Popular Posts

Kategori

Follow by Email

thumbnail

Posted by On 2:03:00 PM

Rustamaji Anggota PPWI Rembang (Pertama dari Kanan) 
PEWARTA-TAMBORA.COM, Jawa Tengah – Seorang warga Desa Telogotunggal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang juga anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) berhasil mengembangkan bisnis pertanian yang terbilang dahsyat. Betapa tidak, hanya dengan modal ratusan ribu, ia bisa meningkatkan penghasilan hingga jutaan rupiah.

Petani itu bernama Rustamaji. Di lahan seluas 1 hektar di dekat tempat tinggalnya di Rembang telah ditanami mentimun jenis Wrinter Melon atau yang biasa disebut juga dengan Mentimun Jepang.

Menurutnya, dalam budidaya mentimun jenis ini tidak membutuhkan modal besar, tapi hasilnya sangat luar biasa. Dalam satu pohon, biaya sewa tanah dan perawatan, mulai dari tanam hingga panen jika dikalkulasi hanya menghabiskan Rp. 2.000 saja per satu pohon mentimun.

Dalam satu pohon bisa menghasilkan buah dengan berat 2 hingga 6 kilogram, sedangkan harga per-kilogramnya mencapai Rp.1.500. Jadi jika ditotal, dengan modal Rp. 2.000 per pohon, bisa berkembang menjadi Rp. 3.000 - Rp. 9.000 per satu pohon mentimun.

Mengenai masa tumbuh pada mentimun ini, kurang lebih mencapai 90 hari. Sedangkan masa panen bisa dilakukan pada usia 36-40 hari setelah tanam.

“Mentimun Jepang jenisnya banyak, tapi saya memilih jenis ini karena selain banyak manfaatnya bagi kesehatan, buahnya lebih besar dari mentimun biasa,” terang Rustamaji.

Saat ditanya tentang penjualan hasil panennya kepada pewarta media ini, Rustamaji mengatakan, dirinya tidak khawatir karena sebelumnya sudah menjalin kerjasama dengan seorang pengepul yang siap mengambil hasil panenannya setiap saat.


Rustamaji juga menyampaikan bahwa dirinya siap menularkan ilmunya kepada orang lain jika ada masyarakat yang tertarik dengan usahanya ini. “Jika ada masyarakat yang ingin mengetahui cara menanam Mentimun Jepang ini, saya siap menularkan ilmunya dan gratis,” kata Rustamaji.(NYR/Red)

thumbnail

Posted by On 6:18:00 PM

Sanny A Irsan (Ke Empat Dari Kanan) Ketua Tim 10 Gubernur DKI Jakarta Bidang Seni dan Pariwisata 
PEWARTA-TAMBORA.COM, Jakarta - Informasi yang valid dalam menggali Kota Tua sangat diperlukan dalam langkah awal menuju suksesnya langkah tersebut. Kota Tua menjadi peluang usaha yang bagus untuk dikembangkan, bahkan dengan study banding dengan negara lain (Singapura) yang telah sukses mengembangkan potensi Kota Tua nya.

Demikian paparan yang disampaikan Sanny A Irsan Ketua Tim 10 Gubernur DKI Jakarta Bidang Seni dan Pariwisata saat menghadiri rapat Pokja Pengurus Pewarta Kota Tua bertempat di Gedung Pengelola Pusat UMKM Jalan Cengkeh Jakarta Barat, Jum’at (24/11/2017) Malam.

Sanny pun merespon dengan kehadiran Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kota Tua, karena saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan fokus pada pengembangan Pariwisata dengan dua sasaran yakni Setu Babakan dan juga Kota Tua.

“Pengelolaan Kawasan destinasi Pariwisata Kota Tua perlu ditingkatkan, seiring dengan perkembangan yang terus menerus meningkat. Tugas dan fungsi Pengelola itu sendiri harus mampu memenuhi segala aspek mulai dari Ekonomi, Sosial, Seni Budaya maupun Kepariwisataan itu sendiri,” Ujarnya.

Acara rapat yang dilakukan Pokja tersebut tidak hanya melibatkan dari pelbagai media yang terlibat didalamnya, namun juga dihadiri oleh tokoh masyarakat Jakarta Utara (Daeng Mansur) serta Koordinator UMKM Ireng Maulana, serta anggota-anggota Media.

Adapun Anggota-anggota Media yang terlibat didalam Pokja yang hadir saat itu diantaranya, PPWI Jakarta Barat, Media Otoritas, Media Mitrapol, Media Elektronik Jk TV, Pewarta Tambora, Antara, IMC (Indonesia Media Center), Media Police Watch, IMO (Ikatan Media Online).

Dalam rapat yang diagendakan pengurus Pojka, selain program kerja kedepan, mengenai visi-misi Kota Tua, agar bisa mengangkat potensi di 5 Zona Kawasan Kota Tua agar berkembang baik secara nasional maupun Internasional

“Ini bukan pekerjaan mudah, tapi misi itu tetap tekad dalam terbentuknya Pokja tersebut, dimana planning besar itu memerlukan sarana dan prasarana yan memadai, disamping budget operational,” Ujar salah satu peserta rapat.

Disisi lain, Pengurus Pokja juga mempunyai harapan demikian, jadi bukan hanya diatas kertas tapi wujud nyata adalah hasil akhir yang terpenting.

