. Yaitu menyelesaikan permasalahan warga yg menjadi wilayah binaannya

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Angke Aiptu Cecep Supriyadi dan FKDM kelurahan Angke  muksin di ruang tiga pilar kelurahan Angke pada hari kamis(20/07/17) menyelesaikan masalah pencemaran nama baik seseorang melalui salah satu medsos yang menimpa warga Rt.01 Rw.07 yang menjadi wilayah binaannya . Masalah tersebut menimpa seseorang yang bernama  candra dan iim purnama yang juga sebagai salah satu pengurus wilayah.

Aiptu Cecep Supriyadi dan Muksin Mempertemukan kedua belah pihak dan memberikan arahan dan sebagai mediator agar dapat  selesai secara kekeluargaan dan ada solusi dan titik temu untuk berdamai

Candra yg diduga telah mencemarkan nama baik iim purnama, melalui surat pernyataan nya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.dan akan selalu berkoordinasi apabila ada permasalahan di wilayah

Dengan langkah tersebut kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan mereka menyanggupinya sehingga permasalahan selesai. Saya sangat berterima kasih dengan  bhabinkamtibmas kami bisa menyelesaikan permasalahan warga dengan baik dengan cara kekeluargaan,”Ujar Iim purnama.

Dalam kesempatan itu hadir Kasiepem kelurahan Angke Hasyim Mujih ,FKDM dan jamal perwakilan pengurus RW.07.(yustrisna)