Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 10:49:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Sebanyak 58 Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) pergantian Antar Waktu (PAW) Kecamatan dan Kelurahan Se-Jakarta Barat Periode 2019-2020 dikukuhkan di Museum Bank BNI 46, jalan Pintu Besar Raya Jakarta Barat, Kamis (21/3/2019).

Pada kesempatan itu, Yunus Burhan mewakili Walikota Jakarta Barat, H. Rustam Effendi meminta anggota FKDM selain peka terhadap perkembangan masalah di wilayahnya, juga diharapkan bersinergi dengan unsur terkait untuk mewujudkan kota Jakarta Barat yang aman dan damai.

Menurutnya, forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang paling dekat untuk melakukan interaksi dengan masyarakat, dan bisa mencegah sedini mungkin kemungkinan ganguan keamanan dan bencana alam di tengah masyarakat, sehingga dapat direkom pada SKPD yang terkait untuk ditindak lanjuti.


"Ketika ada terjadi indikasi di masyarakat, baik penyebarluasan aksi terorisme, keamanan dan menangkal berita hoax, fkdm bisa mendetaksi lebih dini. Mereka hidup dengan masyarakat dan tersebar di semua elemen," terangnya.

Tugas anggota FKDM, Kata Yunus, harus bisa mendetekasi secara dini berbagai potensi ancaman di wilayahnya, kemudian tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada fkdm dan para anggota agar dapat dilakukab semaksimal mungkin. Terutama komunikasi efektif diantara sesama anggota.

"Peran strategi FKDM merupakan mata dan telinga pemerintah dalam menjaga stabilitas Kamtibmas, juga berperan pennting bersama pemerintah dalam mewujudkan kota jakarta barat yang maju sejahtera dan damai," ungkapnya.

Ditempat sama, Kepala Kesbangpol PLT provinsi DKI jakarta, Taufan yang diwakili Habib selaku bidang Kewaspadaan menjelaskan tentang kedudukan FKDM. Ia mengatakan FKDM adalah selaku mitra kerja Pemerintah untuk menjadi kepanjangan tugas kewilayahan agar tugas pemerintah dapat terbantukan.

Habib juga memberikan apresiasi kepada Kesbangpol Jakarta Barat yang dapat membuat program pelaporan dengan menggunakan sistem telegram dan juga bisa membuat Mars FKDM.

Hingga berita ini disusun, hadir dalam acara tersebut, Dandim 0503/JB diwakili Danramil Taman Sari Mayor Rohani, Kapolres yang diwakili Kasat Intel Binda H. Marzuki, Ketua FKDM provinsi DKI jakarta Rico Sinaga, SKPD, Para Camat, Lurah, FKUB, PMI Tingkat Kota, serta Ormas Se Jakarta Barat.

Rep : Lutfi
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 10:13:00 AM

JAKARTA - Sekitar puluhan warga masyarakat Tambora, Jakarta Barat menghadiri acara 'Walimatus Safar' yang digelar dirumah kediaman Lutfi Bin Ramli, Kelurahan Krendang, Tambora, Jakarta Barat.

Adalah Nurhalim salah satu Pemimpin Media yang ikut hadir dalam undangan acara Walimatus safar yang diadakan oleh Lutfi bin Ramli yang juga salah seorang Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Tambora.


"Saya mewakili rekan rekan redaksi media Pewarta Tambora mendoakan semoga saudara kita lutfi bisa menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan baik dan kembali dengan selamat," Kata Nurhalim Pemred Pewarta Tambora, Minggu (17/3/2019) malam.

Menurutnya, tidak semua orang yang mapan secara finansial, sehat jasmani dan rohani berkesempatan untuk memenuhi undangan-Nya.

"Jadi, saya berharap kepada saudaraku Lutfi agar dapat mempersiapkan diri lahir dan batin," ungkapnya.


Hal senada juga disampaikan Andi M Nirwansyah selaku Pemimpin Umum Media Cetak dan Online OTORITAS menyampaikan terima kasih atas undangan yang disampaikan saudara kita Lutfi dalam acara walimatus safar.