“Kami selaku team Pokja yang terlibat didalamnya, berharap setelah pertemuan itu, pemerintah DKI bisa memberikan dukungan penuh terhadap apa yang pokja lakukan, terlebih dalam mengembangkan Kita Tua Jakarta,” Pungkasnya.

(Ichwan Lazuardi Pokja Kota Tua)

thumbnail

Posted by On 1:32:00 PM

Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Dinas Pemadaman Kebakaran Jakarta Barat tengah melakukan sosialisasi pemadaman api, bertempat di Pos Pemadaman Kebakaran Unit Angke, Jalan Angke Indah Raya No.25, Kelurahan Angke, Jakarta Barat, Minggu (15/10/2017) pagi.

Berbagai cara pemadaman api dipraktekkan dalam kegiatan tersebut, seperti menghadapi tabung gas yang bocor, cara menggunakan alat pemadam api ringan (Apar) serta cara memadamkan api menggunakan karung basah atau sejenisnya.
Pantauan Tim Media PETA, tampak terlihat antusiasme warga RW.01 dan RW.04 yang didominasi oleh kaum ibu-ibu serta remaja Karang Taruna, yang dihadiri pula oleh Ketua RW.01 Saeful, Kwtua RW.04 Tan Tjoen Bie didampingi Sekretaris Narmin, serta Ketua Karang Taruna Unit RW.04 Angke Yudha.

"Tabung gas selama ini menjadi kambing hitam, apabila terjadi kebakaran, lagi-lagi konon disebakan oleh tabung gas meledak," ungkap Agung Haryaji Staf Pencegahan dari Dinas Damkar Jakbar saat memberikan arahan di lokasi.


Pada dasarnya, lanjut Agung, tabung gas tidak pernah meledak, kalau kita mengerti dan dapat mengatasi terjadinya kebocoran pada gas terlebih saat tercium bau gas, maka jangan menghidupkan atau menyalakan lampu maupun elektronik seperti kipas angin, cukup buka pintu dan pentilasi udara dirumah tersebut.

Hingga berita ini disusun, dalam giat ini instalasi listrik juga menjadi pembahasan oleh pihak Dinas Damkar Jakarta Barat, dalam arahannya Agung menyarankan apabila menggunakan kabel listrik, gunakanlah kabel listrik yang sudah berlabel SNI.

Rep : Yustrisna
Ed : Heri Tambora

thumbnail

Posted by On 10:52:00 PM

Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Semangat dan keceriahan tampak terlihat pada wajah seorang anak, saat mengikuti acara Gema Muharram 1439 Hijriah yang diselenggarakan di Ruang Aula Lt.3 Markas Polsek Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (14/10/2017) pagi.

Dengan Tahun Baru Islam 1439 Hijriah, Kita Perkokoh Tali Silaturahmi, Persaudaraan dan Kesatuan, menjadi tajuk utama yang dihelat oleh FORSIMA dengan subtema 'Ayo Bertanding dan Bersanding Dalam Lomba Gema Muharram NKRI Berpotensi'.



Acara yang dilaksanakan oleh Forum Silaturahmi Ulama Kecamatan Tambora (FORSIMA). dihadiri oleh Polsek Tambora Kompol H.Slamet, Camat Tambora Djaharuddin, Danramil 02 TB diwakili Lettu L.Sueli, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, para tamu undangan juga para peserta.

Adapun tempat dihelatnya perlombaan sudah disiapkan oleh panitia pelaksana untuk setiap kategori lomba yang diikuti peserta diantaranya adalah, lomba Tahfidh Qur'an (Lt.1 Masjid Bahrul Huda), Adzan (Lt.2 Masjid), Busana muslim (Lt.3 Gedung Polsek), Pidato (Lt.3 Gedung Polsek), Marawis (Lt.4 Gedung Kecamatan), Cerdas Cermat (Lt.4 Gedung Kecamatan), serta Lomba MTQ (Lt.2 Gedung Kecamatan).

Acara terlihat khidmat saat dilakukan pembukaan acara dengan pembacaan Al-Qur'an, kemudian pembacaan sholawat, Menyanyikan lagu Indonesia raya. Seluruh warga dan Jama'ah tumpah ruah larut dalam kemeriahan acara yang bertabur puluhan hadiah menarik.

"Acara ini sekaligus menandai satu jalinan silaturrahim yang merupakan bukti nyata kekompakan dan sinergitas jama'ah Forsima dan masyarakat Tambora", ujar M.Juhro, salah satu pengurus Forsima.

Menurut Kompol H Slamet,  Kapolsek Tambora, suksesnya kegiatan ini tak lepas dari kerjasama  yang terbangun dari berbagai lini. Baik dari masyarakat dan jama'ah yang memang ada ikatan kuat sejak dulu.

"Alhamdulillah dan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh jama'ah dan warga masyarakat Tambora, khususnya Pengurus Forsima dan Jama'ah NU Tambora, acara ini bisa berjalan baik dan lancar", pungkasnya.

Rep : Iim Purnama

thumbnail

Posted by On 10:57:00 PM

Pewarta-Tambora.com, Jakarta - Seperti biasa, Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Unit Pasar Angke giat mengadakan pengajian rutin malam jumat di Jalan Pasar Angke, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (12/10/2017) malam.

