Popular Posts

Kategori

Follow by Email

Berikut Contoh Cara Menulis Berita yang Baik Sesuai Kaidah Jurnalistik

Diposting oleh On 8:55:00 PM


Penulisan berita yang baik dan benar merupakan modal utama bagi seorang wartawan atau penulis berita. Sehingga reportase yang ingin ia sampaikan benar-benar dapat ditangkap oleh para pembaca atau pendengar dengan baik.

Berita merupakan reportase (laporan) peristiwa yang bersifat fakta ataupun opini yang aktual menarik dan penting. Berita yang baik haruslah memperhatikan unsur-unsur penyusunan berita yang sering disebut dengan 5W + 1H.

Unsur-unsur Berita
Berita yang baik harus memperhatikan rumus 5W + 1H, yaitu:

What/apa ?
Maksudnya peristiwa apa yang terjadi?

Who/siapa?
Maksudnya siapa orang yang terlibat dalam peristiwa itu ?

Where/ di mana?
Maksudnya di mana terjadi peristiwa itu ?

When/ kapan ?
Maksudnya kapan terjadi peristiwa itu ?

Why/mengapa?
Maksudnya mengapa bisa terjadi ?

How/bagaima?
Maksudnya bagaimana kejadian itu berlangsung?

Selain 5W + 1H dalam bahasa Indonesia juga dikenal rumus dan istilah penulisan berita yang baik seperti ASDAMBA (Apa, Siapa, Di mana, Apabila/kapan, Mengapa dan Bagaimana) Biasanya Heri Tambora menyngkatnya dengan istilah SIPAKADIMEBA atau ADIKSIMBA ( Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana ).

Tapi intinya dari rumus-rumus tersebut kita bisa menilai berita-berita yang kita baca atau dengarkan dari media masa. Jika keenam pertanyaan tadi dapat kita temukan jawabannya dalam sebuah berita, maka artinya berita tersebut sudah memenuhi syarat penulisan berita yang baik. Sebaliknya jika keenam unsur tadi tidak lengkap, maka artinya berita tersebut kurang bisa memberikan informasi yang lengkap bagi kita. Walaupun tetap saja laporannya dianggap sebagai berita.

Teras Berita Lengkap

Teras berita lengkap adalah berita yang mencakup semua unsur  5W+1H. Misalnya:

Malam hari tadi pasukan kualisi Teluk yang dipimpin oleh Kerajaan Saudi Arabia memborbardir kota San’a yang disinyalir menjadi basis pemberontak Syi’ah Hautsi. Serangan yang melibatkan puluhan pesawat tempur canggih ini menewaskan puluhan pemberontak dan menghancurkan gudang senjata mereka. Hal ini disinyalir sebagai bentuk tekanan terhadap para pemberontak agar seh mengakhiri kependudukannya di ibukota Yaman tersebut.
  • What/apa ? = pengeboman 
  • Who/siapa?= tentara kualisi teluk 
  • Where/ di mana?kota San’a
  • When/ kapan ? = malam hari tadi
  • Why/mengapa?= menekan pemberontak agar meninggalkan San’a 
  • How/bagaima? = menewaskan puluhan pemberontak dan menghancurkan guudang senjata

Teras Berita Tidak Lengkap

Teras berita tidak lengkap adalah berita yang terdiri sebagian unsur yang ada pada 5W+1H . Artinya  ada salah satu atau dua unsur yang hilang. Lihat contoh penulisan berita berikut ini:

Banjir melanda sebagian besar wilayah jakarta akibat hujan yang turun selama 5 jam lebih, minggu sore.
  • What/apa ? = banjir
  • Who/siapa?
  • Where/ di mana?Jakarta
  • When/ kapan ? = minggu sore
  • Why/mengapa?= hujan yang turun selama 5 jam lebih
  • How/bagaima? = 
Setelah membaca cara penulisan berita yang baik dan benar dan contoh-contohnya Anda bisa mulai mencoba menuliskan kejadian-kejadian yang Anda temui di lingkungan sekitar.