"Saya atas nama pribadi juga mewakili rekan-rekan redaksi Media Cetak dan Online Otoritas ikut mendoakan saudara kita lufi bin ramli, semoga bisa menjalankan ibadah suci dengan baik dan juga lancar tentunya kembali dengan selamat," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, 'Walimatus Safar'merupakan acara atau upacara yang diadakan untuk mendoakan seseorang yang akan melakukan suatu perjalanan suci, dengan menunaikan Ibadah haji.

Hingga berita ini disusun, hadir dalam kesempatan tersebut, diantaranya Pasi Intel Kodim 0503/JB kapt Sri Yanto, Kesbangpol Jakbar Dirhamnulgraha, Koordinator BIN jakbar H. Marzuki, para anggota FKDM SeKecamatan Tambora, RT/RW, Tokoh Agama, juga Tokoh Masyarakat setempat.

Rep : Sutisna
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 11:08:00 AM

 
PEWARTA-TAMBORA, menjelang berakhirnya tahun 2018, Ketua FKDM Kecamatan Tambora Lutfi Ramli meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan keamanan yang dapat menimbulkan gejolak keresahan wilayah. Mengingat menjelang tutup tahun biasanya banyak kegiatan yang dilakukan, maka FKDM harus tetap waspada tahun 2018 akan segera berakhir.

"Ini dilakukan upaya mengingat banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat, karena dalam setiap tindak kejahatan tidak ada pandang bulu," ujar Lutfi kepada media Pewarta Tambora, Minggu malam (09/12/2018) saat merayakan hari Milad nya yang ke 55 Tahun di Rumah Makan Jaga Rawa Cipindoh, Tangerang.


Terlebih lagi, lanjut Lutfi, dalam perayaan kali ini turut dibarengi dengan persiapan Pemilihan Pilcaleg dan Pilpres 2019. Warga Jakarta khususnya jangan sampai lengah dan harus tetap waspada karena dikhawatirkan ada pihak yang menempatkan kondisi yang sedang ramai saat ini.

Lutfi juga berpesan kepada Pengurus Anggota FKDM Kecamatan dan Kelurahan harus saling waspada dan membantu masyarakat dan aparat keamanan, baik TNI/POLRI/PEMDA dalam meningkatkan keamanan kegiatan keagamaan dihari menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Serta dilakukan Deteksi Dini terhadap gangguan keamanan yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kepada seluruh Pengurus FKDM agar dapat bekerja dama dengan semua pihak untuk mengamankan wilayah khususnya wilayah Kecamatan Tambora yang melingkupi 11 Kelurahan, saya percaya nanti bahwa Poksi dan kinerja FKDM mampu menciptakan kondisi wilayah aman dan terkendali pada saat malam Natal dan Tahun Baru 2019 saat dimeriahkan oleh masyarakat wilayah Tambora Jakarta Barat," harapnya.

Pewarta : Eka
Editor : Heri Tambora

thumbnail

Diposting oleh On 8:51:00 PM

PEWARTA-TAMBORA. COM, JAKARTA -Jelang hari raya Idul Fitri 1439 Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Tambora Jakarta Barat, Lutfi Ramli memberikan santunan kepada 30 anak yatim dan duafa bertempat di Musollah Al Ikhwan Rt 005/04, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Kamis (31/5/2018). Acara yang dihelat tersebut dihadiri para tokoh masyarakat, Pengurus Rt/Rw, serta Pengurus Musollah dan Masjid.

“Pemberian santunan yang dilakukan selain berbagi di bulan suci ramadhan juga untuk meningkatkan tali silaturahmi serta ukhuwah islamiyah sekaligus mengisi kegiatan taklim juga tadarus yang terhimpun oleh Pengurus Masjid,” ujar Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Lutfi Ramli kepada Media ini.


Dikatakannya, bahwa dalam giat berbagi bersama anak yatim ini dilakukan untuk pemberian santunan kepada 30 orang yatim piatu/duafa yang ada di wilayah Kecamatan Tambora, khususnya Kelurahan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, serta diisi juga tausiah oleh Ustadz Nurhasan .

