Popular Posts

Kategori

Follow by Email

Heboh, Warga Tambora Lapor Anies Baswedan Terkait Mobil Ambulans

Diposting oleh On 11:32:00 AM

PEWARTA-TAMBORA.COM, JAKARTA - Seorang warga Tambora, Jakarta Barat mengeluhkan pelayanan Ambulans Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Melalui akun pribadi @Hal_ddi menceritakan saat ia menelepon ambulans Pemda DKI di 112, karena ibunya sakit dirujuk ke IGD.

Namun petugas meminta fotocopy KTP serta Fotocopy KK Pasien, petugas wanita tak mau tau, semua yang memakai Ambulans 112 harus memberikan fotocopy KTP dan KK, atas petunjuk tersebut Haldi kecewa dan geram, 

Pasalnya ia sudah memegang surat-surat tersebut namun tidak sempat jika harus memfotocpopy. Bahkan, operator menolak memotret KK dan KTP atau memfotocopynya di Rumah Sakit.

Haldi menyebut jika petugas tersebut menjawabnya kasar dan dinilai tidak sopan. Ia merasa dipersulit, padahal kondisi ibunya sedang benar-benar membutuhkan pertolongan. Karena kesal, Haldi akhirnya menggunakan jasa taksi online untuk mengantarkan ibunya ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat. 

Ia mengunggah postingan tersebut pada Selasa (26/6/2018) malam, dan menjadi viral di media sosial. Warganet bahkan membantunya untuk melaporkan hal tersebut pada Dinas terkait dan pemerintah.

"Saya baru hari ini mau minta bantuan ambulans Pemda DKI telepon lewat 112. Diangkat, lalu diminta fotokopi KTP pasien dan fotokopi KK. Saya pegang aslinya saat ini. Mau masuk IGD, tapi ke tempat fotokopi dulu? Keburu mati mama saya," kata Halddi

Keluhan Haldi akhirnya direspon oleh Dinkes DKI Jakarta, Rabu (27/6/2018) melalui telepon. Pihak Dinas Kesehatan bersedia menemui Haldi di rumah sakit untuk membicarakan hal tersebut. 

Haldi mengutarakan hasil pertemuan tersebut melalui Twitternya, ia menyebutkan bahwa terjadi salah paham antara ia dengan operator. 

Prosedur memberikan data KTP dan KK memang sudah ketentuan dari lama, hanya saja bisa dikirim fotonya melalui Whatsapp. 

Namun hal itu tidak diinfokan operator tersebut kepadanya, sehingga ia terlanjur kalap dan marah. Dinas Kesehatan Pemrov DKI dikatakan akan mengevaluasi kinerja operator tersebut. (rls/red)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih Atas Atensi Anda, Saran dan Masukan Sampaikan Kepada Kami