Contoh Ilustrasi Berita

Simaklah teks ilustrasi berikut sebagai bahan referensi !

Minggu ini, kelompok diskusi kamu mendapat tugas untuk mengisi kolom berita pada majalah dinding sekolah. Suatu kebetulan, kemarin di aula kantor Depdiknas Provinsi Irian Jaya berlangsung pameran karya inovasi ilmiah sains dan teknologi tingkat SMP se-Provinsi Irian Jaya. Pameran yang diadakan dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional tersebut dibuka oleh Gubernur Kepala Daerah.

Langkah-langkah Menulis Berita
Hal pertama yang harus dilakukan untuk meliput peristiwa tersebut menjadi sebuah berita adalah mencatat semua informasi berkaitan dengan unsur-unsur kelengkapan berita.

Contoh Teks Berita Singkat Berkenaan dengan ilustrasi di atas, contoh informasi-informasi yang dapat dicatat untuk memenuhi unsur kelengkapan berita di antaranya berikut ini.

1. Apa peristiwa yang terjadi?
– Pameran karya inovasi ilmiah sains dan teknologi tingkat SMP se-Provinsi Irian Jaya.
2. Siapa sajakah yang terlibat dalam peristiwa tersebut?
– Siswa-siswa SMP seluruh Provinsi Irian Jaya.
– Gubernur dan pejabat yang terkait.
3. Kapan peristiwa tersebut terjadi?
– Bertepatan dengan Hardiknas.
4. Di mana peristiwa itu berlangsung?
– Di Aula Kantor Depdiknas Provinsi Irian Jaya.
5. Mengapa peristiwa tersebut diperlukan?
– Sebagai sarana mengekspresikan kreativitas, komunikasi antarsekolah, serta perkembangan iptek.
6. Bagaimana berlangsungnya peristiwa tersebut?
– Sangat menarik perhatian dan banyak mendapatkan respons positif dari banyak pihak.

Selain memerhatikan unsur-unsur kelengkapan berita di atas, dalam penulisan berita perlu juga diperhatikan penggunaan bahasa yang singkat, padat, dan jelas. Hal ini juga bertujuan agar pembaca mudah memahami berita yang disampaikan.

Berdasarkan beberapa informasi yang telah dicatat, Anda dapat menyusun informasi-informasi tersebut menjadi sebuah berita, seperti berikut ini.

Peringatan Hardiknas di Provinsi Irian Jaya tahun ini benar-benar lain. Hampir seluruh perhatian insan pendidikan se-Irian Jaya tertuju pada Aula Kantor Depdiknas Provinsi Irian Jaya. Ada apakah kiranya?

Momen Hardiknas di Provinsi Irian Jaya tahun ini dimanfaatkan oleh seluruh siswa SMP se-Irian Jaya sebagai ajang adu kreativitas sains dan teknologi. Sungguh luar biasa. Acara yang dibuka langsung oleh Bapak Gubernur ini, mampu menunjukkan betapa besar tingkat kreativitas remaja-remaja SMP di provinsi ini. 


Beberapa karya yang dipajang di stan masing-masing sekolah benar-benar membuktikan bahwa mereka layak mendapatkan acungan jempol. Beberapa hasil karya-karya mereka yang banyak menarik perhatian di antaranya rancangan dan miniatur kapal selam, teknologi mengolah limbah, pengolahan lahan modern, tips pengawetan ikan, dan beberapa karya lainnya. 


“Kegiatan semacam ini sangat perlu untuk terus digalakkan dan mendapat dukungan. Selain dapat mengasah keterampilan para remaja di bidang sains dan teknologi, kegiatan ini dapat menjadi wahana bertukar pengalaman antarsekolah. Hal yang jelas, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi perkembangan generasi muda, pendidikan, dan kemajuan bangsa,” komentar Gubernur seusai mengunjungi salah satu stan peserta.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih Atas Atensi Anda, Saran dan Masukan Sampaikan Kepada Kami