Dalam kesempatannya, Lutfi berharap untuk ke depan akan banyak lagi kegiatan sosial kemasyarakatan serupa, tentunya dalam rangka berbagi kepada sesama.

Karena, Lanjut Lutfi, Bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh berkah, manusia dianjurkan untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan dan meningkatkan amal ibadah. Ini merupakan momen berharga bagi kita untuk saling berbagi kasih kepada sesama, terutama anak yatim.

“Kita ingin anak yatim sebagai generasi penerus bangsa ikut merasakan keberadaan dan eksistensi FKDM Kecamatan Tambora, tentunya di tengah-tengah masyarakat,”tutup Lutfi.

thumbnail

Diposting oleh On 2:35:00 PM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA  – Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Lutfi Bin Ramli mengecam keras aksi terorisme yang menewaskan 5 anggota Polri di Mako Brimob. Tindakan tersebut dianggap biadab dan tidak berperikemanusiaaan.

"Duka cita mendalam untuk seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi keluarga korban, kami juga mengutuk keras tindakan immoral narapidana yang melawan aparat hingga memancing kerusuhan” ujar Ketua FKDM Kecamatan Tambora, kepada Media ini, Jumat (11/5/2018).

Lanjut Lutfi, kita telah kehilangan lima anggota terbaik Polri dari peristiwa ini, saya melihat sebenarnya ini adalah peringatan bagi masyarakat Indonesia bahwa bahaya terorisme dan radikalisme masih berpotensi muncul di Indonesia. 

Ketua FKDM Kecamatan Tambora juga menegaskan, bahwa kami FKDM Kecamatan Tambora mengapresiasi atas tindakan Polri yang telah mampu menuntaskan operasi penanganan narapidana teroris di Mako Brimob.

“Kami FKDM Kecamatan Tambora siap mendukung tindakan dan juga langkah yang diambil Polri, pemberantasan terorisme harus sampai  ke akar-akarnya agar peluang tumbuh suburnya terorisme bisa dibendung. Bagaimanapun ini merupakan bentuk terorisme yang mengacam keamanan Indonesia,” pungkasnya. (Lutfi)

thumbnail

Diposting oleh On 3:42:00 PM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Lurah Tambora Drs.Hj.Dwi Kurniasih tengah mengadakan sosialisasi program aplikasi Telegram bersama para Pengurus FKDM Kecamatan Tambora, bertempat di Ruang Kantor kelurahan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (9/2/2018).

Pantaua Media ini, tampak Lurah Tambora, Hj.Dwi Kurniasi didampingi oleh Sekretaris Kelurahan Dian Rahadian, Kasie Pemerintahan Sudrajat, Kasie Prasarana Debira, Kesmas H.Tedy, serta Ketua FKDM Kecamatan tambora Lutfi Ramli.

Dalam Kesempatannya, Lurah Tambora, Hj.Dwi Kurniasih mengharapkan para FKDM yang ada di bawah binaannya untuk dapat berperan aktif dalam melaksanakan tugas pokok, serta kewajibannya sebagaimana telah diatur oleh Peraturan Permendagri Nomor 12 Tahun 2016.

“Bahwa FKDM untuk dapat menampung, menjaring permasalahan yang ada disetiap wilayahnya, sehingga dapat memberikan kenyamanan ditengah-tengah kehidupan masyarakat, serta dapat meredam gejolak yang dapat menimbulkan konflik,” ujar Lurah Tambora.

Selanjutnya, Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Lutfi Ramli memberikan pembekalan kepada anggota FKDM di Kelurahan Tambora tentang penerapan sistem kerja agar tugas yang selama ini yang harus dikerjakan adalah pencegahan dini.

“Pencegahan dini yang dimaksud adalah dapat mencegah satu gejolak yang dapat menimbulkan komplik atau gesekan sehingga dapat menimbulkan permasalahan  yang dapat merugikan masyarakat, baik dari segi keamanan maupun musibah banjir, kebakaran dan penyakit demam berdarah, serta dampak dari ulah manusia itu sendiri,” beber Lutfi.