Selain pembacaan surah yasin dan tahlilan yang dipimpin Ustad Syarip, yang dihadiri oleh Wakil Ketua 1 DPC Jakarta Barat Dimyati Samudera, serta Wakil Ketua 2 DPC jakarta Barat, Abas bersama Ketua PAC BPPKB Taman Sari Olon Sahara, di pengajian ini pun BPPKB Unit Pasar Angke, melaporkan keuangan kas yang dikelolanya.

"Suatu kebanggaan jika dalam organisasi terdapat keterbukaan dan juga transfaransi dalam pelaporan uang kas terkait pengelolaan anggaran."Ungkap Ketua BPPKB Unit Pasar Angke Tatang.

Hal ini pun mendapat respon dan kekaguman bagi Wakil Ketua 1 DPC BPPKB Jakarta Barat, Dimyati Samudera dan Wakil Ketua 2 DPC Abas dengan adanya keterbukaan dan transfaran yang dilakukan oleh BPPKB Unit Pasar Angke.


Selain kekaguman yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPC BPPKB Jakarta Barat, Dimyati Samudera bersama Abas pun menyampaikan beberpa hal terkait mengenai AD/ART BPPKB.

"mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh terbaik bagi rekan-rekan anggota BPPKB yang ada di Jakarta Barat," ujar Wakil Ketua DPC BPPKB Jakarta Barat Dimyati Samudera.

Rep : Budiyanto
Ed : Heri

thumbnail

Posted by On 11:05:00 PM

Di Rakor Bulanan RW.04 Angke, Fokus Bahas Pembentukan Paguyuban Kematian

Jakarta, Pewarta Tambora - Dalam rangka menjaga kekompakan dan dapat bersinergi antara RW dan RT, Ketua RW.04 Tan Tjoen Bie, mengadakan rapat koordinasi (Rakor) bulanan, Selasa (10/10/2017) sekira pukul 21.30

Dalam rakor kali ini, difokuskan membahas tentang pembentukan paguyuban kematian untuk keluarga RT/RW dengan memiliki tujuan untuk membantu meringankan keluarga RT yang mengalami musibah seperti kematian.



Para ketua RT yang terdiri dari 14 RT dari RW.04, Kelurahan Angke, saat menghadiri rapat koordinasi tersebut sangat menyambut baik program dari salah satu yang dicanangkan oleh Ketua RW.04 Tan Tjoe Bie.

Menurut Tan, paguyuban kematian ini dibentuk untuk keluarga RT, mudah-mudahan kedepannya kita juga akan meluas untuk membantu warga diwilayah RW.04, adapun iuran yang dikenakan bagi setiap RT yakni sebesar 20.000,- perbulan.

Tampak hadir Serda Rodhani Babinsa Kelurahan Angke, Ahmad Ma'mun LMK RW.04 serta PKK, hingga berita ini disusun acara rakor berjalan dengan khidmat dan lancar.

Rep : Yustrisna
Ed : Heri

thumbnail

Posted by On 12:56:00 PM

Gubernur DKI jakarta Djarot Bersama Walikota Jakarta Barat,  usai meresmikan Masjid Al Anwar Angke, Selasa (10/10/2017)
Jakarta, Pewarta Tambora - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saeful Hidayat dengan didampingi  Walikota Jakarta Barat Anas Efendi dan Wakil Walikota Jakarta Barat, M.Zen tengah meresmikan Masjid Al Anwar Angke, bertempat di Jln.P.Tb.Angke  RT 01/ RW.05, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (10/10/2017).

Dalam peresmian Masjid tersebut, dihadiri juga oleh Camat Tambora Djaharuddin, Sekcam Tambora, H.Naman, Kapolsek Tambora, H.Slamet, Danramil 02 TB, Kapt Inf.Trisnoto, Para Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Unsur Yayasan Lingwa (Lingkar warisan kota tua Jakarta) Ibu Tuti, Ormas, RT/RW, LMK dan juga FKDM. Tk Kecamatan dan Kelurahan, Dewan Pengurus Masdjis DMI.
Lurah Angke M.Dirhamsyah Foto Bersama Gubernur DKI Djarot, usai peresmian Masjid Al Anwar Angke, Selasa (10/10/2017)

"saya merasa seperti mimpi disiang hari bolong, karena bisa duduk di Masjid yang penuh bersejarah yang umurnya diperkirakan mencapai 250 tahun lebih,"ujar Tuti dari Yayasan Lingkar Warisab Kota Tua Jakarta (Lingwa) dilokasi peresmian Masjid.

Tuti pun berharap, kedepan Pemerintah agar selalu dapat memperhatikan cagar budaya, terlebih pada Masjid Al Anwar yang penuh keragamannya mulai dari unsur Masjid serta ornamen khas seninya yang bercampur seni china dan arab.

Ditempat sama, Djarot menyampaikan, bahwa ini bukanlah untuk pencitraan, melainkan rasa tanggungjawab pemerintah, bukan saja pemerintah tapi tanggungjawab kita semua selaku umat muslim

"Masjid Al Anwar Angke, yang merupakan bagian dari cagar budaya ini memiliki khas dan ornamen yang sangat beragam, yakni khas dari seni cina, arab, bali juga banten,"ujarnya.

