Popular Posts

Kategori

Follow by Email

Asyik! Program Warja (Warga dan Warung Jadi sejahtera) Hadir Ditengah Masyarakat Jakarta

Diposting oleh On 5:45:00 PM


PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA- Warja (Warga dan Warung Jadi Sejahtera) merupakan program kerjasama antara Dompet Dhuafa, PT. Weyland Indonesia Perkasa dan Perkumpulan Gerakan OK OCE yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dhuafa.

Kerjasama ini bagian dari strategi untuk terus memberikan bantuan kepada keluarga yang tidak mampu dengan metode aman, efektif dan manusiawi dan memberikan tambahan omset usaha kepada pengusaha makanan (warteg) yang banyak tersebar di Jakarta.

“Dompet Dhuafa selain menyediakan dana program juga melakukan verifikasi calon penerima manfaat dan melakukan campaign untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program ini. Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Perkumpulan Gerakan OK OCE atau PGO OK OCE,” ungkap Direktur Dakwah dan Layanan Tanggap Darurat Dompet Dhuafa Filantropi, Ust.Ahmad Shonhaji, Kamis (30/8/2018).

Dikatakannya, saat ini memiliki jumlah anggota terdaftar lebih dari 35 ribu UMKM dan di bantu oleh PT. Weyland Indonesia Perkasa yang mempunyai aplikasi bernama Atozpay memberikan alternatif solusi IT bagi pemerintah DKI Jakarta untuk bisa mendistribusikan bantuan dengan aman, efektif, manusiawi dan memberikan tambahan omset usaha kepada pengusaha makanan (warteg) yang banyak tersebar di DKI Jakarta.


“Program WARJA (Warga dan Warung Sejahtera) merupakan program yang memberikan jaminan makan (tidak lapar) kepada kaum dhuafa yang sekaligus memberdayakan warung makan kecil dengan mendapatkan peningkatan omset serta semakin didukung oleh warga dan para donatur. Di wilayah Jakarta masih kita temui para kaum dhuafa yang sepatutnya kita bantu terutama peran pemerintah dan lembaga kemanusiaan seperti Dompet Dhuafa berperan penting dalam kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PGO OK OCE, Coach Faransyah Jaya, bahwa selain Warga, warung makanan yang ikut serta dalam program ini pun akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar.

“Harapan kami bahwa semua pengusaha makanan (warteg) yang terdaftar sebagai anggota OKOCE bisa membantu pemerintah dalam rangka mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu. Dan direncanakan program ini akan melibatkan 1000 warteg yang tersebar di DKI Jakarta sehingga penerima bantuan mudah mendapatkan bantuan disekitar tempat tinggalnya kapan saja “ Ujar Coach Faransyah Jaya sebagai ketua PGO OKOCE.  

 
Dikatakan Djunaedy, Atozpay adalah aplikasi pembayaran untuk pembelian pulsa, pembayaran PPOB dan juga pembelian tiket travel online yang tersebar di Indonesia. Kami menciptakan sistem yang sangat memudahkan penerima bantuan dimana orang-orang yang menerima kartu Warja ini tinggal datang ke warteg yang ada logo WARJA dan kemudian kartu tersebut akan di scan barcode oleh warteg untuk penukaran voucher makannya.

“Fitur-fitur di aplikasi Atozpay juga kami buat mudah dan aman sehingga prosesnya bisa lebih cepat. Program ini sekaligus juga akan memberi tambahan omset kepada pengusaha warteg yg merupakan sasaran dari Pemerintah untuk menggerakkan perekonomian dilevel UKM.” tutur Djunaedy Hermawanto selaku Direktur Utama Atozpay dalam peluncuran Kartu WARJA yang diresmikan oleh Walikota Jakarta selatan, Marullah Matali.

Ditempat sama, Walikota Jakarta Selatan berharap dengan program yang bernafaskan gerakan ini akan memberikan dampak positif yaitu kepada pengusaha warteg dan tentu saja kepada penerima manfaat kartu. 


Seperti diketahui, DKI Jakarta sebagai ibukota negara Indonesia juga memiliki kantung kantung kemiskinan, hampir 30.000 KK miskin tersebar di seluruh pelosok DKI dan ini bisa menyebabkan kesenjangan sosial.

Data yang di dapat penyebaran masyarakat pra sejahtera paling tertinggi di Jakarta Utara, kedua Jakarta Timur, ketiga Jakarta Barat, keempat Jakarta Pusat dan sisanya Jakarta Selatan.

Faktor utama terciptanya kemiskinan, beberapa faktor yaitu kurangnya lapangan pekerjaan, rendahnya pendidikan, tidak memiliki ketrampilan khusus serta kesempatan untuk berproduktif tidak ada. (ril/stn)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih Atas Atensi Anda, Saran dan Masukan Sampaikan Kepada Kami