Dalam pesan terakhirnya, Lutfi menyampaikan, bahwa FKDM adalah garda terdepan dari bagian masyarakat untuk menjadi mesin pendingin, adapun program aplikasi telegram ini adalah untuk meningkatkan kinerja para anggota FKDM dalam hal membuat pelaporan kegiatan temuan atau pendeteksian dini.

"Dengan penggunaan aplikasi telegram ini adalah agar memudahkan kita dalam mengatasi permasalahan setiap informasi yang didapat pada setiap wilayah, seperti kerawanan keamanan dan kerawanan sosial budaya, narkoba serta juga kesehatan," pungkasnya mengahkiri. (lth-in/red)

thumbnail

Diposting oleh On 10:10:00 PM

Lutfi Ramli Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Jakarta Barat
PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta, - Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Tambora Jakarta Barat Lutfi Ramli mengatakan, ia telah memerintahkan anggotanya yang berjumlah 87 orang untuk melaksanakan tugas yang diberikan Camat Tambora Djaharuddin, terkait perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Kita tak ingin mengecewakan Camat, semua anggota FKDM harus maksimal demi kebaikan, keamanan dan ketentraman kita bersama," kata Ketua Fkdm Lutfi Ramli, Senin (25/12/2017), pada saat di temui awak madia Pewarta Tambora di ruang sekretariatnya.

Seperti diketahui, saat FKDM berkoordinasi  dengan dengan Camat Tambora Djaharuddin 20 Desember   2017, Djaharuddin  memberikan tugas penting kepada intel plat merah yang dibentuk berdasarkan Permendagri No 12 Tahun 2006 dan Pergub DKI No.110 Tahun 2008 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat tersebut.

Di antara ketiga tugas yang diberikan Djaharuddin adalah memastikan terjaganya persatuan warga, sehingga umat Nasrani yang merayakan Natal dan perayaan tahun baru 2018 dapat berjalan tertib dan aman, tanpa gangguan.

Lutfi  mengatakan, untuk mengemban amanat ini, ia menugaskan anggota FKDM untuk melakukan pendampingan terhadap semua kegiatan Camat, Kapolsek dan juga Danramil, yang terkait dengan kegiatan Natal dan Tahun Baru 2018.

"Mereka juga saya minta berkoordinasi dengan pengurus RT, RW, tokoh keagamaan, tokoh masyarakat, Ormas, dan pihak-pihak yang terkait lainnya agar setiap ada potensi gangguan, dapat diketahui dan dicegah sedini mungkin," Tuturnya .

Ia berharap perayaan Natal dan tahun baru dapat berjalan aman seperti tahun-tahun lalu, sehingga umat Nasrani dapat merayakan ritual keagamaannya dengan khidmat dan tenang, serta perayaan malam pergantian tahun dapat berlangsung dengan meriah.

Seperti diketahui, FKDM berperan sebagai mata dan telinga Pemprov DKI, tugasnya seperti intelijen pada umumnya, sehingga anggota organisasi plat merah ini dapat berada dimana saja, dengan tanpa terdeteksi, karena saat melaksanakan tugas, mereka tidak berseragam, alias berpakaian preman. (lth-in/red)


thumbnail

Diposting oleh On 2:17:00 AM

Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Lutfi Bin Ramli
Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Beredarnya informasi yang berkembang tentang dugaan adanya praktek jual beli pencalonan FKDM di wilayah Kelurahan Angke, mendapati perhatian khusus bagi seorang Ketua FKDM Kecamatan Tambora, Lutfi Bin Ramli.

“pada dasarnya setiap pencalonan semuanya tidak dipungut biaya dan dilakukan secara profesional, dalam penyeleksiannya pun diadakan oleh Kesbangpol Jakbar,” ujar Lutfi memalui pesan whatsapp kepada Redaksi Media Pewarta Tambora, Kamis (21/12/2017).

Tambah Lutfi kepada media ini, sedangkan pihak Kelurahan dan Kecamatan pun tidak ada kewenangan dalam hal penyeleksian peserta. Mereka hanya sebatas menerima berkas administrasi dan kelengkapan saja.