Disela peresmiannya, Djarot berharap, Masjid ini kedepan dapat dirawat, serta dijaga kelestariannya, agar tetap baik dan destinasinya pun terjaga. (Luthfi)

thumbnail

Posted by On 1:58:00 PM

Jakarta, Pewarta Tambora - Remaja Islam Masjid Jami Nurul Ikhwan yang terletak di wilayah RW.011, tengah mengadakan kegiatan peringatan hari besar Islam 10 Muharram 1439 Hijriah, dengan berbagi santunan, bertempat di Halaman Masjid Jami Nurul Ikhwan, Kel.Angke, Tambora, Jakarta Barat. Sabtu (7/10/2017) Malam.

Acara yang dihadiri Bahabinkamtibmas Aiptu Cecep Supriadi, Babinsa Angke Serda Rodani, Ketua RW.011 lan Sukarlan, LMK Unit RW.011, Para Ketua RT, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta warga sekitar.


Adapun santunan yang disampaikan untuk anak yatim piatu diberikan kepada 60 Orang anak yatim piatu, dengan menghadirkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, serta tausiyah yang disampaikan oleh Habib Al Habsy. Sebelumnya para pengurus remaja Masjid Jami Nurul Ikhwan bersama warga setempat mengadakan giat obor keliling, lomba azan serta khitanan missal.

Reporter : Iim Purnama/Ipung

Editor : Heri


thumbnail

Posted by On 12:05:00 AM

Jakarta, Pewarta Tambora - Kepedulian dan rasa kebersamaan tergambar dalam acara santunan yatim piatu yang dilakukan Karang Taruna Unit Jembatan Lima bersama Majlis Dzikir Talim Nurul Ilmi, bertempat di Wilayah RT.02/04, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (5/10). Malam

Dalam acara santunan tersebut turut dihadiri Ketua Karang Taruna Unit Kelurahan Angke, Mulyadi, Masyarakat warga RW.04, serta remaja Karang Taruna dari masing-masing Unit RW Se-Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat.


Ini adalah kali pertama Ketua Karang Taruna Unit Kelurahan Jembatan Lima, yang dikomandoi Andri Andrian dalam membuat sebuah gebrakan dan moment kepeduliaanya berbagi kasih santunan untuk anak yatim piatu dan juga lansia.

Adapun santunan diberikan untuk 25 anak yatim piatu, sebanyak 5 anak yatim sebagian dari wilayah RW.05, dan sebanyak 20 anak yatim piatu dari wilayah RW.04 Kelurahan Jembatan Lima.


Hingga berita ini disusun, acara berlangsung dengan lancar dan khidmat, terlebih saat adanya pembacaan ayat suci Al-Quran yang disampaikan oleh Ustad ilyas, serta tausiyah disampaikan oleh Drs.H.Soemarno serta Ustad Kasif Khaer dengan dihadiri oleh Thoyib perwakilan dari Kantor Kelurahan Jembatan Lima.

Rep : M.Rafiq/Suwaryo


thumbnail

Posted by On 11:47:00 PM

Walikota Jakarta Barat H.Anas Efendi Damping Gubernur DKI Jakarta Djarot Saat Meresmikan Masjid Jami Al Mubarokah Kalijodo, Selasa 3/10/2017 Foto Dok : Pewarta Tambora.
 Jakarta, Pewarta Tambora - Masjid Jami Al Mubarokah dengan luas bangunan sekitar 700-800 meter. Proyek pembangunan yang dilakukan PT Anugerah Mandiri dan didanai melalui program corporate social responsibility (CSR) PT Sinarmas Land, akhirnya diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama  Sekda DKI Saefulloh dan Walikota Jakarta Barat Anas Effendi.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Djarot Saeful Hidayat, menyampaikan, renovasi pembangunan Masjid ini dibangun melalui proses panjang, hingga mandek. “namun dapat dilaksanakan kembali berkat kerjasama badan wakaf,” kata Djarot, di Masjid Jami Al Mubarokah Jalan Pangeran Tubagus Angke, RT.006/010, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (3/10/2017) sore.


Dikatakan Djarot, Masjid kita ini, Masjid Betawi, memang harus berciri khas betawi, tidak harus semua masjid itu sama dengan yang di Saudi Arabia, tidak semua Masjid itu sama dengan yang di Suriah, atau Afganistan, “kita juga punya desain yang bagus-bagus khas betawi,” tuturnya. 

Djarot juga menyampaikan, rencana peresmian revitalisasi Masjid kuno di Angke, yakni Masjid Al Anwar, yang menurutnya masjid tersebut memiliki desain unsur tionghoa, yang memiliki desain unsur arabnya, campur jadi satu, "ini masjid sangat indah,"terangnya.

Lebih jauh, Djarot menyampaikan, bahwa, masyarakat dapat melakukan sejumlah kegiatan di lantai satu masjid yang merupakan ruang serbaguna. "Di bawah untuk kegiatan kemasyarakatan, khitanan boleh, selamatan, pengajian. Hal seperti ini yang kami inginkan. Dengan cara seperti itu, kita bisa mengambil manfaat dari keberadaan Masjid Al-Mubarokah ini," ungkapnya.


