Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Diposting oleh On 9:46:00 PM

JAKARTA - Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat hari ini menggelar Festival Pecinan 2019 di Jalan Pancoran Petak Sembilan, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (19/2/2019)

Festival yang dilangsungkan selama dua hari dari tanggal 19 sampai 20 Februari 2019 sengaja digelar dalam rangka perayaan Cap Go Meh 2019 dengan menyongsong tema "Kebudayaan Untuk Perdamaian",

Menurut Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat Ahmad Syaropi, afa yang spesial pada Festival Pecinan tahun ini. Hal yang beda dari tahun sebelumnya adalah keberadaan gedung Pancoran Chinatown dan pameran lukisan Cina-Betawi di dalamnya.


"Tahun-tahun sebelumnya, gedung ini belum jadi, Pancoran Chinatown ini belum jadi. Jadi saya menganggap ini menarik ya. Meskipun tentu bukan punya Pemda DKI ya. Tetapi karena ini memang hari raya mereka, ya tentu saya menganggap ini sesuati yang menarik," ujarnya.

Ditempat sama, dalam sambutannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang setiap tahun menghadiri festival menyampaikan, bahwa kawasan pecinan menjadi budaya yang ada di Jakarta harus dikembangkan.


"Karena itu kita berharap kawasan Pecinan Glodok yang sudah ada sejak jaman Kolonial bukan saja dilestarikan tetapi harus dikembangkan," ujarnya.

Adapun acara festival tersebut dimeriahkan oleh sejumlah kebudayaan Tionghoa dan juga Betawi, diantaranya pagelaran tari, musik etnis Tionghoa, Parade Koko dan Cici, Barongsai, Liong, Guzhen, Potechi Cinwa, hingga Tari 1000 tangan Dewi Kuan Im.


Sementara untuk kebudayaan Betawi yang ditampilkan pada acara Festival Pecinan 2019 di Pancoran diantaranya adalah Tanjidor, Musik Gambang Kromong, Ondel-ondel juga Enggrang.

Festival Pecinan 2019 yang digelar di Pancoran tersebut merupakan rangkaian perayaan Cap Go Meh 2019, berlangsung dari Pukul 14.00 hingga Pukul 22.00 WIB (Selama Dua Hari)

Sebelumnya, hingga berita ini diturunkan, Kasudin Perhubungan Jakarta Barat, Leo Amstrong mengatakan saat acara Festival Pecinan 2019, lalu lintas di Jalan Pancoran Sisi Utara akan ditutup.

"Untuk Sisi Utara akan ditutup, namun untuk sisi Selatan tetap berfungsi seperti biasa. Kami juga akan berkoordinasi dengan lantas," ungkap Leo Amstrong. (ril/h2t)

thumbnail

Diposting oleh On 3:00:00 AM

Pewarta Tambora, Jembatan Besi - Dinas Pariwisata Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar Lomba apresiasi dan kompetisi Belajar yang diikuti oleh 4 (empat) wilayah Kecamatan Se-Jakarta Barat, diantaranya adalah wilayah Kecamatan Tambora, Cengkareng, Kalideres, dan Tamansari, acara berlangsu di Gedung Seasons City, Jembatan Besi – Tambora, Jakarta Barat, Selasa (13/9).

Dari Masing-masing sekolah menampilkan berbagai keterampilan lomba, seperti Lomba Panduan suara, Melukis, hingga menari, adapun Yayasan SD, TK.Islam Sa’adatuddarain yang berlokasi di wilayah Kelurahan Duri Selatan, Pimpinan Mia, dipercakan bagi pemerintah Kecamatan Tambora untuk mengikut Lomba tersebut.

Menurut Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Linda Endryati, “kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan yang dimiliki oleh para siswa, agar kedepan menjadi generasi penerus bangsa dan Negara,”tandasnya.

Ditempat yang sama, Camat Tambora Djaharuddin mengucapkan terima kasihnya kepada Kasudin Pariwisata dan Kebudayaan yang mana acara ini diadakan di wilayah Kecamatan Tambora, kami pun memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Kasudin Pariwisata,” ungkapnya.

Djaharuddin pun berharap, “kepada para siswa-siswi yang berada diwilayahnya, agar terus menjadi putra-putri yang terbaik, yang menjadi harapan bagi bangsa dan Negara,” ujarnya.

Menurutnya, “Negara kita ini, Negara yang sangat kaya, penuh dengan aneka ragam kebudayaan yang  dimiliki oleh masing-masing Provinsi, sehingga Negara kita ini dijuluki sebagai bangsa yang memiliki tata keramahan spoan santun, penuh dengan adat ketimuran, sehingga banyak orang luar yang berwisata, berkunjung dan berlibur ke Negara Republik Indonesia,” tutupnya.

Rep : Lutfi
Ed : Heri Tambora