“Terkait dengan adanya oknum yang memanfaatkan moment penyeleksian anggota FKDM, saya tetap akan memberikan sanksi pada oknum tersebut sesuai yang telah diatur oleh Permendagri No.12 Tahun 2006,” tegasnya.

Sebagaimana telah tertera bahwa, apabila ada diantaranya salah satu anggota fkdm berbuat tidak terpuji atau melanggar hukum serta membuat perlakuan yang kurang baik maka selaku ketua dan dewan penasehat akan mengadakan rapat pleno untuk mengambil tindakan atas dasar kesepakatan oleh para pengurus dan anggota.

“karena rapat plenolah yang paling tertinggi dalam mengambil langkah tindakan, sesuai yang telah di atur oleh Permendagri No.12 tahun 2006, dan di atur oleh Pergub No. 110 tahun 2008,” Pungkasnya mengakhiri.(Lth/in/red).

thumbnail

Diposting oleh On 3:25:00 PM

Binmas Angke Aiptu Cecep Supriadi , Bersama FKDM Angke Muksin dan Anggota P3S Jakarta Barat Mamik serta Team Kota Tua, Jumat (20/10/2017) 
Pewarta-Tambora.Com, Jakarta - Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Jakarta Barat tengah membawa seorang pria paruh baya dari kantor jasa pengiriman barang (JNE) Cabang Jembatan 2 Latumenten, Tambora, Jakarta Barat. Hal tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan Kepala Kantor JNE melalui staff RW.07 Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat.


Adapun kronologis yang disampaikan melalui pesan WAG, selepas karyawan kantor JNE selesai istirahat, tiba-tiba ada orang tua masuk menuju kantor JNE, saat ditanya maksud dan tujuannya, orang tua tersebut hanya bicara ngelantur dan tidak jelas.

“Saat ditanya, bapak paruh baya itu untuk berkomunikasi. Namun, ia berkata lain, jauh dari pertanyaan kami, begitu juga Ketika ditanya namanya yang keluar dari bibirnya tidak jelas apa yang dikatakan,”ujar Juliany. Jumat (20/10/2017).


Setelah itu, Juliany melaporkan kepada salah satu staff RW.07 Kelurahan Angke, yang kemudian diteruskan kepada FKDM Muksin serta Bimas Angke Aiptu Supriadi, guna ditindaklanjuti atas pelapran yang diperolehnya.

Atas koordinasi Binmas Angke Cecep Supriadi bersama FKDM Muksin, datanglah petugas P3S Jakarta Barat Mamik bersama Team Kota Tua, sekira setengah jam, agar pria paruh baya tersebut dibawa guna ditindaklanjuti serta agar mendapatkan pengobatan dan juga perawatan yang layak

Hingga berita ini disusun, diketahui melalui KTP yang didapat dari sakunya yakni bernama Ahmad Haryono (74) warga Jati Baru X RT.09/4, Kampung Bali, Tanah Abang Jakarta Pusat. Bagi masyarakat yang mengenali orang tersebut diatas, agar segera menghubungi Petugas P3S Jakarta Barat. (Yustrisna)

thumbnail

Diposting oleh On 2:26:00 AM

Luthfi Bin Ramli Ketua FKDM Kecamatan Tambora
PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) lahir dan dibentuk oleh Pemerintah Pusat Melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri  (Permendagri) No.12 Tahun 2006 dan di atur oleh UUD No.12 Tahun 2011 tentang pengaturanya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Selanjutnya atas dasar tersebut Lahirnya Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) ditengah masyarakat untuk membantu dalam penanganan komplik sosial politik dan bencana agar semuanya ini dapat di tangani bersama oleh Pemerintah Kota, Kecamatan dan Kelurahan sehingga permasalahan yang ada di lingkungan agar dapat ditanggulangi.

“Sudah 17 bulan kami menjadi pengurus FKDM Kecamatan Tambora. Alhamdulillah kita dapat melaksanakan tugas dengan baik, seperti pencegahan komplik maupun pencegahan kerawanan lingkungan yang dapat menimbulkan masalah,” Ujar Lutfi Ramli, Ketua FKDM Kecamatan Tambora, saat ditemui awak Media Pewarta Tambora dikediamannya, Rabu (17/10/2017).