Tampak hadir dalam persemian tersebut, Walikota Jakarta Utara, Husain Murad, Kapolres Mtro Jakarta Barat, Kombes Royce Harry Langi, Camat Tambora, Djaharuddin, Kapolsek Tambora, Kompol H.Salmet, Habib Abdurahman Alatos, Executive Office Sinar Mas, Doni Rahayu, beserta Para Camat dan Lurah Se-Jakarta Barat. (Luthfi)

thumbnail

Posted by On 11:37:00 PM

Peresmian Masjid Jami Al Mubarokah Kalijodo, Selasa (3/10/2017) Dengan Ditandai Penandatanganan Prasasti Oleh Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saeful Hidayat. Foto Dok : Pewarta Tambora
Jakarta, Pewarta Tambora - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama Sekda DKI Saefulloh dan Walikota Jakarta Barat Anas Effendi, tengah meresmikan Masjid Jami Al Mubarokah, bertempat di Jalan Jalan Pangeran Tubagus Angke, RT.006/010, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (3/10/2017) sore.

Tampak hadir dalam peresmian tersebut, Walikota Jakarta Utara, Husain Murad, Kapolres Mtro Jakarta Barat, Kombes Royce Harry Langi, Camat Tambora, Djaharuddin, Kapolsek Tambora, Kompol H.Salmet, Habib Abdurahman Alatos, Executive Office Sinar Mas, Doni Rahayu, beserta Para Camat dan Lurah Se-Jakarta Barat.

Dikatakan Djarot, Masjid kita ini, Masjid Betawi, memang harus berciri khas betawi, tidak harus semua masjid itu sama dengan yang di Saudi Arabia, tidak semua Masjid itu sama dengan yang di Suriah, atau Afganistan, “kita juga punya desain yang bagus-bagus khas betawi,” tuturnya.

Dalam peresmian tu, Djarot meminta agar Pemkot Jakbar atau Sekda DKI membangun jembatan penyeberangan orang bagi warga dari RPTRA yang hendak menyeberang untuk beribadah ke masjid. Pasalnya kedua lokasi ini dipisahkan jalan raya.

"Satu yang saya titipkan agar dibangun jembatan penyeberangan orang, JPO nyeberang ke Kalijodo. Sebelum ada JPO, atau tolong dikasih zebra cross supaya yang ada di Kalijodo bisa sampai di sini, bisa salat di sini. Dengan cara seperti itu saya tidak janji, tapi saya minta Pak Wali dan Pak Sekda supaya bisa terbangun," pungkasnya. (Iim Purnama/Budi)

thumbnail

Posted by On 10:43:00 AM

Jakarta, PewaraTambora - Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1439 Hijriyah, BIIPKPPRI bersama PKBM Al Munir, mengadakan berbagi kasih santunan untuk 100 anak yatim piatu dan lansia, bertempat di wilayah RT.001/02, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (1/10/2017) Malam.

Ketua Umum BIIPKPPRI, (Badan Intelijen Independen Peneliti Kekayaan Pengusaha dan Pejabat Republik Indonesia) Darsuli, menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat Angke, khususnya PKBM Al Munir, serta kepada Yana Supriatna.SH, Ketua RT, Ustad Nahri Wibowo, juga kepada Ibu Misri.

"Kami bersama rekan-rekan yang lain, telah saling membantu dan saling bersinergi untuk mengadakan pemberian sedeqah ini, khususnya bagi mereka yang berhak menerimanya, karena pada bulan Muharram ini, kita jadikan moment dalam meraih keberkahan bersama," ujarnya.

Dikatakan Darsuli, dalam acara sederhana dan penuh hikmat ini pula, mudah-mudahan Allah SWT, memberikan kemudahan serta kelancaran dalam setiap aktivitas kita sehari-hari.


Darsuli juga berpesan, mari kita bersatu dalam kesatuan terlebih di lingkungan ini, untuk saling mendukung, baik dari segi kegiatan islami, maupun kegiatan bergotong royongnya, bahkan pada kegiatan Peringatan Hari Besar Islam.

"Pada acara pemberian sedeqah ini, mari kita doa kan, mudah-mudahan untuk anak yatim piati ini dijadikan anak-anak yang soleh dan soleha, berguna bagi bangsa dan negara, serta kepada orang tua kita yang usia lanjut diberikan kesehatan serta umur yang panjang, amin," ungkapnya.

Hal senada, disampaikan Khaerudin, mewakili Ketua RT.001/02, menyampaikan doa yang mudah-mudahan Allah SWT, memberikan hidayah yang berlimpah serta dihapuskan dosa-dosa kecil maupun besar, serta dimudahkan rejekinya, dan semoga tercapai cita-cita yang diinginkannya, terlebih bagi para partisifasi dan yang hadir dalam acara ini, amiin.

Acara yang digelar pukul 19:30 WIB hingga pukul 23.30 WIB berlangsung khidmat dan penuh keceriaan, dengan dihadiri oleh KH. Moch Syatibi Munir Tokoh Sesepuh agama, Khaerudin mewakili Ketua RT.001/02, Ustad Nahri wibowo, Yana Supriatna SH, Ibu Misri FKDN. Bang Alex, KH, TB Alaydrus  serta para pengurus RT, Tokoh Agama, juga Tokoh Masyarakat, serta warga sekitar.