Namun, dikatakan Lutfi, keberhasilan itu semua tidak serta merta atas dirinya pribadi namun juga berkat dukungan Pemerintah daerah serta Institusi kepolisian dan TNI yang memiliki kewenanganya. “karena Tiga institusi tersebut tercantum dalam struktural sebagai Dewan Penasehat yang secara resmi yang tertuang dalam peraturan Menteri Dalam Negeri No.12 Tahun 2006.” Ungkapnya.


Lutfi pun berharap, dengan kehadiran FKDM ditengah masyarakat dan juga pemerintah, tentunya agar selayaknya dapat bersama-sama mendukung kinerja kami sebagai FKDM, dan juga tidak menutup mata atas keberadaan kami, “saya berharap pemerintah merangkul dan menghargai kami, sebagai binaannya, jangan terlihat seperti ada pembiaran terhadap keberadaan FKDM,” pungkasnya mengakhiri. (Imam).

thumbnail

Diposting oleh On 1:00:00 PM




Peta.jakarta.Peringatan HUT RI identik dengan aneka perlombaan.begitu juga di Rt 013/ RW.04 Kel.angke mengadakan perlombaan 17-an minggu (20/08/17).
Perlombaan ini tidak hanya di ikuti oleh anak anak saja,tapi di ikuti pula oleh orang dewasa,dan yg menarik dalam acara perlombaan ini di ikuti oleh Bhabinkamtibmas Kel.angke Aiptu Cecep Supriyadi,yang kebetulan sedang sambang wilayah binaannya.
  Perlombaan yg dilaksanakan di wilayah Rt.013/04 di jln gg siaga 2 dalam ini , menampilkan berbagai lomba yg bersifat tradisional, diantaranya lomba balap karung memekai helm, gigit sendok,makan kerupuk dan lain sebagainya.
 Warga sangat antusias menyaksikan para pengurus wilayah mereka ikut dalam kegiatan ini,dan Aiptu Cecep Supriadi didaulat untuk memimpin salah satu perlombaan tersebut, sekaligus di tantang untuk ikut lomba dengan FKDM Yudhi. W Sekertaris Rw.04 Narmin,dan LMK 04 Achmad ma'mun
  Dengan perlombaan ini di harapkan warga dapat menanamkan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya.terutama semangat dan kecintaan nya terhadap tanah air, itu harapan Sukardi sebagai ketua RT.013/04 Kel.angke.(yustrisna).

thumbnail

Diposting oleh On 3:41:00 PM



Pewarta Tambora, Jakarta - Salah satu kegiatan bhabinkamtibmas adalah problem solving. Yaitu menyelesaikan permasalahan warga yg menjadi wilayah binaannya

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Angke Aiptu Cecep Supriyadi dan FKDM kelurahan Angke  muksin di ruang tiga pilar kelurahan Angke pada hari kamis(20/07/17) menyelesaikan masalah pencemaran nama baik seseorang melalui salah satu medsos yang menimpa warga Rt.01 Rw.07 yang menjadi wilayah binaannya . Masalah tersebut menimpa seseorang yang bernama  candra dan iim purnama yang juga sebagai salah satu pengurus wilayah.

Aiptu Cecep Supriyadi dan Muksin Mempertemukan kedua belah pihak dan memberikan arahan dan sebagai mediator agar dapat  selesai secara kekeluargaan dan ada solusi dan titik temu untuk berdamai

Candra yg diduga telah mencemarkan nama baik iim purnama, melalui surat pernyataan nya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.dan akan selalu berkoordinasi apabila ada permasalahan di wilayah

Dengan langkah tersebut kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan mereka menyanggupinya sehingga permasalahan selesai. Saya sangat berterima kasih dengan  bhabinkamtibmas kami bisa menyelesaikan permasalahan warga dengan baik dengan cara kekeluargaan,”Ujar Iim purnama.

Dalam kesempatan itu hadir Kasiepem kelurahan Angke Hasyim Mujih ,FKDM dan jamal perwakilan pengurus RW.07.(yustrisna)