Adapun penerima santunan terdiri dari 100 orang  dan orang yatim piatu lansia, dengan diawali pembacaan doa arwah dan yasin, yang kemudian sambutan oleh Ketua PKBM AL MUNIR, Yana Supriatna SH, kemudian Tokoh pemuda dan Para Guru Guru, Ketua Umum BIIPKPPRI, Darsuli, selanjutnya terakhir Tausiyah disampaikan oleh Ustad Habib Firman Alaydrus dan sekaligus penutup Doa. (Her/Drs)

thumbnail

Posted by On 11:51:00 PM

Jakarta, Pewarta Tambora - "Indahnya Berbagi Bersama Anak Yatim/Piatu" menjadi tajuk utama dalam memperingati 10 Muaharam 1439 Hijriah, yang diselenggarakan oleh Pengurus RW.02, bertempat di Kediaman RW.02, Jalan Laksa, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (1/10/2017) Sore.

Pantauan tim Media, acara yang terlihat penuh dengan keceriaan dan keharuan, berlangsung dengan khidmat, terlebih saat penyampaian tausiyah agama oleh Ustad Asep Jaenal Arifin.

Adapun santunan yang diberikan oleh Pengurus RW.02, dalam hal ini Ketua RW.02, Chaerul Anwar adalah pemberian santunan dan sembako sebanyak 45 orang anak yatim, dengan dihadiri oleh Ketua FKDM Jembatan Lima, Suherman, para Ketua RT.01 hingga RT.015, serta masyarakat setempat.

thumbnail

Posted by On 11:45:00 PM

Jakarta, Pewarta Tambora - Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1439 Hijriah, Keluarga besar H.Sugiono bersama Keluarga H.Ritno, berbagi santunan untuk 45 anak yatim, janda dan dhuafa, bertempat di Jalan Laksa 2 Pondok Laksa, RT.002, 015, RW.02, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (1/10/2017) Pagi.

Acara yang penuh dengan keharuan dan kebersamaan tersebut, berlangsung dengan khidmat terlebih saat diiringi pembacaan ratib alhadad, serta tausiyah agama yang disampaikan oleh Ust.Dikky Basandit.


Dalam kesempatannya Ketua RW.02, Chaerul Anwar menyampaikan, rasa syukurnya kepada bapak H.Sugiono dan Keluarga H.Ritno yang telah menyisihkan sedikit hartanya untuk berbagi kasih kepada anak-anak yatim piatu, janda dan dhuafa.

"saya menghaturkan banyak terimakasih serta syukur kepada keluarga besar bapak H.Sugiono dan juga H.Ritno atas kepeduliannya terhadap anak-anak yatim piatu, janda dan dhuafa yang berada di wilayah RW.02, Jembatan Lima" pungkasnya.

Reporter : M.Rafiq
Editor : Heri Tambora


thumbnail

Posted by On 10:03:00 PM

Jakarta, Pewarta Tambora - Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1439 Hijriah, Majelis Ta'lim Nuraisyah mengadakan berbagi kasih santunan untuk 100 anak yatim piatu, bertempat di RT.01/07, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (30/9/2017) Siang.


Acara yang digelar pukul 13.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB berlangsung khidmat dan penuh keceriaan, dengan dihadiri oleh A.Rojak mewakili Ketua RW.07, serta para pengurus RT, Tokoh Agama, juga Tokoh Masyarakat, serta warga sekitar.


Adapun penerima santunan terdiri dari 65 orang dhuafa dan 35 orang yatim piatu, dengan diawali pembacaan doa arwah dan yasin, yang kemudian sambutan oleh Ketua Majelis Ta'lim Nuraisyah, Titin Martini, kemudian A.Rojak yang mewakili Ketua RW.07, selanjutnya terakhir Tausiyah disampaikan oleh Ustadzah Uun Urnasih.

Rep : Iim Purnama

thumbnail

Posted by On 1:52:00 PM

Pemain Pagelaran Wayang NKRI foto Bersama TNI di Halaman Taman Museum Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Jumat (29/9/2017) Malam.
Jakarta, Pewarta Tambora - "Pagelaran wayang kulit Nusantara adalah salah satu momen kemeriahan Ulang Tahun TNI ke-72 didedikasikan kepada seluruh warga Indonesia untuk melihat dan menyaksikan kearifan budaya Indonesia, perjuangan dan semangat persatuan untuk bangsa dan negaranya.

Selain itu, demi memantik sifat nasionalisme, oleh karena itu acara ini digelar dan didukung oleh banyak pihak, seniman dan budayawan serta masyarakat Indonesia untuk menciptakan sebuah acara yang menarik bernilai dan bermakna.


Demikian yang tersirat dalam pemikiran Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, saat berlangsungnya acara di Halaman Museum Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Jumat (29/9/2017) yang dihadiri Mantan Wakil Presiden Try Soetrisno, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, KSAL TNI Hadi Tjahjanto, dengan judul 'Oarikesit Jumeneng Noto' atau Parikesit Menjadi Pemimpin.

 "Spektakuler" adalah gambaran yang tepat  untuk mewakili gempita perayaan HUT TNI ke-72 yang memberikan hiburan terbaiknya dengan menggandeng seniman muda berbakat dalam melengkapi momen ini, dengan menyuguhkan pagelaran Wayang Nusantara yang memukau dengan paduan variasi bentuk acara yang menghiasi suasana malam hari di Kota Tua Jakarta.


 Menurut tokoh dan budayawan Jaya Suprana, Perayaan ini menjadi semarak dengan beragam hiburan yang memeriahkan acara seperti penampilan tarian tradisional dan pagelaran wayang nusantara disebuah ruang terbuka dengan beragam musik nuansa seni tradisional menarik, sekaligus melestarikan budaya yang ada di Indonesia dan dapat memperkaya wawasan masyarakat lokal kota tua Jakarta khususnya dan masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

"melalui acara ini diharapkan potensi seni budaya yang ada di Kota Tua Jakarta seperti obyek wisata sejarah dan  kuliner kota tua lebih dikenal dan menggugah minat wisatawan nusantara maupun mancanegara", ungkap Jaya Suprana, Tokoh dan Budayawan.

Tamu undangan sangat merasa bersyukur bisa hadir dalam rangka HUT TNI ke-72 dengan gelaran wayangnya, dan dalam kesempatan itu juga para undangan maupun pengunjung masyarakat lokal kota tua Jakarta sangat mengapresiasi dengan hati penuh kehangatan dalam nuansa malam hari di Kota Tua.

Acara yang dihelat mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.15 Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo meninggalkan tempat didampingi Kasad Jendral TNI Mulyono beserta rombongan, menurut Informasi akan menuju Lapangan Tenis Makorem 061/Suryakencana Bogor, Jawa Barat, dalam rangka nonton pemutrana film G30S-PKI bersama Presiden Joko Widodo.

Menurut panitia penyelenggara, acara ini diusung untuk terus memajukan atau menjadikan magnet bagi warga lokal maupun internasional dengan tetap berpegang  pada corak  Indonesia yang kaya akan budaya, bahasa dan seni.

Peliput : Nurhalim, Ichwan Lazuardi, Lutfhi Bin Ramli, Iim Purnama, Asep Saefulloh, Achmad Supriatna.
Editor : Heri Tambora


thumbnail

Posted by On 12:31:00 AM

Pewarta-Tambora.Com Jakarta - Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) unit Pasar Angke, tengah mengadakan kegiatan mingguan pengajian setiap malam Jumat di markasnya Jalan Pasar Angke, Tambora, Jakarta Barat.

Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memperkuat tali silaturrahmi dan kebersamaan anggota BPPKB unit pasar angke khususnya, dan umumnya se-kecamatan Tambora.

Demikian ungkap Tatang selaku Ketua BPPKB Unit Pasar Angke, saat kegiatan berlangsung di Posko atau markasnya yang digunakan sebagai kegiatan rutinnya setiap malam Jumat.


"saya selalu mengajak para anggota untuk ikut kegiatan rutin ini dapat memberikan dan menumbuhkan akhlak yang baik untuk para anggota, serta tetap solid dan tali persaudaraan semakin kuat." ungkapnya, Kamis (28/9/2017). Malam.

Pengajian malam jum,at kali ini adalah pembacaan surah yasin dan tahlil yang di Pimpin oleh Ustadz Syarip selaku Seksi Agama, dengan dihadiri Wakil Ketua DPC Jakarta Barat, Dimayati Samudera, serta Ketua BPPKB PAC Taman Sari, Olon Sahara.


Tatang Ketua BPPKB unit pasar angke menyampaikan terimaksihnya atas kehadiran Wakil Ketua DPC  Jakarta Barat serta Ketua PAC Taman Sari, mudah mudahan pengajian rutin ini selalu diberikan kelancaran

Reporter : Budiyanto

thumbnail

Posted by On 5:40:00 PM

Pewarta Tambora, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 72 Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang dikomandoi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, akan memberikan hiburan kepada masyarakat berupa pagelaran Wayang NKRI bertempat di Museum Sejarah Fatahillah Kota Tua, Jakarta Barat.

Adapun Pagelaran Wayang NKRI tersebut akan digelar pada hari Jum’at, 29 September 2017, ditunjuk sebagai penanggung jawab penyelenggaraan Pagelaran Wayang NKRI adalah Pangdam Jaya / Jayakarta Mayor Jenderal TNI Jaswandi, sedangkan penanggung Jawab EO yakni Jaya Suprana yang akan mengambil judul “Parkesit Jumeneng Nata”


 Judul atau rangkaian cerita Parkesit Jumene Nata akan disumalasikan oleh 11 Genre Wayang dan Dalang yang berbeda secara bergantian dan kemudian berlanjut dari tiap-tiap bagian cerita, dengan susunan acara dan story board Pagelaran Wayang NKRI dimulai pada pikul 20.00 WIB hngga 22.45 WIB dengan diawali sambutan oleh Panglima Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Selanjutnya, adegan pembuka Kisah Pandhawa Dhadu dengan menampilkan Wayang Jemblung dengan visualisasi Wayang Beber (berwujud lukisan) selama 10 menit sebagai Dalang Ki Bagong Pujiono dan Ki Waluyo, kisah Pandhawa Dhadhu menceritakan latar belakang terjadinya perang Bharatayudha. Pada masa perjuangan wayang Jemblung dipergunakan oleh tentara Jenderal Besar Soedirman untuk menyampaikan sandi-sandi taktik gerilya kepada pasukan di daerah lain.


 Kemudian terus berlanjut ke adegan berikutnya dengan menampilkan Wayang Surakarta, Wayang Cirebon, Wayang Bali, Wayang Yogyakarta, Wayang Golek Jawa Barat, Punakawan Session, Wayang Orang, Wayang Palembang, Wayang Jawa Timur dan Wayang Banjar diperkirakan Pagelaran Wayang selesai pukul 23.00 Wib, seluruh rangkaian adegan yang ditampilkan bertujuan untuk menghibur dan juga ada pesan-pesan moral yang disampaikan Panglima TNI kepada para penonton.

Dimana akhir dari adegan pegelaran Wayang ini menceritakan perang antara Prabu Sawakarta dengan Yuwastina, dimana para pemberontak dapat ditangkap dan Parikesit memberikan keputusan untuk tidak gegabah memberikan hukuman.

Dalam cerita tersebut melakukan pembinaan terlebih dahulu kepada pemberontak dan akhirnya puncak akhir adegan menceritakan tentang penobatan raja Parikesit oleh para Pandhawa yang diikuti kolaborasi semua wayang dan seluruh Dalang.

Saat ini, pihak Kodam Jaya dan EO Jaya Suprana sedang mengadakan rapat dan meninjau latihan intensif yang dilaksanakan oleh 100 orang Kru Wayang di Solo. Dan sesuai petunjuk Panglima TNI untuk pengerahan massa sebagai penonton Wayang NKRI melibatkan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Keluarga Besar TNI dan Masyarakat Umum sebanyak 5000 orang. (Red)


thumbnail

Posted by On 9:30:00 PM

Pewarta Tambora, Jakarta - Pengurus Anak Cabang (PAC) BPPKB Tambora menggelar rapat koordinasi bersama seluruh Pengurus Ketua Ranting Posko dan Unit Sekecamatan Tambora dengan Pengurus BPPKB DPC Jakarta Barat, bertempat di kediaman Ketua PAC Tambora, Acel Syamsudin, Jumat, (22/9/2017).

Adapun kegiatan tersebut dengan agenda program kerja 2017, SK Kepengurusan dan pembangunan Kantor DPC dan kantor PAC Tambora serta rapat koordinasi dan ajang silaturahim bersama anggota dan pengurus BPPKB SeKecamatan Tambora, dengan menghasilkan agenda penyerahan SK Kepengurusan Ketua Ranting, Posko dan Unit Sekecamatan Tambora, ke kantor  DPC Jakarta Barat.

Wakil ketua DPC Jakarta Barat, Dimyati Samudra memaparkan dalam rapatnya bahwa seluruh pengurus  Ketua Ranting Posko dan unit Sekecamatan Tambora diharapkan segera mengajukan SK-nya ke kantor DPC Bppkb Jakarta Barat dan sangat mengapresiasi sekali atas program kerja pembangunan Kantor DPC Jakarta Barat dan pembangunan Kantor PAC Tambora yang dilaksanakan berjalan dengan sukses sehingga mendekati tahap penyelesain akhir dan ini sesuai dengan harapan semua.


"Saya berharap kepada pengurus ketua ranting posko dan unit yang ada di kecamatan Tambora ini bisa berkomitmen dan kerjasama secara tim, dan saya berharap pula agar semua anggota Bppkb Jakarta Barat agar jangan mudah terpancing maupun terprovokasi isu-isu yang kurang jelas seperti halnya informasi lewat (Medsos) media sosial", ujar Dimyati Samudra saat memberikan supportnya kepada anggota Bppkb.

Rapat yang diselenggarakan oleh PAC Bppkb Tambora ini telah mendapatkan perhatian serta dihadiri oleh pengurus dari DPC Bppkb Jakarta Barat beserta jajaranya, hal ini dikarenakan selain penyerahan SK kepengurusan kepada DPC Jakarta Barat dengan harapan SK tersebut dapat segera disampaikan dan diterima oleh Dewan Pengurus DPC Bppkb Jakarta Barat sekaligus juga untuk ajang mempererat tali silaturahim sesama anggota Bppkb.



Sebuah harapan bersama pun terlihat dari seluruh pengurus ketua ranting yang hadir, menginginkan agar pertemuan  atau silaturahim ini agar lebih sering dilakukan guna memperat jalinan dan saling mengenal lebih dekat lagi. (Budiyanto)

thumbnail

Posted by On 9:45:00 AM

Pewarta-Tambora, Jakarta - Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H, Pemerintah Kelurahan Pekojan bersama elemen masyarakat gelar pawai obor, dengan diikuti oleh 3 Pilar, RT/RW, FKDM, RGC, PKK, Majlis Ta'lim Ats Tsawa bersama tokoh masyarakat sekelurahan Pekojan, Kamis (21/9/2017) malam.

Adapun yang menjadi titik kumpul pawai obor dimulai dari halaman kantor Kelurahan Pekojan, melewati Jalan Pekojan 3, jalan Tubagus Angke arah ke Pejagalan, menuju jalan Bandengan Selatan kemudian berkumpul di Tugu Menara Pekojan, dengan menyusuri jalan Liberia arah Bandengan utara 3, dan kembali menuju Halaman Kantor Pekojan.

Alunan sholawat group marawis serta taburan pesat kembang api menjadikan perayaan 1 Muharram 1439 H meriah dan penuh dengan suasana yang penuh keharuan, terlebih ditambahnya guyuran hujan yang tidak menyurutkan para peserta pawai obor.

Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo menyampaikan, bahwa tahun baru ini sebagai tahun baru hijriah 1439 H ke arah perbaikan Pekojan untuk menjadi lebih baik.

"Sesuai dengan visi misi Kelurahan Pekojan, yakni membangun Pekojan yang maju, sehat, sejahtera dan mandiri,"pungkasnya. (Lutfi)